Posted on: October 5, 2015 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Kenangan Singkat Antara Solo dan Madiun

Foto Bareng Guru guru Hebat di Madiun
Foto Bareng Guru guru Hebat di Madiun

Rasanya seperti mimpi bisa menginjakkan kaki di kota pecel Madiun. Dari Jakarta berangkat tergesa-gesa, karena kemacetan ibu kota. Alhamdulillah tiba di bandara Sukarno-Hatta beberapa menit sebelum pesawat berangkat.

Omjay bertemu mas Yulef Dian di bandara, lalu kami berangkat ke Adi Sumarno Solo dengan pesawat lion air JT 0530 tepat pukul 19.30 wib.

Pesawat cukup lama juga berada di atas langit. Sempat komat kamit dan terus berdzikir menyebut nama Allah agar selamat dalam perjalanan. Pilot mengatakan cuaca sangat buruk dan kami semua penumpang menjadi terjaga karenanya.

Berbagi Ilmu Menulis di Kawan-kawan guru Madiun
Berbagi Ilmu Menulis di Kawan-kawan guru Madiun

Akhirnya saya bersyukur kepada Allah karena pesawat mendarat juga akhirnya jam 21.30 wib. Panas dingin di sekujur tubuh ini. Takut mati dan teringat dosa dosa yang seolah olah terbaca di depan mata. Oh My God!

Di pintu kedatangan telah menunggu sahabat kami aki Tri Budi Harjo. Beliau sudah menunggu kami cukup lama katanya. Selain beliau ada pak Ranto supir taxi dari tablet edukasi yang menjemput kami.

Makan Malam di Banyu Anyar Bersama Aki 3 dan Mas Yulef
Makan Malam di Banyu Anyar Bersama Aki 3 dan Mas Yulef

Kita sepakat makan malam dulu. Aki tri mentraktir kami. Tentu saja kami senang sekali. Ayam goreng dan nasi uduk di banyu anyar dekat rumah aki 3, mengisi perut kami yang sudah keroncongan ini.

Sebelum berangkat ke madiun, kami menyempatkan diri mampir ke rumah aki tri di banyu anyar Solo. Bersilaturahim dengan istri aki tri dan juga melihat secara langsung aktivitas aki 3 di rumahnya.

Dari rumah aki 3 kami langsung meluncur ke Madiun. Di tengah jalan Omjay sempat muntah dan panas dingin karena masuk angin. Untunglah Mas Yulef bawa tolak angin, badan agak seger dibuatnya. Rasa mula agak berkurang.

Pak Ranto langsung mengantarkan kami ke hotel Merdeka di Kota Madiun. Jam 01.30 kami sampai di hotel. Petugas hotel mengantarkan kami ke kamar 258. Tak ada aktivitas lainnya selain memejamkan mata dan bermimpi indah.

Sapta pesona di Hotel Merdeka Madiun
Sapta pesona di Hotel Merdeka Madiun

Adzan subuh membangunkan kami. Saya langsung mandi pagi sebelum sholat subuh. Setelah itu barulah berjalan jalan pagi menikmati indahnya suasana kota madiun yang asri di sepanjang hotel merdeka, jalan pahlawan no. 242.

Saya sempat mengambil gambar dari jembatan penyeberangan. Tadinya mau langsung main ke alun alun dan masjid agung madiun. Tapi urung saya lakukan karena mas yulef tidak bersama saya pagi ini. Saya kembali ke kamar hotel dan mengajaknya sarapan pagi.

Prasasti Peresmian Hotel Madiun
Prasasti Peresmian Hotel Merdeka, Madiun

Jam 06.00 sarapan pagi sudah siap di hotel ini. Saya langsung mengambil soto kikil yang lezat rasanya. Mas yulef mengingatkan jangan terlalu banyak makannya karena nanti omjay semakin gendut hehehe.

Kami menunggu panitia dari tablet edukasi menjemput. Pak herri datang menjemput kami dengan mobilnya. Alhamdulillah kami sampai di lokasi acara di UPTD Balerejo kabupaten madiun. Sudah banyak kawan kawan guru yang datang. Aula UPTD ramai didatangi para guru yang mau belajar tentang pemanfaatan ICT dalam pembelajaran.

Balerejo Madiun
Aula Balerejo Madiun

Tak terasa acara demi acara berlangsung sudah. Dari pagi hingga sore kami berbagi ilmu dan pengalaman. Saatnya kembali ke hotel. Pak herri antarkan kami kembali ke hotel merdeka. Namun sebelum ke hotel, pak Herri beserta istri antarkan kami makan siang dulu di Yu Gembrot untuk menikmati pecel Madiun yang lezat. Terima aksih pak Herri, dan istri. Nikmat sekali rasa pecelnya.

