Posted on: October 12, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 23

Materi Kuliah Olimpisme pertemuan ke-5 dan 6 di Kampus UNJ

kuliaj olimpisme di kampus FMIPA UNJ Rawamangun
kuliah olimpisme di kampus FMIPA UNJ Rawamangun

Resume Pertemuan ke 5

Pertemuan ke 5 mata kuliah Olympisme ini diawali dengan menonton video klip tentang lagu anak-anak SMP/SD, yaitu lagu yang menceritakan tentang cinta. Judulnya malu tapi Mau. Sebuah video anak ABG yang sedang nge-trend saat ini. Sebagai seorang calon pendidik kita dihadapkan kepada generasi yang memiliki budaya dari luar yang luar biasa.

Materi yang disampaikan pada pertemuan ke 5 ini adalah “Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa”. Begitu indahnya budaya di dunia karena yang berwana-warni ini. Setelah itu kamu menonton video open ceremony Beijing-China olimpiade. Video ini berisi skenario dan tampilan-tampiln yang menakjubkan. Itu semua memang karena kedisiplinan. Dari kecil mereka sudah diajarkan untuk bekerjasama.tapi di Indonesia , dari kecil anak-anak indonesia tidak diajarkan bekerjasama. Itu semua mengakibatkan tumbunya orang-orang yang egois. Semangat mereka yang sangat luar biasa. Karena terbatas oleh waktu, video itu pun di potong oleh Om Jay. Hehe.

IMG03105-20131012-1020

Definisi dan filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur-unsur yang diantaranya adalah : sistem agama, politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian dan lain-lain.

• Setiap kelompok memiliki budaya yang berbeda-beda dan mencari ciri khasnya.
• Budaya sebagai perekat/pemersatu bangsa. Meskipun agama, bahasa, pakaian dll berbeda-beda antar bangsa, tetapi dengan budaya semua itu bisa menjadi satu.

Manfaat memahami budaya bangsa :

1. Sumber yang begitu luas dan dalam tentang suatu bangsa

2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya

3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi / interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial

4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia

“Dengan Berbudaya seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis.” Tetpi fakta yang terjadi dalam masyarakat kini

1. Dalam negeri (Indonesia) Meningkatkan perilaku negatif :

  • • Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura
  • • Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bal, Lampung, Madura
  • • Konflik antar organisasi massa, Betawi Rempug, FPI
  • • Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, pembangunan jalan tol, dll
  • • Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai
  • • Konflik antar wakil rakyat di DPR
  • • Konflik antar supporter dan mania sepakbola, Bonek dengan warga yang dilalui kereta api surabaya-Jakarta PP

Kita dilahirkan sebagai pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintapertanggungjawabannya. Pemimpin yang kuat susah dicari, yang banyak saat ini adalah penguasa, bukan pemimpin. Jadi kita tidak perlu mencari pemimpin yang kuat, tapi kitalah yang harus berusaha menjadi pemimin yang kuat.

2. Luar Negeri(negara lain) :

• Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra

• Perang Palestina Israel di Gaza

• Afganistan , taliban, Kekuatan asing

• Kadafi tumbangkan

“Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya ? dan kenapa semua itu bisa terjadi ? “. Jawabannya adalah karena agama sudah tidak menjadi landasan lagi. Kalau mereka diajarkan ajaran-ajaran agama, pasti tidak akan terjadi perang. Beberapa pandangan sosiolog dan budayawan mengatakan “ Kurangnya pemahaman terhadap suatu budaya bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflk sosial di dunia.”.

Disampaikan juga secara tersirat oleh Jacques Rogge President of IOC bahwa “ Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympis games can deliver these to us.”

Salah satu tujuan gerakan olimpiade adalah perdamaian dunia .

olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga. Budaya dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia.

Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade.

Olympism = sport+Culture+Education

Setelah itu kami menyanyikan lagu Bimbo yang berjudul bermata tapi tak melihat.

Penyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi dalam merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun saling pengertian , toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisai dan pemahaman budaya , seperti pertukaran pelajar.

Renungan

• Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya namun kita membutuhkan hal-hal yang sama : makanan. Air, dan udara untuk bernafas. Maka dengan saling memahami, budaya akan menjembatani kesenjangan antarmanusia

Fresti Anggareni, 3115133718
Pendidikan Mtematika Reguler ’13

Bersama ini saya upload kuliah olimpisme pertemuan ke-5 dan 6 di kampus UNJ Rawamangun Jakarta Timur. Semoga bermanfaat!

https://docs.google.com/file/d/0B7DirZEFG4ZfejZYR0tFNS1rTVk/edit?usp=drive_web

 https://docs.google.com/file/d/0B7DirZEFG4ZfTkkxZDBYOXpWdzg/edit?usp=drive_web

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

23 People reacted on this

  1. Resume Olimpisme ke-4
    CREATED BY :

    SYLVIA FAUSTINE

    PENDIDIKAN KIMIA BILINGUAL

    3315133603

    Sabtu, 21 September 2013, saya bergegas untuk segera mempersiapkan diri saya dalam mengikuti

    materi kuliah olimpisme yang ke-empat ini. Saya pasti akan mendapat semangat baru, inspirasi baru

    dan berbagai nilai kehidupan yang nantinya harus saya kembangkan sebaik mungkin.

    Saya berangkat dari rumah sekitar jam 8.05, itu pun menurut saya sudah sangat kesiangan untuk

    mengejar mata kuliah olimpisme pada jam 10.00 WIB. Saya tidak ingin terlambat walau semenit saja.

    Beruntungnya, saya datang sebelum kelas dimulai. Saya sampai di kampus UNJ tercinta ini sekitar jam

    9.30 WIB. Saya dan teman-teman sekelas segera naik ke lantai tiga untuk memasuki kelas Omjay.

    Sebelum memulai materi, seperti biasanya Omjay mengucapkan salam serta rasa syukurnya karena

    dapat bertemu kembali dengan kami di pertemuan hari ini. Setelah itu, kami diajak menyaksikan

    sebuah iklan yang berisi film pendek dengan tema yang sangat menyentuh yaitu “Giving is the best

    communication”. Film ini sangat menyentuh hati nurani saya, sehingga saya menangis melihatnya.

    Sedikit berlebihansih memang hehe^^ namun film pendek ini juga menginspirasikan kita sebagai umat

    manusia, dimana kita sudah sewajarnya menolong sesama dengan memberikan bantuan dalam bentuk

    Setelah selesai dengan film pendek tersebut, Omjay membahas materi olimpisme hari ini. Mari kita

    simak materi yang saya rangkum sebagai berikut :

    Penyebarluasan Olimpisme melalui Gerakan Olimpiade Modern

    Tujuan dan Latar belakang olimpisme modern

    Baron Pierre De Coubertin, seorang bangsawan Prancis yang menggagas dan membangkitkan

    kembali semangat olimpisme yang dipadukan dengan pertandingan olahraga. Beliau juga disebut

    sebagai bapak olimpiade loh karena gagasannya mengenai olimpisme.

    – Mengajak negara-negara di dunia untuk bersama menghidupkan kembali nilai dan kegiatan

    – Kegiatan olimpiade diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat persaudaraan.

    – Untuk maksud tersebut dan agar pelaksanaan aktifitas pergerakan olimpiade berjalan secara

    terpadu maka dibuat piagam olimpic (olimpic charter)

    Apa sih isi dari olimpic charter?

    Olimpic charter berisi prinsip-prinsip dasar, peraturan-peraturan dan anggaran rumah tangga

    yang telah tersusun secara sistematik.

    Omjay mengisi waktu kami dengan menonton video olimpiade London 2012 setelah materi diatas

    agar kami tidak merasa bosan. Video ini menampilkan betapa kuatnya persaudaraan, kerja sama, dan

    sportivitas para atlit kala bertanding dalam olimpiade tersebut.

    Okay, kita lanjut materi lagi… semangat ^^

    • Tujuan Utama Gerakan Olimpiade

    Mempromosikan dan menyebarluaskan paham yang terkandung dalam Olympism secara umum dan

    menanamkan nilai filosofi olahraga sebagai dasar pembentuk fisik dan pengemban moral manusia.

    Mendidik generasi generasi muda, dan juga menyebar prinsip-prinsip olimpiade.

    • Simbol Gerakan Olimpiade Modern

    Dalam simbol olimpiade terdapat 5 warna yaitu biru, kuning, hitam, hijau dan merah dengan latar

    belakang putih. Simbol ini juga melambangkan 5 benua yaitu Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan

    Australia. Simbol ini diciptakan oleh Baron Pierre dan digunakan pada tahun 1914 pada kongres

    olimpiade Anthwerpen.

    • Motto pertandingan Olimpiade Modern

    Seperti yang pernah kita bahas pada resume ke tiga, masih ingatkah?

    “Citius, Altius, Fortius” (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat)

    • Peran NOC

    NOC (National Olimpic Comittees) mempunyai peran yaitu menjaga gerak olimpiade dan juga

    menyebarkan prinsip-prinsip dasar olimpiade dan program pendidikan jasmani serta olahraga di

    sekolah mulai tingkat sekolah dasar sampai tingkat perguruan tinggi.

    • 13 program gerakan olimpiade dan yang menjadi perhatian IOC

    1. Pertandingan olimpiade 4 tahunan

    2. Olahraga untuk semua kalangan

    3. Akademi olimpiade sejak 14 Juni 1961

    4. Penanaman olimpisme = sports + culture + education ( materi kuliah kita sedang menerapkan

    poin ini loh..)

    5. Winning, taking part and the universality of the games.

    Indonesia ternyata juga sudah menerapkan kegiatan olimpisme sebelum meraih kemerdekaan,

    namun bangsa Indonesia mengalami diskriminasi alias tidak dianggap dalam keikutsertaannya dalam

    olimpiade karena dianggap belum merdeka. Indonesia menggunakan kegiatan olahraga itu sebagai

    1. Alat perjuangan

    2. Pembentuk jati diri

    3. Persatuan dan kesatuan bangsa

    4. Sarana pendidikan

    Setelah meraih kemerdekaannya, Indonesia menjadikan olahraga sebagai sarana mengokohkan dan

    Sekian resume materi kuliah olimpisme dari saya. Setelah menyampaikan materi kuliah, Omjay

    mengajak kami semua menyanyikan lagu hymne guru dan melihat video anak-anak taman kanak-
    kanak yang sedang bermain alat musik berupa gitar dengan piawainya..

    Kemudian setelah kami dibuat terpukau oleh video tersebut, seperti biasa Omjay mempersilahkan kami

    untuk memakan bekal yang telah kami bawa.. selamat makan J

    Inilah resume kegiatan + resume materi kuliah hari ini.. semoga bermanfaat dan menginspirasi kita

    PENDIDIKAN KIMIA BILINGUAL

  2. Hadits Rafidah Deli

    3315130940

    Resume Olimpisme pertemuan ke 5

    Olimpiade sebagai wahana memahami budaya antar bangsa

    Definisi dan Filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang yang

    dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

    Filosofi budaya terbentuk dari banyak unsur, yaitu sistem,agama, politik, adat istiadat, bahasa,

    perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Setiap kelompok negara memiliki budaya yang

    berbeda-beda yang sesuai dengan ciri khasnya. Budaya bisa menjadi alat untuk pemersatu

    bangsa.

    Manfaat memahami budaya bangsa:

    1. Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam rentang sebuah bangsa

    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang

    terkandung di dalam budaya

    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi dan harmonisasi dalam

    kehidupan bersosial

    4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia

    Fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat masa kini :

    – Dalam negeri (Indonesia)

    Meningkatnya perilaku negative :

    1. Konflik antar suku,

    2. Konflik antar supporter dan mania sepak bola

    3. Konflik antar kampUng

    4. Konflik antar organisasi masa

    5. Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah

    6. Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai

    7. Konflik antar wakil rakyat dengan DPR

    – Luar negeri (Negara lain)

    1. Tunesia, Ben Ali

    2. Mesir, Husni Mubarak, antar pro dengan kontra

    3. Afganistan, Taliban, kekuatan Asing

    4. Kadafi di tumbangkan, di buru, di bunuh, dan di seret-seret

    5. Perang Palestina Israel di Gaza

    Pendapat Sosiolog dan Budayawan

    • Kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya

    budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya

    konflik social di dunia.

    • Presiden IOC Jacques Rogge “ Dunia kita hari ini membutuhkan perdamaian,

    toleransi dan persaudaraan.”

    – Olympism adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan

    dan mengkombinasikan keseimbangan Antara jasmani dan rohani serta

    mengharmonikan antar kehidupan keolahragaan, kebudayaan dan pendidikan

    sehingga dengan demikian dapat di ciptakan keselarasan kehidupan ynag

    didasarkan pada kebahagian dan usaha yang mulia.

    – Penyelenggaraan olahraga merupakan melti even yang diselenggarakan secara

    berjenjang dan bermuara pada prestasi olimpiade.

    – Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisasi

    dan pemahaman budaya.

  3. Nama : Dwi Kurnia Sari

    Noreg : 3115110425

    Prodi : Pendidikan Matematika Reguler 2011

    Resume Pertemuan ke-5 Olimpisme: “Olimpiade sebagai Wahana Memahami

    Budaya Antar Bangsa.”

    Setelah libur dua kali pertemuan, ahirnya kami bertemu kembali dengan

    OmJay untuk mata kuliah olimpisme pada hari ini, Sabtu 12 Oktober 2013. Seperti

    biasa sebelum memulai kegiatan perkuliahan, OmJay memutarkan sebuah video

    untuk dapat diambil pelajaran bersama. Pertemuan ini OmJay memutarkan sebuah

    video klip girlband anak-anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP). Lirik lagu

    yang dinyanyikan sangat tidak sesuai dengan umur mereka, namun inilah fakta yang

    harus kami hadapai sebagai calon pendidik. Kami harus bisa mengarahkan mereka

    para generasi penerus bangsa agar dapat menyalurkan energi mereka untuk hal-hal

    yang lebih positif.

    Pertemuan hari ini membahas mengenai “Olimpiade Sebagai Wahana

    Memahami Budaya Antar Bangsa.” Pada pertemuan ini, kita akan mengetahui

    bagaimana gerakan olimpiade dapat berperan untuk mewujudkan perdamaian dunia

    dengan program-program yang dilaksanakan.

    Seperti yang telah diketahui bersama, saat ini banyak terjadi konflik baik di

    dalam negeri maupun luar negeri. Konflik yang terjadi di dalam negeri, diantaranya:

    konflik antar suku (suku Dayak dengan suku Sampit), konflik antar supporter sepak

    bola, konflik antar kampung atau desa, konflik antar organisasi massa (FBR, FPI,

    Achmadiyah), konflik antara rakyat dengan kebijakan pemerintah pusat maupun

    daerah (contohnya yaitu kasus pembangunan Gereja di Bekasi, Jawa Barat), konflik

    antar pendukung Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada, dan terakhir konflik

    antar wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sedangkan konflik di luar

    negeri, diantaranya: konflik mantan Presiden Zine al-Abidine Ben Ali di Tunisia

    (mantan Presiden Ben Ali dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan empat

    orang pengunjuk rasa pada Januari 2011), konflik kudeta militer di Mesir, konflik di

    Afganistan, dan perang antara Palestina dengan Israel.

    Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa konflik tersebut bisa terjadi?

    Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya? Mengapa konflik semakin

    meluas? Perilaku manusia saat ini seolah tidak berbudaya dikarenakan agama tidak

    lagi menjadi landasan. Agama tidak lagi menjadi pegangan hidup. Kita seolah

    lupa bahwa semua manusia di dunia ini bersaudara. Konflik pun semakin meluas

    dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap budaya bangsa dan menurunnya

    budaya toleransi antar bangsa di dunia. Oleh karena itu, dibutuhkan gerakan untuk

    mengingatkan semua rakyat dunia bahwa dengan menjadi manusia berbudaya,

    perdamaian dunia akan terwujud. Gerakan itulah yang dinamakan dengan olimpiade.

    Apa yang dimaksud dengan budaya? Mengapa memahami budaya itu

    penting? Sudah menjadi kodrat manusia untuk membutuhkan manusia lain dalam

    menjalani kehidupannya atau bisa disebut dengan makhluk sosial. Budaya adalah

    suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang serta dimiliki bersama oleh

    sekelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Setiap negara memilki

    ciri khas budayanya masing-masing. Selain mewujudkan perdamaian dunia, manfaat

    memahami budaya bangsa, diantaranya: sumber pengetahuan luas tentang suatu

    bangsa, membangun rasa saling pengertian dan meningkatkan komunikasi dalam

    kehidupan bersosial, serta mendorong munculnya upaya untuk melestarikan dan

    mengembangkan nilai-nilai budaya.

    Tujuan gerakan olimpiade adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. Hal

    ini sesuai dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Presiden IOC (International

    Olympic Committee) yaitu Jacques Rogge,”Our world today is in need of peace,

    tolerance, and brotherhood. The value of olympic games can deliver these to

    us” (Dunia kita saat ini membutuhkan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan.

    Olimpiade dapat mewujudkan ketiga hal tersebut untuk kita). Olimpiade memadukan

    olahraga (sport), kebudayaan (culture), dan pendidikan (education) dalam

    penyelenggaraannya. Maksudnya adalah dengan penyelenggaraan festival olahraga

    (sport) dan juga merambah ke dunia pendidikan (education), olimpiade berusaha

    untuk menciptakan manusia yang dapat menghargai budaya bangsanya dan juga

    menanamkan sifat toleransi dalam berbudaya. Dengan ditanamkannya sifat tersebut,

    tentu tidak akan ada lagi peperangan dan semua rakyat dunia dapat hidup dalam

    damai.

    Sekian resume saya untuk pertemuan olimpisme kelima ini. Semoga

    bermanfaat. Amin.

    http://www.kompasiana.com/dwikurniasari

    http://politik.kompasiana.com/2013/10/12/olimpiade-sebagai-wahana-memahami-budaya-
    antar-bangsa-598196.html

    http://dwiniasari.blogspot.com/2013/10/olimpiade-sebagai-wahana-memahami.html

  4. Olympisme Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa

    Oke,masih seperti sabtu-sabtu sebelumnya, setiap jam 8 pagi ada kuliah olympisme bersama

    Omjay. Ini adalah pertemuan kelima dengan Omjay. Pertemuan kali ini Omjay mulai dengan

    memperlihatkan sebuah video tentang bagaimana tren anak SD dan SMP sekarang ini yang gaya

    nya sudah terlalu mengikuti perkembangan jaman. Setelah itu, Omjay memutarkan video “Opening

    Ceremony Beijing Olympic 2008”.

    Pada pertemuan kali ini, Omjay membahas tentang olymipsme sebagai wahana memahami antar

    budaya bangsa.

    Definisi dan Filosofi Budaya :

    • Adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yangf berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah

    kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

    • Terbentuk dari banyak unsur : sistem, agama, politik, adat istiadat, bahasa, dan lain-lain.

    • Setiap kelompok orang memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi ciri khasnya

    masing-masing.

    • Budaya sebagai perekat dan pemersatu bangsa

    Manfaat memahami budaya bangsa :

    o Suatu pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang sebuah bangsa.

    o Mendorong muculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung

    di dalam budaya.

    o Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi, interaksi dan harmonisasi dalam

    kehidupan bersosial.

    o Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.

    “DENGAN BERBUDAYA, SEHARUSNYA MASYARAKAT DUNIA HIDUP DALAM DAMAI DAN

    HARMONIS”

    Tapi fakta yang terjadi masa kini,

    Dalam negeri :

    v konflik antar suku

    v Konflik antar supporter dan mania sepak bola

    v Konflik antar kampung

    v Konflik antarorganisasi massa

    v Konflik antara rakyat dengan kebijakan pemerintah

    v Konflik antar pendukung pilkada

    v Konflik antar wakil rakyat di DPR

    Luar negeri :

    ÿ Konflik (pro-kontra) Husen Mubarak di Mesir

    ÿ Kekuatan asing di Afganishtandan Taliban

    ÿ Khadafi ditumbangkan, diburu, dibunuh dan diseret-seret

    Mengapa perilaku manusia sudah tidak berbudaya? Karena manusia sudah tidak menjadikan agama

    sebagai pedoman dan landasan dalam menjalani hidup.

    Jaques Rogge : “Our world today is in need of peace tolerance and brotherhood, The values of

    Olympic games can deliver these to us”

    Olympisme : Sport + Culture + Education.

    Penyelenggaraan olahraga multi event yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara

    pada prestasi olimpiade, merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan

    pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa, yang pada akhirnya terbangun

    saling pengertian.

    Renungan : “Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya, namun kita membutuhkan

    hal-hal yang sama, contoh : air, makanan dan udara untuk bernafas. Maka dengan

    saling memahami budaya, akan menjembatani kesenjangan antar manusia”

    Lalu pertemuan kali ini ditutup dengan menyanyikan lagu The Beatles – “Imagine” yang sangat

    menyentuh hati.

    Sekian resume kuliah olympisme yang kelima, kurang lebih nya mohon maaf, terimakasih.

    Nama : Ryan Armana Panggabean

    Prodi : Pendidikan Matematika

    Noreg : 3115130781

  5. Assalamu’alaikum para pembaca. Bertemu lagi dengan saya.

    Setelah 2 minggu tidak bertemu, kita kembali lagi ke Olimpisme dengan materi utama “Olimpiade

    sebagai wahana memahami budaya antar bangsa”.

    Pertama ditampilkan video lagu “Bessara – malu tapi mau”. lalu ditampilkan komik “Mice cartoon

    untuk info jakarta, yang isinya tentang bapak-bapak yang marah dengan negara perihal pas baca

    koran pagi dengan berita utama”artefak museum nasional hilang”, lalu ditanya sama anaknya,

    “kapan bapak terakhir ke museum?” dan bapaknya Cuma diem aja. Diemnya sih, karena terakhir ke

    museumnya pas SD. jadi seperti senjata makan tuan, mengomeli negara sendiri, tapi sendirinya tidak

    menghormati budaya negara sendiri.

    Kita masuk ke topik utama sekarang. Kan olimpiade itu wahana untuk memaami budaya antar

    bangsa, terus apa makna budaya itu sendiri?

    Dengan membaca dari banyak referensi, budaya dapat dikatakan sebagai “suatu cara hidup dan

    nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh suatu klan/kelompok yang terus-menerus

    diwakilkan ke generasi klan/kelompok tersebut. Unsur budaya sendiri juga banyak, diantaranya

    agama, politik, adat istiadat, bahasa, busana, arsitektur, dan seni. Karena beragam unsur, maka

    beragam pula budaya tiap negara di dunia.

    Memahami budaya asing ada manfaatnya juga, diantaranya :

    Ë Memiliki pengetahuan tentang bangsa tertentu

    Ë Menimbulkan upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang sudah ada

    Ë Meningkatkan sikap toleransi, komunikasi, hubungan sosial dan harmonisasi antar bangsa

    Ë Menciptakan perdamaian dunia

    Untuk manfaat terakhir, mungkin pembaca sedikit heran, “kok memahami budaya bisa bikin

    perdamaian?”. Karena dengan berbudaya, masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis.

    Sebab memahami budaya bersama dapat juga menciptakan rasa bersaudara dan penghormatan

    antarbangsa. Sebab semua manusia itu bersaudara dan sama. Seperti dalam pepatah “bhinneka

    Tunggal Ika”, berbeda-beda namun satu.

    Lalu ditampilkan video “3 Idiots A.K.A. Three Idiots” hanya bagian lagunya saja memang, tapi dari

    potongan video tersebut memiliki makna tersirat, yakni jangan mengganggap semua yang kita

    tahu itu benar. Kita tetap harus mencari bukti terhadap sesuatu yang kita tahu tersebut untuk

    memperkuat pengetahuan kita tersebut.

    Seharusnya seluruh dunia damai, Namun bagaimana kenyataan yang ada?

    Tawuran merebak dimana-mana, konflik antar suku makin banyak, demo rakyat dan para petinggi

    negara, serta berbagai macam konflik lainnya. Itu baru di Indonesia, di luar negeri justru lebih parah :

    perang merebak di banyak tempat. Konflik Israel-Gaza yang tiada henti, Pro-kontra dengan Husni

    Mubarak di Mesir, Afganistan dan Amerika yang berperang. Serta perang-perang lainnya.

    Padahal manusia adalah makhluk berbudaya, namun kenapa banyak yang sebaliknya? Apa

    penyebabnya?? Menurut pendapat sosiolog dan budayawan, hal ini disebabkan Kurangnya

    pemahaman terhadap Budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa

    sebagai salah satu penyebab meluasnya konflik sosial di dunia!!! Bahkan presiden IOC, Jacques

    Rogge berkata “dunia kita hari ini sedang butuh perdamaian, toleransi, dan rasa persaudaraan. Nilai

    dari olimpiade dapat memberikan itu semua ke kita”

    Kenapa olimpiade bisa memberikan perdamaian? Karena dalam olimpiade, diutamakan sportifitas

    dan rasa persaudaraan bersama. Dan juga karena ajaran olimpiade, yakni olimpisme, bertujuan

    mengharmonikan antara kehidupan keolahragaan, kebudayaan, dan pendidikan, sehingga dengan

    demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha

    yang mulia, nilai-nilai pendidikan yang baik, dan penghargaan pada prinsip-prinsip etika yang baik.

    Dan tentunya agar saling memahami budaya antar bangsa.

    Selain olimpiade, penyelenggaraan kegiatan olahraga multi even juga dapat menyebarkan nilai-
    nilai olimpisme di atas. Dan tentunya dapat membantu untuk menyebarluaskan ajaran olimpisme

    ini. Misal di Sea Games, PON, Asean Beach Games, SEA GAMES, dan kegiatan olahraga lainnya.

    Penyelenggaraan event ini dapat menjadi salah satu upaya sosialisasi dan pemahaman budaya yang

    efektif.

    Terakhir, ditampilkan sebuah renungan :

    Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya, namun kita membutuhkan hal-hal yang

    sama : makanan, air dan udara untuk bernafas, maka dengan saling memahami budaya akan

    menjembatani kesenjangan antar manusia…

    Kebersamaan, saling mendukung dan ketergantungan telah menjadi budaya manusia sejak dulu

    kala, maka jangan dipungkiri…

    Terakhir sebagai penutup, dinyalakan lagu the beatles dengan judul “Imagine”. Berikut liriknya :

    Imagine there’s no heaven. It’s easy if you try

    No hell below us. Above us only sky

    Imagine all the people. Living for today…

    Imagine there’s no countries. It isn’t hard to do

    Nothing to kill or die for. And no religion too

    Imagine all the people. Living life in peace…

    You may say I’m a dreamer. But I’m not the only one

    I hope someday you’ll join us. And the world will be as one

    Imagine no possessions. I wonder if you can

    No need for greed or hunger. A brotherhood of man

    Imagine all the people. Sharing all the world…

    You may say I’m a dreamer. But I’m not the only one

    I hope someday you’ll join us. And the world will live as one

    Tazirah Marwan

  6. Iriana Putri Chaidir

    3315133613

    Pendidikan Kimia Bilingual

    Sabtu, 12 Oktober 2013

    Resume Olimpisme

    Hari ini pertemuan kelima kuliah Olimpisme. Materi disampaikan oleh Om Jay yaitu tentang Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa. Diputarkan video Open Ceremony Olimpiade Beijing tahun 2008 lalu. Begitu indah dan menakjubkan. Decak kagum saat menyaksikan video itu. Sambil berpikir, berapa banyak dana yang dikeluarkan, berapa banyak sukarelawan yang ikut memeriahkan pesta olahraga tersebut, berapa lama waktu yang dihabiskan untuk latihan, serta siapa yang berada di belakang itu semua yang membuat konsep upacara itu.

    Definisi dan filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Terbentuk dari beberapa unsur diantaranya sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

    · Setiap kelompok , bangsa , atau negara memiliki budaya yang berbeda-beda dan memiliki ciri khas tersendiri.

    · Budaya sebagai perekat atau pemersatu bangsa dan negara.

    Manfaat memahami budaya bangsa :

    · Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang sebuah bangsa.

    · Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya.

    · Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi serta interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.

    · Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.

    Dengan berbudaya seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis. Namun fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat kini :

    Dalam Negeri (Indonesia) : Meningkatnya perilaku negatif (konflik, konflik, konflik).

    · Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura.

    · Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Lampung, Madura.

    · Konflik antar organisasi massa, FPI.

    · Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus pembangunan jalan tol.

    · Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai.

    · Konflik antar wakil rakyat di DPR.

    · Konflik antar supporter sepakbola.

    Luar Negeri (negara lain) : Meningkatnya perang, perang, perang.

    · Mesir, Husni Mubarak, antar pro dan kontra.

    · Perang Palestina-Israel di Gaza.

    · Afganistan, kekuatan asing.

    Kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflik sosial di dunia.

    Jacques Rogge, President of IOC menyampaikan bahwa “Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of Olympic games can deliver these to us.”

    Salah satu tujuan gerakan Olimpiade adalah perdamaian dunia. Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga, budaya, dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia.

    Olympism = Sport + Culture + Education

    Penyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi dalam merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang akhirnya terbangun saling pengertian, toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisasi dan pemahaman budaya.

    Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya namun kita membutuhkan hal-hal yang sama yaitu makanan, air, dan udara untuk bernapas. Maka dengan saling memahami, budaya akan menjembatani kesenjangan antar manusia.

    Sekian resume dari saya. Semoga menginspirasi. Terimakasih.

    http://edukasi.kompasiana.com/2013/10/12/resume-olimpisme-5-598205.html

  7. http://edukasi.kompasiana.com/2013/10/12/resume-olimpisme-5-600912.html

    Sabtu 12 oktober 2013 saya dan kawan – kawan PKB’13 kembali menngikuti mata kuliah olimpisme yang dibawakan oleh om Jay materi kali ini bertema “Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa.” pada awal perkuliahan kami menonton video musik yang dibawakan oleh anak- anak sd atau mungkin smp yang berceritakan tentang percintaan, materi yang begitu dewasa bagi sekumpulan anak sd untuk dinyanyikan. Setelah itu kami menonton video opening olimpiade Beijing 2008 and it’s blow my mind. Saya sangat terkagum – kagum melihat kekompakan para pengisi acara yang jumlahnya tidak sedikit namun sangat kompak dan kereeen. Saya berharap suatu saat nanti Indonesia dapat menjadi tuan rumah peretandingan olimpiade.

    Back to the topic, Definisi dan Filosofi Budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Terbentuk dari beberapa unsur diantaranya sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

    Setiap Kelompok / agama/ bangsa memiliki budaya ynag berbeda- beda dan menjadi ciri khasnya
    Budaya sebagai perekat / pemersatu bangsa
    Manfaat memahami budaya bangsa adalah sebagai berikut

    Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang sebuah bangsa
    Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai – nilai yang terkandung didalam budaya
    membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi atau interaksi dan komunikasi dalam kehidupan bersosial
    Sebagai langkah menuju perdamaian dunia
    Fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat kini

    1. Dalam negeri (Indonesia) meningkatnya perilaku negatif

    Konflik antar Suku Contohnya: Peristiwa Sampit, Konflik Dayak dengan Madura yang tak ujung usai
    Konflik antar suporter dan maniak sepak bola , Contohnya Pemalakan yang dilakukan Bonek kepada warga yang sedang berada di Kereta api jakarta – surabaya
    Konflik antar kampung Contohnya : Konflik – Konflik di Jakarta, NTB, Madura
    Konflik antar ormas Contohnya : Betawi Rempung , FPI yang rusuh ketika melakukan demonstrasi
    Konflik antar rakyat dengan kebojakan pemerintah Contohnya: Kasus tempat penampungan sampah di bantar gebang yang tak unjung usai
    Konflik antar pendukung pilkada Contohnya: Konflik antar Pendukung partai
    Konflik antar wakil rakyatnya Contohnya: Konflik para anggota dewan yang terhormat dengan carayang tidak terhormat
    2. Luar Negeri ( Negeri Lain)

    Mesir, Husni Mubarak yang pro dan yang kontra
    Afganistan , Taliban, Kekuatan asing
    Perang Israel dan Palestina di gaza yang telah merenggut banyak nyawa
    Kadafi ditumbangkan, diburu, dibunuh, diseret – seret
    Apakah yag menyebabkan konflik, perang antar sesama manusia bisa terjadi dan berlangsung secara tidak manusiawi ? Penyebabnya adalah tak lain dan tak bukan karena kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunya budaya toleransi antar bangsa, selain itu kurangnya pemahaman agama sebagai dasar dari pemikiran manusia.

    Jacques Rogge, President of IOC menyampaikan bahwa “Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of Olympic games can deliver these to us.” we can say it in Bahasa dunia kita saat ini membutuhkan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan. Nilai – nilai pertandingan olimpis dapat diterapkann pada kita

    Salah satu tujuan gerakan Olimpiade adalah perdamaian dunia.

    Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani(badan yang sehat) dan rohani (kemauan, moral, kecerdasan) serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga, budaya, dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia. Nilai – nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip – prinsip etika yang baik. saling memagami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade

    Olympism = Sport + Culture + Education

    Penyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi dalam merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang akhirnya terbangun saling pengertian, toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisasi dan pemahaman budaya.

    Sebelum Om Jay menutup materi ini kita diajak merenung melalui lagu the beatles yang berjudul imagine. lagu yang dirilis pada tahuun 1971 dan ditulis oleh John Lennon ini merupakan salah satu lagu favorit dan liriknya sangat menginspiratif terutama jika kita bercermin bagimana kondisi dunia saat ini.

    Kesimpulan dari resume ini adalah indah buruknya suatu perbedaan tergantung bagaimana kita memandang perbedaan itu. jika manusia memandangnya dengan cara yang indah maka Konflik – konflik dapat terhindar tetapi sebaliknya jika manusia menganggapnya sebagai suatu ancaman maka perbedaan itu lah yang akan menghancurkan peradaban manusia dengan perang – perang dan konflik – konflik mematikan.

    Sekian resume dari saya semoga bermanfaat dan menginspiratif. Terimakasih 🙂

    Elsa Mahardika

    3315133620

    Pendidikan Kimia Billingual 2013

  8. Resume Olimpisme ke-5

    Hari ini kami kembali mengikuti kuliah Olimpisme, setelah sabtu kemarin kami tidak kuliah Olimpisme karena. Sabtu, 12 Oktober 2013 saya dan teman-teman saya dari pendidikan kimia bilingual kuliah Olimpisme pukul 10.30 WIB di ruang 3.10, lantai 3. Materi Olimpisme disampaikan oleh om Jay. Hari ini om Jay datang bersama. Kuliah Olimpisme hari ini diawali dengan membaca basmalah dan do’a sebelum belajar yaitu “Robbi Zidni Ilman Warzuqni Fahmaa” artinya “Ya Allah tambahkanlah kepadaku ilmu dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya”.
    Om Jay menayangkan sebuah video yang berisi anak-anak perempuan kecil menyanyikan lagu bertema cinta. Menurut saya, zaman sekarang telah terjadi pergeseran budaya. Sangat memprihatinkan, saat ini lagu bertema anak-anak sungguh miskin sekali. Artis cilik banyak, tetapi tidak menyanyikan lagu sesuai umur mereka. Miris sekali, anak-anak kecil lebih hafal lagu bertema cinta (putus cinta dan cinta mati). Lagu merupakan salah satu faktor pembentuk karakter anak-anak. Seharusnya, lagu-lagu bertema anak-anak juga sering ditampilkan di televisi. Anak-anak akan meniru apa yang mereka dengar dan lihat, karena saat usia anak-anak lebih mudah dan cepat menangkap informasi. Apabila dari usia anak-anak mereka hanya hafal lagu bertema cinta, maka alam dan pikiran imajinasi mereka hanya sebatas bertema cinta. Masa depan Indonesia ditentukan oleh mereka.
    Kemudian, om Jay menerangkan Perubahan Kurikulum 2013, menceritakan pengalamannya saat seminar di pelatihan 600 guru-guru se-DKI Jakarta bahwa guru harus dapat memberikan budaya Indonesia kepada murid. Materi kuliah Olimpisme hari ini berjudul Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa. Sebelum memulai materi kuliah hari ini, om Jay menanyakan apa yang ingin kami tanyakan mengenai materi Olimpisme sebelumnya.
    Setelah itu, om Jay menampilkan rubrik kartun di koran yang menceritakan, tokoh kartun membaca koran yang berisi berita bahwa Ada Karya Budaya Bangsa yang Hilang yaitu Artefak Musem Nasional Hilang. Kemudian om Jay menayangkan video Sekilas Olimpiade Beijing 2008. Dalam video tersebut, semua orang kompak menampilkan pembukaan Olimpiade karenadi latih.
    Materi kuliah Olimpisme hari ini berjudul Olimpiade sebagai Wahana Memahami Budaya antar Bangsa.
    Definisi dan Filosofi Budaya
    Adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
     Terbentuk dari banyak unsur diantaranya sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni.
     Setiap kelompok/negara atau bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi ciri khasnya.
     Jangan sampai menjadi penerus yang malas
     Budaya Sebagai Perekat atau Pemersatu Bangsa atau Negara
    Manfaat Memahami Budaya Bangsa
     Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang sebuah bangsa.
     Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung di dalam budaya.
     Membangun saling pengertian meningkatkan komunikasi atau interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.
     Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.
    Dengan Berbudaya, Seharusnya Masyarakat Dunia Hidup dalam Damai dan Harmonis
     Saling menghormati.
    Tapi Fakta yang Terjadi dalam Lingkungan Masyarakat Kini
    Dalam Negeri (Indonesia) Meningkatnya Perilaku Negatif:
     Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura.
     Konflik antar supporter dan Mania sepakbola, Borek dengan warga yang dilalui kereta api Surabaya – Jakarta
     Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bali, Lampung dan Madura.
     Konflik antar organisasi massa, Betawi Rembug, FPI dan Achmadiyah.
     Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, kasus pembangunan jalan tol, kasus penertiban pedagang kaki lima, kasus Gereja Bekasi dan kenaikan BBM.
     Konflik antar wakil rakyat di DPR.
    Konflik, Konflik dan Konflik
    Mengapa ini bisa terjadi?
    Menurut saya, hal ini dapat terjadi karena orang-orang tidak saling menghargai dan menghormati, perbedaan pendapat dan pemikiran, persaingan, ketidak adilan, perbedaan, bahasa dan sebagainya serta ketidak sadaran manusia bahwa manusia merupakan makhluk sosial dan posisi dirinya adalah kehidupan bersama dan saling membutuhkan.
    Kemudian, om Jay menampilkan cuplikan video Three Idiot. Menurut saya, video ini memberikan pesan dan amanat bahwa ilmu tidak hanya didapatkan dari buku tetapi juga dari pengalaman. Video ini juga memberikan nilai persahabatan dan jadilah diri sendiri!
    Luar Negeri (Negara Lain):
     Tunesia, Ben Ali.
     Mesir, Husni Mubarak, antar yang pro dengan yang kotra, posisi militer . . .? kepentingan Amerika/Israel . . .? Apa benar . . .?
     Afganistan, Taliban, kekuatan asing . . .
     Kadafi ditumbangkan, diburu, dibunuh dan diseret – seret
     Perang Palestina Israel di Gaza, apakah itu berbudaya . . .?
    Perang, perang dan perang
    Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya? Dan mengapa semua itu dapat terjadi?
    Menurut saya, karena kurangnya iman dalam setiap masing-masing individu.
    Kurangnya Pemahaman Terhadap Budaya Suatu Bangsa dan Menurunnya Budaya
    • Beberapa pendapat sosial dan budayawan:
    Toleransi Antar Bangsa Sebagai Salah Satu Penyebab Meluasnya Konflik Sosial di Dunia!!!
    • Disampaikan juga Secara Tersirat oleh Jacques Rogge President of IOC :
    “OUR WORLD TODAY IS IN NEED OF PEACE, TOLERANCE AND BROTHERHOOD”
    Salah Satu Tujuan Gerakan Olimpiade
    Adalah perdamaian dunia! (tercantum dalam Olimpiade Charter)
    Olympism adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani (badan yang sehat) dan rohani (keamanan, moraldan kecerdasan) serta menghormati antara kehidupan, keolahragaan, kebudayaan dan pendidikan, sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia. Nilai–nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip–prinsip etika yang baik. Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas Olimpiade.
    Olympism = Sport + Culture + Education
    Setelah itu, kami menyanyikan lagu Qasidah yaitu lagu Bimbo
    Penyelenggaraan Olahraga Multi Even yang di Selenggarakan Secara Berjenjang dan Bermuara pada Prestasi Olimpiade
    Merupakan gerakan Dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat Dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun saling pengertian , toleransi dan perdamaian dunia.
    Penyelenggaraan Berbagai Event Olahraga Berjenjang Sebagai Upaya Sosialisasi dan Pemahaman Budaya
     PON
     SEA GAMES
     BALI 2008
     ASIAN GAMES
     OLIMPIADE
     VIDEO SEKILAS OLIMPIADE DI LONDON
    Renungan . . .
    Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya, namun kita membutuhkan hal-hal yang sama:
    Makanan, air dan udara untuk bernafas. Maka dengan saling memahami budaya akan menjembatani kesenjangan antar manusia.
    Hidup saling membutuhkan pertolongan orang lain
    Kemudian, kami berdiri dan menyanyikan lagu Imagine – The Beatles yang di putar oleh om Jay.
    Pertahankan dan lestarikan nilai-nilai luhur budaya Indonesia, agar kita menjadi Bangsa bermartabat, aman, makmur dan sebagai penjaga kedamaian dunia . . .
    Oleh:
    Septia Dwi Cahyani
    3315130917
    Pendidikan Kimia Bilingual

  9. ATIEK SULISTIYANTI
    3115110046
    PENDIDIKAN MATEMATIKA
    Sabtu, 12 Oktober 2013
    Hari ini Sabtu tanggal 12 Oktober 2013 adalah hari perkuliahan Olimpisme pertemuan kelima. Perkuliahan dimulai pada pukul 08.00. Sebelum masuk ke materi, seperti biasa Om Jay menampilkan sebuah video klip dari sebuah lagu yang dinyanyikan oleh anak SD zaman sekarang. Dari video klip tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa calon penerus bangsa kita sekarang ini yaitu anak SD, gaya pergaulannya sudah seperti remaja SMA, dari gaya berpakaian dan cinta-cintaan dengan lawan jenis, berbeda sekali dengan perkembangan yang tepat sesuai usia mereka. Itulah motivasi awal perkuliahan yang diberikan Om Jay bahwa kita sebagai seorang calon guru kita harus ekstra kerja keras untuk menciptakan penerus bangsa yang berkualitas dari segi kepintaran dan dalam bersikap.

    Judul materi pada pertemuan kelima hari ini adalah “Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa”. Definisi dan filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang diantaranya adalah sistem agama, politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Setiap kelompok/ Negara/ bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi ciri khasnya. Budaya sebagai perekat/pemersatu Negara/ bangsa.
    Manfaat memahami budaya bangsa:
    1. Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang suatu bangsa.
    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya.
    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi/ interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.
    4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.

    Dengan berbudaya, seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis, Tetapi fakta yang terjadi dalam lingkungan dan masyarakat kini.
    1. Dalam negeri (Indonesia)
    Meningkatkanya perilaku negatif :
    • Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura.
    • Konflik antar supporter dan mania sepakbola.
    • Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bali, Lampung, Madura.
    • Konflik antar organisasi massa, Betawi Rempug, FPI, Achmadiyah.
    • Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, kasus pembangunan jalan tol, kasus penertiban pedagang kaki lima, kasus Gereja Bekasi, kenaikan BBM.
    • Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai.
    • Konflik antar wakil rakyat di DPR.

    2. Luar Negeri(negara lain):
    • Mesir, Husni Mubarak, antar yang pro dan yang kontra.
    • Perang Palestina Israel di Gaza.
    • Afganistan, taliban, kekuatan asing.
    • Kadafi di tumbangkan, di buru, di bunuh, dan di seret-seret.
    • Tunesia, Ben Ali

    “Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya ? dan kenapa semua itu bisa terjadi ?Apa solusi dari itu semua?“
    Hal tersebut dikarenakan salah satunya dari factor eksternal, manusia seolah-olah sudah tidak berbudaya. Selain itu, agama sudah tidak menjadi landasan lagi. Karena dalam berbagai agama sudah pasti diajarkan bahwa tidak boleh ada perang.
    Beberapa pandangan sosiolog dan budayawan mengatakan bahwa kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflk sosial di dunia.

    Disampaikan juga secara tersirat oleh Jacques Rogge President of IOC bahwa “Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympics games can deliver these to us” yang artinya bahwa dunia kita butuh perdamaian, toleransi dan persaudaraan. Dengan pertandingan olimpiade dapat mengirimkan hal tersebut ke kita.

    Salah satu tujuan gerakan olimpiade adalah perdamaian dunia.
    Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan keolahragaan, kebudayaan, dan pendidikan, sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia, nilai-nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip-prinsip etika yang baik.
    Olympism = Sport+Culture+Education.

    Itulah ringkasan cerita saya pada mata kuliah Olimpisme hari ini. Semoga selalu bermanfaat untuk saya dan para pembaca  .

  10. http://edukasi.kompasiana.com/2013/10/13/olimpisme-sebagai-wahana-memahami-budaya-antar-bangsa-600953.html

    Assalamu,alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    alhamdulillah wa syukurillah sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan walafiat oleh Allah S.W.T dan rahmat dan karunia yang lain dari-Nya.

    oke sekarang ini, izinkan saya menuliskan sebuah resume yang saya pelajari dari mata kuliah olimpisme pada tanggal 12 Oktober 2013 yang bertemakan mengenai “Olimpisme Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa”.

    kuliah hari ini dimulai dengan melihat sebuah video klip dari girlband remaja yang saya juga baru pertama kali melihat yaitu “Bessara – malu tapi mau”. setelah saya melihatnya memang benar bahwa saat ini budaya anak remaja sudah mengalami pergeseran sesuai dengan trend yang ada saat ini dimana mulai bermunculan boy and girlband yang mengusut tema dari budaya korea yang sedang ngetren saat ini. Hal inipun tak salah, namun kita harus menangkap hal-hal positif serta perilaku positif dari budaya tersebut dan bukan melebih-lebihkannya sehingga tampil dengan tak pantas sesuai dengan budaya yang kita terapkan di Indonesia.

    setelah melihat video tersebut kemudian kamipun memulai materi dengan melihat kembali sebuah video opening ceremony olimpiade Beijing-China tahun 2008. Di video ini diperlihatkan bahwa Chinapun memperkenalkan budayanya melalui opening ini dan ini membuat semua orang takjub akan budaya dari china tersebut dan hal ini yang menurut saya yang dapat memperkenalkan budaya melalui wahana olimpiade.

    kemudian kami melanjutkan ke materi utama kami dan dimulai dengan Definisi dan filosofi budaya.

    Definisi dan filosofi budaya itu sendiri adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur-unsur yang diantaranya adalah : sistem agama, politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian dan lain-lain.

    dan dapat dipetik sebuah nilai bahwa :

    Setiap kelompok memiliki budaya yang berbeda-beda dan mencari ciri khasnya.
    Budaya sebagai perekat/pemersatu bangsa. Meskipun agama, bahasa, pakaian dll berbeda-beda antar bangsa, tetapi dengan budaya semua itu bisa menjadi satu.
    Manfaat dari memahami budaya bangsa itu sendiri adalah :

    Sumber yang begitu luas dan dalam tentang suatu bangsa
    Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya
    Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi / interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial
    Sebagai langkah menuju perdamaian dunia
    Namun yang terjadi saat ini di Indonesia adalah justru tidak adanya sikap berbudaya di Indonesia dan hal inipun memicu konflik besar yang terjadi saat ini, dan berikut beberapa konflik yang terjadi di Indonesia :

    Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura
    Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bal, Lampung, Madura
    Konflik antar organisasi massa, Betawi Rempug, FPI
    Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, pembangunan jalan tol, dll
    Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai
    Konflik antar wakil rakyat di DPR
    Konflik antar supporter dan mania sepakbola, Bonek dengan warga yang dilalui kereta apai surabaya-Jakarta PP
    hal inipun ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, di luar negeri juga muncul banyak konflik akibat sikap tak berbudaya yang terjadi saat ini. Berikut beberapa konflik di luar negeri :

    Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra
    Perang Palestina Israel di Gaza
    Afganistan , taliban, Kekuatan asing
    Kadafi tumbangkan
    Apa kira-kira yang menyebabkan konflik-konflik ini terjadi??? ini disebabkan karena kita tidak memiliki sikap berbudaya antar sesama dan tidak melandaskan diri pada Agama yang kita yakini. kita yakin bahwa dengan adanya budaya positif dan diterapkannya budaya tersebut maka kehidupan inipun akan berjalan dengan harmonis. Dan juga pasti semua tahu bahwa semua agama mengajarkan untuk menjaga kerukunan antar sesama dan menciptakan keharmonisan antar sesama walau banyak perbedaan. Dan apakah hal ini sudah tidak diterapkan lagi di masyarakat???? apakah kerukunan dan keharmonisan sudah mulai terkikis seiring dengan waktu yang terus berjalan?????? semoga hal itu tidak terjadi dan masyarakat menerapkan budaya dengan baik serta dengan berlandasan agama yang kita yakini.

    Dalam olimpiade inilah mulai diterapkannya suatu perdamaian antar negara dan toleransi walau banyak konflik yang terjadi saat ini, dengan penyampaian oleh Jacques Rogge President of IOC bahwa ” Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympic games can deliver these to us.”

    Kemudian, berlanjut kepada Salah satu tujuan gerakan olimpiade yaitu perdamaian dunia. Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga, Budaya, dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia. Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade.

    Olympism = sport+Culture+Education
    Penyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi dalam merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun saling pengertian , toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisai dan pemahaman budaya , seperti pertukaran pelajar.

    dalam pertemuan inipun diakhiri dengan menyanyikan sebuah lagu dari Bimbo yang berjudul “bermata tapi tak melihat”.

    kesimpulan berdasarkan opini saya :

    Dari Olimpiade inilah kita dapat membuat suatu perdamaian serta toleransi dan saling pengertian tanpa adanya kekerasan, peperangan, dan hal lainnya yang merusak kehidupan di dunia.
    Penerapan Budaya positif = perdamaian dunia
    walau kita memiliki perbedaan budaya namun hal ini tak harus menimbulkan perpecahan dan seharusnya kitapun harus saling melengkapi satu sama lain.
    mungkin itu saja yang saya tulis untuk hari ini dan mohon maaf atas salah penulisan dan hal lainnya yang kurang berkenan di hati para pembaca dan terima kasih.

    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  11. Resume Pertemuan ke – 5 dan ke – 6 Olimpisme
    Sabtu , 12 Oktober 2013

    Nama : Lilis Uswatun Hasanah

    No. Registrasi : 3115130755

    Jurusan : Matematika

    Prodi : Pendidikan Matematika
    Reguler 2013

    Sabtu , 12 Oktober 2013 merupakan pertemuan ke – 5 mata kuliah Olimpisme di Universitas Negeri Jakarta , Pendidikan Matematika Reguler 2013. Dua minggu kami mahasiswa Universitas Negeri Jakarta tidak ada kuliah Olimpisme , karna memang diliburkan . Olimpisme merupakan mata kuliah yang sangat menarik , karna kita akan mempelajari sekaligus mengenal Negara kita sendiri yaitu Indonesia bahkan sekaligus bisa mengenali Negara lain melalui mata kuliah ini .

    Pertemuan mata kuliah Olimpisme pada hari ini tentu saja diawalai dengan membaca doa bersama , agar ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat . Setelah itu seperti biasa dosen kami Om Jay dengan ciri khas mengajarnya mengawali perkuliahan hari ini dengan memutarkan sebuah lagu dan video . Video yang kali ini diputarkan adalah tentang sebuah lagu anak SD/SMP. Dari video yang Om Jay putarkan , kami sebagai pendidik diajarkan untuk bisa menjadi pendidik yang benar – benar bisa mendidik bangsa di Negeri ini . Dimana kami harus mampu pula menanamkan kembali kebudayaan yang Indonesia miliki . Jangan sampai kebudayaan yang Indonesia miliki terkalahkan oleh budaya asing yang masuk ke Negara kita . Oleh sebab itu , ini merupakan tugas kami pula sebagai para pendidik untuk mampu menanamkan kebudayaan Indonesia kembali .

    Tema perkuliahan Olimpisme hari ini adalah ” Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa ” . Mengawali tema perkuliahan hari ini Om Jay memutarkan sebuah video tentang Olimpiade musim panas di Cina 2008 .
    Definisi dan Filosofi Budaya adalah suatu cara hidup dan nilai – nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Yang terbentuk dari banyak unsur seperti : sistem agama , politik , adat istiadat , bahasa , perkakas , pakaian , bangunan dan karya seni . Setiap negara atau bangsa memiliki budaya yang berbeda – beda yang menjadikan ciri khasnya .

    Berikut saya akan memberikan contoh dari manfaat memahami budaya bangsa :

    1 . Sebagai sumber pengetahuan yang sangat luas dan dalam tentang sebuah bangsa .
    2 . Memotivasi diri untuk mampu melestarikan dan mengembangkan nilai – nilai yang
    terkandung di dalam budaya .
    3 . Meningkatkan komunikasi dan bersosialisasi
    4 . Sebagai langkah menuju perdamaian dunia

    Tapi dapat kita lihat fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat kini yaitu justru meningkatnya perilaku negatif .

    Dalam Negeri ( Indonesia ) :
    1 . Konflik antar suku , peristiwa sampit , Dayak dengan Madura
    2 . Konflik antar supporter dan mania sepakbola , Bonek dengan warga yang dilalui
    kereta api surabaya-Jakarta PP .
    3 . Konflik antar kampung , Jakrta , NTB , Bali , Lampung , Madura .
    4 . Konflik antar organisasi massa , Betawi Rempug, FPI
    5 . Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah .
    6 . Konflik antar pendukung pilkada antar pendukung partai
    7 . Konflik antar wakil rakyat di DPR

    Telah kita sadari , kita terlahir sebagai seorang pemimpin . Bagaimana kita mampu menjadi seorang pemimpin yang benar – benar kuat itu merupakan kesadaran dan kemauan pada diri kita sendiri , Karna kita ketahui bahwasannya setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya . Seorang pemimpin yang kuat , jujur dan yang mampu mengayomi orang lain saat ini sangatlah tak mudah untuk kita temui saat ini . Tapi percayalah masih ada pemimpin yang kuat dan jujur . Mungkin pemimpin itu adalah anda bahkan saya .
    2. Luar Negeri ( negara lain ) :
    •>> Perang Palestina Israel di Gaza
    •>> Afganistan , taliban, Kekuatan asing
    •>> Kadafi tumbangkan
    •>> Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra
    •>> Tunesia , Ben Ali

    Mengapa Perilaku Manusia Seolah Tak Berbudaya !!
    Dan Mengapa Semua itu Bisa Terjadi ??
    Jawablah dengan menggunakan pikiran dan hati anda masing – masing , setelah itu pahami dan bukalah mata anda mengapa semua itu bisa terjadi .
    Berikut merupakan beberapa pendapat sosiolog dan budayawan .
    ” Kurangnya Pemahaman Terhadap Budaya Suatu Bangsa dan Menurunnya Budaya Toleransi Antar Bangsa Sebagai Salah Satu Penyebab Meluasnya Konflik Sosial Di Dunia ”
    Disampaikan juga secara tersirat oleh Jacques Rogge President of IOC

