miina minamoto gets a huge cock to smash her hairy twat. xvideos india

Awalnya Kita Hanya Diminta Membaca.

omjay di masjid al islam Bandung (dokpri)

Awalnya kita diminta untuk membaca. Belum ada perintah untuk menulis. Itulah yang saya pahami setelah membaca kalam ilahi. Sebuah renungan dalam diri setelah menjalankan sholat taraweh seorang diri.

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkan Al Qur’an. Bulan dimana kita umat nabi Muhammad Saw diminta untuk membaca. Iqra. Bacalah. Bacalah nama Tuhanmu yang telah menciptakan kamu. Allah meminta kita untuk membaca dan merenungi diri sendiri.

Disanalah pertama kali nabi yang tak bisa membaca diajari membaca.  Awalnya nabi hanya diminta membaca. Namun setelah itu melaksanakan apa yang dibacanya. Perlahan namun pasti, ayat-ayat dalam al-quran turun ke bumi.

Perintah membaca memang telah tertulis dalam surat Al Alaq. Membuat kita belajar membaca dan kemudian mengikat ilmunya dengan cara menuliskannya. Ikatlah ilmu dengan  cara menuliskannya. Itulah pesan dari sayyidina Ali Bin Abi Tholib.

Kalau dulu sahabat nabi tidak menulis, tentu kitab suci Al Qur’an tidak bisa seperti saat ini. Allah menjaganya dengan semakin banyaknya para penghafal Al Qur’an. Alhamdulillah, maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Keterangan Dalam Tafsir Al Qur’an Al Karim, Banyak sekali Mengandung Makna yg Bermanfa’at utk Pola Berfikir dan Perbuatan Bermanfa’at utk Diri sendiri yg tentunya Berdampak Baik pada Segala Mahluk & Alam Cipta’anNya. Tafsir Al Qur’an Al Karim dari Angka”, Huruf”, Kata, Kalimat, Ayat dan Surat”nya Sarat dengan ke Ilmuan”

Semoga di bulan suci Ramadhan ini kita bisa membaca habis kitab suci Al Qur’an. Kemudian mempraktekkan dan mengamalkan apa yang dibaca dalam kehidupan sehari hari. Aamiin. GURU MULIA KARENA KARYA NYATA.

(9) Guru Mulia Karena Karya – YouTube

Di hari ketiga ini mari kita teruskan membaca Al Qur’an. Pahami isinya dan bergurulah kepada para ustadz dan kyai. Bukan sekedar berguru kepada Mbah Google. Sebab engkau akan beraliran google liyah. Lebih percaya google daripada guru agama yang mengerti ilmunya.

Awalnya kita memang disuruh membaca. Namun kemudian kita pasti akan belajar menulis. Ikatlah apa yang sudah dibaca dengan cara menuliskannya kembali. Manusia itu suka lupa. Dengan menulis kita terbiasa mengingat kembali apa yang sudah dibaca. Menulis adalah sebuah perjalanan menuju keabadian. Membaca membuatmu berkeliling dunia.

Itulah mengapa membaca dan menulis selalu hidup berpasangan dan saling melengkapi. Manusia bisa menulis karena dia bisa membaca. Bacalah nama Tuhanku dan Tuhanmu. Dengan banyak membaca engkau akan mengenal siapa Tuhanmu.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

10 Responses to “Awalnya Kita Hanya Diminta Membaca.”

  1. Romeyn Perdana says:

    Iqra…. bacalah. Dan selanjutnya laksanakan 🙏🏼👍

  2. Susanto says:

    Keterampian berbahasa reseptif dan produktif. Berdampingan.

  3. Anita says:

    Terima kasih OmJay tulisannya. Menambah wawasan sy yang muslimnya tak sejak lahir 😊

  4. Pemaparan yang sangat bagus ini hanya bisa dilakukan oleh org yang memiliki wawasan luas dibidang teologi. Pada dasarnya seluruh Ilmu pengetahuan mengacu pada Alquran/qalam Illahi. Adalah benar bnyk filsuf2 jauh sblm Alquran turun mereka tetap mengacu pada shuhuf2 yg dibawa oleh para nabi2 sblm Rasulullah SAW. Alquran kumpulan dari kitab2 terdahulu merupakan Risalah dari IllahiRab. Yang terdiri dari Tauhid, Fiqh, Syariah, Niaga, mantek(ckl bkl teknologi) , tarikh, astronomidll dll. Memang tidak dijabarkan secara gamblang spt 1+1 = 2 melainlan nalar, karena hanya orang memiliki keimanan yang kuat yang bisa memiliki nalar. Yang paling penting bagi umat manusia adalah 1. Tauhid 2. Fiqh. Karena manusia berinteraksi baik thdp manusia maupun alam, maka hrs diikat oleh hukum agar hidup modern. Karena midern itu adalah Iman dan Ilmu.
    Mksh om Jay sdh berbagi Ilmu dan mengingatkan kita semua untuk membaca Alquran. Oh iya di Perguruan tinggi di Amerika serta Gedung Putih mereka bnyk mengutip ayat2 Alquran. Bagi yg pernah sklh atau kunker ke Amerika, mereka tahu itu. Berbahagialah menjadi muslim. Dan semiga kita semua mnjd mukmin. Aamiin

  5. Nani says:

    Betul Om Jay membaca dan menulis adalah 2 kegiatan yg tidak bisa terpisahkan, saling menyemangati

  6. Weni Elisa says:

    Benar sekali om jay…iqra (bacalah) dan uktub (tulislah) terimakasih atas share ilmunya om jay….

  7. Sri Hartati says:

    Balliguanni walau ayat ( sampaikanlah dariku walau satu ayat) HR.Bukhari

  8. Marinan says:

    Ada sebuah wejangan dari orang tua, merenungkan kami karena dgn kamu merenung berati kamu sudah beribadah seribu tahun.
    Dan bacaralah kalam2 yg sdh disediakan baik yg tersurat maupun yg tersurat.

  9. Much. Khoiri says:

    Ulasan yg bagus

  10. Ratnawilis says:

    Membaca dan menulis selalu hidup berdampingan, ini yang sangat melekat dihati Saya Om Jay. Mantab
    Salam literasi

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi