Posted on: February 9, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 4

Melatih Calon Pemimpin Masa Depan di Barak Tentara

Makan Komando di Acara saksi 2014
Makan Komando di Acara saksi 2014

Selama 3 hari kami berada di barak tentara. Tepatnya di pusat latihan tempur kostrad TNI AD Sanggabuana Karawang Jawa Barat. Di tempat ini para prajurit kostrad ditempa, dan di tempat ini pula para siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta dilatih menjadi seorang pemimpin masa depan.

Mulai dari hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, (6,7,8 Feb 2014), SMP Labschool Jakarta mengadakan kegiatan yang bernama Studi dan Apresiasi kepemimpinan siswa Indonesia yang disingkat SAKSI. Kegiatan ini sudah ke-11 kali dilakukan di tempat yang sama, dan kami rutin menjadikan sanggabuana sebagai tempat kegiatan SAKSI. Selain itu, kami juga mengadakan acara bakti sosial untuk masyarakat sekitar.

Acara yang paling seru di SAKSI 2014 adalah parade busana daerah di Indonesia. Siswa dan siswi diminta mengenakan pakaian daerahnya masing-masing. Lucu dan seru sekali ketika mereka berjalan seperti peragawati dan peragawan beneran. Lalu mereka diminta menceritakan hal-hal mengenai keunikan daerahnya sekaligus menyanyikan lagu daerahnya. Seru banget! Bahkan ada yang lupa menyanyikan lagu daerahnya, hehehe

Alhamdulillah, semua kegiatan hari ini di sanggabuana karawang berjalan dengan lancar. Siswa senang mengikuti outbond, panitia menyelenggarakan baksos dan pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar. Baksos dan bazar murah berjalan lancar berkat bantuan ortu yang tergabung dalam pomg. Terima kasih atas doa teman-teman semua.

Alhamdulillah, baru saja melaksanakan sholat jumat di dalam kegiatan studi dan apresiasi kepemimpinan siswa indonesia yang dilaksanakan smp labschool jakarta pada 7-9 Februari 2014 di sanggabuana karawang Jawa Barat.

Adapun tema kegiatan saksi 2014 adalah membentuk jiwa kepemimpinan yang berkarakter, tangguh, dan berjiwa sosial. Oh iya, sekedar informasi ada sekitar 300 orang siswa mengikuti kegiatan ini dan didampingi oleh seluruh guru smp labschool jakarta. Semua peserta kegiatan saksi 2014 adalah siswa kelas 7 smp labschool jakarta, siswa kelas 8 yg belum ikut, siswa aksel 1, dan pengurus osis serta mpk smp labschool jakarta. dalam kegiatan ini, panitia dibantu oleh teman teman dari kostrad tni ad dan dibarak tentara ini para siswa dilatih untuk menjadi seorang calon pemimpin masa depan.

Saya mencoba mengingat kembali apa yang saya alami. pikiran saya menerang kembali ketika datang di hari pertama. Eng ing eng, saya ingat kembali. Hohoho, usai sholat jumat kami dilatih makan komando oleh teman-teman jasmil dari kostrad tni ad. Para siswa nampak berbaris rapi dan duduk dengan tegak sambil mengucapkan”selamat makan”. gembira rasanya melihat mereka makan bersama. kebetulan cuaca sangat cerah sekali. secerah kami yg datang pada acara saksi hari ini.

Wkwkwkwk, gubrak, lucu juga saat makan komando. anak-anak disuruh tiarap dan berhenti makan ketika terdengar suara tembakan dan sirine. wahahaha, saking kalutnya ada anak yang posisi tiarapnya mengenai kepala temannya. kami yang melihat dibuat tertawa terbahak-bahak. Hihihi, anak-anak pun yang tadinya kaget malah pada senyum kegirangan dan merasa “happy” diperlakukan seperti itu oleh teman-teman dari jasmani militer kostrad tni angkatan darat.

Anggota TNI memang biasa disiplin, dan mandiri. Setelah makan komando, anak-anak diminta merapihkan nasi kotaknya dan dibuang ke tempat sampah yang sudah disiapkan oleh panitia. Tempat menjadi bersih dan rapih seperti semula. Wah kalau di sekolah kondisinya seperti ini terus bagus banget tuh. Hehehe, teman-teman pramubakti tak terlalu sibuk membersihkan kelas ketika pulang sekolah.

Waktu bergulir terus. Semakin siang, acara semakin seru saja. anak-anak dikumpulkan di tenda acara untuk mendapatkan materi dari komandan jasmil kostrad tni ad. Bapak Letnan Kolonel Inf Irnando Arnold B Sinaga dengan Jabatan : KAJAS KOSTRAD memberikan Materi : Pembentukan Rasa Cinta Tanah Air melalui berbagai pengalaman TNI. Materinya sangat bagus sekali dan terlihat anak-anak antusias mendengarkannya. Apalagi diputarkan juga peralatan canggih yang dimiliki tni saat ini. Saya melihat tak ada siswa yg mengantuk, padahal saat itu adalah jam jam dimana banyak orang tidur siang.

Wow, acara semakin menyenangkan siswa setelah ada materi penanganan ular berbisa yang disampaikan oleh kelompok “save our snake” jangan bunuh ular. kelompok anak muda penyayang binatang ini menamai komunitasnya “siok”. ketua komunitasnya sepintas mirip caesar di acara yuk keep smile di trans7. saya sampai terlupa mencatatkan namanya. saya hanya ingat ada kak jabrik yg membuka materi mereka sehingga anak-anak terpesona menyaksikannya. berbagai jenis ular mereka tampilkan dan anak-anak saling berebutan untuk memegang ular.

Ternyata bermain dengan ular sungguh menyenangkan. tak terasa waktu terus berputar cepat. anak-anak diminta mengganti pakaian sekolah putih biru dengan pakaian pramuka berwarna coklat muda-coklat tua. wah gagah sekali mereka setelah berseragam pramuka. mereka lalu diminta berbaris sesuai instruksi kakak pembina dan kemudian pelantikan anggota pramuka gugus depan smp labschool jakarta. kak ali chudori selaku kepala smp labschool jakarta berkenan melantik mereka. jadi ingat waktu dulu sekolah smp, dimana kami wajib ikutan kegiatan pramuka. apalagi saat kemping di bumi perkemahan cibubur. rasanya senang sekali bisa tidur di alam terbuka dan menyatu dgn alam. kegiatan pramuka memang asyik dan menyenangkan. apalagi bila kakak pembinanya kreatif dalam mengemas acara.

Kini anak-anak diminta beristirahat dan mandi sambil menunggu waktu sholat maghrib berjamaah di tenda panitia yg disulap menjadi mushola. sedangkan siswa non muslim disediakan tempat utk beribadah sesuai dengan agamanya bersama guru agamanya. tampak hadir ibu duma guru agama kristen dan pak made guru agama hindu. betapa senangnya bila kita saling rukun antar penganut agama masing-masing.

(bersambung)

Categories:

4 People reacted on this

  1. SAKSI 2016
    Oleh: Abbigail Hidayat

    SAKSI merupakan sebuah kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta. SAKSI dilakukan di sebuah kamp tentara. Kami ditempa di sana selama 3 hari 2 malam. Serta dilatih mental dan fisik.
    SAKSI tahun 2016 sedikit berbeda dari SAKSI angkatan-angkatan sebelumnya. Tahun ini kami mengadakan SAKSI di Dodit Latpur, Gunung Bunder. Dimana angkatan – angkatan sebelumnya melaksanakan SAKSI di Sangga Buana. Tetapi kami tetap sama dilatih oleh para tentara.
    Pada hari Jumat, 7 Februari 2016, kami berangkat dari sekolah pukul 07.00. Kami berangkat menggunakan tronton. Lama perjalanan kira – kira 3 jam, karena jam 10.00 kami sudah sampai di tempat tujuan. Sesampainya di sana, kami langsung melakukan apel pembukaan. Setelah apel pembukaan dilaksananakan, kami langsung meletakkan tas di barak.
    Dimulailah kegiatan kami. Pertama, terdapat kegiatan makan komando setelah sholat Dzuhur. Ketika makan komando, makanan harus habis dalam waktu cepat. Setelah makan komando kami menuju aula untuk penjelasan tentang hewan melata. Selesai penjelasan, terdapat acara peragaan busana daerah. Terdapat perwakilan dari masing-masing tim untuk memperagakan busana dari masing-masing daerah. Malamnya kami mendapatkan materi dari pelatih, dan setelah itu kami ke barak masing – masing untuk istirahat.
    Keesokan harinya, kami bangun jam 05.30 untuk melaksanakan sholat Subuh. Selesai sholat dan kultum kami diberikan sarapan pagi. Kemudian kami berganti baju dan segera menuju lapangan utama untuk outbond. Kami melakukan berbagai kegiatan seperti flying fox, lempar pisau, turun tebing, dll. Lalu kami diberikan makan siang. Setelah makan siang, kami pergi ke curug atau air terjun. Malam harinya terdapat kegiatan pensi, setelah itu kami istirahat di barak. Lalu keesokan harinya kamipun pulang.
    Tentu saja kami semua lelah sepulang dari SAKSI, dan kulit kami juga terbakar. Mungkin banyak hal yang tidak terlalu kami sukai ketika SAKSI, tetapi juga terdapat beberapa hal yang dapat kami ambil hikmahnya. Seperti berhenti bersikap apatis, mental kami menjadi lebih kuat, dan fisik kami juga menjadi lebih kuat.
    Terima kasih kepada guru – guru, para pelatih, serta kakak OSIS dan MPK.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.