Posted on: September 7, 2020 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 99

Mengelola Pembelajaran Adaptif, Fleksibel, dan Akomodatif

Mengelola Pembelajaran Adaptif, Fleksibel, dan Akomodatif.

Oleh: Wijaya Kusumah

Senin,  7 September 2020 pukul 08.00 wib,  saya membuka siaran ulang kegiatan webinar kemdikbud episode 8 di youtube.com. Wow webinarnya bagus sekali dan direkam dengan durasi 2 jam 59 menit 34 detik.

Anda dapat menontonnya di https://youtu.be/19zskjSJUL8.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu padamu negeri dan lagu-lagu daerah yang memikat hati. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pesan mas menteri Nadiem Makarim. Kita yang berada di zona merah seperti di Jakarta, sebaiknya menggunakan pembelajaran daring. Pembelajaran tatap muka di kelas dengan terpaksa kita hindari dulu. Ada banyak kebaikan bila kita belajar dari rumah. Sekecil apapun kebaikan dapat berdampak besar buat orang lain. Pesan penting ini yang nampaknya ingin disampaikan dalam webinar series.

Cerdas berkarakter Kemdikbud RI adalah webinar yang dilaksanakan oleh Pusat Penguatan Karakter,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Video dibuat dari video animasi yang bagus sekali. Terus terang saya sangat suka dengan animasi yang dibuatnya. Juga para narasumber yang diundang untuk menyampaikan materinya.

Iklan yang sangat berkesan buat saya adalah tentang rumah belajar kemdikbud. Kelas maya bisa diikuti secara online dengan berbagai fitur yang menarik. Kita bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Rumah belajar kemdikbud bisa menjadi salah satu solusi dalam  ikut mengelola pembelajaran adaptif, fleksibel, dan akomodatif.

Ada cuplikan video animasi yang membuat saya bangga dengan anak Indonesia. Seorang siswa yang putus sekolah dapat kembali ke sekolah berkat informasi yang disampaikan siswa tersebut. Juga seorang anak kost yang dibantu temannya untuk dibelikan masker dan makanan berbuka puasa. Inilah saat tepat kita bergotong royong mengamalkan pancasila.

Iklan tentang pandemi covid-19 juga tak lupa disisipkan sehingga video rekaman siaran ulang ini sangat padat dengan pesan penting. Videonya sangat enak ditonton dan kita senang berlama-lama berada di dalamnya. Banyak pengetahuan baru kita dapatkan.

Fitur mobile rumah belajar juga ada karya untuk guru loh. Jadi guru Indonesia  bisa ikut berpartisipasi dalam membuat konten pembelajaran yang menarik, kreatif, sekaligus adaptif,  fleksibel, dan akomodatif.

Para pejabat di kemdikbud juga ikut menjadi narsumnya.  Materi yang menarik adalah tentang strategi adaptasi pembelajaran di masa pandemi covid-19 yang disampaikan oleh ibu Susan dari pusat Asesmen dan Pembelajaran Balitbang Kemdikbud. Beliau menggantikan pak Totok kepala Balitbang Kemdikbud.

Starategi Adaptasi

Materi pelajaran bersifat konstekstual, kongkrit, dan relevan sehingga bermakna bagi siswa. Semua itu diberikan dalam pembelajaran berbasis aktivitas, proyek, dan masalah. Guru bisa langsung mempraktikkannya dalam pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

Contohnya adalah materi sudut di kelas tinggi sekolah dasar diberikan dan dipelajari dengan mengenali berbagai barang di rumah yang memiliki sudut,  materi bilangan di kelas awal dilakukan dengan menghitung benda/mainan yang ada di rumah dan lain lain.

Materi diberikan dengan berfokus pada literasi dan numerasi, pendidikan kecakapan hidup, penanganan covid-19, aktifitas fisik, spiritual keagamaan, dan pembelajaran tetap dilaksanakan dengan cara menyenangkan anak. Tidak sekedar penugasan tapi juga dapat membangun karakter berjiwa pancasila.

Pentingnya perangkat ajar dalam pembelajaran jarak jauh juga sangat diperlukan. PJJ dilakukan oleh peserta didik dengan bantuan media, perangkat ajar, dan sumber belajar yang dibutuhkan. Pendampingan orangtua atau orang dewasa juga diperlukan untuk memfasilitasi interaksi peserta didik dengan guru.

#Cerdasberkarakter

#blogberkarakter

Categories:

99 People reacted on this

    1. Mantap sekalu tulisannya, semoga sehat selalu om Jay, saya sangat termotivasi dg tulisan Om Jay, semoga kami guru disekolah lebih meningkat pembelajaran PJJnya.. Terimakasih banyak.. Om Jay.

  1. Seru ya Omjay..
    Saya jadi tertarik untuk mengklik link youtubenya..
    Dan menikmati 2 jam lebih durasi ilmunya..

