Month: July 2019


Berlibur Ke Pekalongan Naik Kereta Kertajaya


Liburan sekolah adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh para guru. Saat itulah kita bisa berdamai dengan kejenuhan. Guru juga manusia, ingin rekreasi sejenak bersama keluarga tercinta. Perlu rekreasi sekedar menyenangkan hati.

Sudah lama juga saya tak mengunjungi adik saya yang ikut suaminya bertugas di Pekalongan. Dulu tugasnya jauh di Nabire Papua, sekarang dipindah ke Pekalongan. Suaminya tugas di kementrian keuangan urusan pajak dan bea cukai.

Saya coba cek jadwal pesawat dan kereta di traveloka. Ternyata naik pesawat mahal sekali biayanya. Ada tersedia kereta ekonomi Kertajaya dari pasar senen Jakarta menuju pasar turi Surabaya. Keretanya lewat stasiun Pekalongan. Setelah saya cek tiket kereta kertajaya di Traveloka, biaya tiketnya tidak mahal, dan pesanlah saya tiket kereta kertajaya dengan menggunakan aplikasi traveloka.

Tiket sudah saya pesan dengan sangat mudah, dan dapatlah 2 tiket bersama istri tercinta. Saya langsung pesan tiket kereta pergi dan pulang dari stasiun pasar senen menuju stasiun Pekalongan. Saya membayangkan, liburan kami akan menyenangkan. Suasana kota Pekalongan sudah terbayang di depan mata.

Hari liburanpun tiba. Kami berangkat setelah sholat jumat. Suasana stasiun pasar senen padat sekali. Banyak orang yang ingin pulang ke kampung halamannya masing-masing. Ada pula yang sekedar pelesiran atau rekreasi seperti kami. Di stasiun, kami makan nasi padang. Alhamdulillah perutpun terasa kenyang.

Tak berapa lama, kereta Kertajaya pun datang. Dalam pikiran saya, kereta Kerjaya adalah kereta yang kumuh dan banyak sampahnya. Kereta jadul yang dinikmati oleh kalangan menengah kebawah. Ternyata saya keliru. Kereta ekonomi sekarang sudah sangat bersih dan ber-AC pula. Dingin sekali berada di dalam kereta. Saya pun berkenalan dengan seorang ibu yang sedang membawa anaknya untuk sekolah di Surabaya. Akhirnya kami asyik ngobrol dan tak terasa kereta sudah sampai stasiun Pekalongan.

Sampai stasiun, saya bertemu dengan pak Ali. Beliau guru Matematika SMA Labschool Jakarta. Saya baru tahu kalau pak Ali pulang seminggu sekali. Istrinya ada di Pekalongan, dan dia bekerja di Jakarta. Jadi kalau Jumat sore, pastilah beliau pulang ke Pekalongan. Suami istri bertemu seminggu sekali untuk mengais rezeki di ibukota Jakarta.

Kami pun berpisah di stasiun. Nampak adik saya Anita sudah menunggu bersama suami dan anak-anaknya di pintu luar kedatangan penumpang. Saya dan istri disambutnya dengan penuh kebahagiaan. Ternyata, anak-anaknya Anita sudah mulai besar. Anak pertama sudah kelas 6 SD, yang kedua kelas 4 dan yang terakhir sudah kelas 1 SD. Semuanya laki-laki. Adik saya paling cantik di dalam rumahnya yang mungil.

Berbeda sekali dengan saya. Di rumah, saya justru paling ganteng. Sebab semua anak saya perempuan. Namanya Intan dan Berlian. Rencana mau punya anak 5 orang. Intan, berlian, permata, mutiara, dan zamrud katulistiwa. Tapi Allah baru kasih saya dua orang anak yang cantik-cantik.

Dari Stasiun Pekalongan, kami diajak makan malam dulu di alun-alun kota pekalongan. Kami makan soto daging. Enak dan lezat. Ditambah air jeruk hangat yang membuat perut ini terisi dengan kenyang. Makanan khas Pekalongan enak-enak dan lezat. Saya sampai nambah 1 piring saking laparnya. Hahaha.

Saya dan istri lalu diajak keliling kota Pekalongan, dan melihat batik Pekalongan yang bagus-bagus. Adik saya membelikan kemeja batik ukuran 5L untuk saya yang bertubuh tambun, dan ukuran M untuk istri yang bertubuh mungil. Kami pasangan suami istri seperti angka 10 terlihatnya, hehehe.

Sampai rumah adik saya, kamipun beristirahat. Rumahnya tak jauh dari kantor KPU dan Universitas Pekalongan. Ternyata naik kereta Kertajaya enak juga. Tubuh tak terasa lelah. Kami bersama penumpang lainnya nyaman berada di dalamnya. Biasanya kereta ekonomi penuh sesak dan tak ber-AC. Sekarang kereta ekonomi Kertajaya sudah ber-AC semua gerbongnya. Sampai Pekalongan saya tak merasakan lelah dalam perjalanan. Padahal jaraknya cukup jauh juga.

Ini kisah nyata. Saya pernah naik kereta lain ke Solo. Tiba tiba AC-nya mati. Kami diberi kompensasi ganti untung 50 %. Uang kami dikembalikan separuh oleh kereta api Indonesia. Tentu kami sangat senang dibuatnya. Jadi sudah semakin membaik pelayanan Kerata Api Indonesia ini.

Liburan di Pekalongan berjalan dengan sangat menyenangkan. Kami diajak jalan-jalan di kota Pekalongan. Juga main ke pasar paginya sambil Jalan kaki mengitari kantor dan lapangan sepakbola di sana. Makanannya sangat murah sekali. Uang Rp. 5.000 masih bisa makan pagi dengan sangat lezat.

Sayang liburan kami tak lama. Kami harus pulang dengan kereta kertajaya yang sudah kami pesan lewat aplikasi traveloka. Perjalanan kami aman dan nyaman. Selama di jalan, kamipun lapar dan memesan nasi goreng dan teh manis. Petugas di kereta kertajaya melayani kami dengan sangat baik.

Naik kereta Kertajaya sungguh menyenangkan. Harga kaki lima rasa bintang lima. Sekarang, saya lebih memilih naik kereta daripada pesawat terbang. Selain murah, biaya perjalanan tidak mempengaruhi isi dompet, hehehe. Semoga bisa main ke Pekalongan lagi dan naik kereta Kertajaya lagi dari Pasar Senen. Mohon doanya dari pembaca.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com


SMP Labschool Jakarta Juara Lomba Tari Tradisional di Paris


Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. SMP Labschool Jakarta yang beralamat di Rawamangun, Jakarta Timur, berjaya di lomba tari tradisional di Paris.

SMP Labschool Jakarta mengikuti kejuaraan 15TH International Competition and Festival Of Folklore, Dance And Music Etoiles De Paris pada 17 Juli 2019. Mereka mendaftar sekitar Maret-April 2019.

Wakil Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta, Sarmilih Madjid menceritakan persiapan anak didiknya dari sebelum lomba hingga menjadi juara. “Saat kami melakukan persiapan untuk lomba di Paris, kami didatangi istri Wakil Dubes Paris Ibu Rani Agung yang menyemangati kami dari SMP Labschool Jakarta dan tim tari dari UI yang mewakili Indonesia,” kata Sarmilih Madjid saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2019).

Sarmilih menyebut program ini sempat ditawarkan ke Tim Tari SMP Labschool Jakarta, namun tidak semuanya bisa ikut karena terbentur masalah biaya dan sebagainya. SMP Labschool Jakarta kemudian menawarkan ke siswa kelas VII dan kelas VIII.

“Akhirnya kami tawarkan ke siswa kelas 7 dan kelas 8, lalu terpilihlah 16 siswa terbaik kami tersebut. Anak-anak kami dilatih sekitar 22 kali latihan dengan durasi latihan sekitar 1,5 sampai 2 jam,” ucapnya.

Foto: Foto dikirimkan Wakepsek SMP Labschool Jakarta Sarmilih Madjid (Dok. Istimewa)

Menurut Sarmilih, sinergi siswa, sekolah dan orang tua yang menyatu menjadi penyemangat dalam berlatih. Mereka berlatih tak kenal waktu.

“Walaupun bulan puasa atau saat siswa lain libur Idul Fitri dan libur semester 2,” kata Sarmilih.

Baca juga: Ini 10 SMP Paling Jujur Saat UN 2015

Tak hanya mengikuti lomba, SMP Labschool Jakarta turut membawa misi ke Paris. “Kami mempromosikan tarian ondel-ondel yang awalnya tarian sakral kemudian berubah menjadi tarian hiburan, lalu berubah lagi menjadi paling rendah untuk ngamen mengais uang recehan menjadi tarian yang dihargai dunia. Itu salah satu misi kami juga,” tutur dia.

Pada akhirnya tim SMP Labschool Jakarta menjadi juara 1 di tingkat junior high school. Mereka menyabet tiga kategori juara. “Juara 1 tingkat junior high school, juara 1 pemusik terbaik dan juara 1 koreografi terbaik. Semuanya tingkat junior high,” ucapnya.

Dalam festival ini, ada 51 tim dari 10 negara yang ikut berkompetisi. Namun, Sarmilih tak mengetahui secara pasti berapa tim yang berkompetisi di tingkat junior. Kesepuluh negara yang bertanding adalah Armenia, Kroasia, Slovenia, Romania, Lithuania, Meksiko, Indonesia, Amerika, Ukraina dan Bulgaria.

“Kami juga akan mempromosikan tarian tersebut dengan live music saat festival di Prague pada tanggal 20 sampai dengan 22 Juli, Prague Art Festival. Kami bawa juga alat musik gendang, kromong, rebana dll,” katanya. Berita di sini.

t


Perjuangan Seorang Guru TIK (Kisah Nyata Wijaya Kusumah)


Kisah Nyata Omjay (Perjuangan Seorang Guru TIK)

Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah

Inilah sebuah kisah nyata seorang guru. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, tapi ingin memotivasi kawan guru lainnya. Sebab Allah sangat tidak suka dengan orang yang sombong dan membanggakan diri.

Kisah Nyata Omjay


Alhamdulillah. Malam itu saya menangis haru. Selalu bersyukur kepada Allah sang Maha Pemberi Rezeki. Sudah diatur rezeki kita masing masing dan tak akan tertukar. Jadilah manusia yang pandai bersyukur.


Ayo semangat. Akan banyak kejutan rezeki setelah kita berprestasi dan menginspirasi. Niatkan untuk selalu berbagi. Uang yang didapat adalah bonusnya. Ridho Allah lebih utama.


Omjay juga awalnya tidak percaya. Malam sebelum kami berangkat, semua peserta yang akan berangkat ke luar negeri tanda tangan uang saku sebesar 21 juta. Jumlah yang cukup besar bagi kami yang menjadi guru.


Kami semua bersyukur karena tidak mengira dikasih uang saku sebanyak itu. Besok paginya banyak yang ke money changer tukar uang yuan china. Ada juga yang memang dari awal meminta dalam bentuk Yuan, mata uang china.

Jadi benar kata pepatah. Banyak memberi akan banyak menerima. “Hiduplah dengan memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya”.

Setiap lomba guru diikuti saja sambil santai. Menurut teman guru dari bengkulu, faktor keberuntungan itu membawa dirinya pergi ke luar negeri. Jadi bukan karena pintar. Faktor X terkadang memang berpengaruh. Berdoa dan berusaha itu kuncinya. Kreativititas guru itu pintunya.

Satu lagi pengalaman omjay. Ikut lomba inobel dan duta rumah belajar putekkom kemdikbud itu enaknya online. Jadi kita bisa belajar dari rumah masing masing dan tidak perlu meninggalkan sekolah atau rumah. Kalau lolos baru kemudian kita kopdar dan bertemu dengan guru guru hebat lainnya dari seluruh indonesia.


Semua biaya transportasi dan akomodsi serta uang saku diberikan oleh pustekkom kemdikbud. Kalau lolos perjuangannya terbayar sudah. Kalau tidak lolos jangan patah semangat. Tahun depan ikut lagi. Pak guru di daerah 3T gagal 2 tahun berturut turut. Tahun ketiga baru bisa lolos dan jadi juara mewakili Provinsinya.


Begitu juga kalau kita ikut lomba inovasi pembelajaran. Setiap tahun selalu ada dan naskah dikirimkan secara online. Website kesharlindung dikdas dan dikmen selalu diserbu para guru untuk mendapatkan informasi terbaru.


Jadi lombanya online dan kalau lolos akan dipanggil oleh kemdikbud ke Jakarta. Semua biaya akomodasi dan transportasi serta uang saku selama di jakarta diberikan oleh kemdikbud. Lelah menjadi lillah kalau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan riang gembira.


Pengalaman ibu Umi guru agama islam di SMP Negeri patut diacungi jempol. Tahun pertama dan kedua beliau gagal jadi juara. Beliau ikut lagi yang ketiga kalinya dan mendapatkan juara pertama. Hadiahnya berangkat ke negara Jepang. Pelajarannya adalah berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh.


Selama berada di china saya banyak belajar dari para juara olimpiade guru nasional atau ogn. Lalu guru berprestasi atau gupres serta juara duta rumah belajar pustekkom kemdikbud. Mereka memang layak jadi juara karena kerja kerasnya yang luar biasa.


Mereka itu memang multi talenta. Bisa nulis. Bisa nyanyi. Biasa pidato. Bahkan ada yang pintar menari dan menyanyi. Saya menyebutnya guru serba bisa. Mereka adalah guru guru milenial yang omjay kenal.


Cerita panjang ini sengaja omjay tulis. Ini sebenarnya kisah nyata dari kesedihan saya dengan hilangnya matpel tik dalam kurikulum 2013.
Waktu itu saya marah karena matpel yang saya ampu dihapus dalam kurikulum 2013. Lalu kemudian saya sadar. Daripada marah sama pemerintah, kenapa tidak buat karya inovasi pembelajaran TIK?
Lalu mulailah saya mewujudkan ide-ide tsb bekerjasama dengan guru lainnya.


Jadilah sebuah judul karya inobel, meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pembuatan buku fiksi dan non fiksi.


Anak anak saya ajak bikin buku keroyokan. Setiap kelas menerbitkan 2 buah buku. Buku fiksi dan non fiksi. Jadilah 14 buku yg saya pamerkan di depan dewan juri inobel.


Buku dibuat dlm bentuk cetak dan digital sehingga semua orang bisa akses di blog saya di wijayalabs.com.


Alhamdulillah terpilih menjadi juara ketiga. Waktu itu dapat hadiah laptop dan uang sebesar 5 juta. Kemudian dari sponsor saya dapat hadiah umroh bersama istri tercinta.


Di tanah suci saya berdoa.


Pertama lulus dan selesai S3. Sudah 5 tahun saya belum lulus juga.


Kedua bisa belajar ke luar negeri untuk dapat ilmu baru.


Ketiga minta agar matpel TIK kembali ke dalam kurikulum.


Doa pertama sedang saya wujudkan dengan terus menerus mengumpulkan data penelitian. Judul desertasinya adalah pengelolaan blog di internet secara kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.


Doa kedua alhamdulillah terwujud dengan diberangkatkannya kami ke negara china utk belajar STEM. Selama 21 hari kami belajar stem dan budaya china yang fenomenal.


Doa ketiga adalah kembalinya matpel TIK dengan nama informatika pada tahun ajaran baru. Alhamdulillah sudah mulai terlihat wujudnya setelah kami diundang puskurbuk kemdikbud untuk membantu menyusun draft materinya. Tinggal menunggu pelatihannya di bulan Juli 2019.


Teruslah berjuang menjadi guru yg menginspirasi. Omjay berharap kawan kawan yang membaca ini untuk mendoakan omjay bisa selesai desertasinya dan mendapatkan gelar doktor pendidikan. Aamiin.


Salam blogger persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com


Tugas TIK Kelas 9 Semester 1 Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, Kelima & Keenam


