78 People reacted on this

  1. SAKSI 2016
    Oleh: Abbigail Hidayat

    SAKSI merupakan sebuah kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta. SAKSI dilakukan di sebuah kamp tentara. Kami ditempa di sana selama 3 hari 2 malam. Serta dilatih mental dan fisik.
    SAKSI tahun 2016 sedikit berbeda dari SAKSI angkatan-angkatan sebelumnya. Tahun ini kami mengadakan SAKSI di Dodit Latpur, Gunung Bunder. Dimana angkatan – angkatan sebelumnya melaksanakan SAKSI di Sangga Buana. Tetapi kami tetap sama dilatih oleh para tentara.
    Pada hari Jumat, 7 Februari 2016, kami berangkat dari sekolah pukul 07.00. Kami berangkat menggunakan tronton. Lama perjalanan kira – kira 3 jam, karena jam 10.00 kami sudah sampai di tempat tujuan. Sesampainya di sana, kami langsung melakukan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan dilaksananakan, kami langsung meletakkan tas di barak.
    Dimulailah kegiatan kami. Pertama, terdapat kegiatan makan komando setelah sholat Dzuhur. Ketika makan komando, makanan harus habis dalam waktu cepat. Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat.
    Keesokan harinya, kami bangun jam 05.30 untuk melaksanakan sholat Subuh. Selesai sholat dan kultum kami diberikan sarapan pagi. Kemudian kami berganti baju dan segera menuju lapangan utama untuk outbond. Kami melakukan berbagai kegiatan seperti flying fox, lempar pisau, turun tebing, dll. Lalu kami diberikan makan siang. Setelah makan siang, kami pergi ke curug atau air terjun. Malam harinya terdapat kegiatan pensi, setelah itu kami istirahat di barak. Lalu keesokan harinya kamipun pulang.
    Tentu saja kami semua lelah sepulang dari SAKSI, dan kulit kami juga terbakar. Mungkin banyak hal yang tidak terlalu kami sukai ketika SAKSI, tetapi juga terdapat beberapa hal yang dapat kami ambil hikmahnya. Seperti berhenti bersikap apatis, mental kami menjadi lebih kuat, dan fisik kami juga menjadi lebih kuat.
    Terima kasih kepada guru – guru, para pelatih, serta kakak OSIS dan MPK.

  2. Saksi 2016
    Pagi pun telah tiba. Matahari pun telah terbit. Saya bergegas pergi ke sekolah di pagi yang cerah untuk ikut melaksanakan Saksi SMP Labschool Jakarta 2016 yang dilakukan selama 3 hari 2 malam ini.
    Saksi atau Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia adalah acara yang dilakukan oleh SMP Labschool Jakarta untuk melatih siswa-siswi menjadi disiplin, berani, tegas, dan mempunyai sifat kepemimpinan yang kuat.
    Saksi tahun 2016 ini dilakukan pada bulan Februari di Gunung Bundar Bogor dan sebelumnya diadakan masa Prasaksi. Acara-acara pada masa prasaksi adalah cat tongkat, buat vandel, latihan PBB (Pasukan Baris-Berbaris), lari pagi, dll. Acara-acara pada masa saksi adalah outbound, perjalanan ke Gunung Bundar dengan tronton, latihan PBB, makan bersama, pengenalan hewan buas, mandi di Curug, dll. Acara saksi ini memang pada dasarnya bertema kehidupan tentara (menurut saya).
    Saat SAKSI, ada enaknya dan sebelnya. Enaknya yaitu makan bersama, outbound, dan mandi Curug karena makan bersama itu sangat jarang, outbound itu melatih keberanian (walaupun saya takut ketinggian), dan mandi di Curug itu sangat segar dan asik. Sedangkan, sebel adalah mendaki (saat jalan ke atas masjid atau lapangan), tidur di barak, dan mandi karena mendaki itu sangat melelahkan, tidur dibarak itu permukaannya kasar jadi tidak seenak tidur di kasur, dan mandi karena kamar mandinya sangat kotor. Sebenarnya ada yang paling saya sebel yaitu DIJEMUR DI TERIK MATAHARI hingga kulit saya banyak yang kebakar. Selain dari itu semuanya biasa-biasa aja.
    Saksi itu seru atau tidak ? Menurut saya, Saksi itu seru, tetapi jika ditanya Saksi itu enak atau tidak ? Jelas tidak. Saksi itu Siksa tidak ? Saksi itu diibaratkan seperti apa ? Ini Jawabannya : 1. Seru, karena outbound, mandi curug, mendaki itu sebenarnya seru.
    Namun, kita sulit merasakan dan menyadari keseruannya dalam tantangan dan adanya kesenangan yang tersembunyi. 2. Tidak enak, karena setelah saksi, badan saya pada sakit dan kulit terbakar. Alhamdulillah saya tidak sakit. Tidur di kayu dengan sleeping bag yang sempit, mandi dengan tempat dekil banget, dijemur dengan teganya. Ewww mending saya latihan main drum saja. 3. Jelas bukan SIKSA lah.
    Masih banyak kejadian yang LEBIH GAK ENAK dari pada SAKSI, jadi syukuri aja apa yang kita alami. 4. Bisa main drum tapi gak punya drum (saya itu). Bisa main drum itu seru karena bisa dikembangkan bakatnya hingga sering manggung. Tetapi jika latihan itu tidak enak karena tidak punya alatnya dan ribet karena sering RENTAL (keluar duit) dan bisa-bisa jarang latihan dan skillnya down deh. Tapi gak punya drum itu bukanlah siksa buat saya sehingga gak bisa main drum. Itu salah besar, saya harus bisa mencoba membuat pengalaman atau kejadian yang kita alami ini menjadi hal yang membuat kita senang, enak, seru, dan bahagia tanpa melupakan tuhan YME Allah SWT.

    Hanandito Suhartono kelas 7e smp labschool Jakarta

  3. Rania Sabrina 7A
    SAKSI 2016

    SAKSI merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, SAKSI adalah ebuah kewajiban bagi emua siswa siswi Labschool. Biasanya SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana, tetapi SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor. Tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016.
    Pelaksanaan SAKSI dimulai dari pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilakukan untuk memprsiapkan SAKSI, seperti: mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dll. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016. Tetapi, pra-SAKSI tidak dilaksanakan saat sehari seblum SAKSI mulai. Pada hari itu kami hanya belajar seperti biasa.
    Esok harinya SAKSI pun dimulai. Pagi-pagi kami sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel pagi. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan dan shalat. Dalam kegiatan SAKSI, banyak sekali kegiatam-kegiatan yang seru, seperti: outbond, hiking, pensi dsb.
    Saat outbond, kami dilatih agar bisa kompak dan saling bekerjasama antarteman kelompok dan tentu mental fisik juga. Selain itu, kami melaksanakan kegiatan hiking yang diakhiri dengan menyebur di dalam air terjun yang sangat seru. Dan, malam-malamnya, kami melaksanakan kegiatan pensi. Pada saat pensi, setiap kelompok harus menampilkan sesuatu yang sudah ditentukan, dan yang pasti bagus, dan dapat menarik perhatian penonton.
    Kegiatan ini diakhiri dengan renungan dan penyematan tanda merah putih yang menandakan bahwa siswa telah luus kegiatan SAKSI. Dan jangan lupa apel penutup yang dilanjutkan dengan perjalanan pulang menuju Labschool dengan tronton.

  4. Saksi 2k16

    Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI ( studi apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia ). Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.

    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.

    Keesokan harinya, kami berkumpul untuk acara penutupan dan foto bersama. Kita memakai baju angkatan. Cuacanya kembali sangat panas. Banyak siswa yang kulitnya terbakar matahari. Setelah acaranya selesai, kami jalan ke tronton untuk kembali ke sekolah. Tas kami sangat berat. Kita harus menanjak dan sangat jauh dari lapangan utama ke tempat tronton parkir. Akhirnya, kami sampai di tronton masing-masing dengan banyak keringat menetes. Di perjalanan, kita diberi makan siang dan air mineral. Kami semua berbicara tentang pengalaman masing-masing tentang saksi. Akhirnya, kami pun sampai di sekolah sekitar jam 2 siang. Kami langsung menemui orang tua masing-masing dan kembali ke rumah.

  5. Studi dan Apresiasi Kemiliteran Siswa Indonesia 2016

    Studi dan Apresiasi Kemiliteran Siswa Indonesia,atau yang disingkat SAKSI ini dilaksanakan oleh angkatan 24 pada tanggal 5-7 Februari 2016. SAKSI 2016 ini dilaksanakan di Dodik Latpur,Gunung Bunder dan bekerja sama dengan TNI. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016.

    Pada hari pertama Pra-SAKSI, kami diberi arahan oleh guru dan kakak OSIS. Pada hari kedua, kami diberi materi tentang kepemimpinan oleh Pak Arief Rachman, lalu dilanjutkan dengan materi PBB yang diberikan oleh kakak OSIS yang mengikuti ekskul paskibra. Pada hari kedua ini, juga dilakukan pembuatan vandel dan pengecatan tongkat kelompok, serta pembagian baju SAKSI. Pada hari ketiga, kami melakukan lari pagi terlebih dahulu di sekitar Labschool dan UNJ. Kemudian kami diberi materi tentang narkoba oleh Pak Victor. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC.

    Pada hari Jumat, tanggal 5 Februari, kami berangkat dari Labschool menuju Dodik Latpur naik tronton. Perjalanan ditempuh kira-kira selama 3 jam. Saat di perjalanan, saya berbicang-bincang dengan teman-teman.

    Ketika sampai di sana, kami langsung disambut oleh TNI. Kami turun dari tronton dan membawa barang bawaan yang cukup berat. Kemudian kami diarahkan untuk menuju ke lapangan utama. Jarak dari tronton ke lapangan utama cukup jauh dan jalannya agak nanjak. Di lapangan utama, kami diarahkan untuk beristirahat sejenak sambil menunggu teman-teman yang belum datang. Saat semua sudah sampai di tempat pelaksanaan, diadakanlah upacara pembukaan.

    Setelah itu, kami diarahkan untuk menuju ke barak. Jarak dari lapangan utama ke barak lumayan jauh dan menguras banyak tenaga, terlebih kami harus membawa barang bawaan dan jalannya lumayan menanjak tinggi. Saat sampai di barak, kami langsung menata barang bawaan kami dan melaksanakan ibadah. Setelah itu, kami diarahkan untuk makan siang dengan cara makan komando. Makan komando ini seharusnya dilakukan di depan barak, namun karena pada waktu itu cuaca sedang hujan, jadi kegiatan tersebut dilakukan di dalam barak.

    Kemudian kami diarahkan untuk mendengarkan materi di aula. Materi ini diberikan oleh Lembaga Sioux tentang pengenalan hewan melata dan penanggulangan bisa ular. Selanjutnya adalah acara parade busana daerah. Lalu setelah acara tersebut selesai, kami kembali ke barak untuk mandi dan bersiap-siap untuk acara malam. Sebelum acara malam, kami makan komando dan beribadah terlebih dahulu. Acara malam diadakan di aula. Acara malam ini adalah pemberian materi tetang kepemimpinan oleh TNI. Kemudian kami menuju kembali ke barak dan tidur.

    Pada hari kedua, kami dibangunkan oleh guru dan kakak OSIS sekitar pukul 04.30. Lalu kami diarahkan untuk beribadah. Kemudian kami dipanggil oleh TNI dengan cara membunyikan pluit untuk berkumpul di depan barak. Kami melakukan senam pagi dan dilanjutkan dengan makan komando. Kemudian kami kembali ke barak untuk beres-beres dan mengganti baju dengan baju SAKSI serta mengenakan sarung tangan untuk outbond. Lalu kami berkumpul kembali ke depan barak dan mengambil syal bermotif loreng yang sudah disediakan.

    Selajutnya kami berjalan menuju ke lapangan utama. Di sana, kami melakukan pemanasan dan diberi arahan untuk kegiatan pada hari itu. Kemudian kami bermain outbond. Terdapat tujuh pos outbond dengan rintangan berbeda-beda. Ada pos turun tebing,flying fox,meniti,dan lain-lain. Pada hari itu juga dilakukan baksos dan kunjungan oleh orang tua.

    Setelah outbond, acara berikutnya adalah lomba merayap untuk mendapatkan vandel kelompok di lintasan yang sudah dirancang. Pemenangnya akan diberi kesempatan mengikrarkan janji SAKSI. Kemudian kami diberi renungan oleh kakak OSIS dan dilanjutkan dengan makan komando. Setelah itu, kami diberi kesempatan untuk beristirahat dan bersilahturahmi dengan orang tua.

    Setelah itu, kami berkumpul kembali di lapangan utama dan diarahkan untuk menuju Curug Kondang atau Curug Ngumpet. Letak Curug Kondang cukup jauh, serta jalanannya lumayan licin dan menanjak. Namun, perjalanan tersebut tidak terasa melelahkan karena selama perjalanan kami berbincang-bincang dengan teman dan bernyanyi lagu-lagu Labschool dan lagu-lagu SAKSI.

    Saat di Curug Kondang, kami bermain air dan mencipratkannya ke teman-teman. Acara di sini sangat asyik sekali. Kami diberi waktu kurang lebih selama 30 menit untuk bermain air. Setelah itu, kami berjalan kembali ke barak untuk mandi dan bersiap-siap untuk acara berikutnya. Kemudian kami makan dan dilajutkan dengan beribadah.

    Acara pada malam kedua ini adalah pentas seni. Pentas seni dilaksanakan di aula. Pentas seni ini ditampilkan oleh murid-murid dan kakak OSIS. Setiap kelompok harus menampilkan penampilan yang sudah diundi saat Pra-SAKSI. Ada penampilan beatbox,gombal,paduan suara,battle dance,lyp sync,musikalisasi puisi,fashion show,stand up comedy,dan lain-lain. Setelah acara pensi selesai, kami kembali ke barak dan tidur

    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk beribadah. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat.

    Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

  6. SAKSI 2016

    Pada SAKSI 2016 kemarin, kami harus melewati Pra SAKSI dan juga SAKSI nya tersendiri. Nah, kalau saat Pra SAKSI kami harus mengecat tongkat, dan membuat vandel. Lalu kami juga latihan PBB
    Saat saksi nya kami harus jalan jauh untuk sampai ke barak. Sampai di barak, kami harus menaruh semua barang kita dengan hitungan detik. Lalu berbagai kegiatan terjadi.
    Hal yang mungkin paling “menyebalkan” adalah dimana kita harus ManKom (Makan Komando). Kita harus makan dengan waktu yang cepat dan harus habis! Ditambah lagi penderitaanya dengan kita harus makan disuapkan oleh teman didepan kita, yang tentunya berbeda kelamin dengan kita, jadi menjijikan gitu.
    Namun disaat waktu pulang, kami sudah sangat senang karena kami sudah lulus SAKSI dan bisa pulang kerumah. Kegiatan nya berlangsung 3 hari (Jumat, Sabtu, Minggu). Sekian.

  7. SAKSI 2016

    SAKSI adalah kependekan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Kegiatan SAKSI ini digelar oleh SMP Labschool Jakarta. Kegiatan SAKSI 2016 dilakukan di Gunung Bundar pada tanggal 5-7 Februari 2016. . Kegiatan saksi ini dimulai dengan kegiatan pra saksi selama 3 hari. Hari pertama, kami membentuk kelompok masing masing di teater kecil untuk menentukan ketua, wakil ketua, pemeran busana dan membahas hal lain. Pada hari kedua, ada materi narkotika, kegiatan PBB, pembuatan vandel serta pengecatan tongkat. Pada hari ketiga, ada kegiatan PBB serta penyelasaian pengecatan tongkat.

    Pada tanggal 5 februari, kami berangkat menggunakan tronton 07 00. Sesampainya di sana, kami di langsung dibariskan untuk acara upacara pembukaan. Setelah itu, kami dibolehkan menuju ke barak untuk menaruh barang. Jarak dari lapangan upacara ke barak cukup jauh sehingga menyulitkan kami untuk membawa barang yang berat. Sesampainya di barak, kami melakukan makan komando pertama yang dilakukan di dalam barak karena hujan. Setelah itu, kami diarahkan ke aula untuk mendapat materi tentang ular. Kami shalat dan makan komando lagi. Setalh itu kami mendapat materi kembali dari tentara.

    Keesokan harinya, kami akan melakukan outbond serta pergi ke air terjun. Kami melakukan senam pagi, setalah itu makan komando. Kami dibariskan per kelompok untuk melakukan outbond yang berbeda beda, kelompok saya mendapat giliran untuk outbond pertama kalinya. Setelah siang, kami shalat dam makan komando. Setalah itu ada rayap-rayap per kelompok dan penyematan pin dari kp ke setiap anggota kelompok. Setalah itu, kami berangkat ke air terjun dan bermain air disana, setelah kami ke barak, kami diperbolehkan untuk membersihkan diri dan shalat maghrib.

    Hari terakhir, ada upacara penutupan serta kami langsung berangkat menuju sekolah dari pukul 07 30. Kami terjebak kemacean yang cukup panjang saat mau menuju Sentul.

  8. SAKSI 2016
    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia,atau yang disingkat SAKSI ini dilaksanakan oleh angkatan 24 pada tanggal 5-7 Februari 2016. SAKSI 2016 ini dilaksanakan di Dodik Latpur,Gunung Bunder dan bekerja sama dengan TNI. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016.
    Pada hari pertama Pra-SAKSI, kami diberi arahan oleh guru dan kakak OSIS. Pada hari kedua, kami diberi materi tentang kepemimpinan oleh Pak Arief Rachman, lalu dilanjutkan dengan materi PBB yang diberikan oleh kakak OSIS yang mengikuti ekskul paskibra. Pada hari kedua ini, juga dilakukan pembuatan vandel dan pengecatan tongkat kelompok, serta pembagian baju SAKSI. Pada hari ketiga, kami melakukan lari pagi terlebih dahulu di sekitar Labschool dan UNJ. Kemudian kami diberi materi tentang narkoba oleh Pak Victor. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC.
    Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI ( studi apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia ). Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.
    Dimulailah kegiatan kami. Pertama, terdapat kegiatan makan komando setelah sholat Dzuhur. Ketika makan komando, makanan harus habis dalam waktu cepat. Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat.
    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.
    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk shalat. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Kami memakai baju angkatan, Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat. Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

  9. SAKSI 2016

    Labschool mengadakan SAKSI pada tanggal 5 Februari 2016. SAKSI diadakan selama 3 hari 2 malam. Pada SAKSI tahun ini kita menetap di Gunung Bunder, Bogor. Kita berangkat dari sekolah pada pukul 07.00 pagi. Kita berangkat dengan tronton. Perjalanan ke Gunung Bunder memakan waktu selama 2 jam. Saat sampai kita langsung jalan menuju lapangan. Di lapangan kita baris-berbaris yang dipimpin oleh TNI. Disana kita disuruh untuk tiarap dan lari-lari. Setelah itu kita meletakkan barang bawaan kita di barak. Kita langsung menuju masjid untuk melaksanakan sholat jumat. Jalan disana sangat melelahkan karena banyak sekali tanjakan-tanjakan. Setelah sholat jumat kita menuju barak untuk makan siang. Makan siang kita adalah MaKom atau makan komando. Kita makan tetapi hanya dalam hitungan detik. Setelah itu kita menuju aula untuk diberi materi oleh Sioux. Sioux memberi materi tentang ular. Setelah materi kita mendapatkan waktu untuk istirahat dan mandi di barak. Kita menuju aula untuk melaksanakan sholat maghrib dan sholat isya. Kita mendapatkan materi dari TNI. Materi dilaksanakan sampai jam 11.00 malam. Setelah itu kita tidur di barak.

    Keesokan harinya kita dibangunkan pada pukul 04.00 untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah itu kita senam dan makan pagi makom. Setelah itu kita mandi dan mengenakan baju SAKSI dan menuju lapangan. Di lapangan kita diberitahu kegiatan kita untuk outbond nanti. Outbond dibagi menjadi beberapa pos. Setelah outbond ada muhasabah dan makan siang. Setelah makan siang dan istirahat kita melakukan perjalanan ke curug. Di curug kita berenang di sungai. Setelah itu kita menuju barak untuk mandi dan istirahat. Setelah itu kita ke aula untuk melaksanakan sholat maghrib dan sholat isya. Setelah melaksanakan sholat ada pensi. Pensi dilaksanakan sampai jam 10.30. Setelah pensi kita langsung menuju barak untuk tidur.

    Pada hari ketiga atau hari terakhir saksi kita dibangunkan untuk sholat subuh dan makan pagi makom. Setelah itu kita mandi untuk menuju lapangan dan pulang ke labschool.

  10. SAKSI 2016
    Pada tanggal 5 februari 2016 labschool mengadakan saksi. Saksi diadakan selama 3 hari 2 malam. Saksi ini dilakukan di gunung bunder. Kita berangkat dari labschool pukul 07.00 pagi.kita berangkat dgn menaiki tronton. Perjalananya membutuhkan waktu 2 jam. Sesampainya di sana kita dikumpulkan di lapangan utama terlebih dahulu utk diberi pengarahan. Setelah itu kita menaruh tas di barak. Perjalanan ke barak membutuhkan waktu yg cukup lama krn jalannya yg cukup terjal. Sesampainya di barak kita diperintahkan utk bersiap – siap sholat jumat. Setelah sholat jumat kita makan siang di barak. Setelah makan siang kita diberikan materi dan menonton sioux. Sioux memberikan kita materi tentang ular. Setelah itu kita diberi waktu utk istirahat dan mandi. Setelah itu kita sholat maghrib dan isya dan mendapatkan materi dari tni. Materi dilaksanakan sampai jam 11.00. setelah itu kita tidur.
    Kita bangun jam 04.00 dan melaksanakn sholat subuh. Setelah sholat subuh kita sarapan dan senam pagi. Setelah itu kita kita mandi dan memakai baju saksi. Setelah itu kita berjalan ke lapangan utama utk melakukan outbond. Saat outbond berlangsung orang tua murid berdatangan. Setelah outbond kita ke lapangan utama utk lomba per kelompok dgn disaksikan oleh orang tua murid. Setelah lomba kita mendengarkan muasabah. Setelah muasabah kita makan siang. Setelah makan siang kita pergi ke curug. Sepulangnya dari curug kita diberi waktu utk istirahat. Setelah itu kita sholat ashar di barak. Setelah waktu ashar sdh habis kita pergi ke aula utk sholat maghrib dan isya. Setelah sholat diadakan pensi. Setelah itu kita kembali ke barak utk tidur.
    Kita bangun jam 04.00 pagi lagi. Setelah itu kita mandi dan memakai baju angkatan dgn menggunakan celana sekolah biru. Lalu kita pergi ke lapangan utk apel. Setelah apel kita pergi ke tronton utk plng. Perjalanan pulangnya macet dan akhirnya sampai di labschool pukul 14.00.

  11. SAKSI 2016

    SAKSI merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, SAKSI adalah ebuah kewajiban bagi emua siswa siswi Labschool. Biasanya SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana, tetapi SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor. Tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016.
    Pelaksanaan SAKSI dimulai dari pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilakukan untuk memprsiapkan SAKSI, seperti: mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dll. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016. Tetapi, pra-SAKSI tidak dilaksanakan saat sehari seblum SAKSI mulai. Pada hari itu kami hanya belajar seperti biasa.
    Esok harinya SAKSI pun dimulai. Pagi-pagi kami sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel pagi. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan dan shalat. Dalam kegiatan SAKSI, banyak sekali kegiatam-kegiatan yang seru, seperti: outbond, hiking, pensi dsb.
    Saat outbond, kami dilatih agar bisa kompak dan saling bekerjasama antarteman kelompok dan tentu mental fisik juga. Selain itu, kami melaksanakan kegiatan hiking yang diakhiri dengan menyebur di dalam air terjun yang sangat seru. Dan, malam-malamnya, kami melaksanakan kegiatan pensi. Pada saat pensi, setiap kelompok harus menampilkan sesuatu yang sudah ditentukan, dan yang pasti bagus, dan dapat menarik perhatian penonton.
    Kegiatan ini diakhiri dengan renungan dan penyematan tanda merah putih yang menandakan bahwa siswa telah luus kegiatan SAKSI. Dan jangan lupa apel penutup yang dilanjutkan dengan perjalanan pulang menuju Labschool dengan tronton.

  12. Pada tanggal 5 Februari 2016 kelas 7 SMP Labschool Jakarta mengadakan kegiatan SAKSI yang merupakan kepanjangan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. SAKSI berlangsung selama 3 hari 2 malam (dari tanggal 5-7 Februari 2016). SAKSI dilaksanakan di DODIKLATPUR, Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat.
    Pada hari pertama kita diberi pengarahan oleh TNI dari pas kita datang sampai malam sebelum kita ingin tidur.
    Pada hari kedua kami melaksanakan outbound, outboundnya macem-macem, termasuk pasti ada flying fox. Setelah outbound kami dilantik yang artinya kita udah lulus jadi peserta SAKSI. Setelah dilantik kami pergi ke curug yang jaraknya dekat dari DODIKLATPUR. Malam-malamnya kami ke aula, karena akan diadakan pentas seni SAKSI yang ditampilkan oleh masing-masing kelompok. Kalau kelompok saya sih tampil battle dance.
    Pada hari ketiga kami bersiap-siap untuk pulang, saat apel pulang diumumin peserta terbaik SAKSI siapa, vandel terbaik kelompok, sama tongkat terbaik, serta peraga busana daerah terbaik.kami sampai di sekolah sekitar jam 2.
    Ohya, kalau di SAKSI kita makannya tuh namanya makan komando (makom) artinya kita makannya harus cepet-cepet karena dikasih waktu. Sekian cerita pengalaman SAKSI saya

  13. Saksi 2016, pada tanggal 5 februari 2016, smp labschool jakarta membuat kegiatan STUDI APRESIASI KEPEMIMPINAN SISWA INDONESIA atau disebut SAKSI. Siswa berangkat tanggal 5 dan pulang tanggal 7.
    Pada hari pertama, kita berangkat jam 7.30. kita menggunaklan tronton sampai jam 9.00. disana kita disuruh menuruni jalanan curam, sepatu saya robek:v. Sampai dilapangan kita langsung berbaris 4 kompi, saya berada dikompi 4a. Saya disuruh sholat jumat, kaki saya keram karena terlalu curam. Sorenya kita makom/ makan komando. Jam 6.30 kita pergi keaula untuk solat jamak qasar maghrib isya. Ada pengarahan dari tni dan kembali kebarak jam 23.00.
    Hari kedua, anak anak dibangunkan jam 4.30 untuk shalat subuh, setelah itu langsung senam pagi, dan langsung makom. Jam 9.40 kita memulai outbound sampai jam 11.55. langsung setelah itu makom. Dan berangkat ke curug, dicurug saya tidak enak badan jadi tidak ikut mandi. Pada saat balik, saya tambah tidak enak badan, saya langsung ke poli, dan tidak ikut makom sore.
    Besoknya saya masih tidak enak, jadi tidak ikut makom. Saya dipisahkan dari barisan. Pulang jam 9.30 sampai jam 13.10

  14. SAKSI 2016

    pada tanggal 5 februari 2016 SMP labschool Jakarta mengadakan SAKSI,apa itu saksi?saksi merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia.SAkSI merupakan salah satu program SMP labschool yang wajib diikuti oleh setiap murid di smp kita ini.Seperti yang kita ketahui tujuan dari diadakan nya saksi adalah untuk melatih kedisiplinan siswa.
    Saksi diawali dengan PRA-SAKSI, PRA-SAKSI adalah latihan kepemimpinan yang masih dilakukan di sekolah.Di PRA-SAKSI kami hanya melakukan kegiatan dasar saja seperti latihan PBB,mengecat tongkat,membuat fandel,dan lain-lain.
    Saksi yang dilaksanakan pada tanggal 5 febuari ini diawali dengan berdoa bersama.Kami berangkat ke tempat tujuan yang biasanya dilaksanakan di sangga buana khusus angkatan 24 dilaksanakan di gunung bunder.kami berangat menggunakan tronton yang berisi 1 tronton 1/2 kelas. kami berangkat sampai ke tjuan dengan menempuh kira-kira 3 jam perjalanan.
    Sesampainya di sana kita dikumpulkan di lapangan utama terlebih dahulu utk diberi pengarahan. Setelah itu kita menaruh tas di barak. Perjalanan ke barak membutuhkan waktu yg cukup lama karena jalannya yg cukup terjal.selama 3 hari 2 malam kami melaksanakan kegiatan yang banyak sekali kegiatan-kegiatan yang seru,bermanfaat,serta mendidik seperti: outbond, hiking,makan komando,pentas seni dan lain- lain. Sesampainya di barak kita diperintahkan utk bersiap – siap sholat dzuhur. Setelah sholat dzuhur kita makan siang di barak. Setelah makan siang kita diberikan materi dan menonton sioux. Sioux memberikan kita materi tentang ular. Setelah itu kita diberi waktu utk istirahat dan mandi. Setelah itu kita sholat maghrib dan isya dan mendapatkan materi dari tni. Materi dilaksanakan sampai jam 23.00. setelah itu kita tidur.
    Kita bangun jam 04.00 dan melaksanakn sholat subuh. Setelah sholat subuh kita sarapan dan senam pagi. Setelah itu kita kita mandi dan memakai baju saksi. Setelah itu kita berjalan ke lapangan utama utk melakukan outbond. Saat outbond berlangsung orang tua murid berdatangan.setelah itu kita pergi ke lapangan utk apel. Setelah apel kita pergi ke tronton utk plng. Perjalanan pulangnya macet dan akhirnya sampai di labshool pukul14.00.

  15. SAKSI 2016
    Saksi adalah kepanjangan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi dilaksanakan pada tanggal 5 – 7 februari 2016 di Gunung Bunder Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kedisiplinan, kekompokan, dan kepedlian terhadap sesama. Sebelum SAKSI dilakukan kegiatan pra-SAKSI. Kegiatan ini dilakukan sebelum SAKSI untuk mempersiapkan keperluan pada saat SAKSI nanti. Contoh kegiatan pra-SAKSI adalah lari yang biasa dilakukan hari jumat, latihan baris berbaris atau yang sering disebut PBB, mengecat tongkat, membuat vandel, latihan fisik , memilih ketua dan wakil dan lain berbagainya. Pra-SAKSI dilakukan selama 3 hari di sekolah SMP Labschool Jakarta. Stelah melewati masa pra saksi kemudian kita diberi waktu istirahat satu hari sebelum Saksi. Pada tanggal 5-7 februari 2016 kita melakukan apel pagi di hallma pada pukul 06.00 untuk mempersiapkan pemberangkatan menuju gunung bunder. Lalu, kita langsung menuju ke tronton masing masing dan berangkat menuju gunung bunder. Kita smpai di gunung bunder. Kita disana menginap selama 3 hari 2malam. Disana kinta dilatih mental dan fisik. Banyak kegiatan yang dilakukan disana seperti apel pagi,senam pagi,melakukan PBB dengan para tentara, melakukan makan komando bersdama sama di depan barak. Disana juga diadakn outbond yang sangat seru seperti flying fox, menyebrang dengan satu tali,menuruin tebing, melempar kapak, jalan di dua tali dan yang satu lagi merayap kemudian mengambil vandel. Pada saat outbond orang tua dapat mengunjungi lalu melakukan baksos disana. Setelah merayap kita berbaring di lapangan kemudian diberi nasihat oleh para osis. Setelah itu, kita diberi tanda pelantikan oleh kakak pembimbing kita. Kita juga pergi ke curug dengan berjalan kaki, disana kita dapat mandi, basah basahan dan main air. Di hari terakhir merupakan pemgumuman peserta SAKSI terbaik , vandel terbaik, tongkat terbaik dan peraga busana terbaik. Lalu kita melakukan foto bersama dengan wali kelas kita menggunakan baju labs 24. Kegiatan SAKSI pun selesai kemudian kita balik ke sekolah dengan tronton.

  16. SAKSI 2016
    Pada tanggal 5-7 februari siswa kelas 7 smp labschool jakarta mengikuti saksi untuk melatih kepemimpinan. saksi adalah singkatan dari studi dan apresiasi kepemimpinan siswa indonesia. sebelum mengikuti saksi, siswa kelas 7 melakukan pra saksi terlebih dahulu dari hari senin sampai rabu. hal yang dilakukan ketika prasaksi contohnya membuat vandel, membuat tongkat, latihan PBB, memilih ketua dan wakil regu, dst. setelah pra saksi kita diberi waktu 1 hari untuk istirahat tetapi tetap belajar seperti biasa. Pada tanggal 5-7 februari 2016 kita melakukan apel pagi di hallma pada pukul 06.00 untuk mempersiapkan pemberangkatan menuju gunung bunder. Lalu, kita langsung menuju ke tronton masing masing dan berangkat menuju gunung bunder.Sesampainya di sana kita dikumpulkan di lapangan utama terlebih dahulu utk diberi pengarahan. Setelah itu kita menaruh tas di barak. Perjalanan ke barak membutuhkan waktu yg cukup lama karena jalannya yg cukup terjal. ketika saksi kita mengikuti kegiatan yang sangat seru, bermanfaat,serta mendidik seperti outbond, hiking,makan komando,pentas seni dan lain- lain. Sesampainya di barak kita diperintahkan utk bersiap – siap sholat dzuhur. Ada pengarahan dari tni dan kembali kebarak jam 23.00.Pada hari kedua kami melaksanakan outbound, outboundnya macem-macem, termasuk pasti ada flying fox. Setelah outbound kami dilantik yang artinya kita udah lulus jadi peserta SAKSI.Setelah outbond kita ke lapangan utama utk lomba per kelompok dgn disaksikan oleh orang tua murid. Setelah lomba kita mendengarkan muasabah. Setelah muasabah kita makan siang. Setelah makan siang kita pergi ke curug. Setelah itu kita menuju barak untuk mandi dan istirahat. Setelah itu kita ke aula untuk melaksanakan sholat maghrib dan sholat isya. Setelah melaksanakan sholat ada pensi. Pensi dilaksanakan sampai jam 10.30. Setelah pensi kita langsung menuju barak untuk tidur. Hari terakhir, ada upacara penutupan serta kami langsung berangkat menuju labschool pukul 07 30

  17. Rafly Witjaksana Hartantyo 7FARGHANA (7F)
    Studi dan apresiasi kepemimpinan siswa indonesia
    Saksi adalah kepanjangan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi dilaksanakan pada tanggal 5 sampai 7 februari 2016 di Gunung Bunder Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kedisiplinan, kekompokan, dan kepedlian terhadap sesama. PRA-SAKSI adalah latihan kepemimpinan yang masih dilakukan di sekolah. Pada hari pertama Pra-SAKSI, kami diberi arahan oleh guru dan kakak OSIS. Pada hari kedua, kami diberi materi tentang kepemimpinan oleh Pak Arief Rachman, lalu dilanjutkan dengan materi PBB yang diberikan oleh kakak OSIS yang mengikuti ekskul paskibra. Pada hari kedua ini, juga dilakukan pembuatan vandel dan pengecatan tongkat kelompok, serta pembagian baju SAKSI. Pada hari ketiga, kami melakukan lari pagi terlebih dahulu di sekitar Labschool dan UNJ. Kemudian kami diberi materi tentang narkoba oleh Pak Victor. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC.. Kegiatan SAKSI berlokasi di gunung bunder,Bogor gunung bunder berada diatas gunung salak.Pada hari pertama, kita berangkat jam 7.30. kita menggunaklan tronton sampai jam 9.00. disana kita disuruh menuruni jalanan curam,. Sampai dilapangan kita langsung berbaris 4 kompi, saya berada dikompi 4b Saya disuruh sholat jumat, kaki saya keram karena terlalu curam. Sorenya kita makom/ makan komando. Jam 6.30 kita pergi keaula untuk solat jamak qasar maghrib isya. Ada pengarahan dari tentara nasional Indonesia atau biasa disebut TNI dan kembali kebarak jam 23.00.Hari kedua kita dibangunkan jam 4:30.Lalu kita melaksanakan senam pagi dan makom.Lalu kita mengikuti kegiatan outbond Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.
    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk shalat. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Kami memakai baju angkatan, Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat. Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

  18. SAKSI 2016

    SAKSI merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, SAKSI adalah sebuah kewajiban bagi semua siswa siswi Labschool. Biasanya SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana, tetapi SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor. Tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016.Sebelum SAKSI dilakukan kegiatan pra-SAKSI. Kegiatan ini dilakukan sebelum SAKSI untuk mempersiapkan keperluan pada saat SAKSI nanti. Contoh kegiatan pra-SAKSI adalah lari yang biasa dilakukan hari jumat, latihan baris berbaris atau yang sering disebut PBB, mengecat tongkat, membuat vandel, latihan fisik , memilih ketua dan wakil dan lain berbagainya. Pra-SAKSI dilakukan selama 3 hari di sekolah SMP Labschool Jakarta. Setelah melewati masa pra saksi kemudian kita diberi waktu istirahat satu hari sebelum Saksi.. Kegiatan ini dilakukan sebelum SAKSI untuk mempersiapkan keperluan pada saat SAKSI nanti. Pra-SAKSI dilakukan selama 3 hari di sekolah SMP Labschool Jakarta. Stelah melewati masa pra saksi kemudian kita diberi waktu istirahat satu hari sebelum . Pada tanggal 5 februari kami dikumpulkan dipagi hari untuk pembukaan apel untuk menuju ke Gunung Bunder.Pada saat selesai apel kami pun berjalalan menuju tronton kami masing-masing sesuai kelas. Disana juga diadakan outbond yang sangat seru seperti flying fox, menyebrang dengan satu tali,menuruin tebing, melempar kapak, jalan di dua tali dan yang satu lagi merayap kemudian mengambil vandel. Pada saat outbond orang tua dapat mengunjungi lalu melakukan baksos disana. Setelah merayap kita berbaring di lapangan kemudian diberi nasihat oleh para osis. Setelah itu, kita diberi tanda pelantikan oleh kakak pembimbing kita. Kita juga pergi ke curug dengan berjalan kaki, disana kita dapat mandi, basah basahan dan main air. Di hari terakhir merupakan pemgumuman peserta SAKSI terbaik , vandel terbaik, tongkat terbaik dan peraga busana terbaik.Akhirnya kami pun sudah mendapatkan tanda saksi 2015 yang kakak-kakak osis berikan kepada kami.Akhirnya kamipun jalan ke tronton kami masing-masing.Kita pulang agak jam 2 an, akhirnya kita pulang kerumah masing-masing.

  19. saksi 2016
    studi dan apresiasi kepemimpinan siswa indonesia. acara sksi ini bertujuan membangun antusias dan cara memanage diri demi memimpin diri sendiri dan orang lain dan juga saksi ini di jalankan di gunung bunder,bogor. saksi diadakan pada tanggal 5,6,7 februari 2016. awalnya ada pra saksi yang dilakukan untuk mempersiapkan diri dari saksi pada tanggal 5. Pada hari pertama Pra-SAKSI, kami diberi arahan oleh guru dan kakak OSIS. Pada hari kedua, kami diberi materi tentang kepemimpinan oleh Pak Arief Rachman, lalu dilanjutkan dengan materi PBB yang diberikan oleh kakak OSIS yang mengikuti ekskul paskibra. Pada hari kedua ini, juga dilakukan pembuatan vandel dan pengecatan tongkat kelompok, serta pembagian baju SAKSI. Pada hari ketiga, kami melakukan lari pagi terlebih dahulu di sekitar Labschool dan UNJ. Kemudian kami diberi materi tentang narkoba oleh Pak Victor. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. karena itu jadi banyak murid murid yang senang untuk memperhatikan acara materi oleh pa victor itu. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC.
    Setelah itu kami dipersilahkan pulang dan bersiap untuk pra saksi esok hari. Pada hri kamis kita ga disuruh untuk mengikuti kegiatan pra saksi. Pada hari itu kami hanya belajar seperti biasa. Esok harinya SAKSI pun dimulai. Pagi-pagi kami sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel pagi. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan dan shalat. Dalam kegiatan SAKSI, banyak sekali kegiatam-kegiatan yang seru, seperti: outbond, hiking, pensi dsb. Kami jugaa diperintahkan untuk makan komando yaitu makan dengan cara dan postur yang benar. Setelah itu kami disuruh ke aula untuk melihat penyuluhan tentang menangani dan mengetahui apa saja ular ular yg berbisa ataupun tidak. Lalu kita harus menonton kawan kawan kami yang melaksanakan fashionshow baju daerah. Setalh itu kita dikasih snack dan sudah harus dihabiskan. Malamnya kita melaksanakan pensi per kelompok seperti fashion show, puisi, battle dance dsb.
    Pagi pagi akhirnya kita melaksanakan makan paginya trs kita melaksanakan berbagai outbond seperti flying fox, turun dengan tali, berdiri di 1 tali dsb. Setelah itu kita dibariskan dan dipersilahkan untuk bertemu dengan orang tua kami, lalu kita harus berbaris dank e curug atau air terjun, kita disuruh basah semua badannya gaboleh enggaaa.trs abistu besoknya kita pulang naik tronton dan saat sampai labs kita diperbolehkan lngsung pulang

  20. SAKSI 2016

    Saksi adalah singkatan dari studi dan apresiasi kepempimpinan siswa. Sebelum melaksanakan saksi, kami melaksanakan pra saksi selama 3 hari dari hari senin sampa rabu. Pada hari senin, kita berkumpul di teater kecil dan memulai pra saksi hari pertama. Di sana, kami menghafal lagu saksi, mencatat gambar tongkat, vandel, dan mengetahui tata aturan yang harus kita turuti.

    Pada hari selasa, kita harus datang jam 6.30 memakai baju angkatan dan melaksanakan lari pagi, tapi karena suasananya sedang hujan, maka kami langsung pergi ke auditorium dan mendapat materi dari pak arief rachman. Setelah mendapat materi dari pak arief, kami pergi ke lapangan dan bersiap-siap mengikuti latihan PBB. Setelah dibagi beberapa kompi, kita berkumpul per-kompi dan mulai baris untuk mengikuti latihan pertama. Setelah latihan PBB, kita diperbolehkan istirahat. Setelah istirahat, kita berbaris dan siap-siap mulai untuk mengecat tongkat dan membuat vandel. Sayangnya tongkat bambunya kurang jadi kita disuruh untuk membuat vandel dulu. Setelah vandel selesai, kita diberi waktu untuk sholat dan harus kembali untuk melanjutkan membuat tongkat. Vandel dipakai oleh ketua sedangkat tongkat untuk ketua dan wakil. Tongkat sih tidak terlalu susah mengecatnya, tapi harus pas agar tidak dimarahin hehe. Ternyata mengecat tongkat memerlukan waktu yang lama, sehingga kita baru selesai setengahnya. Setelah mengecat tongkat kita pun pulang. Hari rabu pun sama seperti hari selasa tetapi kita ikut lari pagi dan mendapat materi dari dr. Victor. Untuk hari kamis, kita tidak ada pra saksi tetapi kita dipanggil sebentar untuk pembagian baju saksi. Pada hari jumat, kita harus datang sebelum jam 6 dan melaksanakan apel. Setelah apel kami menuju tronton masing-masing dan berangkat. Perjalanan ke gunung bundar memakan waktu 2 jam. Setelah sampai kita pergi ke lapangan dan upacara. Selanjutnya kita pergi ke barak dan melaksanakan makom. Begitupun seterusnya. Tetapi saat malam-malam kita ada pentas seni dan mendapat materi dari pak Gatot dan tidur. Besoknya kita melaksanakan outbond dan hiking ke curug. Besoknya kita upacara, foto, dan pulang.

    SAKSI 2016 berbeda dari sebelumnya yaitu lokasinya. Tahun lalu berada di Sangga Buana sedangkan tahun ini di gunung bunder.
    Menurut saya SAKSI sangatlah penting, mungkin bagi orang SAKSI hanyalah untuk diteriakin saja, padahal banyak manfaatnya.

  21. Saksi tahun 2016 (studi apresiasi kepemimpinan siswa SMP LABSCHOL)
    Hari senin pada jam 1 sampai jam 3 kita ke tecil dilabschool jakarta disana ada kakak osis menjelaskan apa itu saksi dan memperlihatkan foto-foto saksi yang tahun lalu. terus kakak osis menyanyikan lagu-lagu saksi yaitu ada otto bemo, mars saksi , dan hutan rimba dan setelah kami ke tecil kamipun langsung membuat tongkat dan vandel sampai esok hari
    Setelah keesokan harinya kami masih menyelesaikan tongkat dan vandel yang belum jadi dan kami bersama kakak osis bekerja sama menyelesaikan tongkat dan vandel yang belum jadi .
    Hari rabu kami ada materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan materi BNN ( Badan Narkotika Nasional )sampai jam 3
    Hari kamis mulai belajar seperti biasa sampai jam 3 yaitu ada pelajaran MTK PAK KARMAN,BTIK,BAHASA INDONESIA PA ADI DAN IPA PA AGUNG.
    Keesokan Harinya yaitu Hari Jumat Pada Tanggal 5 febuari 2016 kami dapat materi dari kepala sekolah, ketua bps ,dan kakak osis. setelah semua memberikan materi kamipun berangkat menuju gunung bunder menggunakan tronton. didalam tronton kami menyanyikan lagu saksi, mengobrol dan memakan cemilan.
    Kami menuju gunung bunder selama 3 jam dan akhirnya pun sampai kesana. Setelah kami sampai kami diberi pengarahan dan apel dari pelatih tentara dan setelah apel kami pun berjalan menuju barak masing- masing kelompok . dan disana kamipun menaruh tas masing-masing dibarak setelah kami merapihkannya kamipun diberi makan oleh pelatih tentara disertai makan komando di barak . setelah makan kamipun keatas menuju materi ular siox menjelaskan tentang macam –macam ular .dan sore harinnya kami istirahat di barak pada
    malam harinya kita berkumpul di hall menjelaskan sebuah materi setelah itu kiami tidur sampai jam 4.30 hari kedua kita outbound di gunung abis itu berenang di sungai dan bertemu dengan orangtua kami hari ketiga kita apel setelah itu pulang ke jakarta dan pulang kerumah masing mansing

  22. Reizha Alifian R 7f
    Saksi 2016

    tanggal 5-7 Februari, Labschool mengadakan suatu kegiatan yang diberi nama SAKSI 2016 (studi apresiasi dan kepemimpinan siswa Indonesia). Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan siswa – siswi Labschool kepada TNI ( tentara Nasional Indonesia ). Disana anak – anak Labschool diajarkan kedisiplinan, mandiri, dan cara untuk menjaga diri dari kejahatan orang lain.
    Saksi diawali dengan pra saksi. Pra saksi dilakukan selama 3 hari, dari senin sampai hari Rabu. Pada hari senin, kita diberitahu secara umum tentang saksi dan apa yang akan terjadi saat sedang melaksanakan saksi. Kita dijelaskan cara membuat vandal dan tongkat saksi yang dipakai oleh ketua dan wakil, terkecuali vandal hanya dipakai oleh ketua.
    Di hari kedua kita mengawali dengan APEL pembukaan. Lalu dilanjutkan lari pagi, stelah itu dilanjutkan oleh materi pak Arief dan Pelajaran PBB. Setelah semua itu kita melaksanakan pembuatan Vandel dan mengecat Tongkat. Bagi yang dipilih sebagai pragabusana, mereka mendapat tambahan untuk pentas nanti saat saksi.
    Di hari ketiga kita melanjutkan tongkat dan vandal bagi yang belum selesai. Dan hari itu juga adalah hari untuk menentukan tugas steiap anggota untuk di Saksi nanti.
    Tanggal 5 februari hari dimana kita dikumpulkan untuk persiapan perjalanan menuju ke tempat saksi tepatnya di gunung bunder. Diperjelanan lancer tetapi saat di gunung, salah satu dari tronton kita ada yang mogok jadi terkena sedikit hambatan. Kita mengawali dengan apel pembukaan dan perkenalan. Stelah itu kita menuju ke barrak. Jarak dari lapangan ke barrak lumayan jauh. Saat dibarak kita disuruh untuk menaruh barang dan pergi keluar untuk makan komando. Dihari kedua kita melaksanakan outbond seperti flying fox dan lain lain. Stelah outbond kita bertemu dengan orang tua bagi yang mengikuti baksos. Setlah itu kita melaksanakan makan komando lagi.

    Dihari ketiga dan terakhir, kita pergi hiking ke air terjun. Diasana kita berenang selama 30 menit. Stelah itu kita rapih rapih dan makan komando untuk yang terakhir lalu pulang ke labschool.

  23. SAKSI 2016
    Kegiatan SAKSI 2016 dilakukan pada tanggal 5-7 Februari 2016. SAKSI sendiri adalah singkatan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. Jum’at, 5 Februari 2016 seluruh siswa SMP Labschool Jakarta berangkat ke Gunung Bunder di Bogor. Setelah melakukan APEL pagi, seluruh peserta SAKSI memasuki tronton masing-masing kelas. Para peserta SAKSI sampai di Gunung Bunder dan segera berbaris. Kegiatan SAKSI berlangsung lancer sampai waktu makan siang. Karena sedang gerimis, makan siang dilakukan di dalam barak. Setelah itu, para peserta SAKSI mempelajari ular. Mulai dari jenis ularnya, memiliki bisa atau tidak, dan cara menanggulangi ketika digigit ular yang berbisa ataupun tidak.
    Sorenya, setelah berganti baju dan makan komando, peserta SAKSI ke aula dan menyimak presentasi disana. Acara berlangsung hingga larut malam, para peserta SAKSI segera turun ke bawah dan tidur di barak. Hari kedua, para peserta SAKSI mengawali hari dengan shalat subuh dan makan pagi dengan komando. Setelah itu, peserta SAKSI dipersilakan untuk mengganti baju SAKSI dan melakukan kegiatan di lapangan. Berbagai survival game disediakan disana, para peserta SAKSI melaksanakan kegiatan dengan senang walaupun terik matahari mulai membuat kulit peserta SAKSI menjadi merah. Para peserta SAKSI juga pergi ke air terjun dan bermain disana. Setelah kembali, peserta SAKSI melakukan kegiatan. Sore hari, para peserta SAKSI mengadakan fashion show pakaian daerah. Berbagai pakaian daerah ditampilkan. Malamnya, pentas seni atau pensi dilaksanakan di aula. Setiap kelompok menampilkan apa yang sudah disiapkan. Mulai dari gombal, bernyanyi, menari, dan lain-lain. OSIS pun juga tampil sebagai perpisahan anggota OSIS yang juga anak aksel karena mereka akan fokus di pembelajaran mereka. Setelah acara pensi selesai, para peserta SAKSI segera turun dan tidur untuk mengisi kembali stamina mereka yang habis.
    Hari ketiga yang menjadi hari terakhir mereka di Gunung Bunder mereka jalani dengan makan komando dan berganti pakaian serta merapikan barak. Setelah membawa barang-barang mereka ke lapangan, upacara dilakukkan dan berakhir sukses. Setelah berfoto-foto para peserta SAKSI segera naik tronton mereka dan kembali ke SMP Labschool Jakarta.

  24. SAKSI 2016

    Pada tanggal 5 februari 2016 labschool mengadakan saksi. Saksi diadakan selama 3 hari 2 malam. Saksi ini dilakukan di gunung bunder. Kita berangkat dari labschool pukul 07.00 pagi.kita berangkat dgn menaiki tronton. Perjalananya membutuhkan waktu 2 jam. Sesampainya di sana kita dikumpulkan di lapangan utama terlebih dahulu utk diberi pengarahan. Setelah itu kita menaruh tas di barak. Perjalanan ke barak membutuhkan waktu yg cukup lama krn jalannya yg cukup terjal. Untuk turun ke barak jalanannya sangat terjal sehingga harus pelan-pelan. Sesampainya di barak kita diperintahkan utk bersiap – siap sholat jumat. Setelah sholat jumat kita makan siang di barak. Setelah makan siang kita diberikan materi dan menonton sioux. Sioux memberikan kita materi tentang ular.bahwa ular tidak harus dibunuh yaitu diusir dan cara-cara mempertahankan diri dari serangan ular. Setelah itu kita diberi waktu utk istirahat dan mandi. Setelah itu kita sholat maghrib dan isya dan mendapatkan materi dari tni. Materi dilaksanakan sampai jam 11.00. setelah itu kita tidur. Kita bangun jam 04.00 dan melaksanakn sholat subuh. Setelah sholat subuh kita sarapan dan senam pagi. Setelah itu kita kita mandi dan memakai baju saksi. Setelah itu kita berjalan ke lapangan utama utk melakukan outbond. Saat outbond berlangsung orang tua murid berdatangan. Setelah outbond kita ke lapangan utama utk lomba per kelompok dgn disaksikan oleh orang tua murid. Setelah lomba kita mendengarkan muasabah. Setelah muasabah kita makan siang. Setelah makan siang kita pergi ke curug. Sepulangnya dari curug kita diberi waktu utk istirahat. Setelah itu kita sholat ashar di barak. Setelah waktu ashar sdh habis kita pergi ke aula utk sholat maghrib dan isya. Setelah sholat diadakan pensi. Setelah itu kita kembali ke barak untuk tidur. Kita bangun jam 04.00 pagi lagi. Setelah itu kita mandi dan memakai baju angkatan dgn menggunakan celana sekolah biru. Lalu kita pergi ke lapangan utk apel. Setelah apel kita pergi ke tronton utk plng. Perjalanan pulangnya macet dan akhirnya sampai di labschool pukul 14.00.

  25. SAKSI adalah sebuah kegiatan yang melatih jiwa kepemimpinan siswa smp labschool Jakarta. SAKSI adalah singkatan dari studi apresiasi kepemimpinan siswa. Pada tahun ini, saksi angkatan 24 dilaksanakan di gunung bunder, bogor. SAKSI dilaksanakan selama 3 hari 2 malam.
    Sebelum kita melaksanakan SAKSI kita mengadakan kegiatan prasaksi. Kegiatan prasaksi dilaksanakan selama 3 hari sebelum SAKSI. Prasaksi pertama kali dilakukan di hari senin pada tanggal 1 maret. Di hari itu juga, kita hanya melaksanakan prasaksi pada jam 13.00 sampai jam 15.30 atau setelah istirahat. Pada saat itu kita berkumpul di teater kecil untuk menginfokan hal hal yang berhubungan dengan saksi. Kita juga disuruh mencatat kebutuhan dan ketentuan pembuatan tongkat dan vandel. Pada hari selanjutnya kita pertama tama diberi pencerahan oleh bapak arief ranchman. Setelah itu kita latihan baris berbaris. Dan akhirnya kita diberi waktu istirahat. Setelah istirahat kita berkumpul untuk membuat tongkat dan vandel. Setelah semua itu selesai kita dibagikan kaos saksi lalu kita pulang. Hari selanjutnya kita mengawali hari dengan lari pagi. Lalu kita latihan baris berbaris dan ada pemberian materi di auditorium. Setelah itu kita diberi waktu istirahat dan melanjutkan pembuatan tongkat dan vandel. Setelah semua itu selesai kita pulang.
    Di hari jumat tanggal 5 februari kita melaksanakan apel pagi dan masuk ke tronton masing masing. Kita menghabiskan waktu sekitar 1 setengah jam di jalan. Sesampai di lokasi kita di suruh berkumpul di lapangan utama. Di sana kita dilatih sedikit tentang kepemimpinan. Lau kita di suruh membawa tas masing masing dan dibawa ke barak. Lalu kita makan secara komando. Seharian kita habiskan dengan kegiatan. Dan diakhir kita diberi materi tentang kepemimpinan. Setelah tidur kita bangun pada hari selnjutnya. Di hari itu kita melaksanakan outbon. Terdapat 7 pos outbon yang bisa kita coba. Dan akhirnya ada pelantikan. Di hari terakhir kita melaksanakan apel pagi dan foto bersama. Setelah itu kita masuk ke tronton dan pulang ke labschool

  26. SAKSI 2016
    SAKSI singkatan dari studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia ini di laksanakan di gunung bunder, bogor tempatnya di dodiklatpur. SAKSI dilaksanakan pada 5-7 februari. Kegiatan saksi ini untuk melatih kepemimpinan, disiplin dan kekompakan. Sebelum saksi kami dilatih terlebih dahulu di pra saksi yang di laksanakan pada tanggan 1-3 fabruari. Di pra saksi hari pertama akami dapat arahan guru kan kakak osisi untuk vandel dan tongkat, hari kedua kami diajarkan pbb mendapatkan materi dari paarif, hariketiga kami lari dan mendapat materi dari BNN dan kami meneruskan mengecat tongkat dan membuat vandal kelompok, yang memegang tongkat hanya ketua dan wakil tetapi wakil tidak memakai vandel. Saat hari pertama saksi yaitu 5 februari kami melaksanakan apel pagi lalu pergi dengan tronton. Sesampainya di dodiklatpur gu nung bunder kami harus turun ke lapangan lumayan jauh dari tempat pemberhentian tronton. Lalu kami mengadakan apel siang dan smbutan dari pihak TNI. Lalu kami di tes fisik, kami disuru lari, tiarap, dan merangkak. Lalu kami disuru sholat jumat untuk yang putra lalu kami makom aitu makan komando saat kamakn kami di beri waktu dan harus pakai perilaku yang baik. Sorenya kita disabut olehorang2 ahli reptil setelah itu kami diberi snack oleh kakak osis dan da parade busana daerah. Disana kami juga melakukan outbond, outbondnya lumayan seru ada flying fox, turun tebing jalan di atas tali, melempar kapak dan lain lainnya , dan kita pergi ke curug atau airterjun kecil dan kami ad ayang di siram oleh kk osis biar basah. Malam hari kedua kami melaksanakan pensi setiap kelompok harus menampilkan sesuatu, kakak osis juga tampil menyanyikan lagu untuk teman osis yang axel dan akan berpisah. kami melaksanakan out bond yaitu merayap untuk mengambil vandel kelompok. Dan kami makom , disini ada orangtua yang datang kami di perbolehkan bertemu lalu foto bersama. Lalu kami diberikan lencana merah putih menandakan kami sudah dilantik di saksi. Hari terakhir kami melaksnakan ape terakhir dan foto perkelas lalu kami pulang ke rumah maing masing

  27. Saksi 2016
    Putri Adhiandari Raissa Syawa (25) 7 farghana
    Saksi adalah singkatan dari Studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Sebelum saksi, siswa dan siswi labschool melaksanakan persiapan saksi atau pra saksi. Kami mengecat tongkat, membuat vandal dan di informasikan jadwal kegiatan dan yang harus dibawa. Saat pra saksi murid murid juga di latih PBB dan di berikan materi dengan pak Arif ranchman. Lalu, kita lari pagi juga dan diberikan materi BNN juga mengecat tongkat lagi. Pada tanggal 5 februari 2016, siswa labschool melaksanakan SAKSI. Kami melaksanakan apel pembukaan lalu di berangkatkan dengan tronton. Ketua memakai vandel dan membawa tongkat wakil membawa tongkat juga. Kami sampai di Gunung bunder alias tempat murid murid melaksanakan studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Setelah sampai kami mearuh tas di lapangan. Berjalan kelapangan harus jalan menurun karena beberapa tronton mogok. Kami berjalan menuruni gunung bunder untuk sampai di lapangan. Setelah menaruh tas, kami diatur barisnya lalu apel siang. Setelah apel siang, kita disuruh berlari dari ujung lapangan ke ujung satu nya. Kami juga disuruh berguling dan merangkak. Lalu kita sholat dan di antar ke barak. Barak ada dua satu laki dan sau perempuan. Setelah kita sholat di barak, kita makan komandao atau makom. Setelah makom kita mendengarkan materi tentang reptil atau khususnya ular. Saat itu, salah satu murid digigit ular. Lalu kita mengadakan fashion show baju daerah. Setelah itu kita sholat, makom, dan tidur. Hari ke dua, kami melaksanakan outbond. Ada flying fox, dan lain lainya.Setelah itu orangtua murid dating dan kita harus merayap ketua di depan dan mengambil vandel. Setelah itu kami baris dan kita tiarap dan di ceramahi. Kita juga di beri lencana saksi oleh kakak Pembina OSIS. Setelah itu kami pergi ke curug pengeran dan basah basahan. Semua siswa basah semua. Sehabis itu kami pentas seni. Pensinya seru dan di akhir kakak OSIS tampil. Lalu kami sholat dan tidur. Di hari terakhir, Makan komando terakhir. Pasangan depannya lawan jenis dan suap suapan. Lalu kami apel dan pulang ke labschool.

  28. SAKSI 2016

    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia atau bisa disingkat saksi adalah kegiatan rutin yangt dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh kelas 7 dimana kita dilatih untuk menjadi sosok pemimpin yang pantas. Bukan hanya kekuatan, namun keberanian, keterampilan pun juga dilatih. SAKSI tahun ini sedikit berbeda, karena saat ini kita dilatih oleh TNI yang di gunung bunder padahal tahun lalu dilaksanakan di Sanggar buana. Sebelum SAKSI, ada yang namanya pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilaksanakan di sekolah untuk mempersiapkan hal-hal untuk SAKSI.
    Pra-SAKSI dilaksanakan selama 3 hari. Di hari pertama, kami dikumpulkan di teater kecil untuk menghafal model tongkat dan vandel. Ukurannya, warna, bentuk, besar sudutnya, dan lain lain. Semua hal itu harus detail. Nah, selain itu kami juga menghafal lagu SAKSI. Lalu, pada hari kedua, kami diberi materi oleh Pak Arif Rachman. Kami diberi motivasi, arahan, dan sebagainya. Setelah itu, kami berlatih PBB. Peraturan Baris-Berbaris. Setelah itu, mulai membuat vandel dan mengecat tongkat. Kami melakukannya secara detail. Keesokan harinya, di hari ketiga, kami Lari pagi lalu diberi materi oleh BNN. Kami diberi tahu cara pencegahannya, cara mengetahuinya, jenis-jenisnya, dll. Kami diberi tahu agar kami semua bisa terhindar dari bahaya narkoba. Setelah itu, kami melanjutkan tongkat kami yang belum selesai.
    SAKSI dilaksanakan selama 3 hari. Disana kita dilatih oleh para TNI dalam berbagai hal. Keterampilan, keberanian, kekuatan, teamwork, dan lain lain. Para TNI juga dibantu oleh kakak osis. Kami dilatih dengan sangat tegas agar kami kuat. Di hari pertama SAKSI, kami berangkat dari Labschool naik tronton. Sesampainya kami disana, kami berbaris dan dibagi menjadi beberapa kelompok, 2 kompi dan 8 pleton. Di hari itu, ada materi pertama, yaitu materi tentang hewan melata. Kami diajarkan berbagai hal tentang ular, jenis jenisnya, cara menangani jika di gigit ular, dll. Kami sangat antusias, karena ular bisa ada dimana saja. Bahkan di rumah kita. Nah, di hari kedua ada outbond. Kami bermain outbond dengan sangat senang. Tak peduli berhasil ataupun tidak berhasil, kami tetap saja senang. Lalu, kami berjalan ke curug. Kami bermain air dengan sangat senang di curug. Walaupun airnya sangat dingin, itu tetap menyenangkan. Pada malam harinya, ada pentas seni. Satu orang dari setiap kelompok berdandan sesuai daerah nama kelompok dan berjalan layaknya fashion show sembari dibacakan review tentang daerah tersebut. Di hari terakhir, hari ketiga, kami bersiap untuk pulang. Kami pulang dengan membawa rasa lelah. Namun, kami tetap bersenang-senang walaupun dengan rasa lelah.

  29. SAKSI atau Studi dan Apresiasi Kepimpinan Siswa Indonesia seru, acara ini diadakan oleh SMP Labschool Jakarta, SAKSI 2016 berbeda dengan yang lain, yang tahun ini, SAKSI ini dilaksanakan di Gunung Bunder, Bogor. Sebelum acara SAKSI dilaksanakan, saya dan semua anak Labschool yang lain berpartisipasi dalam pra-SAKSI, dalam pra-SAKSI kita berlatih menulis dengan cepat, berkerja sama, membuat tongkat bersama kakak-kakak OSIS, membuat vandel, baris berbaris dan lainnya.
    Saat 5 Februari, semua siswa dan siswi SMP Labschool berkumpul di Hallma SMP Labschool. Di Hallma, kita memulainya dengan apel pagi, kita semua sudah berbaris dengan baju pramuka. Setelah kita apel pagi, kita berbaris dengan kelas kita dan menuju ke tronton, tahun ini berbeda karena tahun lalu kakak kelas kita menggunakan bus melainkan tronton, jadi saya sangat semangat.
    Perjalanan di tronton dipenuhi dengan canda dan tawa, perjalanan dari SMP Labschool menuju Gunung Bunder kira – kira dua atau tiga jam, tronton kelas saya , kelas 7F didampingi oleh dua kakak OSIS yaitu, kak Yudist dan Kak Gipgip, dan Pak Karman ikut mendmpingi siswa kelas 7F ini.
    Setelah sampai di Gunung Bunder, Bogor, kita langsung berbaris yang dipimpin oleh TNI nya langsung. Setelah baris bebaris, kita langsung turun lalu jalan ke tempat yang akan kita pakai untuk tidur, lalu langsung kita berjalan dan menuju musholla. Lalu kita makan komando, kita harus selesaikan makanan kita dengan waktu yang cepat, bias 15 detik, bahkan bisa 10 detik!.Lalu kita menuju aula untuk menyaksikan reptil dan mempelajarinya, setelah itu kita langsung menunggu untuk peragaan busana angkatan dua puluh empat. Setelah itu kita makan komando lagi, lalu kita pergi ke aula untuk shalat dan mendengarkan TNI untuk berpresentasi tentang kepemimpinan.
    Keesokan hari, kita senam pagi, lalu makan pagi dengan makan komando, lalu memakai baju loreng yang lengan panjang kita, lalu bersiap-siap untuk outbound. Outbound nya tidak terlalu seru, karena waktunya tidak cukup, kelompok saya aja hanya mencoba dua permainan outbound. Setelah itu kita menuju lapangan yang sudah ada kakak-kakak OSIS, TNI dan ibu ibu yang ingin menemui anaknya. Dilapangan kita disuruh merangkak untuk mengambil vandal dan akhirnya dilantik. Lalu setelah dilantik kita jalan ke curug dan berenang disana.
    Hari ketiga kita hanya berkemas, makan komando dan pergi ke lapangan untuk upacara penutupan, dan mengumumkan peserta terbaik yaitu Zam Zam dan Aal, juga mengumumkan vandal terbaik, peragaan terbaik, tongkat terbaik. Kelompok saya dinobatkan menjadi tongkat terbaik, lalu setiap kelas foto bersama wali kelas, dan pulang.

  30. SAKSI 2016

    Saksi atau studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia tahun 2016 berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. kami juga di gunung bunder sementara tahun tahun sebelumnya di sanggar Buana. Kami juga menggunaka tronton sementara tahun sebelum sebelumnya menggunakan bis ber-AC. Sebelum kami melaksanakan saksi kami mengikuti pra- saksi pada tanggal 1 – 3 Februari 2016. Di pra- saksi kami belajar tentang PBB ( pasukan baris berbaris ), mengecat tongkat, membuat vandel, dan mendapat materi dari banyak pembicara. Setelah mengikuti pra saksi selama 3 hari akhirnya kamui pun mengikuti SAKSI. Pada tanggal 5 Februari 2016, sebelum kami pergi kami melakukan apel di Halma. Kami mendengarkan arahan dari kakak OSIS serta guru- guru. Setelah mengikuti arahan kami pergi. Jalan meenuju Gunung Bunder lumayan jauh dan jalananya lumayan curam. Setelah sampai kita mendapatkan materi tentang reptile. Kami mempelajari jenis-jenis ular , bisa ular, gigi ular, dll. Beberapa jenis ular dilepaskan untuk mengetes apakah kita sudah tahu bagaimana sikap kita jika ada ular di sekitar kita . setelah itu kami di kasih snack. Dan dimulailah peragaan busana daerah. Acaranya sangat seru dan asyik. Dan kami pergi menuju barak kami masing masing untuk istirahat sebentar. Setelah itu kami makom (makan komando ). Makan komando adalah makan dengan cepat dengan komando komando dari pemimpin makan. Setelah makan kami salat maghrib jama’ qasar dengan isya. Setelah itu kami menghafal lagu- lagu saksi dan yel-yel saksi. Dan mendengarkan matei kepemimpinan serta keberanian dari salah satu abri. Setelah itu kami kembali ke barak dan tidur.
    Pagi paginya kami bangun dan salat subuh. Setelah itu kami bersiap siap. Merapihkan sleeping bed dan baju baju. Setelah itu kami melakukan senam pagi. Setelah itu kami berganti baju dan bersiap siap untuk melaksanakan outbond. Ada flying fox, terjun tebing , dll. Outbondnya sangt seru dan sayangnya waktunya tidak cukup karena terpotong oleh salat dzuhur. Setelah salat dzuhur kami makom dan setelah itu kami pelantikan. Kami merayap tetapi tidak boleh lepas dengan orang di depan kita. Setlah itu kami dilantik. Dan kita melakukan hiking. Kami pergi ke curug pangeran . airnya sangat jernih dan segar. Setelah itu kami salat dan malamnya ada pensi. Setelah itu kami tidur. Pada hari selanjutnya kami paginya makom setelah itu kami apel penutupan dan pulang.

  31. Menurut saya saya beruntung labschool rawamangun mengadakan kegiatan studi dan apresiasi kepimpinan siswa Indonesia atau yang lebih dikenal SAKSI. SAKSI adalah kegiatan yang berkerjasama dengan tni di dodik latpur gunung bunder. Para peserta saksi tidak hanya kelas tujuh tetapi ada juga kelas delapan yang tahun lalu tidak mengikuti kegiatan saksi di sangga buana. Saksi ini dilaksanakan pada 5 febuari 2016. Saksi bertujuan untuk melatih kedisipliinan dan menciptakan pemimipin masa depan.saksi dimulai oleh prasaksi
    Pada tanggal 1 febuari 2016 kami menjalankan prasaksi.pada hari senin. Pelaksanaan SAKSI dimulai dari pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan SAKSI, seperti mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dll. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016. Lalu pada hari kamis nya kami belajar seperti biasa dan besoknya melakukan kegiatan saksi. Pagi-pagi kami sudah harus sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Kami menepuh perjalan yang cukup lama .Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan. Lalu menuju ke barak masing masing dan menaruh barang bawaan dan laki laki langsung melaksanakan kegiatan sholat jumat sedangkan perempuan melaksanakan kegiatan keputriaan. Setelah itu, kami diarahkan untuk makan siang dengan cara makan komando. Makan komando ini seharusnya dilakukan di depan barak, namun karena pada waktu itu sedang hujan, jadi kegiatan tersebut dilakukan di dalam barak dan dipimpin oleh tni dan kakak osis yang membagikan makanan nya. Kemudian kami disuruh ke aula untuk mendengarkan materi tentang penanggulanan ular. Selanjutnya adalah acara parade busana daerah. Lalu kembali ke barak untuk berganti pakaian. . Sebelum acara malam, kami makan komando dan beribadah. Acara malam adalah pemberian materi tetang kepemimpinan oleh TNI, tetapi sudah banyak yang tidur di aula. Kemudian kami menuju kembali ke barak dan tidur. Keesokan hari nya kami sholat subuh lalu senam didepan barak dan dilanjutkan dengan makan komando. Lalu kami berganti pakaian dan melaksanakan outbound. Lalu jika sudah outbound kami mengikuti lomba merayap dengan memegang kaki depan teman kita tanpa terputus. Dan yang menang membacakan ikrar janji saksi dan setelah itu kami bersilahtuhrahmi dengan orang tua yang hadir di dodik latpur. Dan pada saat itu kami sudah dinyatakan lulus dalam mengikuti kegiatan saksi dan kami pergi ke curug kondang untuk merayakan nya. Lalu kami pulang ke dodik latpur untuk bersih – bersih. Lalu pada malam hari tiap kelompok tampil sesuai yang sudah diperintahkan. Lalu kami pergi ke barak dan tidur. Keesokan harinya kami diawali dengan kegiatan beribadah. Lalu kami packing dan makan pagi. Lalu kami menuju lapangan utama untuk melakukan upacara penutupan dan setelah itu kami foto bersama wali kelas masing – masing. Dan setelah itu kami pulang ke Jakarta.

  32. SAKSI 2016
    SAKSI, pertama kali saya mengira adalah SAKSI yang terdapat di suatu kasus. tetapi ternyata di Labschool, SAKSI adalah acara khusus untuk murid SMP Labschool Jakarta. SAKSI , di SMP Labschol Rawamangun yaitu Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Didalam SAKSI, kami dilatih untuk menjadi mandiri, disiplin, dan tidak menjadi anak mami lagi. Di SAKSI, walupun banyak orang mengatakan SAKSI melelahkan, tapi menurut saya memang begitulah tujuan SAKSI, mengajar kita tahan banting. Jika kalian penasaran dengan pengalaman say apad asaat kegiatan SAKSI ini, say aakan memberitahu anda pengalaman saya pada saat SAKSI

    Pra-SAKSI

    Hari pertama Pra-SAKSI, kami diberitahu desain vandel dan tongkat yang akan kami buat pada saat SAKSI dilaksanakan. Kami juga diberitahu jadwal acara SAKSI. Disini, dimulailah pelatihan disiplin yang diperintahkan kakak OSIS. Disiplin, di hari pertama pra-SAKSI ini, dimulai dengan dihitung pada saat kami mencatat desain tongkat dan vandel. Kami diberi waktu paling lama 20 detik untuk mencatat desain tongkat.

    Hari kedua pra-SAKSI
    Kami disuruh untuk membuat vandel dan tongkat, diberikan penceramahan oleh Prof.Dr. Arief Rachman,M.Pd dengan tema melatih kedisiplinan. Kami diberikan motivasi oleh pak Arief Rachman dan diingatkan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tegas, tetapi juga lembut. Setelah diberi penceramahan oleh pak Arief, kami dilatih untuk belajar PBB atau Pasukan Baris Berbaris

    Hari ketiga pra-SAKSI
    Kami melanjut kan membuat tongkat karena pada hari sebelumnya tongkat kami belum selesai. Sebelum itu, kami juga dilatih PBB oleh kakak OSIS. Sebelum PBB, kami jnuga diberi materi oleh Badan NArkotika Nasional dengan bahaya narkoba. SMP LAbschool JAkarta juga mengundang SMP tetangga untuk datang ke LAbschoool agar sama-sama mengetahui bahaya narkoba.

    Hari SAKSI
    Kami melaksanakan kegiatan SAKSI ini di Gunung Bunder, lebih tepatnya di Dodik Latpur. Saat hari pertama, kami disuruh berbaris dan dialihkan oleh TNI. JAdi, yang memerintah kami khusus hari SAKSI adalah TNI. Kami diberi makan oleh TNI tapi kami harus makan dengan cepat atau yang disebut dengan Makan Komando. Kami beristirahat di barak, barak putra dan putri juga terpisah. Kami berangkat ke Dodik Latpur menggunakan Tronton. Di SAKSI, kami berguling-guling ditanah, dan meranjak untuk mengambil vandel pada hari pelantikan. Yang pertama kali berhasil mengambil vandel, akan diberi kehormatan untuk membacakan ikrar atau janji.

    Kami juga melakukan outbond yang diberi langsung caranya oleh TNI. Ada berbagai macam Outbond seperti melempar kapak, flying fox, turun tebing, dan diberi pengetahuan tentang tumbuhan yang dapat kami makan pada saat tersesat di hutan.

    Setelah hari SAKSI selesai. kami pulang kembali ke sekolah dengan menggunakan tronton. sesampainya di sekolah, kami disambut dengan hangat oleh orangtua kami. Kami akan menjadi anak yang lebih mandiri, disiplin dan amanah setelah kami mengikuti kegiatan SAKSI ini.

  33. Saksi ( Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa )
    Merupakan program SMP Labschool Jakarta yang harus diikuti oleh setiap kelas 7. SAKSI adalah studi dan apresiasi kepemimpinan siswa. Melalui program ini siswa dilatih untuk menjadi pemimpin. Menjadi pemimpin yang berkarakter, Mandiri, tidak mudah putus asa, rela berkorban, bertanggung jawab. SAKSI tahun ini berbeda dengan SAKSI tahun sebelumnya. SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik latpur, Gunung bunder. Sedangkan, Angkatan sebelumnya diadakan di Sangga Buana. Saksi terdapat 2 tahapan yaitu prasaksi dan saksi.
    Prasaksi dilaksanakan pada tanggal 1 – 3 Februari 2016. Pada hari pertama prasaksi yang pertama kali kita lakukan adalah apel pembukaan. Saksi dan prasaksi memiliki cara berkumpul yang unik dan hamper sama dengan cara berkumpul pramuka. Setelah apel kami diberi penjelasan tentang vandal dan tongkat yang akan kita gunakan pada saat saksi dan prasaksi. Tongkat di pegang oleh ketua dan wakil ketua sedangkan vandel digunakan oleh ketua. Pada hari kedua, kami seharusnya lari jumat naumn karena cuaca diluar sedang hujan jadi lari jumat ditiadakan dan dilanjut dengan acara berikutnya yaitu materi yang diberikan oleh Prof.DR. Arief Rachman tentang pemimpin berkarakter. Setelah itu, Kami diajarkan PBB ( Pelatihan Baris Berbaris ). Setelah PBB kami diberikan waktu untuk istirahat dan kembali melanjutkan kegiatan. Kegiatan selanjutnya yaitu membuat vandel dan mengecat tongkat. Pada hari ketiga, kami melaksanakan lari pagi. lalu, kami diberikan materi oleh DR. Victor yang menjelaskan tentang bahayanya narkoba dengan presentasi sekaligus pertujukan yang sangat menarik.Yang dilanjut dengan melanjutkan pengectan tongkat dan pelatihan untuk pergaan busana,mc,kultum,dsb.
    Saksi dilaksankan pada tanggal 5 – 7 februari 2016. Pada hari pertama, Kami dikumpulkan di hall ma untuk apel pembukaan saksi dan dibagikan pertronton. Satu Tronton diisi dengan cewek / cowok per kelas serta kp. Saat kita sampai di gunung bunder kami melakukan apel kembali. Setelah apel kami melksanakn makn komando. Setelah makan komando kami mendapat meteri dari Sioux yang menjelaskan reptile yaitu ular. Pada malam hari, kami mendapat materi kembali drai TNI ( Tentara Negara Indonesia). Pada hari kedua, kami melakukan outbond, merangkak, pelantika, pergaan busana, dan pentas seni yang ditutup dengan persembahan kakak osis untuk ka wulan dan ka Raihan . Pada hari ketiga kami, berkemas dan kembali ke Labschool.

  34. 5 sampai 7 Februari 2016, SMP Labschool Jakarta mengadakan sebuah acara. Saksi namanya. Saksi adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi adalah kegiatan wajib yang dilaksanakan oleh SMP Labschool setiap tahunnya. Yang mengikutinya adalah siswa siswi kelas 7. Yang tidak ikut, terpaksa harus mengikuti kegiatan ini tahun depannya. Tujuannya, seperti yang telah tertera di dalam singkatannya, membuat setiap siswa siswi yang mengikutinya menjadi seorang pemimpin masa depan yang baik. Selain itu, Saksi juga mengajarkan setiap siswa siswi yang mengikuti acaranya menjadi anak yang disiplin dan berani. Tahun ini adalah giliran angkatan 24 dari SMP Labschool Jakarta yang mengikutinya. Bagaimana ya acaranya??
    Sebelum acara Saksi dimulai, kami harus mengikuti acara Pra-Saksi. Tujuannya adalah, untuk mempersiapkan kami, para siswa siswi kelas 7, untuk acara Saksi nantinya. Yang kita lakukan ada, seperti : mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dan lain-lain.
    Pada hari Jumat, 5 Februari 2016, kami pun berkumpul disekolah, siap-siap melaksanakan Saksi yang sesungguhnya. Setrelah selesai apel pembukaan, kamipun langsung menuju kendaraan yang akan membawa kita ke tempat Saksi nantinya. Tronton. Ya, tak pakai bis atau yanglain, kami langsung menaiki tronton. Setiap tronton diisi oleh 1 kelas, yang dipisah antara wanita dan laki-lakinya. Kamipun masuk kedalam tronton, menuju ke Dodiklatpur yang berada di Gunung Bunder, Bogor. Sekitar 3 jam kami menunggu di dalam tronton. Jam sepuluh kami baru sampai disana.
    3 hari lamanya kami mengikuti acara Saksi. Hari pertama, kami mendenagrkan materi yang diberikan oleh Lembaga Sioux tentang pengenalan hewan melata dan penanggulangan bisa ular. Selanjutnya adalah acara parade busana daerah. Lalu ada acara malam, yaitu pemberian materi tetang kepemimpinan oleh TNI. Kemudian kami menuju kembali ke barak dan tidur.
    Hari kedua ada Outbond dan mandi di Curug. Hri ketiga adalah apel penutupan dan foto bersama. Semuanya meletihkan, tetapi menjadi pengalaman seru yang tak terlupakan, ya tak terlupakan, karena setelah itu, satu angkatan 24, kulitnya mengelupas. Itupun jadi berita hangat yang selalu dibicarakan. Begitulah, acara SAKSI 2016. Seru, tetapi meletihkan.

  35. SAKSI 2016
    SAKSI adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. SAKSI dilaksanakan selama 3 hari 2 malam. Lebih tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan di sangga Buana, SAKSI 2016 dilaksanakan di Dodiklatpur, Bogor. Sebelum kegiatan SAKSI dilaksanakan, siswa-siswi angkatan 24 SMP Labschool Jakarta melaksanakan kegiatan Pra-SAKSI pada tanggal 1-3 Februari 2016.
    Pada hari pertama kegiatan Pra-SAKSI, kami diberikan pengarahan tentang apa saja yang harus dibawa dan jadwal kegiatan Pra-SAKSI dan SAKSi 2016. Pada hari kedua, kami mendengarkan materi yang disampaikan oleh Pak Arief Rachman. Setelah itu kami melaksankan pelatihan PBB yang dibimbing oleh kakak OSIS dan MPK Pranajendra. Lalu kami diberikan waktu untuk istirahat dari pukul 9.30-10.00. Setelah istirahat kami melaksanakan pembuatan vandel dan pengecatan tongkat. Waktu pengecatan tongkat kurang sehingga dilanjutkan kembali di hari ke tiga. Dihari ketiga, kami lari pagi terlebih dahulu di sekitar Labschool dan UNJ. Lalu kami mendengarkan materi yang disampaikan oleh Pak Viktor dari BNN yang menjelaskan tentang bahaya narkoba. Lalu dilanjutkan dengan istirahat dan diskusi mengenai persiapan untuk SAKSI bersama kelompok dan KP masing-masing dan dilanjutkan dengan penyelesaian pembuatan vandel dan tongkat dihari sebelumnya.
    Pada hari pertama kegiatan SAKSI, kami berangkat dari sekolah pada pukul 7 pagi. Sesampainya disana, kami berjalan bersama-sama ke lapangan utama. Lalu kami berbaris untuk upacara yang disusun secara acak dan dibagi menjadi dua kompi dan delapan pleton. Stelah itu kami melaksanakan makan komando dan dilanjutkan dengan salat berjamaah di Barak yang dibagi menjadi Barak laki-laki dan Barak perempuan. Setelah itu kami mendengarkan materi tentang hewan melata dan dilanjutkan dengan peragaan busana. Malamnya kami mendapat materi dari pelatih dan kembali ke Barak untuk tidur. Hari kedua, kami bangun pukul 4.30 untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah. Dan dilanjutkan dengan senam pagi dan makan komando. Setelah itu kami melaksanakan kegiatan outbond dan dilanjutkan dengan pelantikan dan makan komando. Setelah itu kami pergi ke air terjun, lebih tepatnya Curug Pangeran. Setelah itu, kami membersihkan diri dan salaat berjamaah dan dilanjutkan dengan makan komando dan melaksanakan pntas seni malam harinya. Dihari ketiga, kegiatan kami dipagi hari sama seperti hari kedua. Lalu kami kembali kebarak dan merapihkan barang kami. Setelah itu kami langsung menuju ke lapangan utama untuk melaksanakan upaca penutupan dan foto bersama. Setelah itu kami naik ke tronton dan kembali ke Labschool.

  36. SAKSI 2016

    Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 Februari 2016 ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan dengan bantuan dari TNI Angkatan Darat Dodik Latpur. Di sana, seluruh siswa kelas 7 belajar untuk menjadi siswa yang disiplin dan juga berkepemimpinan.
    Sebelum berangkat menuju tempat pelaksanaan, kami dikumpulkan di hall masjid dan diberikan sedikit arahan dari ketua pelaksana SAKSI 2016, Bu Siti Johariah. Setelah itu kami pergi menggunakan tronton menuju Dodik Latpur untuk melaksanakan acara SAKSI tersebut.
    Saat kami tiba di Dodik Latpur kami dikumpulkan di lapangan dan melaksanakan apel pembukaan dari Bapak Ali Chudori, Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta. Setelah itu kami menaruh barang-barang di barak dan bersiap untuk shalat berjamaah bagi yang melaksanakan. Makan siang di hari pertama kami di sana, tidak menggunakan komando dikarenakan hujan. Jadi kami makan siang di dalam barak masing-masing.
    Di hari kedua, kami melaksanakan out bond seperti flying fox dan masih banyak lagi. Sehabis melaksanakan out bond, kami para peserta SAKSI dilantik di lapangan. Lalu kita makan siang dengan komando dari para TNI Angkatan Darat. Sehabis melaksanakan makan komando, kami diperbolehkan mendatangi orang tua kami yang kebetulan sudah selesai melakasanakan bakti sosial yang juga diselenggarakan di sana. Dan sebelum kami kembali ke barak masing-masing, kami mengunjungi Curug Pangeran yang terletak tidak jauh dari sana.
    Di hari terakhir, kami makan komando dengan menyuapi orang yang duduk di hadapan kita. Kami juga diberi kebebasan untuk santai dan membereskan barang-barang yang kami bawa. Setelah itu kami apel penutupan kembali di lapangan atas. Sebelum naik ke tronton masing-masing, Pak Dedi mengumumkan para pemenang acara pentas seni, penampilan busana, kultum terbaik, dan juga peserta SAKSI terbaik yang tak lain menjadi Ketua Angkatan 24. Setelah itu kami foto bersama wali kelas masing-masing, kemudian naik ke tronton untuk diantarkan kembali ke Labschool.

  37. SAKSI merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, SAKSI adalah ebuah kewajiban bagi emua siswa siswi Labschool. Biasanya SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana, tetapi SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor. Tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016.
    Pelaksanaan SAKSI dimulai dari pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilakukan untuk memprsiapkan SAKSI, seperti: mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dll. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016. Tetapi, pra-SAKSI tidak dilaksanakan saat sehari seblum SAKSI mulai. Pada hari itu kami hanya belajar seperti biasa.
    Esok harinya SAKSI pun dimulai. Pagi-pagi kami sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel pagi. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan dan shalat. Dalam kegiatan SAKSI, banyak sekali kegiatam-kegiatan yang seru, seperti: outbond, hiking, pensi dsb.

    Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.

    Keesokan harinya, kami berkumpul untuk acara penutupan dan foto bersama. Kita memakai baju angkatan. Cuacanya kembali sangat panas. Banyak siswa yang kulitnya terbakar matahari. Setelah acaranya selesai, kami jalan ke tronton untuk kembali ke sekolah. Tas kami sangat berat. Kita harus menanjak dan sangat jauh dari lapangan utama ke tempat tronton parkir. Akhirnya, kami sampai di tronton masing-masing dengan banyak keringat menetes. Di perjalanan, kita diberi makan siang dan air mineral. Kami semua berbicara tentang pengalaman masing-masing tentang saksi. Akhirnya, kami pun sampai di sekolah sekitar jam 2 siang. Kami langsung menemui orang tua masing-masing dan kembali ke rumah.

  38. SAKSI atau Studi Apresisasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia adalah kegiatan tahunann yang dilakukan olh siswa kelas 7. Tetapi, apabila ketika kelas 7 belum mengikuti saksi, maka harus mengikutinya kembali pada saatkelas 8. Pada SAKSI tahun 2016, Kami ditempa selama 3 hari 2 malam di Dodik Latpur Gunung Bunder. Tempat pelaksanaan SAKSi tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Alhasil, seragam SAKSi yang digunakan juga berbeda. Sebelum berangkat di hari Jumat, siswa harus mengikuti pra-saksi terlebih dahulu. Pra-saksi dilakukan dilakukan dari hari Senin hingga Rabu atau 1-3 Februari. Kegiatan yang dilakukan saat pra-SAKSI adalah lari pagi, pengecatan vandel dan tongkat, serta pembagian seragam SAKSI. Hari Kamis belajar seperti biasa dan digunakan untuk mempersiapkan barang-barang yang akan digunakan untuk SAKSI.
    Kemudian pada Hari Jumat, 5 Februari 2015 siswa mengenakan pakaian pramuka dan diwajibkan untuk berkumpul disekolah pukul 6 pagi dan berangkat pukul 6.30. Siswa berangkat menggunakan tronton dengan didampingi OSIS dan wali kelas masing-masing. Tetapi di tengap perjalanan, ada tronton yang bannya meletus. Sehingga siswa harus berjalan lebih jauh untuk sampai ke lapangan. Di lapangan, siswa disuruh untuk berbaris dan siswa dibagi menjadi 2 kompi, yaitu kombi A dan B, serta beberapa pleton. Jadi ketika disuruh untuk berbaris, peserta SAKSI berbaris sesuai pleton masing-masing.
    Setelah berbaris di lapangan, peserta dipersilahkan untuk berjalan ke barak dengan rapi. setelah menaruh barang di barak, peseta harus ikut makan komando. Tetapi, karena di luar hujan, makan komando dilaksanakan di dalam barak. Lalu, peserta harus berjalan ke aula. Di aula, peserta harus duduk dengan rapi dan mendengarkan penjelasan dari lembaga Sioux tentang cara penanggulangan ular. Kemudian, siswa dapat menyaksikan peraan busana daerah dari kelompok lain. Setelah peragaanbusana selesai, peserta kembali ke barak untuk mandi dan bersiap-siap untuk acara malam. Acara malam ini adalah pemberian materi kepemimpinan dari TNI. Setelah materi selsai, peserta dipersilahkan untuk kembali ke barak dan tidur.
    Pada hari kedua, peserta dibangunkan pagi-pagi dan buang air kecil terlebih dahulu. Lalu, pluit ditiupkan dan peserta harus keluar barak dan makan pagi. Peserta disuruh bersuap-suapan. Setelah makan komando, peserta kembali ke barak dan berganti baju SAKSI. Peserta diberikan slayer. Acara kali ni adalah kegiatan outbond. Ada banyak kegiatan yang banyak dilakukan. Contohnya flying fox, turun tebing, melewati tali, lempika, dan lain lain. Kegiatan outbound diliput oleh stasiun TV MNC.
    Setelah outbond, peserta kembali ke lapangan untuk merayap mengambil vandel masing-masing. Jika sudah selesai, peserta harus berbaris seuai kelompok. Pemenangnya akan diberikan kesempatan untuk mengikrarkan janji SAKSi. Setelah itu, kami beristirahat dan bersilahturahmi dengan orang tua.
    Setelah itu, peserta diarahkan untuk berjalan ke curug kondang dan curug ngumpet. Di perjalanan, peserta harus menyanyikan lagu-lagu SAKSI dan Labschool. Ketika sampai, peserta banyak yang bermain air dn bersenang-senang. Ketika perjalanan kembali ke barak, hujan turun. Jadi banyak yang menuntupp kepala dengfan slayer masing-masing. Ketika di barak, peserta pun mandi secara bergantian. Acara malam kali ini adalah pentas seni. Kelompok menampilkan penampilan yang sudah diuji pada saat pra-SAKSi. Setelah pentas seni selesai, peserta kembali ke barak untuk tidur.
    Hari ketiga adalah hari terakhir pelaksanaan SAKSi. Peserta mengenakan baju angkatan yang akan digunakan untuk foto kelas. Peserta berkumpul di lapangan untuk pengumuman peserta SAKSI terbaik. Setelah selesai, peserta kembali ke tronton dan kembali ke sekolah.