Nasi Pecel Yu Gembrot, Madiun
Nasi Pecel Yu Gembrot, Madiun
Narsis dulu di Warung Pecel
Narsis dulu di Warung Pecel
Makan Siang dengan pecel madiun di Yuk Gembrot
Makan Siang dengan pecel madiun di Yuk Gembrot

Lelah dan letih baru terasa. Tadinya mau jalan jalan sore sesudah mandi. Tapi kami berdua tertidur kelelahan. Baru kemudian terbangun setelah ada sms kalau pak Purbo Saputro Wibowo dan istrinya akan datang ke hotel.

Senang sekali didatangi kawan yang selama ini hanya berkomunikasi lewat dunia maya saja. Internet menyatukan hati kami untuk memajukan dunia pendidikan melalu hasil ptk. Beliau juara ptk tingkat nasional. Karya tulis ilmiahnya bagus sekali dan enak untuk dibaca.

Omjay dan pak Purbo
Omjay dan pak Purbo

Setelah pak purbo dan istri pulang kami menyempatkan diri mampir di warung kopi di depan hotel. Sambil mengobrol persiapan materi esok hari. Kami sepakat untuk menyampaikan materi Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan contoh penelitian sederhana. Alhamdulillah ternyata apa yang kami rencanakan berjalan sesuai dengan harapan.

Omjay dan Kawan Kawan guru di Madiun sedang Belajar PTK
Omjay dan Kawan Kawan guru di Madiun sedang Belajar PTK

Kembali ke hotel tidak bisa juga mata terpejam. Slide demi slide sudah kami pindahkan untuk materi esok hari. Namun akhirnya bisa tertidur juga. Tubuh ini tidak bisa dibohongi. Tidur adalah obatnya untuk beristirahat. Mata ini terpejam mengarungi dunia mimpi yang begitu indah.

Car Free Day di Depan Hotel Merdeka, Kota Madiun
Car Free Day di Depan Hotel Merdeka, Kota Madiun

Mata terbuka lebar di pagi hari yang cerah. Kami sepakat berolahraga pagi di alun alun kota madiun. Rupanya ada acara car free day di depan hotel. Sudah banyak orang yang mempersiapkan dagangannya dan berolahraga pagi.

Olahraga Pagi di acara Car Free Day di Kota Madiun
Olahraga Pagi di acara Car Free Day di Kota Madiun

Sempatkan pula kami ambil gambar gambarnya untuk anda di facebook ini. Alun alun dan masjid raya kami jelajahi. Pengelolaan ruang publik memang harus dikelola secara profesional. Kami temukan sampah berserakan di mana mana. Nampaknya masyarakat kota madiun kurang menjaga kebersihan alun alun. Kami melihat petugas kebersihan sangat sibuk membersihkan sampah pagi ini.

Omjay di Alun-alun Kota Madiun
Omjay di Alun-alun Kota Madiun

Setelah puas berolahraga pagi kami kembali ke hotel untuk sarapan pagi. Pecel madiun begitu menggoda hati. Tak terasa dua piring masuk dengan cepat ke perut yang endut ini. Hahahaha.

Kami segera bergegas untuk keluar dari hotel. Pak herri sudah menjemput kami menuju aula UPTD Balerejo. Mobilnya di parkir di samping hotel. Berangkatlah kami ke lokasi.

Walikota Madiun dan Presiden Jokowi
Walikota Madiun, Bambang Irianto dan Presiden Jokowi

Empat jam berlalu begitu cepat. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 wib. Saatnya kita selesai presentasi penelitian tindakan kelas, dan berbagi ilmu tentang penelitian tindakan kelas. Saya menutup pertemuan dengan emmbaca surat al Fatihah.

Guru guru hebat di Madiun
Guru guru hebat di Madiun

Saya tuliskan kisah ini sambil menunggu berangkatnya pesawat Lion Air. Berhubung pesawat JT 0533 sudah siap berangkat ke Jakarta, nanti kami lanjutkan kembali ceritanya. (Bersambung)

Categories:

3 People reacted on this

  1. Kami sangat berterimakasih atas semua ilmu dan bimbingannya
    yang tadinya belum tahu menjadi tahu…
    Kapan ada kesempatan lagi….? Kita bisa bertemu kembali….salam sukses selalu..

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.