  1. Bacalah baik-baik perintah di bawah ini!
  2. Buka alamat email dan blog kalian. Pastikan blog kamu selalu terupdate dengan baik.
  3. Buktikan bahwa kamu sudah mengupload file kartul kalian ke blog pribadi melalui link google drive. Termasuk juga slide presentasinya!
  4. Bila belum mengupload sama sekali, mohon maaf kalian tidak diperkenankan mengikuti pelajaran Omjay dan dipersilahkan untuk keluar ruangan komputer. Saya belum mengakui kamu sebagai siswa kelas 9 yang sudah kerjakan kartul.
  5. Posting artikel baru di Blog dengan judul Liburan sekolahku dengan tulisan antara 300 sampai 500 kata dan tambahkan Foto. Bila tidak punya foto, cari di Google Foto yang ada hubungannya dengan tulisanmu.
  6. Setelah selesai, minta 25 orang temanmu untuk membaca kisah liburanmu dan memberikan komentar di blog (blog walking)
  7. Cetak Tulisan di ukuran kertas A4 dengan jenis huruf times new roman ukuran 12, dan buat cover liburannya di kertas ukuran A4
  8. Kirim url link artikel kamu di blog ke WA Omjay di 08159155515, dan copas alamat url linknya di bagian komentar blog ini.
  9. Copas tulisan kamu di blog pribadi ke blog kompasiana.com, sebuah blog yang ramai pengunjungnya di Indonesia saat ini. Kamu harus registrasi dulu sebelum memposting.
  10. Berikan komentar di blog omjay di url https://wijayalabs.com/2019/07/18/perjuangan-seorang-guru-tik-kisah-nyata-wijaya-kusumah/
  11. Buka kembali blog kamu di blogspot yang berisi cerita liburan, dan edit isinya dengan menambahkan kalimat di akhir paragraf, “Cerita ini akan dibukukan dalam buku kumpulan cerita anak Labschool.”
  12. Tambahkan foto di bawah ini ke dalam blog kamu, dan pastikan kamu memasukkan foto tersebut sama persis dengan foto di bawah ini.
  1. Kirimkan alamat blog pribadi kamu di blogspot ke email omjay di wijayalabs@gmail.com dengan subyek Cerita Liburan sekolahku
  2. Bukalah dan bacalah buku Mudah Menjadi Youtuber Profesional dari halaman 1 sampai 17. Buatlah ringkasan dari halaman buku tersebut, dan masukkan tulisannya ke blog pribadi kamu.
  3. Bukalah web http://youtube.com dan daftarkan dirimu untuk bergabung di youtube dan membuat youtube channel.
  4. Subcribe dan like akun @wijayalabs di youtube.com. Tonton video yang dibuat omjay di youtube
  5. Tuliskan pengalamanmu menggunakan youtube.com di blog kamu di blogger.com dengan panjang tulisan 300 sampai 500 kata. Jangan lupa tuliskan nama lengkap, alamat blog, alamat email, dan nomor WA kamu ke email omjay di wijayalabs@gmail.com
  6. Bukalah blog kompasiana.com, dan copas tulisanmu di blog pribadi ke blog kompasiana.com dengan judul Pengalaman Menggunakan Youtube untuk Belajar.
  7. Kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com bila tulisanmu sudah selesai di kompasiana dan kirimkan alamat link tulisannya.
  8. Mintalah temanmu untuk memberikan komentar dari tulisan yang kamu buat di kompasiana.com dengan cara saling bertukar alamat blog melalui email masing-masing.
  9. Nilailah tulisan temanmu di kompasiana dengan nilai pilihan: Aktual, Bermanfaat, Inspiratif, Menarik, Menghibur, Tidak menarik dan Unik
  10. Laporkan kepada omjay bahwa semua pekerjaanmu sudah selesai dan siap mendapatkan nilai 100.
  11. Bukalah Blog http://kompasiana.com/wijayalabs dan berikanlah komentar di salah satu tulisan omjay.
  12. Bukalah Blog http://wijayalabs.blogspot.com dan berikanlah komentar di salah satu tulisan omjay.
  13. Bukalah Blog http://wijayalabs.wordpress.com dan berikanlah komentar di salah satu tulisan omjay.
  14. Bukalah website SMP Labschool Jakarta di http://www.labschool-unj.sch.id/smpjakarta/ dan berikan komentarmu di salah satu berita di SMP Labschool Jakarta.
  15. Isilah alamat blog kamu di http://bit.ly/2kDbOfZ


Tugas TIK Kelas 8 Semester 1 Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga & Keempat


