Posted on: October 24, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Bermalam di Hotel Grand Quality Yogyakarta

Akhirnya sampai kota Yogyakarta juga. Setelah seharian berkeliling studi wisata menemani anak-anak SMP Labschool Jakarta. Perjalanan ke Yogyakarta serasa menyenangkan. Lebih menyenangkan lagi ketika bisa bermalam kembali di hotel Grand Quality Yogyakarta. Sebuah hotel yang terletak di Jl. Adisucipto No. 48 Yogyakarta, dan menuju arah bandara Yogyakarta. Semoga bisa kopdar dengan teman-teman di Yogyakarta.

Setelah sampai tadi pagi di alun-alun Wonosobo, rombongan langsung menuju masjid Jami Wonosobo. Kami sholat subuh berjamaah di rumah Allah itu. Setelah itu, kita menuju rumah makan Gayatri dan sarapan pagi. Tak lupa juga membersihkan badan di air pegunungan yang sejuk. Brrrr… dingin sekali airnya.

Usai sarapan pagi rombongan SMP Labschool Jakarta yang berjumlah sekitar 300 orang itu menuju pembangkit listrik tenaga panas bumi Dieng dan menikmati kawah Sikidang. Dari sana kami langsung rekreasi ke Candi Arjuna Wonosobo, dan Candi Borobudur di Magelang. Aktivitas makan siang disiapkan dalam bentuk box, dan dibagikan kepada para siswa di bus. Alhamdulillah.

Setelah menikmati keindahan salah satu keajaiban dunia dan warisan budaya dunia nomor 592 (Candi Borobudur), kami semua makan malam di Jejamuran Restaurant. Enak sekali masakannya. Saya sampai tak tahu kalau sate yang dihidangkan bukan sate ayam, tetapi sate jamur saking lezatnya. Hehehe.

Pulang dari restoran, kita langsung menuju hotel grand quality Yogyakarta. Rasa letih dan lelah selama dalam perjalanan serasa hilang begitu saja di saat menjumpai kasur empuk di dalam kamar. Pak Pandu menjadi teman sekamar yang menemaniku bermalam di hotel grand quality ini. Hotel bintang 4 yang sangat terawat dan bersih pengelolaannya.

Asyiknya bermalam di hotel Grand Quality Yogyakarta menjadi semakin asyik dengan adanya buah tangan dari Mas Sigit. Beliau mengunjungiku di hotel dan memberikan salak manisnya. Nikmat sekali rasanya! Jangan ditanya rasa manisnya. Pastilah engkau pernah merasakannya salak asli dari pasar Yogyakarta. Mungkin juga bukan dari Yogyakarta, tapi dari Bali. Saya tak tahu asal usulnya. Pokoknya nikmati saja.

1382627319527178759

Foto-foto lengkapnya bisa dilihat di sini dan di sana, serta di sono

Salama Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.