  39. Studi Apresiasi Kepimpinan Siswa atau SAKSI adalah suatu kegiatan yang diadakan oleh SMP Labschool setiap tahun nya. SAKSI merupakan suatu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh kelas 7. SAKSI biasanya di adakan di Sangga Buana,Krawang tetapi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kami, angkatan 24 mengadakan SAKSI di Dodik Latpur,Bogor. Tepatnya hari Jumat, 5 Februari sampa Minggu,7 Februari. Sedangkan pra-SAKSI diadakan dari hari Senin, 1 Februari sampai Rabu, 3 Februari.

    Pada hari pertama kita harus sudah sampai di sekolah sekitar jam 6 pagi. Setelah itu kami mengadakan upacara sebelum kita berangkat. Setelah itu di umumkan tronton untuk setiap kelas. Tronton perempuan dan laki-laki juga dipisah. Siswa putri kelas 7F mendapatkan tronton nomer 11 sedangkat siswa putra 7F mendapatkan tronton nomer 12. Perjalanan dari Labschool ke Dodik Latpur adalah sekitar 1.5 jam. Dari jam 7.30 sampai jam 9.00.

    Setelah kita sampai di Dodik Latpur kita harus menyulusuri jalan yang sangat curam. Kita berkumpul di lapangan untuk mengadakan upacara pembukaan SAKSI 2016.Kita juga dibentuk 2 kompi 8 pleton. Setelah itu kami juga harus mengikuti banyak kegiatan seperti lari-lari di lapangan. Setetelah itu kami kumpul di barak untuk membereskan barang-barang kita. Setelah itu kami mengadakan ISHOMA selama satu jam. Sesudah kita makan kita peregi ke aula untuk mendengarkan tentang keberagaman ular. Di sana kita di beritahu oleh kakak-kakak dari sebuah organisasi pecinta ular cara mengobati gigitan bekas ular. Kita juga diberitahu ada 4 jenis ular berdasarkan giginya. Setelah itu klami diberikan makanan ringan dan juga air mineral. Setelah itu kami balik ke barak untuk istirahat.Sesudah itu kami sholat magrib dan isya di aula ber jamaah. Habis kita sholat, kita diberi pelajaran oleh salah satu kakak dari TNI tentangf lagu-lagu TNI dan lain lain. Kita juga diberi materi bagai mana caranya menjadi mandiri.m Setelah itu kami balik ke barak untuk tidur malam.

    Hari kedua kita harus bangun sekitar jam 4 untuk shalat subuh berjamaah, menggosok gigi,mencucui muka dan lain lain. Setelah itu kami makn Pagi. Kita makan pagi memakai MAKOM atau makan komando. Makan komado adalah kegitan dimana kita hanya diberi waktyu makan selama 1 menit . Habis itu kami mengadakan outbond. Outbond yang diadakan pu seru-seru seprti flying fox, melempar pisau,berdriri di sebuah tali dan lain-lain Setelah itu kami pergi ke curug, Kita bermain air disana. Setelah itu kami balik ke barak untuk mandi dan berganti baju. Setelah itu kami shalat magrib dan isya di aula. Setelah itu kamim mengadakan pensi SAKSI 2016. Ada banyak pertunjukan disana seperti battle dance, bernyanyi, fashion show dan lain- lain. Setelah iyu kami balik ke barak untuk tidur malam.

    Hari ketiga atau hari terakhir kitra juga bangun seperti hari ke dua yaitu jam 4 untuk shalat subuh berjamaah.Sdetelah itu kami juga mengadakan makom terakhir kalinya di Dodik Latpur. Setelah itu kami upacara penutupan SAKSI 2016. Hari itu sangat panas banyakm anak yang tidak kuat untuk upacara karena pusing. Setelah itu kami diumunkan siapa peserta nterbaik,vandel terbaik,tongkat terbaik,dsb. Setelah itu kami berfoto bersama wali kelas kita. Setelah itu kami balik ke tronton untuk pulang ke Labschool.Perjalanan ke tronton sangat seru. Setelah 3 jam kita akhirnya sampai di Labschool dengan selamat.

    Jadi sebenarnya SAKSI itu sangat menyenangkan. Walaupun klita lelah banyak murid disini yang senang untuk mengikuti SAKSI.Banyak pelajaran juga yang kita dapatkan dari kegiatan SAKSI. SAKSI mengajarkan kita untuk mandiri dan juga melatih mental dan fisik kita.

  40. SAKSI 2016
    Saksi adalah Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi diadakan Labschool pada tanggal 5-7 Februari 2016. Sebelum SAKSI diadakan PraSAKSI pada 1-3 Februari. Saat PraSAKSI kami diberi macam-macam tugas dan pelajaran seperti, PBB, membuat tongkat dan vandel, di tes kepatuhan terhadap kakak-kakak OSIS. Pada hari Jumat kami diharuskan dating di sekolah pada jam 6.00. Setelah tiba di sekolah kami ada apel singkat dan langsung naik ke tronton yang sudah disediakan berdasarkan kelas. Setiap tronton ada kakak OSIS dan guru. Pada sekitar jam 6.45 kami jalan dari sekolah. Di tronton kami diberi makan dan minum. Setelah sampai kami disuruh jalan menurun dan berkumpul di Lapangan Upcara.

    Di lapangan Upacara kami di bariskan perpeleton, dan dilaksanakan apel. Setelah apel kami turun menuju barak dan bagi yang laki-laki disuruh sholat jumat. Kami naik jalan munuju masjid, jalannnya lumayan jauh. Setelah sholat jumat kami turun lagi untuk makan siang. Karena hujan kami makan di dalam barak. Kami makan komando. Kami dusuruh membantu teman yang belum habis. Setelah makan kami menuju Aula atas untuk penyuluhan mengenai Suviving Melawan Ular. Setelah penyuluhan selesai diadakan peragaan busana setiap kelompok. Setelah selesai kami ke barak dan mandi. Setelah mandi kami ke aula untuk shalat isya dan maghrib. Setelah itu ada penyuluhan mengenai kepemimpinan oleh seorang TNI. Lalu istirahat

    Pada hari kedua kami dibangunkan oleh kakak OSIS dan shalat subuh setelah shalat kami senam pagi dan sarapan komando. Setelah sarapan kami ganti baju saksi dan outbond. Saat outbond banyak wahana yang seru. Setelah outbond kita makan siang komando dan para ibu-ibu datang. Setelah itu kami hiking ke tempat air terjun. Setelah itu kita mandi di barak dan shat ashar dan zuhur di aula. Setelah itu kami shalat isya dan maghrib diadakan pensi setiap kelompok. Lalu kami istirahat. PAda hari terakhir kami dibangunkan oleh Pak Wahyudi dan sholat subuh. Setelah itu kita packing dan sarapan komando. Setelah itu mandi dan beres-beres dan akhirnya kami apel penutupan di Lapangan Utama. Lalu kami berangkat pulang ke Labschool.

  41. SAKSI 2016
    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia adalah kegiatan wajib yang harus diikuti oleh siswa siswi SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 5-7 Februari 2016 dan ada pra-saksi pada tanggal 1-3 Februari 2016. Pra-saksi adalah persiapan siswa untuk menghadapi SAKSI yang dibimbing oleh kakak-kakak OSIS. Pra-saksi dimulai dengan penjelasan tentang kegiatan,peralatan yang dibutuhkan, dan persiapan-persiapan lain nya untuk SAKSI. Pra-saksi hari pertama dilaksanakan di teater kecil,SMP Labschool Jakarta dari jam 1 sampai selesai. Pada hari kedua kita di rencanakan akan lari pagi tetapi cuaca diluar sedang hujan jadi kita langsung pergi ke auditorium untuk mendengarkan motivasi dari prof.dr.Arief Rachman.M.Pd tentang kepemimpinan setelah itu kita mulai membuat vandel yang diberi waktu selama 2 jam setelah membuat vandel kita mengecat tongkat. Untuk mengecat tongkat pertama tama kita harus mengamplas tongkat sampai halus setelah itu mulai mengecat dan selesai pada jam 3. Pada pra-saksi hari kedua kita menggunakan kaos angkatan dan celana olahraga labschool.kita mulai lari pagi pada jam 6.30. kita lari mengelilingi UNJ dan selesai pada jam 7 setelah lari kita di kasih aqua dan tidak boleh diminum dulu tetapi irza dan abe minum duluan jadi dia ketika dibalik aqua nya baju nya menjadi basah.setelah selesai minum kita jalan ke auditorium untuk mendengarkan presentasi tentang narkoba dari dr.victor pudjiadi. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC. Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI ( studi apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia ). Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.
    Dimulailah kegiatan kami. Pertama, terdapat kegiatan makan komando setelah sholat Dzuhur. Ketika makan komando, makanan harus habis dalam waktu cepat. Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat.
    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.
    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk shalat. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Kami memakai baju angkatan, Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat. Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan

  42. Saksi merupakan kepanjangan dari Study dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 februari 2016 di Gunung Bunder, Bogor. Sebelum kita mengikuti saksi, Kami melakukan pra-saksi pada tanggal 1-3 februari di sekolah. Kita wajib mengikuti pra-saksi untuk persiapaan menghadapi saksi di Gunung Buder. Selama pra-saksi, kami melakukan banyak kegiataan. Yaitu mengecat tongkat, membuat vandel, mengikuti PBB (Pelatihan Baris Berbaris), menulis kebutuhan untuk saksi di Gunung Bunder, mendengarkan tentang bahayanya narkoba, DLL.
    Pada hari pertama pra-saksi, kami semua disuruh berkumpul di auditorium untuk menggambar model tongkat dan vandel. Kami juga dilatihan untuk bergerak cepat, disiplin, dan untuk mandiri. Pada hari kedua pra-saksi, kami melakukan lari pagi. Tapi karena cuaca yang tidak mendukung, kami langsung melakukan kegiatan selanjutnya yaitu mendengarkan materi yang diberi pak. Prof.DR. Arief Rachman yaitu tentang kepemimpinan. Sesudah selesai mendengarkan materi dari pak Arief, kami langsung bawa kelapangan utama untuk latihan PBB. Selesai mendengarkan PBB, kami diberi istirahat selama 30 menit. Sesudah istirahat, kami dibawa ke holma (hol masjid) untuk mengecat tongkat dan vandel. Pada hari ketiga pra-saksi, kami melakukan hal yang sama di hari kedua.
    Pada tanggal 5 februari, kami pergi ke gunung bunder menggunakan tronton. Sampai disana, kami menuju ke tempat saksi. Kami membawa barang2 kami semua ke kamar kita. Sebelum ke kamar kita, kami melakukan upacara penyerahan siswa-siswi labschool kepada para TNI. Selama upacar, kami disana disuruh makan komando, PBB, olahraga, bangun bagi. Dan ada beberapa acara dari sekolah yaitu acara busana daerah, pensi, out bond, DLL. Akhirnya bada tanggal 6 februari kami dilantik oleh para TNI di lapangan yaitu tiarap dan merangka ke tempat yang sudah ditentukan. Dan sambil memegang kaki yang ada di depannya.
    Pada hari terakhir, kami melakukan upacara penyerahan dari TNI kepada pihak sekolah lagi. Akhirnya kami pulang ke sekolah lagi dan perpisahan disana.

  43. SAKSI 2016

    SAKSI atau kepanjangan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia ini adalah kegiatan yang wajb di ikuti oleh seluruh siswa SMP Labschool Jakarta tanpa kecuali. Kegiatan SAKSI ini dilaksanakan pada tanggal 5-7 Februari 2016. Angkatan 24 melaksanakan kegiatan SAKSI ini di tempat yang berbeda dari sebelum nya. Kami melaksanakan kegiatan SAKSI ini di Dodik Latpur Rindam Jaya, Gunung Bunder, Bogor. Sebelum melaksanakan kegiatan SAKSI, kami pun melaksanakan PRASAKSI. PRASAKSI dilaksanakan dari tanggal 1-3 Februari 2016. PRASAKSI pertama di laksanakan di teater kecil, disana kami di beri arahan oleh guru-guru dan kakak osis. Kami disuruh mencatat ukuran tongkat dan vandel. PRASAKSI kedua kami diberi materi BNN, lalu melakukan materi PBB. Materi PBB oleh kakak osis di lapangan depan. Sehabis itu kami melakukan pembuatan vandel dan tongkat. Membuat vandel di lakukan pada pukul 10 pagi sedangkan tongkat di lakukan pukul 1 siang. PRASAKSI ketiga kami melakukan lari pagi, sehabis lari pagi kami lanjut materi PBB lagi oleh kakak osis. Materi PBB ini tidak selama materi yang kemarin. Sehabis kita materi PBB, kami disuruh melanjutkan pengecat-an tongkat yang kemarin belum selesai. Pada tanggal 5 Februari 2016, kami berangkat ke Gunung Bunder naik tronton. Tronton nya perkelas, bukan perkelompok. Kami berangkat dari Labschool pukul 7 pagi. Sampai disana, kami disuruh berbaris di lapangan utama dan kenalan sama pelatih disanaa. Hari pertama SAKSI, kami makan komando di dalam barak karena sedikit gerimis. Sehabis itu, kami di beri materi di aula yaitu tentang ular gitu. Sehabis materi, langsung dilanjutkan oleh parade busana dari perwakilan kelompok masing-masing. Hari kedua SAKSI kami melaksanakan makan komando lagi di depan barak. Sehabis makan komando, kami kembali ke barak untuk siap siap outbond. Sehabis outbond, vandel kelompok dikumpulkan kepada kakak osis. Kami semua disuruh merayap dan ketua kelompok menggambil vandel. Sehabis merayap, kami disuruh posisi tiarap lalu di muasabah. Setelah muasabah, kami pun makan komando di lapangan utama. Sehabis itu, kami diarahkan ke Curug Pangeran. Disana kami main-main air. Yang awalnya saya gak mau basah, akhirnya basah karna disiram oleh kakak osis. Sehabis dari curug, kami disuruh bersih bersih dibarak lalu menuju aula lagi untuk melaksanakan sholat maghrib. Abis sholat maghrib, kami melakukan acara Pentas Seni. Pentas Seni mulai dari jam 7 malam sampai jam 10 malam. Pada SAKSI hari ke 3 kami makan komandan terakhir di depan barak. Sehabis makan komandan, kami disuruh packing barang-barang lalu menaruh barang-barang di depan barak. Sehabis itu kami disuruh membawa tas kita ke lapangan utama lagi untuk apel penutupan dan sesi foto kelas. Lalu, kami kembali ke SMP Labschool Jakarta. Saat di tronton, semuanya kecapean. Hampir semuanya tidur di tronton. Saat sampai Labschool, semuanya langsung bertemu dengan orang tua mereka masing-masing.

  44. SAKSI 2016
    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia adalah kegiatan wajib yang harus diikuti oleh siswa siswi SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 5-7 Februari 2016 dan ada pra-saksi pada tanggal 1-3 Februari 2016. Pra-saksi adalah persiapan siswa untuk menghadapi SAKSI yang dibimbing oleh kakak-kakak OSIS. Pra-saksi dimulai dengan penjelasan tentang kegiatan,peralatan yang dibutuhkan, dan persiapan-persiapan lain nya untuk SAKSI. Pra-saksi hari pertama dilaksanakan di teater kecil,SMP Labschool Jakarta dari jam 1 sampai selesai. Pada hari kedua kita di rencanakan akan lari pagi tetapi cuaca diluar sedang hujan jadi kita langsung pergi ke auditorium untuk mendengarkan motivasi dari prof.dr.Arief Rachman.M.Pd tentang kepemimpinan setelah itu kita mulai membuat vandel yang diberi waktu selama 2 jam setelah membuat vandel kita mengecat tongkat. Untuk mengecat tongkat pertama tama kita harus mengamplas tongkat sampai halus setelah itu mulai mengecat dan selesai pada jam 3. Pada pra-saksi hari kedua kita menggunakan kaos angkatan dan celana olahraga labschool.kita mulai lari pagi pada jam 6.30. kita lari mengelilingi UNJ dan selesai pada jam 7 setelah lari kita di kasih aqua dan tidak boleh diminum dulu tetapi irza dan abe minum duluan jadi dia ketika dibalik aqua nya baju nya menjadi basah.setelah selesai minum kita jalan ke auditorium untuk mendengarkan presentasi tentang narkoba dari dr.victor pudjiadi. Menurut saya, materi ini sangat asik dan menghibur karena Pak Victor menyempaikan materi dengan sulap juga. Setelah itu, kami melanjutkan pengecatan tongkat kelompok serta ada briefing dan latihan untuk peraga busana dan audisi MC. Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI ( studi apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia ). Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.
    Dimulailah kegiatan kami. Pertama, terdapat kegiatan makan komando setelah sholat Dzuhur. Ketika makan komando, makanan harus habis dalam waktu cepat. Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat.
    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.
    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk shalat. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Kami memakai baju angkatan, Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat. Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang mengasyikan

  45. SAKSI 2016.

    SAKSI (Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia) adalah latihan dimana kepemimpinan siswa-siswi dilatih. Dan pada tanggal 5-7 Februari 2016 kemarin, angkatan 24 juga kakak kelas yang belum mengikuti SAKSI, mengikuti SAKSI di Gunung Bunder.

    Pertama-tama, kami mengikuti kegiatan pra-SAKSI. Kegiatan ini adalah serentetan kegiatan persiapa sebelum SAKSI. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari.

    Hari pertama pra-SAKSI; Penyuluhan narkoba. Pada hari pertama, kami akan diberikan penyuluhan narkoba. Lalu setelah makan siang, kami diberikan pengarahan untuk pengecatan tongkat dan pembuatan vandal pada besok hari.

    Hari kedua pra-SAKSI; pengecatan tongkat dan pembuatan vandel. Pada hari ini semua regu SAKSI akan mengecat tongkat dan membuat vandel mereka sesuai arahan dari kakak OSIS pada hari pertama. Pembuatan vandel dibuat mulai jam 10, sedangkan vandel mulai dibuat setelah Dzuhur.

    Hari ketiga pra-SAKSI; lari pagi. Pada hari ketiga, kami mengikuti lari pagi yang biasanya diadakan pada hari Jum’at. Dan karena kami belum menyelesaikan tongkat, alhasil kakak OSIS memberikan keringanan berupa waktu tambahan untuk mengecat. Di hari ini juga, kami diberikan baju loreng untuk SAKSI.

    Hari Jum’at 5 Februari—hari pertama SAKSI. Pada hari itu, kami harus sampai di sekolah kurang lebih jam 6. Dan sama seperti acara lain, kami melakukan apel pagi sebelum berangkat ke lokasi dengan tronton.

    Waktu yang harus ditempuh untuk mencapai Gunung Bunder adalah 3 jam. Yah, jadi, kami sampai disana sekitar jam 10. Setelah sampai, kami dikumpulkan di sebuah lapangan utama dan dibagi menjadi beberapa kompi. Setelah pembagian kompi selesai, kami pun menuju barak, tempat kami tidur untuk sedikit berberes. Karena kebetulan jam sudah menunjukan waktu Dhuzur saat kami sampai di barak, kami pun makan komando dan sholat dzuhur (untuk yang laki-laki: solat Jum’at).

    Setelah sholat dzuhur, kami diberikan materi tentang bisa ular yang dilanjutkan dengan parade busana daerah. Setiap kelompok harus memiliki dua orang wakil untuk busana daerah (satu untuk peraga busana, satu lagi untuk narrator). Dan setelah peraga busana selesai, kami berlomba-lomba turun ke bawah karena kamar mandi pasti penuh dan kami tidak akan bisa mandi. Malamnya, kami diberikan materi tentang kepemimpinan.

    Hari Sabtu 6 Februari—hari kedua SAKSI. Di hari itu, kami bangun dan sholat subuh dan dilanjutkan dengan makan komando pagi. Setelah itu, kami mengikuti outbond dan dilanjutkan pergi ke curug pangeran.

    Hari Minggu 7 Februari—hari ketiga SAKSI. Dihari terakhir SAKSI, kami mengadakan apel pagi yang dilanjutkan foto bersama setiap kelas. Setelah itu, barulah kami pulang. Karena jalanan yang macet (hari itu ada ulang tahun sebuah pesantren), kami jadi pulang terlambat. Seharusnya, kami pulang sekitar jam 11, tapi karena macet, kami jadi pulang sekitar jam 2.

    Kegiatan SAKSI sungguh berguna untuk melatih kepemimpinan siswa. Saya harap, SAKSI tahun depan bisa lebih seru dan dinikmati oleh angkatan berikutnya.

  46. SAKSI 2016

    Acara ini dilakukan pada tanggal 5-7 Februari 2016. Pagi-pagi sekali pada tanggal 5 Februari, kita sudah dikumpulkan di lapangan Halaman Masjid (Halma) untuk pengarahan dan apel pagi dengan OSIS-MPK Pranajendra dan orangtua para murid masing-masing. Kami diberitahu tronton apa yang akan kami naiki. Tronton adalah sebuah mobil yang khusus untuk membawa para prajurit tentara.
    Ternyata, tronton yang akan kami naiki adalah tronton bernomor tujuh (7). Tronton itu dibagi-bagi sesuai kelas masing-masing dan dibedakan seusai jenis kelamin. Setelah memasukkan barang-barang dan menempati tempat duduk masing-masing. Kami pun berangkat ke Gunung Bunder.
    Setelah perjalanan yang memakan waktu ±3 jam, kami pun sampai di Gunung Bunder dengan selamat. Lalu, kami berjalan kaki sambil menenteng barang-barang kami yang berat ke lapangan utama untuk apel lagi sekaligus pembukaan acara. Di pembukaan acara itu kami sudah mulai disuruh oleh para pelatihnya untuk macam-macam, seperti berlari-lari ke pojok lapangan yang sana, berguling ke pojok sini, dan lain-lain.
    Setelah itu, kami diperbolehkan untuk membawa barang-barang kami yang berat (lagi) turun bukit, untuk masuk ke barak dan merapikan barang-barang kami. Barak yang disediakan untuk 250-an anak itu ada dua, satu untuk perempuan dan satu lagi untuk laki-laki. Lalu, kami pun disuruh keluar ke jalan depan barak untuk makan komando. Sayang, saat itu turun hujan, jadi kami harus masuk ke barak lagi. Barulah kami makan komando di dalam barak.
    Setelah salat, ada materi tentang ular dan penanganan dari SIOUX di aula yang ada di atas. Kami diberitahu tentang berbagai macam ular yang berbisa dan yang tidak dan cara menanganinya saat bertemu dengannya. Siswa-siswi bertanya apabila mereka penasaran, dan SIOUX pun menjawab.
    Setelah materi ular itulah, yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang—parade busana! Parade itu berisikan anak-anak perwakilan kelompok-kelompok masing-masing yang sangat cantik dan tampan. Setelah anak-anak itu memamerkan baju daerahnya di ‘catwalk’ yang sebenarnya hanyalah spasi di antara barisan laki-laki dan perempuan, mereka pun berpasang-pasangan menjalani ‘catwalk’ tersebut. Juri menilai dan yang terbaik nanti akan diberi penghargaan di hari terakhir.
    Di parade busana itu OSIS juga ada yang bercanda-canda sambil menyanyi-nyanyi.
    Setelah parade busana yang meriah itu kami pun mandi, tapi ada juga yang tidak mandi karena jijik dengan airnya atau hanya malas saja. Lalu kami disuruh menyucikan diri atau berwudhu karena setelah ini, kami akan salat Maghrib di aula kembali.
    Setelah salat Maghrib itulah kami dengan ngantuk-ngantukan mengikuti pengarahan Pak Sugianto yang ternyata sangat semangat. Ia memberikan yel-yel dan lagu-lagu baru yang membuat kami dengan cepat menjadi ceria lagi. Yel-yelnya seperti ‘Semangat yaa, senyum yaa, semangat semangat semangat!’ Lalu ada lagi seperti, ‘Adakah Labschool di matamu?’ ‘Ada!’ ‘Adakah Garuda di dadamu?’ ‘ADA!!!!!’ ‘Dimana?’ ‘INI DIA INI DIA INI DIA!’
    Setelah yel-yel dan lagu-lagu baru seperti ‘Gunung Bunder’, ‘Kurela’, ‘Tunjukkan Semangatmu’, dan lain-lain, barulah materi terakhir disampaikan. Yaitu materi kepemimpinan. Yang membuat sangaaat ngantuk.
    Lalu, kami pun tidur di barak…..
    HARI KEDUA
    Keesokan harinya, kami bangun jam empat untuk melaksanakan salat subuh. Lalu, kami cepat-cepat sarapan—makan komando lagi, tentunya, pukul enam pagi. Kemudian kami melakukan persiapan untuk outbond, yaitu ganti baju dan senam pagi terlebih dahulu, masih memakai yel-yel yang diajarkan tadi malam.
    Lalu, kami pun menaiki tanjakan untuk berkumpul di lapangan, dan melakukan pemanasan lagi. Pemanasan itu juga ada tiarap-tiarapan lagi yang sungguh melelahkan tapi sebenarnya seru.
    Kemudian outbond pun dimulai.
    Kelompok saya pertama kebagian yang materi tentang tanaman-tanaman yang kita bisa makan dalam keadaan darurat. Kami diperbolehkan mencoba makanan-makanan yang disuguhkan oleh pak TNI yang saya lupa namanya.
    Setelah itu, kami pun mengantri untuk panjat tebing. Yang lama sekali, mungkin kami mengantri sekitar satu jam, hanya untuk panjat tebing yang memakan waktu sekitar sepuluh menit. Karena waktu yang terbatas pun, akhirnya kami cuma bisa mencoba tiga pos dari sembilan pos, dengan pos yang satu lagi adalah melempar kapak.
    Pukul dua belas pun kita akhirnya turun lagi ke lapangan untuk pelantikan yang khidmat, dimana kita disuruh tiarap—lagi—dan merenung, apa saja yang telah kita lakukan pada orang tua kita, guru-guru kita, dan OSIS-MPK. Apakah kita sudah berbuat baik kepada mereka?
    Pada akhirnya, kami diperbolehkan untuk berjongkok dan pin SAKSI 2016 pun disematkan di dada kami oleh kakak pembimbing OSIS kami, tanda bahwa kami sudah mau berubah untuk menjadi lebih baik lagi.
    Lalu, akhirnya pun kami makan komando, dan setelah itu berjalan ke curug. Kami disuruh untuk berbasah dari kepala sampai mata kaki, jadi nyebur deh.
    Setelah balik ke barak dan mandi dan berbersih diri, kami pun akhirnya naik ke aula untuk acara terakhir di hari itu, yaitu pentas seni. Ada yang dance battle, ada yang mencoba melawak, ada yang menyanyi. Regu saya kebagian dance battle, jadi lumayan ramai saat berpentas diri.
    Lalu, kami pun balik ke barak untuk tidur. Akhirnya, hari kedua selesai.

    Di hari ketiga, kami dipersilahkan untuk membersihkan barak dan mengemas tas kami kembali, dan akhirnya kami selesai dan mengenakan baju angkatan kami. Lalu, kami upacara penutupan, dimana para TNI berterima kasih karena telah datang, dan lalu foto bersama. Selesai sudah acara SAKSI 2016!

  47. SAKSI 2016
    Oleh : Anindya Azhra Palupi
    Tanggal 2-3 Februari 2016, sebelum menghadapi SAKSI tahun ini, siswa-siswi SMP Labschool Rawamangun mengikuti pra-SAKSI terlebih dahulu. Di pra-SAKSI, siswa-siswi SMP Labschool ditempa dan dibina untuk bergerak cepat, cekatan, disiplin, dan mandiri sebelum mengikuti SAKSI, agar tidak kaget dengan hal baru yang akan dihadapi nanti pada saat SAKSI.
    SAKSI yang memiliki kepanjangan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia ini bertujuan untuk mengembangkan sifat kepemimpinan dan ketegasan siswa untuk kedepannya nanti. Siswa-siswi SMP Labschool diharapkan untuk menjadi penerus generasi bangsa di masa yang akan datang.
    Kakak-kakak OSIS dan MPK membimbing siswa-siswi SMP Labschool dengan telaten dan penuh kesabaran agar siswa-siswi SMP Labschool dapat mengerjakan tiap perintah tegas dari kakak OSIS dan MPK dengan rasa semangat yang menjulang tinggi. Kakak-kakak OSIS dan MPK tidak segan-segan memarahi siswa-siswi yang melanggar aturan dan ketertiban dalam baris-berbaris untuk menjalani SAKSI nantinya.
    Setelah menjalani pra-SAKSI, pada hari Kamis,4 Feb 2016 siswa-siswi SMP Labschool dipersilakan untuk istirahat dan bebas dari pra-SAKSI. Serta mempersiapkan barang-barang untuk dibawa pada saat SAKSI.
    Tanggal 5-7 Februari 2016, siswa-siswi SMP Labschool berangkat dari Labschool di pagi hari. Menjelang siang, cuaca di sana tidak terlalu baik sehingga siswa-siswi SMP Labschool harus makan siang di dalam barrack, tempat untuk menginap selama 3 hari di Gunung Bunder.
    Banyak aktivitas yang dijalani di sana. Salah satu yang paling menarik adalah melihat dan mendalami salah satu jenis satwa liar yang hidup di hutan, ular. Mempelajari jenis-jenis ular dan berbagi pengalaman dan pertanyaan tentang ular, akan sangat berguna nantinya.
    Para TNI berbagi pengalaman dengan siswa-siswi SMP Labschool dengan harapan, mereka dapat membuahkan hasil yang besar dari pelatihan-pelatihan militer yang diberikan oleh para TNI. Pengalaman-pengalaman yang berharga itu sangat berkesan dan sulit untuk dilupakan.
    Di hari Minggu, hari terakhir SAKSI, siswa-siswi SMP Labschool dikumpulkan di sebuah lapangan besar di Gunung Bunder untuk acara terakhir. Yaitu pengumuman siswa-siswi terbaik dan pemberian hadiah. Acara terakhir yang menjadi penutup dari SAKSI. Siswa-siswi pun diantar kembali oleh tronton (truk yang digunakan untuk perjalanan ke Gunung Bunder) kembali ke sekolah tercinta, SMP Labschool Rawamangun

  48. Saksi adalah singkatan dari Studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Sebelum saksi, siswa dan siswi labschool melaksanakan persiapan saksi atau pra saksi. Kami mengecat tongkat, membuat vandal dan di informasikan jadwal kegiatan dan yang harus dibawa. Saat pra saksi murid murid juga di latih PBB dan di berikan materi dengan pak Arif ranchman dan penyusuran BNN. Lalu, kita lari pagi juga dan diberikan materi BNN juga mengecat tongkat lagi. Pada tanggal 5 februari 2016, siswa labschool melaksanakan SAKSI Pada hari Jumat sampai minggu. Kami melaksanakan apel pembukaan lalu di berangkatkan dengan tronton. Ketua memakai vandel dan membawa tongkat wakil membawa tongkat juga. Kami sampai di Gunung bunder alias tempat murid murid melaksanakan studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Setelah sampai kami mearuh tas di lapangan. Berjalan kelapangan harus jalan menurun karena beberapa tronton mogok. Kami berjalan menuruni gunung bunder untuk sampai di lapangan. Setelah menaruh tas, kami diatur barisnya lalu apel siang. Setelah apel siang, kita disuruh berlari dari ujung lapangan ke ujung satu nya. Kami juga disuruh berguling dan merangkak. Lalu kita sholat dan di antar ke barak. Barak ada dua satu laki dan sau perempuan. Setelah kita sholat di barak, kita makan komandao atau makom. Setelah makom kita mendengarkan materi tentang reptil atau khususnya ular. Saat itu, salah satu murid digigit ular. Lalu kita mengadakan fashion show baju daerah. Setelah itu kita sholat, makom, dan tidur. Hari ke dua, kami melaksanakan outbond. Ada flying fox, dan lain lainya.Setelah itu orangtua murid dating dan kita harus merayap ketua di depan dan mengambil vandel. Setelah itu kami baris dan kita tiarap dan di ceramahi. Kita juga di beri lencana saksi oleh kakak Pembina OSIS. Setelah itu kami pergi ke curug pengeran dan basah basahan. Semua siswa basah semua. Sehabis itu kami pentas seni. Pensinya seru dan di akhir kakak OSIS tampil. Lalu kami sholat dan tidur. Di hari terakhir, Makan komando terakhir. Pasangan depannya lawan jenis dan suap suapan. Lalu kami apel dan pulang ke labschool.

  49. OM JAY INI RINGKASAN KEGIATAN YANG SUDAH SAYA LENGKAPI

    SAKSI SMP LABSCHOOL 2016
    Kepanjangan dari SAKSI adalah STUDI dan APRESIASI KEPEMIMPINAN SISWA INDONESIA acara ini dilakukan oleh sekolah SMP Labschool Jakarta kegiatan saksi dibuat agar murid SMP dapat melatih kedisiplinan,keberanian,tanggung jawab dan kerjasama antar sesama kelompok, pada tahun 2016 ini saksi diadakan di tempat berbeda dan tempat saksi yang tahun lalu adalah Sanggabuana dan sekarang di gunung bunder (dodiklatpur)
    Kegiatan saksi dimulai pada hari senin 3 minggu yang lalu pada hari itu kita diajarkan apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan kegiatan tersebut seperti harus hati-hati saat mendaki gunung seperti tidak dorong-dorongan dan jangan lari larian karena jalan yang licin semuanya diarahkan oleh pak dedi, kemudian kakak osis mulai mengambil alih danmemimbing kita semua
    Jadi pada hari itu kita disuruh mencatat apa yang harus dibuat tapi harus cepat menulisnya disana kita mencatat pembuatan vandel atau biasa disebut identitas kelompok dan juga disuruh mencatat pembuatan mengecat tongkat dengan ukuran yang sudah di tentukan, setelah itu kita disuruh menghafal kan lagu seperti oto bemo,lagu saksi,halo halo labschool dan yang lainya
    Pada hari selasa kita di beri materi oleh pak arief ranchman sebelum memulai materi kita melakukan olahraga seperti dahulu waktu materi dimulai pada jam 7.30 pagi setelah itu kita mulai membuat vandel dan mengamplas tongkat
    Pada hari rabu kita mulai mengecat tongkat kata kak budiman jika satu tetes cat jatuh ke tanah kita harus push up 1 seri sebelum mengecat kita melakukan PBB (PASUKAN BARIS BERBARIS) yaitu belajar berbaris seperti lencang depan,istirahat di tempat dan lencang kanan dan kiri
    Pada hari kamis kita belajar seperti biasa
    Pada hari jumat kegiatan saksi dimulai kita ke sana naik tronton,waktu sampai kita langsung melakukan apel pembukaan dan saat itu kita menemui tentara pendamping yang bernama pak gatot, pak gatot langsung menyuruh kita tiarap dan berguling di tanah .Disana kita langsung melakukan makan komando/makan terpimpin disana kita harus makan dengan cepat takutnta kalau lambat tentara akan memarahi kita tanpa kecuali disana banyak yang sakit dan tidak bisa melakukan kegitan dengan baik
    Pada hari itu kita melakukan parade busana daerah
    Makan komando/makan terpimpin adalah kegiatan yang kita lakukan setiap waktu makan tiba pada pertama kali makan komando kita melakukan makan di dalam barak karena di luar sedang hujan
    Pada hari sabtu pagi kami melakukan sholat subuh di barak di karenakan aula tempat kita sering sholat jauh dan cukup melelahkan karena bentuk jalan yang menanjak habis sholat subuh kami melakukan senam pagi yang dibimbing pak gatot senam dilakukan di jalanan depan barak tempatnya sama seperti saat makan komando setelah itu kami disuruh ganti baju loreng dan celana olahraga, kita melakukan hiking ke curug kondangan dan pada hari itu kita melakukan outbond, outbond disana sangat seru ,contohnya merangkak di satu tali,melempar bisau dan berjalan di atas tali
    Hari jumat adalah hari terakhir kegiatan saksi 2016 ,tapi kami tetap melakukan makan komando di pagi hari setelah makan komando kami disuruh membereskan barang- barang dan mandi kemudian kami disuruh pakai baju angkatan dan celana biru kemudian kami pergi ke lapangan dan melakukan apel penutupan setelah apel tiap kelas melakukan foto kelas dengan masing masing wali kelas
    Saat apel terpilih dua ketua angkatan yaitu zam zam (7c) dan aalia(7d)

  50. Saksi adalah singkatan dari Studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Sebelum saksi, siswa dan siswi labschool melaksanakan persiapan saksi atau pra saksi. Kami mengecat tongkat, membuat vandal dan di informasikan jadwal kegiatan dan yang harus dibawa. Saat pra saksi murid murid juga di latih PBB dan di berikan materi dengan pak Arif ranchman dan penyusuran BNN. Lalu, kita lari pagi juga dan diberikan materi BNN juga mengecat tongkat lagi. Pada tanggal 5 februari 2016, siswa labschool melaksanakan SAKSI Pada hari Jumat sampai minggu. Kami melaksanakan apel pembukaan lalu di berangkatkan dengan tronton. Ketua memakai vandel dan membawa tongkat wakil membawa tongkat juga. Kami sampai di Gunung bunder alias tempat murid murid melaksanakan studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Setelah sampai kami mearuh tas di lapangan. Berjalan kelapangan harus jalan menurun karena beberapa tronton mogok. Kami berjalan menuruni gunung bunder untuk sampai di lapangan.Kami sampai disana kira2 pukul 10.30. Setelah menaruh tas, kami diatur barisnya lalu apel siang. Setelah apel siang, kita disuruh berlari dari ujung lapangan ke ujung satu nya. Kami juga disuruh berguling dan merangkak. Lalu kita sholat dan di antar ke barak. Setelah makom kita mendengarkan materi tentang reptil atau khususnya ular. Saat itu, salah satu murid digigit ular. Lalu kita mengadakan fashion show baju daerah. Setelah itu kita sholat, makom, dan tidur. Hari ke dua, kami melaksanakan outbond. Ada flying fox, dan lain lainya.Setelah itu orangtua murid dating dan kita harus merayap ketua di depan dan mengambil vandel. Setelah itu kami baris dan kita tiarap dan di ceramahi. Kita juga di beri lencana saksi oleh kakak Pembina OSIS. Setelah itu kami pergi ke curug pengeran dan basah basahan. Semua siswa basah semua. Sehabis itu kami pentas seni. Pensinya seru dan di akhir kakak OSIS tampil. Lalu kami sholat dan tidur. Di hari terakhir, Makan komando terakhir. Pasangan depannya lawan jenis dan suap suapan. Lalu kami apel dan pulang ke labschool.

  51. Pada hari Jum’at, 5 Februari para siswa kelas 7 SMP labschool sedang melaksanakan upacara pembukaan atau biasa disebut dengan apel pembukaan. Apel ini dilaksanakan di Hall Masjid pada pukul 06.00 untuk memulai acara SAKSI. SAKSI merupakan program acara yang diadakan labschool. SAKSI adalah Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Indonesia. Apel ini selesai pada pukul 07.00, kemudian para peserta, guru-guru, serta kakak OSIS dan MPK. Siswa kelas 7 dibagi menjadi 14 tronton. Para peserta SAKSI dibimbing oleh kakak OSIS menuju tronton.
    Setelah sampai di tronton, saya dan teman-teman kelas 7D beserta dua kakak kelas delapan yang belum melaksanakan SAKSI tahun kemarin diabsen oleh kakak OSIS. Setelah selesai diabsen, kami berpamitan dengan orang tua masing-masing. Setelah itu, pak tentara yang bertugas untuk menyetir pun melaju keluar SMP Labschool. Di perjalanan menuju Gunung Bunder saya dan teman-teman pun menyanyi, makan snack, tertawa sampai- sampai lupa bahwa sebentar lagi sudah mau sampai.
    Beberapa jam pun berlalu, tak terasa kami sudah sampai di Dodik Latpur Rindam Jaya, Gunung Bunder. Setelah sampai, kami turun dari tronton dan mengambil tas masing-masing. Lalu kami menuruni jalan yang sangat curam untuk sampai ke Lapangan upacara. Ternyata, setelah kelas saya (7D) sampai, sudah banyak peserta yang berada di tempat tersebut. Kami pun melaksanakan upacara disana.
    Matahari bersinar terik, membuat kami para peserta menjadi haus, tetapi tak lama kemudian para tentara pun memperbolehkan peserta SAKSI untuk minum dalam 10 hitungan. Tapi tak masalah, setidaknya haus kami terbayar oleh air mineral. Setelah itu kami diberi tahu barak atau tempat kami akan tidur disana, kebetulan kami mendapat barak 2.
    Istirahat pun berlalu dan terasa sangat cepat. Agenda yang kami lakukan setelah istirahat adalah makan komando. Kegiatan ini adalah salah satu yang menarik perhatian karena kita harus menghabiskan makanan kita dalam beberapa hitungan saja, apabila tidak habis bisa-bisa kami mendapat hukuman! Pada saat kami ingin melaksanakan makan komando, di penginapan pun turun hujan. Jadi, kami melakukannya di dalam barak. Suasana pun menjadi sangat tegang saat kami memulai makom. Makom dilaksanakan sekitar 5 menit kurang. Menu makom saat itu adalah: nasi, daging, sayura, dan semangka tak lupa air mineral.
    Setelah kami selesai makan komando pertama kami, kami melanjutkan materi 2, yaitu pengenalan hewan melata dan penanggulangan bisa ular oleh sioux. Kami mengikuti kegiatan itu di aula serbaguna, yang berada di atas dan sangat jauh dari barak kami semua. Perjalanan jauh tersebut, sangat melelahkan. Kami mendengarkan penjelasan cara-cara yang dapat kita lakukan apabila kita sedang berada di alam liar, untuk menyelamatkan diri kita dari serangan ular hutan. Setelah selesai menjelaskan para kakak osis memberikan kami makanan ringan atau snack.
    Usai materi 2 kami pun istirahat untuk makan snack selama 30 menit kurang lebih. Lalu, materi 3nya, kita menonton siswa yang mengikuti parade busana daerah. Mereka dirias dengan sangat menawan, berjalan dengan anggun layaknya seorang pangeran dan putri. Cukup seru, menonton orang bolak-balik seperti itu.
    Lalu kami melaksanakan shalat maghrib jama isya, sebelum melaksanakan makom. Setelah itu, kami makom dan mendapat materi 4 yaitu, teori kepemimpinan kedisiplinan. Ya, acara itu sedikit membosankan karena sudah menjelang malam. Dan para peserta sudah mengantuk. Acara itu lumayan lama, dan setelah itu kami pulang ke barak masing-masing lalu tidur dengan lelap.
    Keesokan harinya, kami bangun dari tidur pukul 04.00. sangat pagi dari biasanya. Kami langsung melaksanakan shalat shubuh dan kultum di barak. Kira-kira acara itu sampai jam 06.00. lalu kami mandi dan menyiapkan perlengkapan pribadi masing-masing, ya sampai jam 07.00. dengan tergesa-gesa kami pun keluar karena sudah ada bunyi pluit. Makom lagi. Sayangnya tidak hujan, jadi makan di lapangan depan barak. Kami makan diawasi dengan kakak osis, kakak mpk, dan juga para tentara.
    Setelah selesai makom, kami pun persiapan outbond. Acara itu sangat serrruu.kami berjalan ke lapangan utama dimana tempat kami melaksanakan upacara. Kami awalny diberi penjelasan mengenai apa saja yang akan kami lakukan disana. Sebelumnya kami juga diberi minum. YEAY! Tak lama acara pun dimulai. Kelompok saya, bermain flying fox dahulu. Lama sekali mengantri giliran. Tapi tak apa. Akhirnya kami melewati rintangan itu dengan semangat. Setelah turun kami diberi cemilan yang berupa lontong dan tahu serta minuman yang diberikan sebelum outbond. Setelah kembali semangat, kelompok kami langsung lanjut ke lempar kapak. Ya, outbond itu mengasyikan. Kami hanya mengantri sebentar untuk mendapat giliran. Lalu kami melaksanakan shalat zuhur. Seperti biasa, berjemaah. Lalu kami langssung hicking curug pangeran.
    Perjalan kesana, aspalnya licin dan banyak bebatuan, jadi harus hati-hati. Setelah sampai kami harus membasahkan seluruh badan kami. Dingin,memang. Untung hanya sebentar. Singkat cerita kami langsung balik ke barak dengan kedinginan.
    Setelah sampai, kami langsung mandi dengan cepat. Dan keluar juga dengan cepat karena akan melaksanakan makan komando lagi. Sehabis itu kami langsung ke aula serbaguna untuk melaksankan shalat dan pentas seni.
    Pentas ini adalah puncak malam kami. Acara ini sangaaatttt seru. Salah satu contoh pertunjukanya adalah, gombalin kakak osis. Huh. Lalu kami menonton pentas dari berbagai macam kelompok. Macam macam juga sih, kayak gombal, nari, nyanyi sambil puisi dan lain-lain. Setelah banyak acara kita tonton, sekarang waktunya kembali ke barak masing-masing!
    Hari terakhir saksi, kami bangun pukul 04.00 untuk melaksanakan shalat subuh di barak beserta kultumnya. Setelah salat kami disuruh berkemas-kemas baju yang telah dipakai. Lalu kami langsung mandi dengan cepat dan kembali melaksanakan makan komando terakhir kami. Setelah itu, kami ke lapangan utama untuk upacara penutupan. Setelah itu kami berfoto tiap masing-masing kelas.
    Usai kegiatan foto-foto, kami langsung menuju tronton dan kembali ke labschool jakarta.

  52. Nevanda Fairuz Pahlevi/31 7D
    PRA-SAKSI 2016
    SAKSI adalah kepanjangan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. SAKSI bertujuan untuk membina siswa Indonesia agar disiplin. Tahun ini Angkatan 24 pada tahun 2016 melakukan Saksi di Gunung Bunder. Pada saat Pra-Saksi hari pertama pada hari Senin tanggal 1 yang dimulai jam 13.00. Pada saat Pra Saksi hari pertama ini kita diberitahu tentang jadwal Pra saksi hari kedua dan ketiga.Setelah itu kita diberitahu tentang jadwal pada saat Saksi hari pertama dan hari kedua juga hari ketiga.Sehabis itu ada saat mencatat tentang Vandel dan mencatat tentang Tongkat. Pada saat itu kita diberi tahu tentang cara membuat vandel dan cara mengecat tongkat. Selain itu kita diberitahu lagu lagu saksi seperti Halo Labschool,Anak Labschool,Lagu SAKSI, dan juga Oto Bemo
    Pada saat malam harinya kita membahas apa yang dibawa besok untuk mengecat tongkat dan membuat vandel

    Hari kedua Pra Saksi
    Pada hari kedua Pra Saksi jadwal pertamanya adalah lari pagi, tetapi karena hujan kita langsung menuju Auditorium dari Hall Masjid.Disana kita diberi pelajaran tentang kepemimpinan oleh Pak Arief Rachman.Kita diberi kertas yang berisi slide tentang kepemimpinan.Setelah itu kita pergi ke Lapangan Utama tapi karena hujan kita pergi lagi ke Hall Masjid. Saat di Hall Masjid karena hujannya mereda kita pergi lagi ke Lapangan Utama dan melakukan PBB yang berkepanjangan Peraturan Baris Berbaris, disana kita dibagi ke 3 kompi.Kompi A,Kompi B dan kompi C. Saat itu saya masuk ke kompi B.Saat itu kita dibariskan berdasarkan tinggi kita , yang paling tinggi di paling kanan dan yang paling pendek di kiri. Kita diajarkan cara untuk Hadap Kanan, Balik Kanan, Hadap kiri. Tetapi saat PBB berlangsung banyak anak yang sakit seperti sakit pusing,capek, sakit perut, sakit kaki bahkan ada anak yang pingsan.Anak anak yang sakit dipandu Kakak OSIS Pranadarsa untuk keluar barisan yang sakit pusing disuruh ke poli klinik, yang sakit kakinya dan capek disuruh istirahat sebentar da nada juga yang ke poliklinik, dan yang sakit perut disuruh ke poli klinik atau istirhat sebentar dan juga ada yang disuruh sarapan karena belum sarapan. Setelah itu saat jam 9.40 barisan dibubarkan. Istirahat berlangsung pada sekitar jam 9.40 sampai peluit berbunyi. Saat peluit sudah berbunyi kita langsung pergi ke Hall Masjid dan berbaris. Saat di Hall Masjid kita diberi instruksi untuk membuat vandal dan juga mengecat tongkat, tetapi karena tongkat nya belum siap kita membuat vandel terlebih dahulu. Saat membuat Vandel kita dibantu oleh Kakak Pebimbing OSIS Pranadarsa untuk membuat vandel. Kita membuat Vandel sampai jam 12.00. sehabis itu yang beragama Islam melaksankan sholat di masjid.Sehabis sholat kita berkumpul lagi di hall masjid pelaksanaan selanjutnya. Sehabis itu kita melakukan istirahat.

    Sehabis Sholat dan Istirahat kita melanjutkan membuat vandel dan mengecat tongkat. Dalam 1 kelompok dibagi ke 2 kelompok. Kelompok 1 membuat vandel dan kelompok 2 memoles dan mengecat tongkat. Saat sudah selesai membuat vandel semua anggota kelompok membantu mengecat tongkat,tetapi karena membuat vandelnya lama akhirnya tongkatnya belum selesai dicat. Saat tongkatnya masih belum selesai kita sudah dipanggil untuk berbaris di Hall Masjid untuk Apel. Setelah selesai Apel kita dibolehkan pulang dan pengecatan tongkat dilakukan kembali besok.

  53. SAKSI 2016
    SMP Labschool Jakarta

    SAKSI(Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia) wajib dilaksanakan bagi kelas 7 di SMP Labschool Jakarta. SAKSI sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Persiapan saksi dinamakan pra-SAKSI. Di pra-SAKSI kami dibagi per kelompok. kami diajarkan baris berbaris, kedisiplinan, dan keterampilan. Pra-SAKSI dilaksanakan tanggal 1-3 Februari 2016.Sedangkan, SAKSI dilaksanakan pada tanggal 5-7 Februari 2016.SAKSI dilaksanakan di Dodik Latpur Gunung Bunder, Bogor.
    Di hari pertama pra- SAKSI, kami diberi tau design tongkat dan vandal yang akan kita buat nantinya. Di hari kedua pra-SAKSI, kami latihan pbb (pelatihan baris berbaris) dan membuat tongkat dan vandel. Di hari ketiga pra-SAKSI, ada seminar bnn. Kami juga melanjutkan pbb.
    Di hari pertama pelaksanaan saksi, kami melaksanakan apel di pagi hari. Kami menaiki tronton selama perjalanan ke Gunung Bunder, Bogor. Perajalanannya sekitar 1-3 jam. Kegiatan di tronton bervariasi, ada yang makan, tidur, ngobrol, dsb. Sesampainya kami disana, kami melaksanakan apel pembukaan di gunung bunder. Setelah apel pembukaan selesai, kami dibagi per pleton. Setelah pembagian pleton, kami pergi ke barak kami masing-masing. Barak perempuan terbagi menjadi 2. Kami makan komando. Seharusnya, kami memakan di jalan depan barak. Tetapi, karena hujan, kami makan makom(makan komando) di barak kami masing-masing. Itu adalah makom pertama kami di gunung bunder. Setelah makom, kami melaksanakan sholat zuhur dan ashar bagi yang melaksanakan. Setelah sholat, kami mendatangi seminar ular satwa liar. Disana ada yang menjadi korban gigitan ular. Setelah seminar ular, kami makom. Abis dari sana, kami melaksanakan sholat maghrib dan isha bagi yang melaksanakan. Setelah sholat selesai, diadakan seminar. Seminar yang dipresentasikan oleh pak wawan. Tema seminar itu adalah “kepemimmpinan”. Kami juga diajari yel-yel disana. Seminar selesai sekitar jam 10 malam.
    Di hari kedua, kami dipagi hari dibangunkan untuk melaksanakan sholat subuh dan senam pagi. Satelah senam pagi,kami makom dan kami ganti baju. Setelah ganti baju, kami melaksanakan outbond SAKSI 2016. Ada bervariasi outbond disana, tapi saya hanya melakukan beberapa. Diantaranya, saya melakukan wall climbing, lempar pisau, dan survival tips disana. Para orang tua murid berdatangan. Setelah outbond, kita bertemu orang tua kita. Disana, kita juga dilantik oleh kakak pebimbing osis masing-masing kelompok. Setelah dilantik, kami makom. Setelah bertemu orang tua masing-masing, kami pergi ke air terjun. Kami disana basah-basahan. Pulang dari air terjun, kami mandi dan setelah mandi, kami melaksnakan makom. Setelah makom, kami sholat. Setelah sholat kami pensi ( pentas seni). Per kelompok menunjukkan pensinya masing-masing. Ada yang menggombal, battle dance, vocal, dll. Pensi selesai sekitar jam 10.
    Hari ketiga adalah hari terakhir kami. Kami di pagi hari melaksanakan apel penutupan. Apel penutupan adalah apel terakhir kami disana. Di apel pentupan, diumumkan peserta terbaik, fashion show terbaik, dan pensi terbaik. Setelah selesai apel penutupan, kami menaiki tronton dan pulang ke SMP Labschool Jakarta.

    Willandra Fitriyanri Ghaniyya (36) 7D

  54. Tugas TIK: SAKSI

    SAKSI adalah kependekan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. Sebelum acara SAKSI itu sendiri, kami harus melakukan pra-SAKSI, yang dilakukan pada bulan Desember dan Senin, Selasa, Rabu sebelum SAKSI yang diadakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Pra-SAKSI pertama pada bulan Desember adalah pengenalan awal SAKSI, pada saat itu juga diputarkan video SAKSI tahun lalu dan lokasi SAKSI tahun 2016 ini yaitu di Dodiklatpur Gunung Bunder, Jawa Barat. Yaitu tempat latihan tentara Indonesia. Disana kami juga dilatih oleh para tentara. Selama pra-SAKSI dan SAKSI, kita harus berkumpul ke sumber suara jika ada peluit dibunyikan.
    Pada pra-SAKSI hari Senin, kami dikumpulkan di teater kecil jam 13.00 untuk mencatat jadwal pra-SAKSI dan SAKSI, perlengkapan yang dibutuhkan selama SAKSI, dan detail pembuatan tongkat dan vandel. Saat mencatat tongkat dan vandel, kami harus diberi waktu oleh kakak OSIS, jika hitungannya sudah selesai, kami harus mengangkat kedua tangan kami untuk memastikan tidak ada yang melanjutkan menulis. Pada hari Senin itu juga, kami memutuskan ketua dan wakil kelompok serta mengundi jenis penampilan untuk pensi pada waku SAKSI.
    Pada hari Selasa, seharusnya kami melakukan lari pagi tapi dibatalkan karena kondisi hujan. Oleh karena itu, kami hanya melakukan senam lalu latihan baris-berbaris di hall masjid lalu langsung menuju auditorium untuk mendengarkan materi kepemimpinan oleh Pak Arif Rachman. Setelah itu, kami membuat tongkat dan vandel. Seharusnya kami membuat keduanya berbarengan tapi karena tongkatnya belum siap kami mengerjakan vandel dulu. Vandel itu membutuhkan waktu agak lama karena vandel itu terdiri dari banyak hal yang harus dikerjakan terpisah, misalnya, kepangan merah putih, lambang provinsi dan keterangannya, dan corak provinsi.
    Setelah itu, kami mengerjkan tongkat. Pertama-tama, kami mengamplas tongkatnya agar halus. Lalu dicat. Setiap ada cat yang tumpah ke lantai hall masjid berarti 1 seri. Oleh karena itu kami membawa banyak koran agar cat yang tumpah tidak langsung jatuh ke lantai tapi ke koran dulu. Tongkat itu juga harus berwarna-warni sesuai petunjuk dari kakak OSIS. Catatan tongkat dan vandel yang dibuat pada hari Senin menjadi tidak dibutuhkan karena kakak pembimbing sudah menyatatnya sendiri secara rapi dan jelas. Waktu pengecatan tongkat itu juga cukup lama sehingga pada saatnya pulang banyak yang belum selesai dan pengecatan tongkat harus dilanjutkan pada hari Rabu.
    Pada hari Rabu, kita melakukan lari pagi dan latihan baris-berbaris sebentar. Setelah itu, kami menuju auditorium lagi untuk mendengarkan materi dari BNN. Materi dari BNN cukup menarik karena pembicaranya menggunakan banyak properti. Saat itu juga sempat mati lampu namun pembicara mengisinya dengan pertunjukan memutar piring di tongkat. Setelah itu kami melanjutkan mengecat tongkat sekaligus pengarahan lebih lanjut untuk pensi, yang terpilih ikut fashion show dan kultum, dan kami diberi kertas daftar perlengkapan dan baju loreng untuk SAKSI. Hari Kamis kami dikumpulkan sebentar untuk pembagian nametag.
    Pada hari Jumat, kami datang ke sekolah dari jam 6 pagi agar perjalanan tidak terlalu lama. Kami menuju ke tempat SAKSI dengan tronton, 1 tronton berisi sebagian kelas. Karena kondisi jalan, kami harus diturunkan beberapa jauh dari tempat SAKSI. Jalannya menurun dan cukup jauh sehingga membuat kami agak lelah apalagi sambal membawa barang bawaan yang berat. Sesampai di lapangan SAKSI, kami melakukan apel pembukaan lalu berjalan ke barak untuk beristirahat sebentar lalu solat di barak lalu makan komando. Setelah itu, kami pergi ke mushola untuk mendengar materi dari Sioux tentang ular dan menonton peragaan busana. Lalu, kami mendengarkan materi tentang kepemimpinan dari para pelatih. Setelah itu kami tidur.
    Pada hari Sabtu, setelah solat subuh kami berkumpul di depan barak untuk melakukan senam pagi. Setelah itu, kami melakukan outbond. Lalu, kami melakukan upacara pelantikan dan makan. Kemudian kami diberikan waktu sebentar untuk bermain-main dan menemui ibu kami yang saat itu dibolehkan datang. Setelah itu kami pergi ke air terjun untuk bermain air. Lalu, kami ganti baju dan solat lalu pensi.
    Pada hari Minggu, setelah solat subuh kami langsung berkemas-kemas. Setelah itu, kami makan lalu melakukan upacara penutupan lalu langsung pulang ke sekolah.

  55. SAKSI 2016
    SAKSI Kepanjangan dari ‘Studi Apresiasi dan Kemimpinan Siswa Indonesia’. Yang di lakukan setiap satu tahun sekali oleh kelas 7 SMP Labschoolm Jakarta. Kegiatan pertama yang harus diikuti adalah Pra-saksi. Prasaksi dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 2-4 Februari. Kegiatan yang dilakukan saat hari pertama adalah briefing di Teater Kecil.

    Hari Kedua, Tadinya kita ingin lari pagi tetapi karena cuaca tidak mendukung karena hujan jadi kita langsung ke Auditorium untuk diberi materi oleh Bapak Arif Rachman di Auditorium. Kita di beri materi oleh kakak OSIS yaitu PBB (Peraturan Baris Bebaris) selama kurang lebih 1 jam setengah. Tadinya kita ingin lari pagi tetapilalu kita diberi waktu istirahat sebentar kurang lebih setengah jam. Setelah itu, kita membuat tongkaat dan membuat Vandel di bantu oleh kakak OSIS Pranadarsa sampai jam 1.

    Hari Ketiga Prasaksi, kita kedatangan Bapak Victor dari BNN di auditorium. SMP Labschool juga mengundang beberapa sekolah di sekitar Labschool seperti SMP Muhamaddiyah, Al-Azhar Rawamangun dan sekolah-sekolah lainnya. Mereka juga bisa menyaksikan bersama kita. Setelah itu kita dibawa oleh kakak OSIS ke Lapangan SMP Labschool untung di kasih sedikit materi PBB oleh kakak OSIS selama kira-kira 20 menit. Sehabis di beri materi PBB, kita di beri waktu istirahat selama 20 menit sekalian solat dzuhur bagi yang melaksanakannya. Sehabis istirahat dan solat dzuhur, kami kembali ke Hallma untuk melanjutkan tongkat yang kemarin belum selesai.

    Pada tanggal 5 Februari 2016 yaitu hari dimana kita berangkat ke Gunung Bunder, anak-anak harus berkumpul di sekolah jam setengah 7 harus sudah di sekolah. Karena akan di adakan APEL Pagi di Hallma. Anak-anak harus berbaris di Hallma sesuai Kelompok SAKSI-nya. Pada jam setengah delapan pagi kita bersiap-siap menuju tronton masing-masing. Saat di tengah perjalanan salah satu tronton ada yang mogok jadi sedikit ada hambatan di tengah jalan. Setelah sampai di depan lokasi, kita harus turun dari tronton sambil membawa barang masing-masing ke lapangan utama. Disitu kita di beri pemanasan sedikit oleh TNI. Setelah itu ada materi dari Sioux, mereka menawarkan siapa yang ingin di gigit ular, hanya ada satu orang yang maju yaitu Rosa dai kelas 7c. setelah Sioux kami menyaksikan peragaan busana dari masing-masing kelompok. Pas bagian fashionshow emang paling rame,pada teriak-teriak apalagi bagian yang berpasang-pasangan. Paling suka sih pas bagian Hanun hehe. Setelah itu kita di beri waktu berberes-beres di barak masing-masing dan diberi waktu istirahat dan mandi. Sehabis itu ada MAKOM (makan komando). Abis itu tidur.

    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.

    Pada hari terakhir, kami dibangunkan pukul 04.30 dan langsung diarahkan untuk beribadah. Kemudian kami mengganti baju dan mengemaskan barang-barang kami serta merapikan barak. Lalu kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Kemudian kami mengambil barang bawaan kami di barak dan berkumpul di depan barak, lalu kami langsung menuju lapangan utama. Perjalanannya cukup menguras banyak tenaga karena jalannya menanjak dan kami harus membawa barang bawaan yang cukup berat.
    Di lapangan utama, kami melakukan upacara penutupan. Setelah upacara penutupan, ada pengumuman peserta terbaik SAKSI,perserta busana daerah terbaik,serta kelompok dengan vandel & tongkat terbaik. Kemudian ada sesi foto bersama perkelas bersama wali kelas. Lalu kami menuju ke tronton dan kembali ke Jakarta. SAKSI 2016 ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

  56. SAKSI 2016

    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia (SAKSI) yang dilaksanakan oleh siswa smp Lab School kelas 7 pada tanggal 5-7 Februari 2016 di Gunung bunder .Kegiatan ini meliputi pra saksi yang dilaksanakan tanggal 1-3 Februari 2016.Tujuan pra saksi adalah mempersiapkan siswa sebelum menghadapi saksi seperti lari pagi,menghafal lagu saksi ,membuat vandel,mengecet tongat dan masih banyak lagi.

    Pada hari Jum’at 5 februari kegiatan saksi dimulai dengan apel pagi di holma.Kemudian kita langsung menuju tronton (Truck tentara ) kelas masing-masing.Selama perjalan kita beradu nyanyi lagu saksi dengan kakak-kakak osis.Seperti lagu oto bemo,halo-halo lab school dan masih banyak lagi.Di perjalanan kita melewati hutan pinus yang indah Sesampai di rindam jaya kita turun dari tronton tetapi kita harus jalan turun jauh sekali dengan membawa tas berat kita.Kemudian akhir nya sampai di lapangan dimana dilaksanakan apel penyerahan siswa siswi smp lab school.

    Mulai sekarang kita akan diurus oleh tentara dan kakak kakak osis sekolah tidak ikut campur lagi.Setelah apel selesai kita turun menuju barack 2/barack laki laki untuk menaruh tas.Lalu untuk yang laki laki kita dipanggil keluar dan berbaris untuk melakukan perjalanan keatas yang jauh ke masjid melaksanakan shalat jum’at.Selesai shalat jum’at kita turun lagi ke barrack dan kegiatan kita adalah makom.Makan komando (makom) kita harus menghabiskan makanan dalam waktu yg telah diberikan dan badan kita harus tegak.Untuk sebagain besar peserta saksi mungkin ini adalah pertama kali nya melaksanakan makom.Memang tidak enak tetapi mau tidak mau kita tetap harus menghabiskan makanan kita.Sesudah itu kita mendapatkan materi tentang ular oleh pencinta alam di aula.Mereka menjelaskan perbedaan ular berbisa dengan yang tidak dan pertolongan pertama pada gigitan ular.Lalu kegiatan selanjutnya adalah fashion show yang dilakukan oleh perwakilan kelompok masing masing.Fashion show berlangsung sangat meriah dengan suara lagu-lagu dan tepukan tangan yang meriah.
    Kemudian selesai fashion show kami turun ke barack untuk mandi.Tepati waktu yg diberikan yang sebentar sehingga saya tidak dapat giliran mandi.Saya memutuskan untuk membersihkan badan dengan tissue basah.Setelah itu kami makan malam dilaksanakan secara makom juga.Lalu kita melakukan perjalan lagi ke atas menuju aula dan mendapatkan materi dari tentara tentang kepemimpinan.Setelah itu kita turun menuju barack untuk tidur/istirahat malam.

    Esok paginya kita dibagunakan untuk shalat shubuh di barack.Kemudian kita mendegarkan sebentar kultum dan mendapatkan pengarahan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari sabtu 6 Februari 2016.Sesudah ini kita senam pagi yang dilakukan di depan barack.Lalu kita makan pagi dilaksanakn secara makom.Tetapi kali ini berbeda kita dipasangkan dengan perempuan dan disuruh untuk saling suap meyuap..

    Setelah itu kita dipersilahkan mengganti menjadi seragam saksi untuk persiapan outbond.Outbond nya bisa dibilang lumayan seru tetapi saya hanya dapat mencoba 1 pos saja kerena antrian yang panjang terjadi pada pos flying fox.Kemudian sesudah outbond kita melaksanakan upaca pelantikan saksi.Sesudah itu kita makan siang (makom).
    Lalu kita melaksanakan perjalan menuju curuk.Di curuk kita mandi.Air nya sangat dingin tetapi terasa sangat segar.Sesudah itu kita balik menuju barack masing masing dan kita diberi waktu untuk mandi.Kemudian di malam hari kita mengadakan pensi saksi yang diikuti oleh seluruh kelompok putra dan putri.Kemudian sesudah pensi kita dipersilahkan untuk tidur.

    Esok paginya seperti biasanya kita dibangunkan shalat shubuh.Lalu kita sarapan (makom) menyuap teman yang di depan kita .Selesai itu kita disuruh untuk merapihkan barang barang dan melakukan perjalan nanjak menuju tronton.Lalu perjalanan pulang menuju labschool dimulai.Sungguh melelahkan karena perjalanan pulang macet dan di tronton sangat panas.Akhir nya sampai juga di labschool dan saya langsung pulang ke rumah

  57. Pagi-pagi acara saksi dimulai dengan apel pagi di hall masjid.Di acara apel pagi tersebut kepala sekolah bapak Ali Chudori menyampaikan harapan beliau terhadap saksi tahun ini.yaitu agar saksi berjalan lancar.kemudian setelah apel pagi selesai kita mulai bergegas ke tronton tapi sebelum berangkat kita menyampaikan salam kita kepada orang tua dan kita mulai berangkat menuju gunung bunder.Di perjalanan kita bernyanyi lagu-lagu saksi,mebuat lagu-lagu parodidan menantang kakak kelas bernyanyi.

    Pukul 10.30 kami sampai di Gunung Bunder Dodiklatpur.Sampai sana kita diharuskan bergegas ke lapangan utama untuk upacara pembukaan.Saat upacara pembukaan kita dibagi atas kompi dan peleton.Dan setelah selesai upacara pembukaan selesai kita mulai membawa barang – barang yang kita bawa menuju ke barak untuk mempersiapkan tidur nanti malam ditemani oleh osis dan MPK DHIRAJENDRA seta tentara Nasional Indonesia yang bertugas di dodiklatpur.Setelah selesai kita mulai bergegas ke masjid untuk memuanaikan sholat Jumat.Sholat Jumat dimulai dengan Adzan yang dikumandangkan salah satu siswa Labschool dan kami kemudian menunaikan sholat jumat di jama dengan Ashar setelah selesai jama kita mendengar kultum dari kelompok satu puta. Dan akhirnya kita diberi makan oleh TNI dengan cara makan komando.Setelah makan komando kita menuju aula untuk diberi ilmu tentang ular oleh sioux. Kemudian kita melihat peragaan busana oleh para siswa.Dan akhirnya kita kembvali ke barak untuk mebersihkan badan dan kita akhirnya makan komando.Dan akhirnya kita ke aula untuk mendengarkan penyuluhan dari para tentara dodiklatpur dan setelah selesai kita kembali ke barak untuk istirahat.
    Hari kedua, para peserta SAKSI mengawali hari dengan shalat subuh dan makan pagi dengan komando. Setelah itu, peserta SAKSI dipersilakan untuk mengganti baju SAKSI dan melakukan kegiatan di lapangan. Berbagai survival game disediakan disana, para peserta SAKSI melaksanakan kegiatan dengan senang walaupun terik matahari mulai membuat kulit peserta SAKSI menjadi merah. Para peserta SAKSI juga pergi ke air terjun dan bermain disana. Setelah kembali, peserta SAKSI melakukan kegiatan. Malamnya, pentas seni atau pensi dilaksanakan di aula. Setiap kelompok menampilkan apa yang sudah disiapkan. Mulai dari gombal, bernyanyi, menari, dan lain-lain. OSIS pun juga tampil sebagai perpisahan anggota OSIS yang juga anak aksel karena mereka akan fokus di pembelajaran mereka. Setelah acara pensi selesai, para peserta SAKSI segera turun dan tidur untuk mengisi kembali stamina mereka yang habis.

    Hari ketiga yang menjadi hari terakhir mereka di Gunung Bunder mereka jalani dengan makan komando dan berganti pakaian serta merapikan barak. Setelah membawa barang-barang mereka ke lapangan, upacara dilakukkan dan berakhir sukses. Setelah berfoto-foto para peserta SAKSI segera naik tronton mereka dan kembali ke SMP Labschool Jakarta.Ternyata saksi kali ini memberi kita pengalaman yang sangat berharga dan ini dapat dijadikan modal untuk masa depan kita.

  58. Pagi-pagi acara saksi dimulai dengan apel pagi di hall masjid.Di acara apel pagi tersebut kepala sekolah bapak Ali Chudori menyampaikan harapan beliau terhadap saksi tahun ini.yaitu agar saksi berjalan lancar.kemudian setelah apel pagi selesai kita mulai bergegas ke tronton tapi sebelum berangkat kita menyampaikan salam kita kepada orang tua dan kita mulai berangkat menuju gunung bunder.Di perjalanan kita bernyanyi lagu-lagu saksi,mebuat lagu-lagu parodidan menantang kakak kelas bernyanyi.

    Pukul 10.30 kami sampai di Gunung Bunder Dodiklatpur.Sampai sana kita diharuskan bergegas ke lapangan utama untuk upacara pembukaan.Saat upacara pembukaan kita dibagi atas kompi dan peleton.Dan setelah selesai upacara pembukaan selesai kita mulai membawa barang – barang yang kita bawa menuju ke barak untuk mempersiapkan tidur nanti malam ditemani oleh osis dan MPK DHIRAJENDRA seta tentara Nasional Indonesia yang bertugas di dodiklatpur.Setelah selesai kita mulai bergegas ke masjid untuk memuanaikan sholat Jumat.Sholat Jumat dimulai dengan Adzan yang dikumandangkan salah satu siswa Labschool dan kami kemudian menunaikan sholat jumat di jama dengan Ashar setelah selesai jama kita mendengar kultum dari kelompok satu puta. Dan akhirnya kita diberi makan oleh TNI dengan cara makan komando.Setelah makan komando kita menuju aula untuk diberi ilmu tentang ular oleh sioux. Kemudian kita melihat peragaan busana oleh para siswa.Dan akhirnya kita kembvali ke barak untuk mebersihkan badan dan kita akhirnya makan komando.Dan akhirnya kita ke aula untuk mendengarkan penyuluhan dari para tentara dodiklatpur dan setelah selesai kita kembali ke barak untuk istirahat.
    Hari kedua, para peserta SAKSI mengawali hari dengan shalat subuh dan makan pagi dengan komando. Setelah itu, peserta SAKSI dipersilakan untuk mengganti baju SAKSI dan melakukan kegiatan di lapangan. Berbagai survival game disediakan disana, para peserta SAKSI melaksanakan kegiatan dengan senang walaupun terik matahari mulai membuat kulit peserta SAKSI menjadi merah. Para peserta SAKSI juga pergi ke air terjun dan bermain disana. Setelah kembali, peserta SAKSI melakukan kegiatan. Malamnya, pentas seni atau pensi dilaksanakan di aula. Setiap kelompok menampilkan apa yang sudah disiapkan. Mulai dari gombal, bernyanyi, menari, dan lain-lain. OSIS pun juga tampil sebagai perpisahan anggota OSIS yang juga anak aksel karena mereka akan fokus di pembelajaran mereka. Setelah acara pensi selesai, para peserta SAKSI segera turun dan tidur untuk mengisi kembali stamina mereka yang habis.

    Hari ketiga yang menjadi hari terakhir kami di Gunung Bunder kami menjalani makan komando terakhir dan mengemas pakaian serta merapikan barak. Setelah membawa barang bawaan kita mereka ke lapangan, upacara dilaksanakan dengan sukses . Setelah berfoto-foto para peserta SAKSI segera naik tronton mereka dan kembali ke SMP Labschool Jakarta.Ternyata saksi kali ini memberi kita pengalaman yang sangat berharga dan ini dapat dijadikan modal untuk masa depan kita.

  59. Saksi 2016
    Studi dan Apresiasi Kepimimpinan Siswa Indonesia
    Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 5 Februari 2016,Berada di lokasi Gunung Bunder.
    Kegiatan saksi merupakan kegiatan untuk melatih kepemimpinan dan kemandirian siswa.kegiatan ini diawali dengan Apel di hallma masjid dengan sambutan dari bapak Kepala Sekolah dll.Setelah itu kita menuju ke tronton masing masing selanjutnya kita berangkat menuju Dodik Latpur.Kegiatan ini sangat menyenangkan bagi siswa siswi labschool karena di perjalanan ke Gunung Bunder kita bernyanyi bersama di tronton dan bermain bersama.Sesampai di Gunung Bunder pertama2 kita berlatih baris-berbaris di lapangan Dodik Latpur diawasi oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
    Setelah itu kita diberi istirahat oleh Tentara Nasional Negara Indonesia dan Kakak OSIS untuk merapihkan barang barang yang kita bawa.Setelah itu kita naik ke atas untuk melaksanakan sholat jumat bersama TNI dan Guru guru serta kakak osis,yang mengumandangkan adzan saat itu adalah Abie Putra Ramadhani Hutomo dari kelas 7D.Selanjutnya setelah Sholat Jumat kita menuju ke Barak untuk melaksanakan kegiatan makan komando di barak masing masing Dimana kita jika makan harus cepat dan harus habis juga tidak boleh berjatuhan nasi nya.
    Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat. Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas.
    Habis itu kami mengadakan outbond. Outbond yang diadakan pu seru-seru seprti flying fox, melempar pisau,berdriri di sebuah tali dan lain-lain Setelah itu kami pergi ke curug, Kita bermain air disana. Setelah itu kami balik ke barak untuk mandi dan berganti baju. Setelah itu kami shalat magrib dan isya di aula. Setelah itu kamim mengadakan pensi SAKSI 2016. Ada banyak pertunjukan disana seperti battle dance, bernyanyi, fashion show dan lain- lain. Setelah iyu kami balik ke barak untuk tidur malam.
    Hari ketiga atau hari terakhir kitra juga bangun seperti hari ke dua yaitu jam 4 untuk shalat subuh berjamaah.Setelah itu kami juga mengadakan makom terakhir kalinya di Dodik Latpur. Setelah itu kami upacara penutupan SAKSI 2016. Hari itu sangat panas banyakm anak yang tidak kuat untuk upacara karena pusing. Setelah itu kami diumunkan siapa peserta nterbaik,vandel terbaik,tongkat terbaik,dsb. Setelah itu kami berfoto bersama wali kelas kita. Setelah itu kami balik ke tronton untuk pulang ke Labschool.Perjalanan ke tronton sangat seru. Setelah 3 jam kita akhirnya sampai di Labschool dengan selamat.
    Jadi sebenarnya SAKSI itu sangat menyenangkan. Walaupun klita lelah banyak murid disini yang senang untuk mengikuti SAKSI.Banyak pelajaran juga yang kita dapatkan dari kegiatan SAKSI. SAKSI mengajarkan kita untuk mandiri dan juga melatih mental dan fisik kita.

  60. SAKSI 2K16!

    Kepanjangan dari saksi adalah [ Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa ]. Saksi bertujuan untuk melatih dan mendidik siwa SMP Labschool menjadi siswa dan sisiwi yang mandiri dan bertanggung jawab.saksi tahun ini berbeda tempat dari tahun lalu ,tahun ini saksi dilaksanakan di gunung bunder sedangkan tahun lalu dilaksanakan di sangga buana.Saksi diperuntukan kepada kelas 7 biasanya setiap tahun ada kls 8 yang ikut saksi karena tahun lalu berhalangan untuk tidak ikut ataupun anak baru yg baru masuk saat kelas 8.disana kita akan di didik oleh para TNI.Dimulai dari apel pagi pada tanggal 5 Februari 2016. Apel dilaksanakan di hall masjid SMP Labschool Jakarta,pada pukul 06:00 pagi untuk memulai acara. Setelah selesai apel kita disuruh untuk mengambil tas dan baris lagi dan akan berjalan menuju tronton.sebelum masuk tronton,kelas 7D berfoto foto dahulu. setelah kita masuk tronton kita juga disuruh foto foto oleh ibu ibu lumayan melelahkan lah karna lama.yap lanjut lagii setelah itu kita segera berangkat untuk menuju ke gunung bunder. Diperjalanan kita di beri snack yaitu donat coklat atau gak donat keju. Di tronton 7D sangat amat berisik, banyak yang nyanyi-nyanyi ada pula yang tidur.awal perjalanan terasa enak dan adem tetapi lama lama perjalanan terasa pusing karena anginnya sangat kencang sehingga seperti masuk angin, perjalanan menujun gunung bunder lumayan lama,jalanan nya tidak bagus,dan banyak polisi tidur sehingga pantat sakit karna guncangannya sangat kencang.setelah kita ampai kita langsung turun membawa barang bawaan kita untuk menuju kelapangan, kita jalan ke bawah tidak memakai kendaraan sehingga sangat melellahkan. Di lapangan kita apel sebentar lalu diadakan kegitan dll setelah itu kami menuju ke bawah setelah sholat kita makan dll sama seperti hari esokny

  61. SAKSI SMP LABSCHOOL 2016

    Menurut pengertiannya SAKSI adalah Studi dan Apresiasi kepemimpinan Siswa Indonesia. Setiap tahunnya siswa SMP Labschool Jakarta melaksanakan kegiatan SAKSI. SAKSI bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, kesadaran diri siswa Labschool. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 5-7 Februari 2016 di Dodik Latpur,Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Semua siswa wajib mengikuti kegiatan saksi, jika ada siswa yang berhalangan dia harus mengikuti kegiatan saksi di tahun selanjutnya bersama siswa siswi kelas 7. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saksi saya.

    Apel Pagi, 5 Februari 2016
    Pada hari Jum’at, 5 Februari 2016 para perserta saksi melakukan apel pagi yang dilaksanakan di hall masjid atau hallma SMP Labschool. Apel pagi diadakan pada pukul 6.00 WIB. Para peserta yang sudah dikelompokkan berbaris sesuai kelompok masing-masing. Barisan dipimpin oleh pengurus OSIS Pranadarsa. Seperti biasanya, diadakan sambutan dari kepala sekolah, ketua BPS, dan ketua panitia. Setelah apel pagi selesai, para peserta saksi dipindahkan ke lapangan utama atau lapangan depan Labschool untuk masuk ke tronton masing-masing kelas. Di tronton tidak hanya ada peserta saksi, di sana juga ada kakak osis dan guru pembimbing.

    Perjalanan Menuju Gunung Bunder
    Di perjalanan menuju Gunung Bunder kami sangat gembira karena kami ingin secepatnya sampai di tempat tersebut. Ada yang tertawa, ada yang menyanyi, ada yang ada yang mengobrol satu sama lain, ada yang makan, ada pula yang tidur.
    Dan karena mobil tronton terlihat seperti truk, sehingga pada bagian belakangnya hanya ada pintu kecil dan seakan-akan ada jendela yang sangat besar yang tidak ditutupi kaca, angin yang masuk sangat besar sampai-sampai rambut kami berkibar-berkibar. Di perjalanan kami sempat melewati hutan pinus. Di hutan pinus cahaya matahari tidak terlalu banyak masuk, sehingga di sana sedikit gelap.

    Sampai di Gunung Bunder
    Saat kami sampai di sana, kami turun dari tronton dengan tertib dan berurutan. Kami melewati turunan curam sambil membawa beban di punggung kami menuju lapangan utama Dodik Latpur. Di lapangan utama kami menaruh bawaan kami di tempat yang diinstruksikan. Berhubung saya ketua kelompok, saya membawa tongkat yang merupakan identitas kelompok. Di tongkat tersebut terdapat warna bendera merah putih yang tidak boleh menyentuh tanah, sehingga saya harus menaruhnya dengan cara dimiringkan dan tidak boleh menyentuh tanah. Setelah menaruh bawaan kami dibariskan sesuai pleton. Di sana kami dilatih oleh tentara-tentara yang kami panggil ‘pelatih’. Pleton dibuat oleh pelatih kami. Kemudian kami dibariskan dan malakukan peraturan baris berbaris. Setelah itu kami menaruh barang di barak kami dan sholat. Selesai sholat kami melakukan kegiatan makan komando. Makan komando dilakukan dengan cepat. Sehabis mkan komando kami melakukan kegiatan pengenalan hewan melata yaitu ular. Setelah kegiatan pengenalan hewan melata selesai, kami melakukan fashion show baju daerah. Fashion show dilakukan secara berpasang-pasangan. Kemudian kami dikembalikan ke barak kami. Di barak kami diperbolehkan mandi atau sekedar bersih-bersih dan berganti baju setelah itu kami makan malam, makan malam dilaksanakan secara komando yaitu makan komando.

    Keesokan Hari
    Pada hari Sabtu pagi kami melakukan outbond. Saat outbond, banyak teman-teman yang tidak berani naik flying fox dan turun tebing karena takut ketinggian. Saat outbond juga banyak orang tua kami yang datang dan bertemu anak-anaknya yang sedang outbond. Setelah outbond selesai kami kembali ke lapangan tempat kami baris berbaris dan melakukan makan siang yang dilakukan secara makan komando. Setelah makan komando selesai, kami melaksanakan pelantikan yang diawali dengan muhasabah. Saat muhasabah para peserta saksi banyak yang menangis mengingat akan perbuatan buruk yang pernah mereka lakukan kepada orang tua mereka. Setelah muhasabah selesai kami dilantik sebagai peserta saksidan diberi pin merah putih yang bertuliskan saksi 2016. Setelah kami dilantik sebagai peserta saksi, kami pergi ke curug di dekat dodik latpur. Kami semua melakukan basah-basahan.setelah kami pergi ke curug kami kembali ke barak dan diperblehkan untuk mandi, bersih-bersih dan berganti baju. Pada malam harinya kami melakukan pentas seni yang dilakukan per kelompok.

    Hari Terakhir

    Keesokan harinya, kami berkumpul untuk acara penutupan dan foto bersama. Kami memakai baju angkatan. Cuacanya sangat panas. Banyak siswa yang kulitnya terbakar matahari. Setelah acaranya selesai, kami jalan ke tronton untuk kembali ke sekolah. Tas kami sangat berat. Kita harus menanjak dan sangat jauh dari lapangan utama ke tempat tronton parkir. Akhirnya, kami sampai di tronton masing-masing dengan banyak keringat menetes. Di perjalanan,kami diberi makan siang dan air mineral. Kami semua berbicara tentang pengalaman masing-masing tentang saksi. Akhirnya, kami pun sampai di sekolah sekitar jam 2 siang. Kami langsung menemui orang tua masing-masing dan kembali ke rumah.

  62. Saksi 2016
    Saksi adalah studi dan apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia. Tahun ini yaitu tahun 2016, angkatan 24 melalukan saksi di gunung bunder. Pada hari pertama kita baris di hallma dan kita membentuk barisan sesuai kelompok kita masing masing. Lalu setiap kelompok disuruh berjalan dan membuat barisan sesuai kelas lalu kita langsung disuruh naik ke tronton, perjalanan ke gunung bunder lumayan lama yaitu sekitar 3-4 jam.
    Sesampainya disana kita langsung turun dan mengambil tas kita lalu turun kebawah dan langsung menaruh tas dilapangan dan berbaris. Kita dibariskan sesuai kompi dan pleton masing masing , saya berda di kompi b pleton 3. Lalu setelah itu kita langsung disuruh membawa barang barang kita dan berjalan menuju barak. Sesampainya dibarak kita menaruh barang barang kita dan kita disuruh naik ke masjid dan sholat.
    Setelah sholat kita disurugh ke barak lagi dan kita langsung disuruh duduk dilantai berhadapan dgn teman teman kita, dan kita disuruh makan komando bersama dengan hitungan. Setelah makan komando kita dikasih waktu beristirahat. Lalu habis beristirahat kita disuruh naik ke aula dimana kita disana diajarkan ttg ular. Lalu sehabis itu kita melakukan parade busana daerah yg diperagakan oleh teman teman kita. Lalu sehabis itu kita boleh tidur dan beristirahat smapai pagi.
    Saat pagi sekitar jam 5 an kita dibangunkan untuk sholat subuh berjamaah kita disuruh menganri untuk berwudhu di toilet yg berada di samping barak. Kita sholat dilantai dgn dialaskan tikar. Setelah sholat selesai beberapa dari teman kita yg disuruh untuk bertugas melakukan kultum, sekitar 3-4 org berkultum dgn temanya masing masing. Setelah kultum selesai kita diarahkan untuk berbaris di jalanan depan barak untuk melakukan senam pagi, kami diajarkan beberapa gerkan dasar senam pagi, yaitu seperti mengangkat tangan keatas dan kaki ke samping, memutar kepala ke kiri dan kanan , dll. Setelah senam pagi kita melakukan makan komando pagi dengan makanan di kotak makan dan segelas teh hangat. Sebelum kami makan kami diarahkan dengan pelatih pelatih dodiklatpur dan kakak kakak osis untuk meyuapi teman yg berhadapan dgn kita, setelah makan selesai kami diberi waktu untuk mandi/membersihkan diri.
    Setelah itu kita memakai baju saksi dan celana training labschool dan melakukan outbound. Saat outbound kita diberi beberapa rintangan seperti menyebrangi pohon dengan satu tali, menyebarng dengan berpegangan dgn teman, melempar pisau dan kapak, panjat tebing, flying fox, menyebrang jarring, DLL.
    Setelah outbond kami langsung disuruh berbaris untuk melakukan tradisi labschool yaitu merayap untuk mengambil vandel. Kami diberi beberapa pengarahan seperti bagamaina cara merayapnya dan kita harus memegang kaki orang yang didepan kita dan tidak boleh terlepas. Lalu kami melakukannya dan setelah itu kami berbaris sesuai kelompok.
    Setelah itu kami disuruh tiarap dan diceramahi oleh osis. Lalu setelah itu kami disuruh membaca ikrar perjanjian saksi untuk mendapatkan pin saksi. Setelah mendapat pin kami boleh bertemu orang tua dan boleh beristirahat sebentar.
    Setelah istirahat kam pergi ke air terjon di gunung bunder. Setelah kami pergi ke air terjun kami boleh mandi bersih bersih dan istirahat lalu setelah itu kita makan komando. Malamnya kami pergi ke aula utk solat dan ada yg berkultum. Setelah itu kami tidur.
    Saat pagi sekitar jam 5 an kita dibangunkan untuk sholat subuh berjamaah kita disuruh menganri untuk berwudhu di toilet yg berada di samping barak. Kita sholat dilantai dgn dialaskan tikar. Setelah sholat selesai beberapa dari teman kita yg disuruh untuk bertugas melakukan kultum, sekitar 3-4 org. lalu kami makan komando. Siangnya kami langsung melakukan upacara penutupan dan berfoto foto dengan kelas masing masing dan kami membawa barang barang kita ke tronton dan pulang kembali ke labschool.

  63. SAKSI SMP Labschool 2016
    Kegiatan SAKSI yang artinya Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia tanggal 5, 6, dan 7. Hari jumat diawali dengan APEL pembukaan, persiapan keberangkatan menuju Gunung Bunder dengan kendaraan tronton. Diperkirakan 2 jam sudah tiba di Gunung Bunder, setelah itu baris di lapangan pelatihan tentara untuk persiapan istirahat ke barak masing-masing. Setelah itu ada makan komando di barak masing masing karena hujan gerimis di luar. Sehabis makan komando persiapan solat jumat jam 12.00 di jamak takdim dengan sholat ashar.
    Sehabis sholat jumat, kita dibimbing kp kita untuk ke musholla terdekat untuk menyaksikan presentasi dari kakak yang berpresentasi, ada yang namanya kak Elang. Dia yang menjelaskan tentang definisi hewan, yaitu ular. Mereka membawa ular untuk dipresentasikan jenis ularnya yang berbeda. Ular yang mereka bawa adalah ular yang berbisa tinggi yaitu ular kobra dan ular yang berbisa rendah atau yang tidak ada bisanya. Ada yang mencoba untuk digigit oleh ular yang berbisa rendah, cara menanganinya adalah kita hanya mengobatinya dengan antibiotik.
    Setelah menyaksikan presentasi tentang ular lanjut ke penampilan pemakaian busana daerah. Setelah itu kita ke depan barak masing masing untuk makan malam di jalanan yang beraspal, mereka menghitung detik kapan kita akan selesai makannya, itulah yang disebut makan komando. Sebelum makan komando kita diperbolehkan untuk melakukan pembersihan di barak masing-masing supaya tambah segar dan semangat mengikuti SAKSI. Setelah makan malam kita kembali ke musholla untuk mengikuti sholat maghrib. Setelah sholat maghrib kita berzikir dan mendengarkan kultum dari siswa labschool.
    Sehabis sholat maghrib kita mengikuti materi kepemimpinan yang di jelaskan oleh tentara-tentara yang berpengalaman. Ada tentara yang pernah mengalami kematian yaitu mati suri, tentara itu pernah cedera sampai 6 kali di operasi. Sehabis materi kepemimpinan kita mengambil snack dan kembali ke barak masing-masing untuk beristirahat untuk kegiatan besok. Besoknya kita akan mengadakan kegiatan outbond. Saya ke lapangan untuk pemanasan dan mempersiapkan untuk ke pos masing masing setiap pos punya tipe permainan yang berbeda, di pos 1 kita harus turun dari bangunan dengan mengenakan tali, pos 2 kita naik flying fox. Sehabis itu kita ke air terjun. Disana airnya sangat dingin dan air terjunnya yang indah. Setelah itu, kita ke barak masing masing untuk mandi dan persiapan untuk makan malam.
    Setelah makan malam, kita pergi ke musholla untuk sholat maghrib dan mempersiapkan kegiatan pensi masing masing kelompok. Ada yang pensinya nyanyi, battle dance, dan ada yang bercomedy. Setelah pensi, kita akan mengambil snack yang diberi oleh guru guru dan kembali ke barak untuk istirahat. Besoknya saya sholat subuh dan sarapan pagi. Setelah itu, kita packing barang barang kita untuk persiapan pulang ke Jakarta. Setelah kita packing, kita akan ke lapangan SAKSI dan upacara penutupan. Setelah itu, kita mengambil snack dan langsung menuju ke tronton masing masing. Tronton sudah berjalan ke Jakarta selama 3 jam dan sampai di sekolah SMP Labschool Jakarta dan beristirahat di rumah masing masing.
    M. Anis Al Fatih Adchan
    7D

  64. Saksi 2016
    STUDI dan APRESIASI KEPEMIMPINAN SISWA INDONESIA
    Pada hari jumat 5 februari 2016, kita melakukan apel pagi dilapanagan hallma. Setelah itu kita langsung menuju tronton masing masing .setelah itu kita langsung berangkat menuju GUNUNG BUNDER. Setelah perjalanan lama akhirnya kita sampai ke tujuan dengan selamat, setelah sampai di sanakita harus jalan menanjak jauh sampai ke DODIK LATPUR. DODIK LATPUR adalah lapangan utama, disana adalah penyerahan siswa siswi labschool kepada Tentara Nasional Indonesia, kita apel terlebih dahulu dan mengesahkan kegiatan SAKSI. Setelah itu kita turun untuk pergi ke barak,barak hanya ada dua yaitu barak laki laki dan perempuan . Barak laki laki di barak depan muat 4 kelompok yaitu kellompok 1 2 3 4 dan di tengah tengahnya ada ruang untuk osis lalu ada barak belakang yang muat 5 kelompok yaitu kelompok 5 6 7 8 9 , di belakang ada 2 kamar mandi disana kita harus mandi berbarengan dan ada 6 kamar mandi buat buang air kecil atau buang air besar . Setelah itu kita naik ke atas untuk siap siap sholat jumat. ABIE PUTRA RAMADHANI HUTOMO yang mengkumandangkan adzan jumat setelah sholat kita semua makan di barak denagn makan komando. Setelah itu kita ke aula untuk pengetahuan tentang hewan, melata malam malam kita menonton acara fashion show dari anak anak tiap tiap kelas.sehabis itu kita turun ke barak dan siap siap untuk tidur. Sudah samapai hari kedua pagi pagi kiita sholat shubuh berjamaah di barak setelah itu kita senam pagi dan makan pagi dengan makan komando tetapi kita harus menyuapi teman didepan kita sampai makanan habis dalam dua puluh hitugan. Pada siang hari kita melaksanakan outbond yamg seru dan menantang sampai makan siang, orang tua kita pun datang untuk melihat anak anak nya makan komando. Stelah makan komando kita dilantik. Setelah dilantik kita pergi ke curug atau air terjun untuk bermandi mandi dan berbasah basahan semuanya berenang osis pun ikut terjun ke air. Setelah ke curug kita balik dan mandi di barak untuk bersih bersih. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Pentas seni merupakan hal yang seru juga ada yang mennyanyi, nari, da nada yang battle dance. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat. Keesokan harinya, kami berkumpul untuk acara penutupan dan foto bersama. Kita memakai baju angkatan. Cuacanya kembali sangat panas. Banyak siswa yang kulitnya terbakar matahari. Setelah acaranya selesai, kami jalan ke tronton untuk kembali ke sekolah. Tas kami sangat berat. Kita harus menanjak dan sangat jauh dari lapangan utama ke tempat tronton parkir. Akhirnya, kami sampai di tronton masing-masing dengan banyak keringat menetes. Di perjalanan, kita diberi makan siang dan air mineral.di perjalanan sangat macet hingga tiba ke sekolah sangat lama kira kira empat sampai enam jam, di perjalanan juga sangat panas dan gerah. Kami semua berbicara tentang pengalaman masing-masing tentang saksi. Akhirnya, kami pun sampai di sekolah sekitar jam 2 siang. Sesampainya kami sampai di labschool Jakarta kami langsung menemui orang tua masing-masing, menceritakan SAKSI kepada orang tua kita dan akhirnya kembali ke rumah masing masing.