  1. Mohon dibaca baik-baik sebelum kamu mengerjakan tugasnya!
  2. Kamu kirim nama lengkap, kelas, dan nomor absen ke WA omjay di 08159155515. (Wajib kirim)
  3. Ceritakan Liburan Sekolah kamu yang menyenangkan di blog kalian (kompasiana dan blogspot) dengan panjang tulisan antara 300-500 kata. dan lengkapi dengan foto. Bila foto tidak ada bisa ambil dari Google.
  4. Setelah tulisannya jadi, harus ada yang memberikan komentar dalam tulisanmu, minimal 20 orang teman per kelas.
  5. Buat daftar alamat blog teman kamu sekelas (36 orang atau lebih) dengan program excel yang berisi nama lengkap, alamat email, dan alamat blog, Lalu kirimkan ke email wijayalabs@gmail.com bila sudah selesai dengan subyek daftar alamat blog.
  6. Siswa yang sudah posting tulisan di blog, kirimkan alamat url blognya ke WA omjay di 08159155515, dan copas url alamat link blog ke bagian komentar di bawah ini. (WAJIB)
  7. Cetak tulisan liburan kamu di kertas ukuran A4 dan cerita ditulis dengan huruf times new roman ukuran (size) 12.
  8. Buat cover liburan sekolah kamu dengan program canva atau aplikasi lainnya, lalu cetak di kertas ukuran A4.
  9. Bacalah pelan-pelan tulisan teman-temanmu sekelas, dan berikanlah komentar di blog mereka satu per satu. Pastikan bahwa kamu sudah membaca tulisan teman-temanmu.
  10. Kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com dengan subyek minta tugas bimbingan TIK bila point 1-8 sudah selesai. Jangan kirim email, kalau tugasmu belum selesai, terutama point nomor 4.
  11. Bacalah pelan-pelan cerita omjay dan berikan komentar di https://wijayalabs.com/2019/07/23/berlibung-ke-pekalongan-naik-kereta-kertajaya/
  12. Buka kembali blog kamu di kompasiana.com, dan editlah tulisanmu dengan menambahkan tulisan di paragraf terakhir sebagai berikut: Cerita Liburan ini akan kami bukukan dengan tema my Holiday.
  13. Buka kembali blog kamu di blogspot.com, dan editlah tulisanmu dengan menambahkan tulisan di paragraf terakhir sebagai berikut: Cerita Liburan ini akan kami bukukan dengan tema my Holiday.
  14. Tambahkan gambar berikut ini di blog kamu yang ada di kompasiana.com dan blogspot.com dengan gambar berikut ini:
Liburan anak labschool
  1. Bukalah buku Toko Online Multiuser dengan WordPress dan bacalah halaman 1 sampai 54.
  2. Cobalah praktik secara mandiri dari buku tersebut. (Bila belum punya bukunya, buku sudah tersedia di koperasi sekolah)
  3. Laporkan kepada omjay bahwa kamu sudah mencoba latihan praktik yang ada dalam buku tersebut.
  4. Buatlah blog baru di http://wordpress.com dengan nama blog sama dengan yang di http://blogspot.com.
  5. Mintalah alamt blog teman sekelas ke email omjay di wijayalabs@gmail.com
  6. Lengkapi alamat blog teman-temanmu yang masih kosong dan tanyakan kepada mereka

Tentang Omjay

Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd,

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs.

Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya.

Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com

Hubungi via SMS : 0815 915 5515 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

Wijaya Kusumah

Buat Lencana Anda


Jumlah Pengunjung

Flag Counter
free counters


Artikel Terkini


Tulisan Wijaya per bulan


Blog Pendidikan Terkeren di Dunia Maya

Blog ini didedikasikan untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia. Blog ini mengajak anda untuk dapat kreatif dalam menulis.

Ciptakan tulisan-tulisan anda yang bermutu dan kirimkan kepada kami untuk ditayangkan di blog ini.

Kirimkan ke wijayalabs@gmail.com atau sms ke 08159155515. Dengan senang hati akan ditampilkan di blog pendidikan ini.

Selamat Membaca!


Jadwal Kegiatan Omjay

Jadwal Kegiatan Omjay: dapat dilihat di Biodata Omjay. Omjay baru bisa mengiasi kegiatan seminar & Workshop hari Sabtu dan Minggu. Hari kerja setelah pukul 16.00 WIB. Kirim ke wa 08159155515


Internet Sehat & Facebook Omjay


Jadwal Kegiatan dapat dilihat di blog http://wijayalabs.com

July 2019
M T W T F S S
« Jun   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  




Komentar blog


komentar blog



Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi