Kunjungan Siswa SMP Labschool Jakarta ke Jepang

Foto bersama siswa Labschool dengan siswa sekolah di Jepang

Foto bersama siswa Labschool dengan siswa sekolah di Jepang

Siswa SMP Labschool Jakarta berkunjung ke Jepang dari tanggal 9 sampai 13 mei 2016. Ada 53 orang siswa dan 4 orang guru berada dalam rombongan besar ini. Guru yang ditugaskan adalah omjay, pak Yusuf, bu Linda dan bu Nisa.

Kami sangat senang bisa berkunjung ke berbagai kota yang ada di negara Jepang. Mulai dari Tokyo, Osaka, Kogashima, Fukuoka sampai Tokyo kembali. Banyak pelajaran berharga kami dapatkan di negara matahari terbit ini.

Semoga kunjungan ini dapat mempererat tali silahturahmi antara SMP Lasbchool Jakarta dengan berbagai lembaga di kota-kota yang kami kunjungi di Jepang.

Aamiin.

by

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs. Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya. Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com Hubungi via SMS : 0815 915 5515/081285134145 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

One thought on “Kunjungan Siswa SMP Labschool Jakarta ke Jepang

  1. Raihan Edsel 8G

    Menurut saya kematian itu tidak menjadi jalan keluar suatu permasalahan, kematian itu merupakan hal yang menyedihkan. apalagi jika kematian itu tidak di tentukan oleh Allah S.W.T melainkan dengan menyuntik mati orang tersebut. Hal itu sangat menyedihkan dan membuat kita berdosa. Lebih baik orang itu hidup daripada harus membunuhnya. Apalagi anak laki-laki itu yang seharusnya bersabar dan merawat orang tua kita dengan baik, karena yang sebenarnya anak laki-laki lah yang herus merawat orang tua jika sedang sakit bukan anak perempuan, seharusnya anak laki-laki ini bersabar dalam merawat orang tuanya karena kita wajib untuk merawat dan menyayangi orang tua dengan ikhlas sebagai balas budi saat kita kepada orang tua yang telah merawat kita saat kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.