  65. SAKSI SMP LABSCHOOl
    JAKARTA 2016
    KEGIATAN SAKSI ATAU STUDI APRESIASI DAN KEPEMIMPINAN SISWA ADALAH KEGIATAN yang dilaksanakan oleh murid kelas 7 smp labschool jakarta yang berlangsung pada tanggal 5-7 februari 2016 di dodiklatpur gunung bunder,bogor kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk dan menumbuhkan rasa disiplin dan juga sifat kepemimpinan serta kedisiplinan,ketangguhan dan yang lebih terpenting lagi adalah rasa kemandirian yang tinggi,
    Sebelum melakukan kegiatan saksi kita harus mengikuti kegiatan pra saksi,kegiatan pra saksi ini berlangsung dari hari senin sampai dengan hari rabu lebih tepatnya dari tanggal 1-3 februari 2016,pada kegiatan ini kita dibagi perkelompok ada kelompok 1-9 dan dipilih juga ketua kelompok dan wakil dan juga dipilih untuk peragaan busana pada hari senin kita diberi briefing tentang kegiatan saksi.pada hari selasa kita perkelompok bersama sama mengecat tongkat dan membuat vandal,vandal ini adalah sebuah identitas kelompok inilah saat yang dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan rasa kekompakan antar kelompok dan kita latihan pbb atau dapat disebut juga peraturan baris berbaris dan kita dapat materi dari BNN oleh pak viktor tentang penyuluhan dan dampak narkoba yang berbahaya bagi generasi emas ini dan kita juga dapat materi tentang kepemimpinan dari prof.dr h arief rachman pada hari rabu kita diberi kesempatan untuk menyelesaikan pembuatan tongkat dan pengecetan tongkat dan vandal dan diberi waktu untuk finishing dan diberi waktu untuk persiapan pensi perkelompok digunung bunder nanti.

    Pada hari kamis kita diberi waktu untuk istirahat tetapi kita tetap masuk ke sekolah dan kegiatan belajar mengajar masih berlangsung dan pembelajaran berlangsung seperti biasanya

    SAKSI 5-7 februari 2016
    Pada hari jum’at adalah hari pemberangkatan para calon pemimpin ke dodiklatpur gunung bunder bogor pada saat pemberangkatan kita disuruh datang ke sekolah sebelum jam 06;00 atau lebih tepatnya jam 05;30 saat sampai disekolah kita menaruh tas dan langsung baris untuk melaksanakan apel pagi pemberangkatan setelah pelaksanaan apel pagi kita naik ke tronton untuk berangkat ke gunung bundersaat di tronton kita makan sambil bernyanyi nyanyi saat sampai ditempat tronton kita banyak yang mogok jadi kita harus jalan kaki ke tempat dodiklatpur gunung bunder sesampainya di lapangan garuda kita melaksanakan apel pembukaan yang berlangsung tidak lama setelah itu dilanjutkan dengan beres beres barang bawaan di barak masing masing setelah beres beres kita mendapatkan tas dan langsung baris untuk melaksanakan apel pagi pemberangkatan setelah pelaksanaan apel pagi kami melaksanakan pengenalan hewan melata oleh Sioux setelah itu kami pulang ke barak untuk mandi dan sholat setelah itu kami dapat materi kepemimpinan dasar setelah selesai kami tidur dan berberes beres.pada hari sabtu pagi kami sarapan,shalat,dan senam setelah itu kami langsung melaksanakan outbound dll.setelah melakukan outbond kita dapat bertemu dengan orang tua kita dan bersalaman.setelah itu kami hicking ke curug pangeran setelah itu kami kembali ke barak dan mandi,sholat,dll.setelah itu kami ke aula untuk melaksanakan pensi sehabis pensi selesai kami kembali ke barak dan tidur.pada hari minggu pagi kami berberes beres mandi shalat dan persiapan pemulangan setelah itu kami berangkat ke lapangan garuda dan foto bersama wali kelas setelah selesai kami menuju ke tronton masing masing untuk pulang setelai sampai kembali di labschool kami pulang kerumah masing masing.

  66. SAKSI 2016 ANGKATAN 24 SMP LABSCHOOL JAKARTA
    SAKSI adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia.Di SMP Labschool Jakarta,SAKSI sudah ada sejak 14 tahun.Di kegiatan SAKSI ini,kita dilatih kepemimpinan dan kedisiplinan oleh TNI .Tetapi,biasanya saksi diadakan di Sangga Buana,namun tahun ini SAKSI diadakan di Dodiklatpur,Gunung Bunder,Jawa Barat.Sebelum SAKSI dilaksanakan,kita harus mengikuti PRASAKSI yang diadakan di SMP Labschool Jakarta.PRASAKSI berlangsung selama 3 hari.Hari pertama,kita akan dikenalkan kepada SAKSI oleh kakak-kakak OSIS.Kita juga akan ditunjukkan cara membuat vandel dan tongkat yang merupakan identitas kelompok.Disini,kita dibagi menjadi 9 kelompok putrid dan 12 kelompok putra serta KP atau kakak Pembina kelompok kita dari kakak-kakak OSIS.Setelah itu,kita ditugaskan untuk menentukanketuakelompokserta wakil ketua kelompok.Kita juga harus mendiskusikan apa yang akan kita tampilkan pada saat pensi atau pentas seni SAKSI nanti dan siapa yang akan menjadi peraga busana daerah serta narrator dari masing-masing kelompok.
    Hari kedua,kita akan dilatih PBB yaitu Peraturan Baris Berbaris oleh kakak-kakak OSIS.Kita dibagi menjadi tiga kompi dengan 2 kakak OSIS setiap kompi. Setelah itu,ada materi tentang kepemimpinan ari Pak Arief Rachman.Kemudian kita membuat vandel dan tongkat.Pada pembuatan vandel dan tongkat,kita ditugaskan untuk membuat vandel dan tongkat yang sudah diberitahu kemarin.Jadi,separuh waktu digunakan untuk membuat vandel,dan sisanya membuat tongkat dengan bantuan KP kelompok.
    Pada hari ketiga,kita melaksanakan kegiatan lari pagi mengelilingi kompleks sekitar Labschool.Setelah lari pagi,kita dilatih PBB lagi oleh kakak OSIS.Kemudian,kita menuju auditorium untuk mendapatkan materitentangnarkobadaridr.VictorPudjiadi.Beliautelahberhasilmendapatkanrekor MURI sebanyak 13 kali dengankategoripresentasidenganornament terbanyak.Disitu juga kitabisamendapatkanhadiahdengancaramajukedepanuntukmembantudiaberpresentasi.Setelahitu kami melanjutkanpembuatantongkatdanvandel.
    PadahariJum ‘at,paginyakitamelaksanaknapelpagisebelumberangkatkeDodiklatpur.Setelahapel,kitalangsungberjalanmenujutronton yang sudahdiparkirkan di lapangandepanLabschool.Kitasudahdibagimenjadi 15 tronton.1 kelasdibagimenjadi 2 trontonditambahdengantrontonuntukOSIS.Disetiaptronton juga didampngi oleh seorang guru dandua orang kakakOSIS.Setelahmemasukitronton,kitalangsungberangkatmenujuDodiklatpur.PerjalankeDodiklatpurmemakanwaktukuranglebihsekitar 3 jam..Begitusampai,diDodiklatpur,kitalangsungdiarahkan oleh tentarauntukberbarismenjadi 2 kompi yang masing-masingkompinyaterdiridariempatpleton.Setelahitukitamelakukanapeldankemudiankitadiarahkanmenujukebarakkitayaitutempatkitaberistirahat.Lalu,anaklaki-lakipergiuntuksholatJum’atdan yang perempuansholatZhuhur di barakperempuan.Selanjutnyakitamakansiang.Selamadisana,kitamakandengancaramakankomandoyaitumakansesuaidenganperintahTNI.Setelahmakansiang,kitaberjalanmenujuke aula untukmenyaksikanperagaanbusanadaerahdarisetiapkelompok.Selamaperagaanbusana,akanadanaratordarisetiapkelompok yang akanmembacakansebuahteks yang beisifakta-faktatentangdaerah yang ditampilkan oleh busanakelompoknya.Setelahperagaanbusanaselesai,adasebuahpresentasitentangpengenalan reptile danpenanganangigitanulardariSioux.Siouxadalahsebuahlembaga yang didirikanuntukmempelajarireptile,khusunyaular.Jadi,merekamempresentasikankepadakitatentangmacam,macam ular,jenis-jenisnya,habitatnya,asal-usulnya,gigitannya,ciri-cirinya,dan lain-lain.Kita juga ditunjukkancaramenanganigigitanular.Bahkan,ada yang inginmencobarasanyadigigitular yang tidakberbisa.Setelahitu,kitaberjalankembalikebarakuntukmembersihkandiridanmakanmalam.Setelahmakanmalam,kitakembalikeatasuntukmendengarkanpresentasidariTNI.Setelahitu kami kembalikebarakuntuktidur.
    Esoknya,kitabangunpagi-pagiuntukbersiap-siapoutbond.Setelahmengenakankaoslorengsertasyalloreng,kitasarapandankemudianmelaksanakankegiatansenampagi.Selanjutnya,kamipergikeatasuntukmelakukanuntukmelakukankegiatanoutbond.Padakegiatanini,kitadiharuskanuntukmekewatirintangan-rintangan yang sudahdisiapkanuntukkita oleh para TNI.Adabermacam-macamrintangan,contohnyajembatantaliV,yangdimanadimainkan oleh dua orang untukmelewatijembatan yang bertaliV.Ada juga lemparkapakdanpisau,yaitukitadiajarkanuntukmelemparkapak oleh TNI agar mengenaitarget.Ada juga flying fox dansebagainya.Setelahitu,kitaharusberusahauntukmendapatkanvandelkita yang sudahdigantungkandiujungsebuahtiang yang menyanggatali-talipembatas.Rupanya,kitaharusmerangkakmelintasijalurkelompokmasing-masing.Kelompok yang tercepatakanmemenangkantantangannya.Kemudian,kitamakansiangdanpergikecurugatau air terjununtukmembersihkandiri.Setelahmembersihkandiri,kitakembalikebarakuntukmandidanbergantibajuuntuk acara pensi.Di acara pensi,terdapatbermacam-macampenampilan,seperti battle dance,stand upcomedy,vocalgroup,bandacoustic,danbahkangombal!Di acara pensiini juga sekaligusmenjadi acara perpisahanbagikak Irfan RolandadankakWulan,yaitusalahsatudarikakak OSIS kami yang termasukdalamkelasakselerasi,sehinggatahuninimerekaakanlulus.Setelahitu kami kembalikebarakuntuktidur.
    Padahariterakhirini,kamibangunpagi-pagiuntukbersiap-siappulangkerumah.Setelahsarapan,kamikembalikelapanganutamauntukmelakukanapeldanpenumumanpesertaterbaikputradanputri,vandeldantongkatterbaik,kultumterbaikputraputri.Setelahberfotokelas,kamiberjalanmenujutrontondankemudianberangkatkembalikeLabschool.

  67. SAKSI atau Studi Apresisasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia adalah kegiatan tahunann yang dilakukan olh siswa kelas 7. Tetapi, apabila ketika kelas 7 belum mengikuti saksi, maka harus mengikutinya kembali pada saatkelas 8. Pada SAKSI tahun 2016, Kami ditempa selama 3 hari 2 malam di Dodik Latpur Gunung Bunder. Tempat pelaksanaan SAKSi tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Alhasil, seragam SAKSi yang digunakan juga berbeda. Sebelum berangkat di hari Jumat, siswa harus mengikuti pra-saksi terlebih dahulu. Pra-saksi dilakukan dilakukan dari hari Senin hingga Rabu atau 1-3 Februari. Kegiatan yang dilakukan saat pra-SAKSI adalah lari pagi, pengecatan vandel dan tongkat, serta pembagian seragam SAKSI. Hari Kamis belajar seperti biasa dan digunakan untuk mempersiapkan barang-barang yang akan digunakan untuk SAKSI.
    Kemudian pada Hari Jumat, 5 Februari 2015 siswa mengenakan pakaian pramuka dan diwajibkan untuk berkumpul disekolah pukul 6 pagi dan berangkat pukul 6.30. Siswa berangkat menggunakan tronton dengan didampingi OSIS dan wali kelas masing-masing. Tetapi di tengap perjalanan, ada tronton yang bannya meletus. Sehingga siswa harus berjalan lebih jauh untuk sampai ke lapangan. Di lapangan, siswa disuruh untuk berbaris dan siswa dibagi menjadi 2 kompi, yaitu kombi A dan B, serta beberapa pleton. Jadi ketika disuruh untuk berbaris, peserta SAKSI berbaris sesuai pleton masing-masing.
    Setelah berbaris di lapangan, peserta dipersilahkan untuk berjalan ke barak dengan rapi. setelah menaruh barang di barak, peseta harus ikut makan komando. Tetapi, karena di luar hujan, makan komando dilaksanakan di dalam barak. Lalu, peserta harus berjalan ke aula. Di aula, peserta harus duduk dengan rapi dan mendengarkan penjelasan dari lembaga Sioux tentang cara penanggulangan ular. Kemudian, siswa dapat menyaksikan peraan busana daerah dari kelompok lain. Setelah peragaanbusana selesai, peserta kembali ke barak untuk mandi dan bersiap-siap untuk acara malam. Acara malam ini adalah pemberian materi kepemimpinan dari TNI. Setelah materi selsai, peserta dipersilahkan untuk kembali ke barak dan tidur.
    Pada hari kedua, peserta dibangunkan pagi-pagi dan buang air kecil terlebih dahulu. Lalu, pluit ditiupkan dan peserta harus keluar barak dan makan pagi. Peserta disuruh bersuap-suapan. Setelah makan komando, peserta kembali ke barak dan berganti baju SAKSI. Peserta diberikan slayer. Acara kali ni adalah kegiatan outbond. Ada banyak kegiatan yang banyak dilakukan. Contohnya flying fox, turun tebing, melewati tali, lempika, dan lain lain. Kegiatan outbound diliput oleh stasiun TV MNC.
    Setelah outbond, peserta kembali ke lapangan untuk merayap mengambil vandel masing-masing. Jika sudah selesai, peserta harus berbaris seuai kelompok. Pemenangnya akan diberikan kesempatan untuk mengikrarkan janji SAKSi. Setelah itu, kami beristirahat dan bersilahturahmi dengan orang tua.
    Setelah itu, peserta diarahkan untuk berjalan ke curug kondang dan curug ngumpet. Di perjalanan, peserta harus menyanyikan lagu-lagu SAKSI dan Labschool. Ketika sampai, peserta banyak yang bermain air dn bersenang-senang. Ketika perjalanan kembali ke barak, hujan turun. Jadi banyak yang menuntupp kepala dengfan slayer masing-masing. Ketika di barak, peserta pun mandi secara bergantian. Acara malam kali ini adalah pentas seni. Kelompok menampilkan penampilan yang sudah diuji pada saat pra-SAKSi. Setelah pentas seni selesai, peserta kembali ke barak untuk tidur.
    Hari ketiga adalah hari terakhir pelaksanaan SAKSi. Peserta mengenakan baju angkatan yang akan digunakan untuk foto kelas. Peserta berkumpul di lapangan untuk pengumuman peserta SAKSI terbaik. Setelah selesai, peserta kembali ke tronton dan kembali ke sekolah.

  68. SAKSI 2016

    Saksi adalah kependekan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatan ketakwaan kepada Tuhan YME. Sebelum kegiatan saksi dilaksanakan kegiatan pra saksi untuk mempersiapkan persiapan persiapan yang dibutuhkan saat SAKSI nanti. Pra saksi berjalan selama 3 hari. Hari pertama, kami membentuk kelompok masing masing di teater kecil untuk menentukan ketua, wakil ketua, pemeran busana dan membahas hal lain. Pada hari kedua, ada materi narkotika, kegiatan PBB, pembuatan vandel serta pengecatan tongkat. Pada hari ketiga, ada kegiatan PBB serta penyelasaian pengecatan tongkat. Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI. Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.Perjalanan ke Gunung Bunder memakan waktu selama 2 jam. Saat sampai kita langsung jalan menuju lapangan. Di lapangan kita baris-berbaris yang dipimpin oleh TNI. Disana kita disuruh untuk tiarap dan lari-lari. Setelah itu kita meletakkan barang bawaan kita di barak. Kita langsung menuju masjid untuk melaksanakan sholat jumat. Jalan disana sangat melelahkan karena banyak sekali tanjakan-tanjakan. Setelah sholat jumat kita menuju barak untuk makan siang. Makan siang kita adalah MaKom atau makan komando. Kita makan tetapi hanya dalam hitungan detik. Setelah itu kita menuju aula untuk diberi materi oleh tim Sioux. Sioux memberi materi tentang ular. Bagaimana kita menangani bekas gigitan ular dsb. Setelah materi kita mendapatkan waktu untuk istirahat dan mandi di barak. Kita menuju aula untuk melaksanakan sholat maghrib dan sholat isya. Kita mendapatkan materi dari TNI. Materi dilaksanakan sampai jam 11.00 malam. Setelah itu kita tidur di barak yang telah diatur sesuai kelompok. Di barak kami tidur menggunakan sleeping-bag dan tikar dibawahnya. Kita bangun jam 04.00 dan melaksanakan sholat subuh dan ibadah untuk murid non muslim. Setelah sholat subuh dan ibadah kita sarapan dan senam pagi. Setelah itu kita kita mandi dan memakai baju saksi. Setelah itu kita berjalan ke lapangan utama untu melakukan outbond. Saat outbond berlangsung orang tua murid berdatangan. Setelah outbond kita ke lapangan utama untuk lomba per kelompok dengan disaksikan oleh orang tua murid. Setelah lomba kita mendengarkan muasabah. Setelah muasabah kita makan siang. Setelah makan siang kita pergi ke curug. Sepulangnya dari curug kita diberi waktu untuk istirahat. Setelah itu kita sholat ashar di barak. Setelah waktu ashar sdh habis kita pergi ke aula untuk sholat maghrib dan isya dan ibadah untuk yang lainnya. Setelah sholat dan ibadah diadakan pensi. Setelah itu kita kembali ke barak untuk tidur. Keeseokan harinya merupakan pengumuman vandel terbaik, tongkat terbaik, peserta saksi terbaik, dan parade busana terbaik. Setelah pengumuman selesai, kami langsung bergegas kembali ke tronton yang sama seperti saat kami berangkat saksi dan pulang kembali ke Labschool.

  69. Saksi 2016

    SAKSI merupakan singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpininan Siswa Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, SAKSI adalah ebuah kewajiban bagi emua siswa siswi Labschool. Biasanya SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana, tetapi SAKSI tahun ini dilaksanakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder, Bogor. Tepatnya pada tanggal 5-7 Februari 2016.
    Pelaksanaan SAKSI dimulai dari pra-SAKSI. Pra-SAKSI adalah kegiatan yang dilakukan untuk memprsiapkan SAKSI, seperti: mengecat tongkat, membuat vandel, latihan PBB, dll. Pra-SAKSI dilaksanakan pada tanggal 1-3 Februari 2016. Tetapi, pra-SAKSI tidak dilaksanakan saat sehari seblum SAKSI mulai. Pada hari itu kami hanya belajar seperti biasa.
    Hari pertama PRA SAKSI yaitu dimulai dengan pembagian kelompok dan pembagian tugas.Setelah itu,kami dilatih PBB ditengah lapangan yg panas.Hari kedua,kami mulai pembuatan vandell dan pengecatan tongkat.Hari ketiga kita tinggal melakukan finishing.

    Esok harinya SAKSI pun dimulai. Pagi-pagi kami sudah sampai Labschool untuk melaksanakan apel pagi yg kala itu waktu menunjukkan pukul 06.30. Setelah itu, kami segera berangkat naik tronton. Sampai di sana, kami langsung melaksanakan apel, menaruh barang bawaan dan shalat. Dalam kegiatan SAKSI, banyak sekali kegiatam-kegiatan yang seru, seperti: outbond, hiking, pensi dsb.
    Hari kedua telah tiba. Kita bangun jam 4.30 pagi untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh, kita melaksanakan senam pagi dan makan pagi. Makan pagi di sini berbeda dengan makan biasa. Kita harus menyuapi teman depan kita tidak boleh tumpah dan harus habis dalam 20 hitungan. Kemudian, kami menjalankan kegiatan outbond sampai jam makan siang. Lalu, kami makan siang di lapangan utama. Cuacanya panas sekali. Banyak siswa yang mengipas-ngipas karena sangat panas. Di lapangan utama, ada banyak orang tua murid yang datang untuk menjalankan kegiatan bakti social dan melihat kegiatan anak-anak. Setelah itu, kami melakukan hiking ke salah satu curug / air terjun. Kami semua sangat gembira. Sekitar jam 4.30 kami kembali ke barak masing-masing untuk membersihkan diri dan sholat. Kemudian kami diarahkan untuk mendengarkan materi di aula. Materi ini diberikan oleh Lembaga Sioux tentang pengenalan hewan melata dan penanggulangan bisa ular. Selanjutnya adalah acara parade busana daerah. Lalu setelah acara tersebut selesai, kami kembali ke barak untuk mandi dan bersiap-siap untuk acara malam. Sebelum acara malam, kami makan komando dan beribadah terlebih dahulu. Acara malam diadakan di aula. Acara malam ini adalah pemberian materi tetang kepemimpinan oleh TNI. Kemudian kami menuju kembali ke barak dan tidur. Pada malam hari, kami melakukan kegiatan pentas seni. Setiap kelompok menampilkan penampilan masing-masing. Setelah pensi selesai, kita semua kembali ke barak untuk beristirahat.
    Keesokan harinya, kami bangun jam 05.30 untuk melaksanakan sholat Subuh. Selesai sholat dan kultum kami diberikan sarapan pagi. Kemudian kami berganti baju dan segera menuju lapangan utama untuk outbond. Kami melakukan berbagai kegiatan seperti flying fox, lempar pisau, turun tebing, dll. Lalu kami diberikan makan siang. Setelah makan siang, kami pergi ke curug atau air terjun. Malam harinya terdapat kegiatan pensi, setelah itu kami istirahat di barak. Tentu saja kami semua lelah sepulang dari SAKSI, dan kulit kami juga terbakar. Mungkin banyak hal yang tidak terlalu kami sukai ketika SAKSI, tetapi juga terdapat beberapa hal yang dapat kami ambil hikmahnya. Seperti berhenti bersikap apatis, mental kami menjadi lebih kuat, dan fisik kami juga menjadi lebih kuat.
    Kegiatan ini diakhiri dengan renungan dan penyematan tanda merah putih yang menandakan bahwa siswa telah luus kegiatan SAKSI. Dan jangan lupa apel penutup yang dilanjutkan dengan perjalanan pulang menuju Labschool dengan tronton.

  70. SAKSI 2016

    Saksi adalah kependekan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatan ketakwaan kepada Tuhan YME. Sebelum kegiatan saksi dilaksanakan kegiatan pra saksi untuk mempersiapkan persiapan persiapan yang dibutuhkan saat SAKSI nanti. Pra saksi berjalan selama 3 hari. Hari pertama, kami membentuk kelompok masing masing di teater kecil untuk menentukan ketua, wakil ketua, pemeran busana dan membahas hal lain. Pada hari kedua, ada materi narkotika, kegiatan PBB, pembuatan vandel serta pengecatan tongkat.
    Pada hari ketiga, ada kegiatan PBB serta penyelasaian pengecatan tongkat. Pada hari jumat, 5 februari 2016, siswa kelas 7 akan memulai kegiatan SAKSI. Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 6 pagi untuk melaksanakan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing. Di perjalanan, kami diberikan makanan dan air mineral. Sekitar jam 10, kita sampai di lokasi saksi, yaitu dodiklatpur, gunung bunder. Untuk mencapai ke lapangan utama, kita harus menyusuri jalanan menurun dan menanjak. Kami semua sangat lelah karena tas yang kami bawa sangat berat. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI memberi sambutan dan dibentuk 8 pleton.
    Perjalanan ke Gunung Bunder memakan waktu selama 2 jam. Saat sampai kita langsung jalan menuju lapangan. Di lapangan kita baris-berbaris yang dipimpin oleh TNI. Disana kita disuruh untuk tiarap dan lari-lari. Setelah itu kita meletakkan barang bawaan kita di barak. Kita langsung menuju masjid untuk melaksanakan sholat jumat. Jalan disana sangat melelahkan karena banyak sekali tanjakan-tanjakan. Setelah sholat jumat kita menuju barak untuk makan siang. Makan siang kita adalah MaKom atau makan komando. Kita makan tetapi hanya dalam hitungan detik. Setelah itu kita menuju aula untuk diberi materi oleh tim Sioux. Sioux memberi materi tentang ular. Bagaimana kita menangani bekas gigitan ular dsb. Setelah materi kita mendapatkan waktu untuk istirahat dan mandi di barak. Kita menuju aula untuk melaksanakan sholat maghrib dan sholat isya. Kita mendapatkan materi dari TNI. Materi dilaksanakan sampai jam 11.00 malam. Setelah itu kita tidur di barak yang telah diatur sesuai kelompok. Di barak kami tidur menggunakan sleeping-bag dan tikar dibawahnya.
    Kita bangun jam 04.00 dan melaksanakan sholat subuh dan ibadah untuk murid non muslim. Setelah sholat subuh dan ibadah kita sarapan dan senam pagi. Setelah itu kita kita mandi dan memakai baju saksi. Setelah itu kita berjalan ke lapangan utama untu melakukan outbond. Saat outbond berlangsung orang tua murid berdatangan. Setelah outbond kita ke lapangan utama untuk lomba per kelompok dengan disaksikan oleh orang tua murid. Setelah lomba kita mendengarkan muasabah. Setelah muasabah kita makan siang. Setelah makan siang kita pergi ke curug. Sepulangnya dari curug kita diberi waktu untuk istirahat. Setelah itu kita sholat ashar di barak. Setelah waktu ashar sdh habis kita pergi ke aula untuk sholat maghrib dan isya dan ibadah untuk yang lainnya. Setelah sholat dan ibadah diadakan pensi. Setelah itu kita kembali ke barak untuk tidur.
    Keeseokan harinya merupakan pengumuman vandel terbaik, tongkat terbaik, peserta saksi terbaik, dan parade busana terbaik. Setelah pengumuman selesai, kami langsung bergegas kembali ke tronton yang sama seperti saat kami berangkat saksi dan pulang kembali ke Labschool.

  71. SAKSI 2016

      SAKSI adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepimpinan Indonesia merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh murid kelas 7 SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini diadakan untuk menjadikan murid kelas 7 disiplin dan mandiri. Sebelum itu, diadakan acara PRA SAKSI selama 3 hari. Kami diminta untuk membuat tongkat dan vandel, lari pagi, dan lain-lain. SAKSI kali ini diadakan di Dodiklatpur, Gunung Bunder, Jawa Barat pada tanggal 5-7 Februari 2016.

      Pada hari Jumat, 5 Februari 2016, seluruh siswa kelas 7 dan OSIS-MPK SMP Labschool Jakarta berkumpul padapukul 06.00 di Hall Masjid. Diakan apel pemberangkatan sebelum kami menuju tronton masing-masing. Pada pukul 07.00, kami semua berangkat ke Gunung Bunder. Membutuhkan waktu selama 2 jam untuk sampai ke tujuan. Pada pukul 09.00, kami sampai tujuan tetap kami harus berjalan agak menanjak untuk sampai ke lapangan utama. Saat sampai di lapangan utama, kami diminta berbaris, tiarap, dan merayap sesuai perintah. Lalu, seluruh murid kelas 7 dibagi per pleton. Ada 8 pleton, masing-masing pleton berisi 30 siswa. Lalu, kami bersiap untuk makan siang dengan makan komando di barak karena diluar hujan. Lalu, bagi yang putri melaksanakan Salat Zuhur di barak dan putra melaksanakan Salat Jumat di Aula. Lalu, kami diberi materi tentang hean melata oleh tim Sioux. Lalu, diadakan parade busana dari masing-masing kelompok sesuai nama kelompoknya. Lalu, kami kembali ke barak untuk bersiap-siap. Lalu, kami makan malam dengan makan komando. Lalu, kami menuju Aula unutk melaksanakan Salat Maghrib. Setelah itu, kami diberi materi oleh pihak TNI. Lalu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari kedua, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh. Lalu, kami bersiap-siap untuk sarapan. Seperti biasa, sarapan dilakukan dengan makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengganti baju. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk diberi pengarahan kegiatan selanjutnya, yaitu outbond. Lalu, kami berjalan menuju lapangan utama untuk melaksanakan outbond. Sebelum itu, kami melakukan pemanasan dan berguling-guling sesuai perintah. Terdapat 7 rintangan seperti flying fox, turun tebing, melempar pisau dan kapak, meniti, dan lain-lain. Pada hari itu juga, diadakan baksos dan kunjungan orang tua murid. Setelah itu, dliadakan lomba merayap untuk mendapatkan vandel kelompok di lintasan yang sudah dirancang. Pemenangnya akan diberi kesempatan mengikrarkan janji SAKSI. Lalu, diadakan renungan oleh kakak OSIS-MPK. Lalu, kami diberi pin bendera merah putih yang menandakan bahwa kita lulus SAKSI. Setelah itu diadakan makan komado dihadapan seluruh orang tua murid. Lalu, kami diberikan kesempatan untuk beristirahat dan menemui orang tua murid. Setelah itu, kami semua hiking menuju Curug Kondang dan Curug Ngumpet. Sampai disana, kami semua turun ke air terjun, bermain air, dan menyanyikan lagu Halo-Halo Labschool di tengah-tengah air terjun bersama kakak OSIS-MPK. Lalu, kami kembali ke barak dan makan komando. Lalu, kami menuju Aula untuk melaksanakan Salat Maghrib dan Pentas Seni. Setiap kelompok wajib menampilkan pentas seni. Seperti, gombal, battle dance, musikalisasi puisi, acapella, dan lain-lain. Setelah itu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari ketiga, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh dan mengganti baju serta merapikan tas masing-masing dan barak. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengambil barang-barang kami dan kembali berkumpul di depan barak. Lalu, kami semua bergegas menuju lapangan utama untuk melaksanakan upacara penutupan. Perjalanan menuju lapangan utama sangat melelahkan ditambah dengan kami membawa barang bawaaan yang berat. Lalu dilaksanakan upacara penutupan dan diumumkan peserta terbaik SAKSI 2016, peragaan busana daerah terbaik, tongkat dan vandel terbaik. Lalu, kami bergegas menuju tronton dan pulang menuju SMP Labschool Jakarta. SAKSI 2016 ini adalah pengalaman yang akan dikenang.

  72. SAKSI 2016

      SAKSI adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepimpinan Indonesia merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh murid kelas 7 SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini diadakan untuk menjadikan murid kelas 7 disiplin dan mandiri. Sebelum itu, diadakan acara PRA SAKSI selama 3 hari. Kami diminta untuk membuat tongkat dan vandel, lari pagi, dan lain-lain. SAKSI kali ini diadakan di Dodiklatpur, Gunung Bunder, Jawa Barat pada tanggal 5-7 Februari 2016.

      Pada hari Jumat, 5 Februari 2016, seluruh siswa kelas 7 dan OSIS-MPK SMP Labschool Jakarta berkumpul padapukul 06.00 di Hall Masjid. Diakan apel pemberangkatan sebelum kami menuju tronton masing-masing. Pada pukul 07.00, kami semua berangkat ke Gunung Bunder. Membutuhkan waktu selama 2 jam untuk sampai ke tujuan. Pada pukul 09.00, kami sampai tujuan tetap kami harus berjalan agak menanjak untuk sampai ke lapangan utama. Saat sampai di lapangan utama, kami diminta berbaris, tiarap, dan merayap sesuai perintah. Lalu, seluruh murid kelas 7 dibagi per pleton. Ada 8 pleton, masing-masing pleton berisi 30 siswa. Lalu, kami bersiap untuk makan siang dengan makan komando di barak karena diluar hujan. Lalu, bagi yang putri melaksanakan Salat Zuhur di barak dan putra melaksanakan Salat Jumat di Aula. Lalu, kami diberi materi tentang hean melata oleh tim Sioux. Lalu, diadakan parade busana dari masing-masing kelompok sesuai nama kelompoknya. Lalu, kami kembali ke barak untuk bersiap-siap. Lalu, kami makan malam dengan makan komando. Lalu, kami menuju Aula unutk melaksanakan Salat Maghrib. Setelah itu, kami diberi materi oleh pihak TNI. Lalu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari kedua, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh. Lalu, kami bersiap-siap untuk sarapan. Seperti biasa, sarapan dilakukan dengan makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengganti baju. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk diberi pengarahan kegiatan selanjutnya, yaitu outbond. Lalu, kami berjalan menuju lapangan utama untuk melaksanakan outbond. Sebelum itu, kami melakukan pemanasan dan berguling-guling sesuai perintah. Terdapat 7 rintangan seperti flying fox, turun tebing, melempar pisau dan kapak, meniti, dan lain-lain. Pada hari itu juga, diadakan baksos dan kunjungan orang tua murid. Setelah itu, dliadakan lomba merayap untuk mendapatkan vandel kelompok di lintasan yang sudah dirancang. Pemenangnya akan diberi kesempatan mengikrarkan janji SAKSI. Lalu, diadakan renungan oleh kakak OSIS-MPK. Lalu, kami diberi pin bendera merah putih yang menandakan bahwa kita lulus SAKSI. Setelah itu diadakan makan komado dihadapan seluruh orang tua murid. Lalu, kami diberikan kesempatan untuk beristirahat dan menemui orang tua murid. Setelah itu, kami semua hiking menuju Curug Kondang dan Curug Ngumpet. Sampai disana, kami semua turun ke air terjun, bermain air, dan menyanyikan lagu Halo-Halo Labschool di tengah-tengah air terjun bersama kakak OSIS-MPK. Lalu, kami kembali ke barak dan makan komando. Lalu, kami menuju Aula untuk melaksanakan Salat Maghrib dan Pentas Seni. Setiap kelompok wajib menampilkan pentas seni. Seperti, gombal, battle dance, musikalisasi puisi, acapella, dan lain-lain. Setelah itu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari ketiga, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh dan mengganti baju serta merapikan tas masing-masing dan barak. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengambil barang-barang kami dan kembali berkumpul di depan barak. Lalu, kami semua bergegas menuju lapangan utama untuk melaksanakan upacara penutupan. Perjalanan menuju lapangan utama sangat melelahkan ditambah dengan kami membawa barang bawaaan yang berat. Lalu dilaksanakan upacara penutupan dan diumumkan peserta terbaik SAKSI 2016, peragaan busana daerah terbaik, tongkat dan vandel terbaik. Lalu, kami bergegas menuju tronton dan pulang menuju SMP Labschool Jakarta. SAKSI 2016 ini adalah pengalaman yang akan dikenang selamanya.

  73. SAKSI 2016
    Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia atau yang lebih sering disebut SAKSI, merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk melatih mental dan fisik para siswa – siswi SMP Labschool. Pada tahun – tahun sebelumnya, SAKSI dilakukan di Gunung Sanggabuana, Karawang. Tetapi, tahun ini memiliki tempat yang berbeda yaitu di Dodiklatpur Rindam Jaya, Gunung Bunder, Bogor. Pelatihnya tetap sama, yaitu para tentara TNI.
    Pada hari Senin, 1 Februari 2016 kami angkatan 24 SMP Labschool Jakarta melakukan Pra – SAKSI tepatnya di tecil untuk mempersiapkan diri sebelum pergi ke Gunung Bunder. Disana, kami diperlihatkan foto – foto serta video SAKSI tahun lalu oleh kakak – kakak OSIS Pranadarsa. Kami juga diberi tahu tentang pengecatan tongkat dan vandel. Kami melakukan Pra – SAKSI didampingi oleh kakak – kakak OSIS selama 3 hari sampai hari rabu. Selama Pra – SAKSI, kami mengecat tongkat dan vandel, serta mendapat materi kepemimpinan yang berkarakter dari Pak Arif Rahman. Kami juga mendapat materi tentang bahaya narkoba oleh BNN. Pada hari kamis, kami tidak melakukan Pra – SAKSI, melainkan melakukan kegiatan belajar – mengajar seperti biasa sehari sebelum SAKSI.
    Esoknya, tanggal 5 Februari 2016 kami melakukan apel pagi kira – kira pada jam 6 lewat. Lalu, kami berangkat menggunakan tronton. Perjalanan dari SMP Labschool Jakarta ke Dodiklatpur Gunung Bunder memakan waktu sekitar 2-3 jam. Setelah sampai, kami dikumpulkan di lapangan untuk melakukan apel pembukaan yang dipimpin oleh TNI Kostrad. Sehabis apel, kami menaruh barang – barang di barak sesuai kelompok masing –masing. Setelah menaruh tas, kami melakukan sholat jumat dijamak dengan isya di masjid dekat barak. Selesai sholat jumat, ada makan komando yang dipimpin oleh TNI. Karena diluar hujan, makom dilakukan di dalam barak. Lalu kami diberikan materi tentang penanganan ular oleh komunitas ular bernama Sioux di aula Dodiklatpur. Disana, kami diajarkan cara menghadapi ular, cara mengobati luka akibat bisa ular, dan lain – lain. Setelah orang – orang dari Sioux selesai memberikan materi, ada pentas peraga busana yang dilakukan oleh salah 1 anggota dari masing – masing kelompok. Kami melakukan makom lagi sehabis peraga busana. Lalu kami sholat magrib dijamak dengan isya. Kemudian kami mendapat materi kepemimpinan serta diajarkan banyak yel – yel dari TNI Kostrad. Setelah itu kami langsung tidur di barak.
    Hari kedua, kami dibangunkan oleh kakak – kakak osis jam 4.30 untuk sholat subuh. Kami diberikan waktu untuk istirahat setelah sholat subuh untuk bersiap – siap senam pagi. Kami langsung makom sehabis senam pagi. Kemudian, ada kegiatan outbond dan baksos disana. Orang tua boleh ikut serta dalam baksos tersebut. Selesai baksos dan outbond, kami dikumpulkan di lapangan untuk penyematan lencana SAKSI 2016 oleh kakak2 OSIS. Lalu, kami melaksanakan makom kemudian langsung hiking ke Curug Pangeran. Disana, kami bermain air terjun bersama teman2 1 angkatan dan pengurus OSIS & MPK. Setelah hiking, kami langsung mandi di barak serta sholat zuhur dijamak dgn ashar dan bersiap2 makan malam. Kemudian, kami sholat magrib dan isya lalu langsung melaksanakan pensi. Selesai pensi kami langsung tidur untuk besok.
    Hari ketiga SAKSI, kami juga dibangunkan jam 4.30 untuk sholat subuh. Lalu kami langsung melakukan makom setelah kultum terakhir. Kami juga berganti baju angkatan setelah sholat subuh. Kemudian kami dikumpulkan di lapangan untuk penentuan kultum terbaik, peserta terbaik SAKSI, dan Tongkat vandal terbaik. Kira – kira jam 10 menjelang 11, kami melakukan apel penutupan dan foto kelas bersama wali kelas. Setelah itu kami pulang ke Labschool dengan senang dan lelah.

  74. Pada tanggal 5 sampai 7 februari, smp labschool jakarta mengadakan kegiatan saksi (studi apresiasi kepemimpinan siswa indonesia). Biasanya saksi diadakan di sanggar buana, tetapi tahun ini, saksi diadakan di dodiklatpur, gunung bunder, bogor, jawa barat. Ketika pembagian kelompok saksi, saya mendapatkan kelompok 1 putra dan daerahnya sumatra barat.

    kami berangkat hari jum’at, tanggal 5 februari 2016 menggunakan tronton dan kami tiba disana sekitar jam 09:00. Ketika sampai, kita harus ke lapangan pancasila melewati jalan menanjak dengan jalan kaki. Awalnya sih ngeri, selain karena jalanannya miring, bawaan kita juga berat. Tetapi lama-lama juga biasa kok.

    Pada hari pertama, kami sudah mulai menerima ‘derita/siksa’ dari saksi, yaitu melakukan apel pada lapangan terbuka di hari yang terik. Setelah selesai apel, kita diajarkan yel-yel tentang ‘kekuatan’. Setelah itu, kami ke barak masing-masing melewati jalanan yang tidak terlalu miring seperti tadi dan sedikit lebih panjang dari jalanan yang tadi (sekitar 1,3 kali lipat). Setelah sampai di barak, kami sholat (bagi yang muslim) dan makan komando. Makan komando adalah makan yang disediakan harus habis dalam waktu cepat. Terus, kami mendapat materi tentang ular oleh sioux. Setelah itu, kami mandi, makan komando, dan sholat. Terakhir untuk hari ini, kami mengadakan parade busana daerah di aula dan malamnya kami tidur jam 10:00.

    Pada hari kedua, kami harus bangun pagi untuk sholat subuh (bagi yang muslim), mandi, dan makan komando. Setelah itu, kami outbond untuk murid dan baksos untuk orang tua murid. Ada 7 rintangan outbond, tapi saya tidak ikut sama sekali. Perlu saya katakan bahwa antrian untuk naik 1 outbond itu panjang banget. Saya hanya tahu rintangan 1 dan 2 saja. Rintangan 1 yaitu kita harus menuruni suatu menara menggunakan tali tanpa tangga (turunnya yang gak ada tangga, bukan pas naik ke menara). Pada rintangan 1, saya tidak ikut karena saya takut ketinggian. Rintangan 2 yaitu kita mencoba flying fox. Pada rintangan ini, saya ingin mencoba karena saya tidak takut tinggi kalau naik flying fox. Pada saat semua teman di kelompok saya sudah naik flying fox, dan hampir mendapat giliran, ada komando dari pelatih kalau semuanya harus bubar dan pergi ke lapangan pancasila untuk mendapatkan makan siang. Semua berbaris kecuali saya, karena semua teman saya ada di tempat pendaratan flying fox, yaitu lapangan pancasila. Karena bingung, saya berbaris dengan kelompok 8 putra untuk sementara. Setelah makan siang, kami mendapat waktu untuk bertemu dengan oang tua masing-masing. Sayangnya, orang tua saya tidak datang . Lalu, kami pergi ke air terjun yang dekat dengan dodiklatpur, gunung bunder dengan cara jalan kaki. Air di situ segar banget. Hampir semuanya mau berenang disitu karena airnya yang segar, tetapi ada juga yang tidak, seperti saya. Saya tidak mau karena saya bisa masuk angin setelah berenang, tetapi tetap saja diciprati. Kemudian, kami kembali ke dodiklatpur untuk mandi, makan, dan sholat. Sekitar pukul 19:00, kami memulai pensi. Pensi-nya seru lho, walaupun di akhir-akhir banyak yang mulai tertidur pas pensi. Ada battle dance, gombal, nge-rap, dll. Setelah itu, kami kembali ke barak untuk tidur.

    Pada hari terakhir, kami harus bangun pagi untuk sholat shubuh dan mandi serta makan komando. Setelah itu, kami disuruh membereskan barang-barang bawaan kami dan menerima ‘derita/siksa’ saksi yang terakhir, yaitu membawa tas masing-masing ke lapangan pancasila untuk apel penutupan. Sebelum pulang, kita difoto per kelas dan menunggu pengumuman peserta terbaik saksi, kultum terbaik, dan busana daerah terbaik (putra-putri). Kemudian, kami kembali ke labschool tercinta kita naik tronton. O iya, ada 1 hal lagi yang hampir lupa saya ceritakan, yaitu kakak osis juga ikut kegiatan ini. Kelompok saya mendapatkan kak vhastia. Kesan saya untuk kegiatan ini adalah seru, capek, panas, dan melatih kedisiplinan serta mental diri kita. Pesan saya adalah semoga saksi tahun depan, lebih extrem rintangan outbond-nya dan pergi ke curuk (air terjun) lagi.

  75. Jum’at, 5 Februari 2016 sekitar jam 6 siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta sudah sampai di lapangan untuk mengikuti apel pembukaan SAKSI ( Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia ). Kegiatan SAKSI 2016 dilaksanakan di Dodiklatpur, Gunung Bunder. Setelah apel pembukaan selesai, kami masuk ke tronton sesuai dengan kelas masing-masing.
    Kami pun sampai di tempat tujuan dan segera menuju lapangan utama dengan jalan yang menanjak dan menurun. Setelah sampai di lapangan utama, para TNI membentuk 8 pleton. Di lapangan utama, kita melakukan kegiatan baris berbaris, berguling dan merangkak. Setelah itu kita menaruh barang bawaan di barak. Setelah kita sholat di barak kita makan komando.
    Di hari itu, ada materi pertama, yaitu materi tentang hewan melata. Kami diajarkan berbagai hal tentang ular, jenis jenisnya, cara menangani jika di gigit ular, dll. Hari kedua, kita senam pagi, lalu makan pagi dengan makan komando dan bersiap-siap untuk outbound. Ada flying fox, terjun tebing, dan diberi pengetahuan tentang tumbuhan yang dapat kami makan pada saat tersesat di hutan, dan lain lain. Jika sudah outbound, kami mengikuti lomba merayap dengan memegang kaki depan teman kita tanpa terputus. Dilapangan kita disuruh merangkak untuk mengambil vandal dan akhirnya dilantik. Akhirnya kami sudah lulus dalam mengikuti kegiatan saksi dan kami pergi ke Curug Pangeran.
    Di hari terakhir, kami makan komando suap suapan dengan orang yang duduk di hadapan kita. Kami juga berkumpul untuk acara penutupan dan foto bersama. Peserta berkumpul di lapangan untuk pengumuman peserta SAKSI terbaik. Setelah selesai, peserta kembali ke tronton dan kembali ke sekolah.

  76. SAKSI 2016

    SAKSI merupakan kegiatan yang dimiliki SMP Labschool Jakarta yang merupakan singkatan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. SAKSI pada tahun 2016 ini merupakan SAKSI ke-13 yang pernah diadakan. SAKSI pada tahun-tahun sebelumnya diadakan di Sanggabuana, sementara SAKSI tahun ini lebih berbeda dan spesial, karena SAKSI diadakan di Dodik Latpur, Gunung Bunder. SAKSI mengajarkan kedisiplinan dan kemandirian, suatu moral yang harus ditanam sejak dini bagi anak-anak zaman sekarang. Sebelum dilaksanakannya SAKSI, ada PRA SAKSI yang dilakukan selama 3 hari sebelum SAKSI yang sebenarnya dimulai. PRA SAKSI dilakukan di SMP Labschool Jakarta, dimana pada waktu PRA SAKSI kami semua membuat vandel, mengecat tongkat, melatih PBB dan mempelajari beberapa lagu SAKSI, serta membagi kelompok-kelompok saksi.

    Pada hari Jum’at, 5 Februari 2016, kami, para peserta SAKSI, berkumpul di hall masjid sekolah pada pukul 6:00 pagi. Kami akan memulai perjalanan ke Dodik Latpur, di daerah Gunung Bunder, lokasi SAKSI tahun ini. Kami menaiki tronton per kelas dan perjalanan ke Gunung Bunder memakan waktu 3 jam. Sesampainya di Gunung Bunder, kami berbaris dan memulai upacara pembukaan. Para peserta SAKSI dibagi menjadi beberapa pleton, tepatnya 8 pleton yang masing-masingnya berisi 30 murid. Kami diminta untuk barbaris, tiarap, guling-guling, merayap, dan lain-lain. Setelah itu, kami pergi ke barak masing-masing untuk unpack dan setelah itu makan siang dengan cara makan komando di dalam barak, karena di luar sedang hujan. Setelah makan siang, kami melaksanakan Solat Zuhur (bagi perempuan) dan Solat Jum’at (bagi laki-laki). Setelah itu, kami diberi materi tentang hewan melata, terutama ular, oleh organisasi bernama Sioux. Setelah itu, diadakan fashion show atau peragaan busana sesuai kelompok masing-masing. Setelah itu, kami kembali ke barak untuk bersiap-siap. Setelah itu, kami sholat maghrib dan melaksanakan makan komando. Setelah itu, kami pergi ke aula untuk mendapat materi tentang kepemimpinan dari pihak TNI. Setelah itu, kami kembali ke barak untuk beristirahat dan tidur.

    Pada hari kedua, kami bangun pada pukul 4:00 untuk melaksanakan Salat Subuh lalu diadakan senam pagi. Setelah senam pagi, kami makan pagi dengan cara makan komando, kali ini, menyuapi lawan makan yang berhadapan dengan kita. Setelah itu, kami kembali ke barak untuk bersiap-siap untuk Outbond. Kami dikumpulkan di lapangan utama untuk berbaris dan bersiap-siap outbond. Setelah itu, kami mendapat briefing tentang outbond. Kami perkelompok pun dilepaskan untuk merasakan beberapa outbond yang seru dan menarik. Hari itu juga diadakan baksos dan OTM pun banyak yang datang. Setelah outbond selesai, kami berlomba merayap sebelum dilantik. Setelah itu, kami diberi renungan oleh kakak-kakak OSIS. Setelah itu, kami pun dilantik didepan orang tua kami. Setelah pelantikan, kami melaksanakan makan komando yang dilanjutkan oleh istirahat sejenak. Setelah itu, kami hiking ke Curug dan disana kami bermain air bersama-sama, refreshing dan bercanda tawa bersama teman-teman. Setelah itu, kami kembali ke Dodik Latpur. Pada malam hari, diadakan pentas seni, dimana kami menampilkan battle dance, lipsync, stand up comedy, dan sebagainya. Setelah itu, kami mendapat penampilan yang menarik dari OSIS-MPK Pranajendra. Setelah itu, kami kembali ke barak masing-masing untuk beristirahat.

    Pada hari ketiga, kami bangun pagi lagi untuk melaksanakan rutinitas seperti hari sebelumnya. Bedanya, setelah makan komando pagi ini, kami kembali ke barak masing-masing untuk packing sebelum akhirnya kembali ke SMP Labschool Jakarta. Kami melaksanakan upacara penutupan lalu berjalan membawa tas bawaan masing-masing menaiki jalanan yang terjal sebelum akhirnya sampai ke tronton masing-masing. Perjalanan lagi-lagi memakan waktu 3 jam, sampai akhirnya kami sampai ke SMP Labschool Jakarta. Sungguh pengalaman yang sangat tak terlupakan.

  77. SAKSI 2016

    SAKSI adalah kepanjangan dari Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi merupakan acara yang wajib dilaksanakan bagi siswa kelas 7 jika ada yang berhalangan harus mengikuti saksi di kelas 8.Di saksi kita diajarkan kedisiplinan,kemandirian,dan memperkuat mental. Bukan hanya kelas 7 saja yang mengikuti saksi tetapi para OSIS Pranadharsa dan MPK Dhirajendra juga ikut serta untuk menemani kls 7. Sebelum saksi dilaksanaka diadakn pra saksi. Pra saksi dilaksanakan selama 3 hari berturut turu yaitu tanggal 1-3 Februari. Saat pra saksi kami kami harus dating paling telat jam 6 untuk melaksanakan lari pagi, lalu kami mendapatkan materi , kami juga membuat tongkat dan vandal. Setelah pra saksi selesai saksi pun dimulai. Saksi dilaksanakan dari tanggal 5-7 februari

    Pada tanggal 5 Februari 2016, seluruh siswa kelas sudah harus berkumpul pukul 06.00 di Hall Masjid. Setelah semua siswa sudah datang apel pemberangkatan dimulai. Pada pukul 07.00, kami semua berangkat ke Gunung Bunder menggunakan tronton. Dari Labschool ke Gunung bunder kurang lebih menghabiskan 2 jam. Setelah kami sampai tujuan kami berkumpul dilapangan utama kami harus berjalan untuk sampai ke lapangan tersebut. Setelah itu, seluruh murid kelas 7 dibagi menjadi beberapa pleton . satu pleton berisi 30 anak. Lalu, kami makan siang dengan makan komando di dalam barak karena diluar sedang hujan. Lalu, bagi yang putri melaksanakan Salat Zuhur di barak dan putra melaksanakan Salat Jumat di Aula. Lalu, kami diberi materi tentang hewan melata oleh tim Sioux. Diadakan parade busana dari masing-masing kelompok sesuai daerah kelompoknya. . malamnya, kami makan malam dengan makan komando. Lalu, kami menuju Aula untuk melaksanakan Salat Maghrib. Setelah itu, kami diberi materi oleh TNI. Lalu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada tanggal 6 Februari 2016, kami bangun pukul 04.30 dan melaksanakan Salat Shubuh. Lalu, kami sarapan. sarapan dilakukan dengan makan komando. Selesai makan, kami kembali mengganti baju. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk bersiap siap melaksanakan outbond. Lalu, kami berjalan menuju lapangan utama untuk melaksanakan outbond.Pada hari itu, diadakan baksos dan kunjungan orang tua murid. Setelah itu, dliadakan lomba merayap. Pemenangnya akan mengikrarkan janji SAKSI. Lalu, diadakan renungan tentang ortu,guru,dan kakak osis dan mpk. Lalu, kami diberi tanda pelantikan yang menandakan bahwa kita lulus SAKSI. Setelah itu diadakan makan komado dihadapan orang tua murid.kami diberikan kesempatan untuk beristirahat dan menemui orang tua murid. Setelah itu, kami semua hiking menuju Curug Kondang dan Curug Ngumpet. Sampai disana, kami turun ke air terjun dan menyanyikan lagu Halo-Halo Labschool bersama kakak OSIS-MPK. Lalu, kami kembali ke barak dan makan komando. Lalu, kami menuju Aula untuk melaksanakan Salat Maghrib dan Pentas Seni. Setiap kelompok wajib menampilkan pentas seni. Setelah itu, kami kembali ke barak untuk beristirahat.
      
      Pada hari ketiga, kami melaksanakan Salat Shubuh dan mengganti baju seta berkemas. Kemudian kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Lalu, kami menuju lapangan untuk melaksanakan upacara penutupan. Lalu dilaksanakan upacara penutupan dan diumumkan peserta terbaik SAKSI 2016, peragaan busana daerah terbaik, tongkat dan vandel terbaik. Lalu, kami menuju tronton dan pulang ke SMP Labschool Jakarta. SAKSI 2016 tak akan ku lupakan.

  78. SAKSI 2016

      SAKSI adalah singkatan dari Studi dan Apresiasi Kepimpinan Indonesia yang merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh murid kelas 7 SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini diadakan untuk menjadikan murid kelas 7 menjadi disiplin dan mandiri. Sebelum itu, diadakan acara PRA SAKSI selama 3 hari. Kami diminta untuk membuat tongkat dan vandel, lari pagi, PBB dan masih banyak lagi. SAKSI kali ini diadakan di Dodiklatpur, Gunung Bunder, Jawa Barat pada tanggal 5-7 Februari 2016.

      Pada hari Jumat, 5 Februari 2016, seluruh siswa kelas 7 dan OSIS-MPK SMP Labschool Jakarta berkumpul pada pukul 06.00 di Hall Masjid. Diakan apel pemberangkatan sebelum kami menuju tronton masing-masing. Pada pukul 07.00, kami semua berangkat ke Gunung Bunder. Membutuhkan waktu selama 2 jam untuk sampai ke tujuan. Pada pukul 09.00, kami sampai tujuan tetap kami harus berjalan agak menanjak untuk sampai ke lapangan utama. Saat sampai di lapangan utama, kami diminta berbaris, tiarap, dan merayap sesuai perintah. Lalu, seluruh murid kelas 7 dibagi per pleton. Ada 8 pleton, masing-masing pleton berisi 30 siswa. Lalu, kami bersiap untuk makan siang dengan makan komando di barak karena diluar hujan. Lalu, bagi yang putri melaksanakan Salat Zuhur di barak dan putra melaksanakan Salat Jumat di Aula. Lalu, kami diberi materi tentang hewan melata oleh tim Sioux. Lalu, diadakan parade busana dari masing-masing kelompok oleh anggota yang disetujui oleh masing-masing kelompok. Lalu, kami kembali ke barak untuk bersiap-siap. Lalu, kami makan malam dengan makan komando. Lalu, kami menuju Aula unutk melaksanakan Salat Maghrib. Setelah itu, kami diberi materi oleh pihak TNI. Lalu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari kedua, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh. Lalu, kami bersiap-siap untuk sarapan. Seperti biasa, sarapan dilakukan dengan makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengganti baju. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk diberi pengarahan kegiatan selanjutnya, yaitu outbond. Lalu, kami berjalan menuju lapangan utama untuk melaksanakan outbond. Sebelum itu, kami melakukan pemanasan dan berguling-guling sesuai perintah. Terdapat 7 rintangan seperti flying fox, turun tebing, melempar pisau dan kapak, meniti, dan lain-lain. Pada hari itu juga, diadakan baksos dan kunjungan orang tua murid. Setelah itu, dliadakan lomba merayap untuk mendapatkan vandel kelompok di lintasan yang sudah dirancang. Pemenangnya akan diberi kesempatan mengikrarkan janji SAKSI. Lalu, diadakan renungan oleh kakak OSIS-MPK. Lalu, kami diberi pin bendera merah putih yang menandakan bahwa kita lulus SAKSI. Setelah itu diadakan makan komado dihadapan seluruh orang tua murid. Lalu, kami diberikan kesempatan untuk beristirahat dan menemui orang tua murid. Setelah itu, kami semua hiking menuju Curug Kondang dan Curug Ngumpet. Sampai disana, kami semua turun ke air terjun, bermain air, dan menyanyikan lagu Halo-Halo Labschool di tengah-tengah air terjun bersama kakak OSIS-MPK. Lalu, kami kembali ke barak dan makan komando. Lalu, kami menuju Aula untuk melaksanakan Salat Maghrib dan Pentas Seni. Setiap kelompok wajib menampilkan pentas seni. Seperti, gombal, battle dance, musikalisasi puisi, acapella, dan lain-lain. Setelah itu, kami kembali ke barak dan tidur.
      
      Pada hari ketiga, kami bangun pukul 04.30 dan bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Shubuh dan mengganti baju serta merapikan tas masing-masing dan barak. Lalu, kami berkumpul di depan barak untuk makan komando. Lalu, kami kembali ke barak untuk mengambil barang-barang kami dan kembali berkumpul di depan barak. Lalu, kami semua bergegas menuju lapangan utama untuk melaksanakan upacara penutupan. Perjalanan menuju lapangan utama sangat melelahkan ditambah dengan kami membawa barang bawaaan yang berat. Lalu dilaksanakan upacara penutupan dan diumumkan peserta terbaik SAKSI 2016, peragaan busana daerah terbaik, tongkat dan vandel terbaik. Lalu, kami bergegas menuju tronton dan pulang menuju SMP Labschool Jakarta. SAKSI 2016 ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.