    Semangat Pejuang Pendidikan

  2. Alhamdulillah selalu dan selalu …muncul ide – ide cemerlang dari Om Jay..
    Apresiasi luar biasa atas semua inovasi,kreatifitas, dan semua bentuk kegiatan yang mampu menggugah semangat untuk terus meninglatkan kualitas pendidikan Indonesia …

  3. Terima kasih omjay sudah membagikan ilmunya. Menurut saya, strategi PJJ yang dilakukan sudah sangat tepat. Mantap omjay

  4. terimakasih om jay atas ilmunya, strategi PJJ nya sangat bagus dan tepat untuk diterapkan dimasa pandemi seperti ini

  5. terimakasih omjay atas ilmu dan penjelasanya. menurut saya strategi PJJ nya bagus dan tepat sekali untuk diterapkan di masa pandemi ini

  6. Terima kasih omjay atas ilmu yang diberikan. Artikel ini sangat bagus dan menginspirasi serta cocok sekali untuk di aplikasikan di masa pandemic ini. Sehat selalu om 🙏🙏🙏 saya harap pandemic ini dapat berlalu dan kita bisa melakukan tatap muka langsung di sekolah.

  7. Dalam PJJ harus semangat dan tetap bersemangat meskipun dalam kondisi yang bisa di bilang selalu kekurangan waktu justru dengan BDR untuk guru. Tapi, semua itu demi masa depan, jadi tetaplah bersemangat.

  8. Terimakasih banyak om Jay atas ilmu yang diberikan … Barakallah … PJJ tetap harus dilaksanakan dengan semangat di masa pandemi ini. Dengan semangat yang luar biasa dari para guru hebat akan menginfluence para peserta didiknya untuk lebih giat dalam mengikuti pembelajaran. Semoga dengan semangat yang luar biasa dari para guru hebat semua, karakter para peserta didik pun dapat terbentuk seiring berjalannya waktu … Semangat dan sukses selalu buat om jay.

  9. Terima kasih omjay untuk ilmun yang sudan bapak berikan. Blog bapak sangat bermanfaat untuk kita pelajari, saya menanti blog bapak yang selanjutnya 👏🏻.

  10. Terima kasih omjay untuk ilmun yang sudan bapak berikan. Blog bapak sangat bermanfaat untuk kita pelajari, saya menanti blog bapak yang selanjutnya.

  11. Terimakasih pak sudah menulis blog ini, informasi yang disajikan sangat menarik dan bermanfaat. Dalam masa PJJ guru-guru berkerja keras dan itu patut dihargai. Semangat menulis blognya dan jaga kesehatan! akan ku menunggu blog berikutnya….

  12. Komentar
    Turizal Husein
    __

    Membaca tulisan seorang Wijaya Kusuma yang lebih familiar dipanggil Om Jay sangatlah asyik dan menyenangkan. Tulisan yang diberi judul “Mengelola Pembelajaran Adaptif, Fleksibel, dan Akomodatif” telah berhasil membuat saya kagum akan penulisnya.

    Paragraf pertama ia secara menyengaja kepada kita untuk melihat kembali tayangan acara webinar Kemdikbud episode kedelapan.

    Dalam tayangan penyelenggara secara apik mengawali kegiatan webinar dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” dengan gambar animasi keberagaman suku, namun tetap saling bergandengan tangan untuk mengabdikan jiwa dan raganya untuk negeri. Dan dilanjutkan dengan lagu lagu daerah.

    Disini kita seakan diajak untuk selalu menjalin rasa persaudaraan di tengah wabah yang sedang melanda. Untuk saling bergandengan tangan menghadapinya.

    Masa pandemi lantas tidak menyurutkan para guru untuk mengelola pembelajaran agar tetap diminati oleh para murid. Maka belajar dengan selalu bergembira adalah salahsatu solusi yang ditawarkan.

    Pembelajaran dengan gembira bisa dilakukan dengan daring yang dikemas secara adaftif, fleksibel dan akomodatif. Pembelajaran daring tentu dalam pelaksanaan nya tidak mengabaikan peran orang tua dalam proses belajar mengajar nya. Daring menurut Pak Mentri adalah metode yang tepat untuk digunakan pada situasi dan kondisi saat ini.

    Kemudian di paragraf kedua Om Jay banyak mengomentari iklan dan video cerdas berkarakter Kemdikbud.

    Disini kita diajak untuk tetap senangat bahwa kondisi bagaimanapun, belajar adalah keharusan. Dan pemerintah dan pegiat pendidikan sudah menyiapkan berapa macam kiat dan cara bagaimana belajar dalam kondisi pandemi.

    Vidio yang sangat berkesan ketika seorang anak mengabarkan kepada ibunya. Bahwa ia tidak bisa pulang, karena khawatir akan membawa virus ke kampungnya.

    Cuplikan video tersebut seakan menggambarkan kondisi yang paradoks. Satu sisi kita diajarkan untuk menjalankan aturan dan protokoler kesehatan, aktivitas silaturrahim sementara terputus. Namun di sisi lain kita juga sedang diajarkan untuk saling menjaga dan melindungi orang orang yang kita cintai.

    Dari sudut yang lain. Belajar di rumah juga ternyata secara tidak langsung mengajarkan nilai nilai nilai saling mencintai, saling terbuka dan memperkokoh ikatan kekeluargaan.

    Dengan belajar di rumah kita lebih sering makan bersama, ibadah bersama, dan saling terbuka.

    Paragraf terakhir om Jay memberi tekanan bahwa peran orangtua sangat diperlukan dalam pembelajaran jarak jauh. Pendampingan PJJ harus menjadi habit orang tua saat ini. Kedekatan dan keterlibatan langsung orangtua dan guru dalam proses belajar mengajar merupakan modal utama ketuntasan belajar seorang anak.

  13. Menurut saya blog ini bagus dan menarik sekali om jay, sangat bermanfaat, sukses selalu, saya tunggu blog selanjutnya…

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.