    “ Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood “ .
    “ The values of olympis games can deliver these to us.”
    Salah satu Tujuan Gerakan Olimpiade adalah Perdamaian Dunia . Olympism adalah fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani dan rohani . Serta mengharmonikan antara kehidupan keolahragaan , kebudayaan dan pendidikan . Sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan dalam kehidupan .Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas Olimpiade .
    Olympism = Sport + Culture + Education
    Setelah itu seperti biasa disela – sela materi kami diajak menyanyikan sebuah lagu . Kali ini kami menyanyikan lagu Bimbo yang berjudul bermata tapi tak melihat. Yang memberikan nilai bahwa kita sebagai manusia jangan sampai menjadi manusia yang sombong , tidak mau bersedekah , selalu membicarakan orang lain dan selalu menyakiti hati orang lain .
    Penyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi Olimpiade merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun saling pengertian , toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang ini sebagai upaya sosialisai dan pemahaman budaya yang dapat dilakukan seperti pertukaran pelajar yang telah dilakukkan oleh beberapa sekolah di Indonesia sendiri . Pertukaran pelajar ini memberi manfaat yaitu kita dapat mengetahui budaya yang berkembang di Negara lain.
    Renungan
    ” Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya , namun kita membutuhkan hal-hal yang sama : makanan. Air, dan udara untuk bernafas. Maka dengan saling memahami, budaya akan menjembatani kesenjangan antarmanusia ”.

    ” Kebersamaan , saling mendukung dan ketergantungan telah menjadi budaya manusia sejak dulu kala , maka jangan dipungkiri ” .
    Pertahankan dan lestarikan nilai – nilai Luhur Budaya Indonesia , agar kita menjadi Bangsa bermartrabat , aman , makmur dan sebagai penjaga kedamaian dunia .

  12. OLYMPISME SEBAGAI WAHANA MEMAHAMI BUDAYA ANTAR BANGSA
    Definisi dan Filosofi Budaya
    Budaya merupakan cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat. Budaya di miliki oleh banyak orang dan di wariskan dari generasi ke generasi. Budaya itu sendiri terbentuk dari beberapa unsur, yaitu: agama, politik, bahasa, seni, bangunan dan sebagainya.
    Manfaat Memahami Budaya Bangsa
    – Sumber pengetahuan yang luas
    Jika kita memahami suatu budaya, maka banyak pengetahuan yang akan kita miliki. Karna budaya itu sendiri memiliki keanekaragaman tersendiri dalam tiap-tiap bangsa.
    – Mendorong upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya
    – Membangun saling pengertian, meningkatka komunikasi / interaksi
    Jika kita mengetahui karakteristik dari tiap-tiap budaya maka kita akan dapat menghargai orang lain dari budaya yang iya gunakan.
    – Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.
    Jika kita sudah dapat saling menghargai satu sama lain maka persaudaraan dan rasa persatuan bukan lah hal-hal yang hanya menjadi angan-angan belaka. Perdamaian dunia juga akan terwujudkan.
    Fakta Dalam Lingkungan Saat Ini
     Dalam negeri ( Indonesia )
    Meningkatnya perilaku negatif:
    o konflik antar suku
    o konflik antar supporter sepak bola
    o konflik antar kampung
    o konflik antar organisasi masa
    o konflik antar rakyat
    o konflik antar pilkada
    o konflik antar wakil rakyat di DPR

     Luar negeri
    o Tunesia, ben ali
    o Mesir
    o Afganistan
    o Kadafi
    o Perang israel-palestina di gaza
    Penyebab meluasnya konflik sosial di dunia di sebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap budaya dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa. Selain itu pemahaman akan nilai-nilai keagamaan yang sudah tidak menjadi landasan dalam diri masing-masing merupakan faktor yang mendukung konflik yang terjadi dalam masyarakat tersebut.
    Jacques rogge ( president of IOC )
    The value of olympic games can deliver these to us “
    Tujuan Olimpisme
    Olimpisme = Sport + Culture + Education
    Olimpisme bukan ajaran yang hanya membahas nilai-nilai dari olah raga saja, melainkan juga meliputi aspek culture dan education.

  13. RESUME OLIMPISME PERTEMUAN KE LIMA DAN KE ENAM
    Assalamu,alaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    alhamdulillahwasyukurillahsampaisaatinikitamasihdiberikankesehatanwalafiatoleh Allah S.W.T danrahmatdankarunia yang lain dari-Nya.
    okesekarangini, izinkansayamenuliskansebuah resume yang sayapelajaridarimatakuliaholimpismepadatanggal 12 Oktober 2013 yang bertemakanmengenai “OlimpismeSebagaiWahanaMemahamiBudayaAntarBangsa”.
    kuliahhariinidimulaidenganmelihatsebuah video klipdarigirlbandremaja yang sayajugabarupertama kali melihatyaitu “Bessara – malutapimau”. setelahsayamelihatnyamemangbenarbahwasaatinibudayaanakremajasudahmengalamipergeseransesuaidengan trend yang adasaatinidimanamulaibermunculan boy and girlband yang mengusuttemadaribudayakorea yang sedangngetrensaatini. Hal inipuntaksalah, namunkitaharusmenangkaphal-halpositifsertaperilakupositifdaribudayatersebutdanbukanmelebih-lebihkannyasehinggatampildengantakpantassesuaidenganbudaya yang kitaterapkan di Indonesia.
    setelahmelihat video tersebutkemudiankamipunmemulaimateridenganmelihatkembalisebuah video opening ceremony olimpiade Beijing-China tahun 2008. Di video inidiperlihatkanbahwaChinapunmemperkenalkanbudayanyamelalui opening inidaninimembuatsemua orang takjubakanbudayadari china tersebutdanhalini yang menurutsaya yang dapatmemperkenalkanbudayamelaluiwahanaolimpiade.
    kemudian kami melanjutkankemateriutama kami dandimulaidenganDefinisidanfilosofibudaya.
    Definisidanfilosofibudayaitusendiriadalahsuatucarahidupdannilai-nilai yang berkembangdandimilikibersamaolehsebuahkelompok yang diwariskandarigenerasikegenerasi. Budayaterbentukdariunsur-unsur yang diantaranyaadalah :sistem agama, politik, adatistiadat,bahasa, perkakas, pakaiandan lain-lain.
    dandapatdipetiksebuahnilaibahwa :
    • Setiapkelompokmemilikibudaya yang berbeda-bedadanmencaricirikhasnya.
    • Budayasebagaiperekat/pemersatubangsa. Meskipun agama, bahasa, pakaiandllberbeda-bedaantarbangsa, tetapidenganbudayasemuaitubisamenjadisatu.

    Manfaatdarimemahamibudayabangsaitusendiriadalah :
    • Sumber yang begituluasdandalamtentangsuatubangsa
    • Mendorongmunculnyaupayamelestarikandanmengembangkannilai-nilai yang terkandungdalambudaya
    • Membangunsalingpengertian, meningkatkankomunikasi / interaksidanharmonisasidalamkehidupanbersosial
    • Sebagailangkahmenujuperdamaiandunia
    Namun yang terjadisaatini di Indonesia adalahjustrutidakadanyasikapberbudaya di Indonesia danhalinipunmemicukonflikbesar yang terjadisaatini, danberikutbeberapakonflik yang terjadi di Indonesia :
    • Konflikantarsuku, peristiwaSampit, Dayakdengan Madura
    • Konflikantarkampung, Jakarta, NTB, Bal, Lampung, Madura
    • Konflikantarorganisasimassa, BetawiRempug, FPI
    • Konflkantarrakyatdengankebijakanpemerintah, kasustempatpenampungansampah, pembangunanjalantol, dll
    • Konflikantarpendukungpilkada, antarpendukungpartai
    • Konflikantarwakilrakyat di DPR
    • Konflikantar supporter dan mania sepakbola, Bonekdenganwarga yang dilaluikeretaapaisurabaya-Jakarta PP
    halinipunternyatatidakhanyaterjadi di Indonesia, di luarnegerijugamunculbanyakkonflikakibatsikaptakberbudaya yang terjadisaatini. Berikutbeberapakonflik di luarnegeri :
    • Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra
    • PerangPalestina Israel di Gaza
    • Afganistan , taliban, Kekuatanasing
    • Kadafitumbangkan
    Apakira-kira yang menyebabkankonflik-konflikiniterjadi??? inidisebabkankarenakitatidakmemilikisikapberbudayaantarsesamadantidakmelandaskandiripada Agama yang kitayakini. kitayakinbahwadenganadanyabudayapositifdanditerapkannyabudayatersebutmakakehidupaninipunakanberjalandenganharmonis. Dan jugapastisemuatahubahwasemua agama mengajarkanuntukmenjagakerukunanantarsesamadanmenciptakankeharmonisanantarsesamawalaubanyakperbedaan.Dan apakahhalinisudahtidakditerapkanlagi di masyarakat????apakahkerukunandankeharmonisansudahmulaiterkikisseiringdenganwaktu yang terusberjalan?????? semogahalitutidakterjadidanmasyarakatmenerapkanbudayadenganbaiksertadenganberlandasan agama yang kitayakini.
    Dalamolimpiadeinilahmulaiditerapkannyasuatuperdamaianantarnegaradantoleransiwalaubanyakkonflik yang terjadisaatini, denganpenyampaianoleh Jacques Rogge President of IOC bahwa ” Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympicgames can deliver these to us.”
    Kemudian, berlanjutkepada Salah satutujuangerakanolimpiadeyaituperdamaiandunia.Olimpismeadalahdasar fundamental danfilosofikehidupan yang mencerminkankeseimbanganantarajasmanidanrohanisertamengharmonikanantarakehidupanolahraga, Budaya, danpendidikansehinggadengandemikiandapatdiciptakankeselarasankehidupan yang didasarkanpadakebahagiaandanusaha yang mulia.Salingmemahamibudayamerupakanbagiandaritujuangerakandalamaktivitasolimpiade.
    Olympism = sport+Culture+Education
    Penyelenggaraanolahragamultieven yang diselenggarakansecaraberjenjangdanbermuarapadaprestasidalammerupakangerakandunia yang diharapkanmampumeningkatkanpemahamanmasyarakatduniaterhadapbudayaberbagaibangsa yang padaakhirnyaterbangunsalingpengertian ,toleransi, danperdamaiandunia. Penyelenggaraanberbagai even olahragaberjenjangsebagaiupayasosialisaidanpemahamanbudaya ,sepertipertukaranpelajar.
    dalampertemuaninipundiakhiridenganmenyanyikansebuahlagudari Bimbo yang berjudul “bermatatapitakmelihat”.
    kesimpulanberdasarkanopinisaya :
    • Dari Olimpiadeinilahkitadapatmembuatsuatuperdamaiansertatoleransidansalingpengertiantanpaadanyakekerasan, peperangan, danhallainnya yang merusakkehidupan di dunia.
    • PenerapanBudayapositif = perdamaiandunia
    • walaukitamemilikiperbedaanbudayanamunhalinitakharusmenimbulkanperpecahandanseharusnyakitapunharussalingmelengkapisatusama lain.
    mungkinitusaja yang sayatulisuntukhariinidanmohonmaafatassalahpenulisandanhallainnya yang kurangberkenan di hatiparapembacadanterimakasih.

    wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh

  14. Nama : Wanda Amelia Rahma
    No. Reg : 3315130916
    Prodi : Pendidikan Kimia Bilingual

    Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Bangsa

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Akhirnya bertemu dengan Om Jay lagi, hihi  . Kalau bertemu mata kuliah Olympism berarti waktunya apa????? Waktunya untuk ngecharge semangat lagi…..hehe. # maklum sudah 2 minggu tidak bertemu Om Jay.
    Om Jay dengan gayanya yang santai karena ternyata beliau juga baru datang dari penataran di Kalimantan. Segelas kopi hangat menemani beliau di mejanya. ( jujur, saya ingin kopinya).
    “PKB?????”
    “Oke” ( itulah jargon dari Om Jay untuk kelasku tercinta)
    Perawalan kuliah dimulai dengan menonton video olimpiade Beijing 2008.

    3 kata untuk olimpiade di Beijing, Subhanallah, Wowww, Amajing maksudnya amazing. Beijing saja bisa, Indonesia juga pasti bisa dong. Tidak perlu modal banyak kok buat mewujudkan itu semua. Hanya cukup 1 M (bukan 1 miliyar). Melainkan 1 M = MAU. Kalau kita mau, maka kita akan sekuat tenaga, tak kenal menyerah untuk wujudkan itu semua. Masih ragu?????? Mengapa harus ragu, bukankah Indonesia adalah negara yang merdeka atas usahanya sendiri bukan hadiah dari penjajah kan??? Merdeka saja bisa, apalagi untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. Pasti Bisa!
    Cemungut eaaa Semangattttttt semuanya 
    Budaya itu apa sih??????????
    Budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
    Indonesia adalah negara yang memiliki beragam budaya dimana budaya-budaya tersebut harus dilestarikan. Lalu siapa yang bertugas melestarikan kebudayaan ibu pertiwi??? Siapa lagi kalau bukan kita, khususnya para mahasiswa. Hidup Budaya Indonesia! Hidup Mahasiswa!  
    Budaya terbentuk dari banyak unsur diantaranya adalah sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya-karya seni. Setiap kelompok/negara/bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda menjadi cirri khasnya. Bukan hanya itu, budaya juga dijadikan sebagai perekat/pemersatu bangsa. Hebat bukan????
    Apa yang membuat para wisatawan tertarik untuk datang ke Indonesia?? Salah satunya karena keragaman budaya Indonesia yang sangat banyak. Kita sebagai generasi penerus bangsa patut bangga akan hal itu. Hanya Indonesia negara yang memiliki ratusan bahasa, ribuan tarian, jutaan lagu daerah. Keragaman budaya tersebut menjadi ciri khas tersendiri yang dapat membedakan negara kita dengan negara lain. Misalnya, Bapak proklamator kita yaitu Bung Karno sangat mudah dikenali oleh negara lain dikarenakan ciri khas pakaian Bung Karno yang selalu mengenakan peci hitam disetiap pertemuan baik dalam negeri maupun luar negeri. Peci hitam merupakan salah satu budaya Indonesia yang dapat membedakan kita dengan negara lain. Bukan hanya peci, masih banyak jutaan budaya yang merupakan ciri khas Indonesia. Subhanallah…….:) Ayooo, Lestarikan budaya Indonesia! Kalau bukan kita, lalu siapa lagi????????

    Untuk apa sih kita memahami budaya bangsa????? Apa manfaat dari memahami budaya bangsa????
    1. Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam tentang sebuah bangsa.
    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalm budaya.
    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi/ interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.
    4. Sebagai langkah menuju perdamian .

    Dengan berbudaya, seharusnya masyarakat dunia hidup
    dalam damai dan harmonis.

    Apakah benar dunia sudah tentram dan damai sedamai lagunya D’massive???? Atau apakah benar seluruh warga dunia sudah memahami makna perdamaian seperti lagu Perdamaian yang dinyanyikan oleh band Gigi????
    Namun survey membuktikan bahwa fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat kini adalah justru semakin memudarnya rasa saling menghormati, menghargai, dan menyayangi antar sesama manusia.

    Masih belum percaya????????? ( bagus jika tidak percaya, karena yang pantas dipercaya hanya Allah S.W.T) #prok prok prok
    Atau perlu bukti???? Okay, I’ll show it to you.
    1.Dalam Negeri (Indonesia)
    Meningkatnya perilaku negative:
     Konflik antar suku. (Peristiwa sampit, dayak dengan Madura)
     Konflik antar supporter. (Mania sepak bola)
     Konflik antar kampong .(Jakarta, NTB, Bali, Madura)
     Konflik antar organisasi massa. ( FPI)
     Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah. ( Kasus tempat penampungan sampah)
     Konflik antar pendukung pilkada.
     Konflik antar wakil rakyat di DPR.
    2.Luar Negeri ( Negara Lain):
     Perang Palestina Israel di Gaza. Apakah itu berbudaya??????
     Kadafi ditumbangkan, dibunuh, dan diseret-seret. Budaya apakah itu????
     Mesir, Husni Mubarok.

    “Mengapa perilaku manusia seolah-olah tidak berbudaya?? Dan kenapa itu semua bisa terjadi?” kenapa? Kenapa? KenApa? KENAPA????
    #tulis jawabannya dan kirimkan jawaban Anda ke warung nasi terdekat di rumah Anda. Hehe. Upss. Habis kalau ngirimnya ke DPR, takut tidak direspon. Lebih baik ke ibu warteg, siapa tau saja dapat makan gratis. Karena terkadang justru ibu warteg lebih peka hatinya dibandinhkan orang-orang berdasi. Hehe peace ya….
    Namun akhirnya para pakar sosiolog dan budayawan memberikan pendapatnya tentang berbagai peristiwa negative yang terjadi. Dengan sepenuh hati mereka berpendapat bahwa kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa merupakan salah satu penyebab meluasnya konflik social di dunia. ( Wahh..hebat sekali para sosiolog dan budayawan ini) # Setuju deh sama kamu 😉
    Namun ingat ya kawan. Bukan hanya sekedar memahami budaya saja, namun resapi, izinkan nilai-nilai budaya mengalir dalam darah kita semua, setelah itu realisasikan dalam bentuk nyata. Buktikan pada dunia, bahwa kita sangat mencintai budaya Indonesia.

    “Aku cinta Indonesia, Akupun ciintaaaa budaya Indonesia. Tak kan ku biarkan cinta ini memudar begitu saja. Karena cinta ini tulus untuk ibu pertiwi”. # Sungguh tulisan ini semakin lebay persis seperti yang nulis.

    Disampaikan juga secara tersirat oleh Jacques Rogge, President of IOC.
    “ Our World Today in Need of peace, tolerance, and brotherhood. The value of Olympic games can deliver these to us”
    Salah satu tujuan gerakan Olimpiade adalah perdamaian dunia.

    Olympism adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan antara jasmani ( badan yang sehat) dan rohani (kemauan, moral, dan kecerdasan) serta mengharmonisasikan antara kehidupan keolahragaan , kebudayaan, dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia, nilai-nilai pendidikan yang baik.
    Sehingga diperoleh rumus berdasarkan definisi di atas, yaitu

    Penyelenggaraan multi even yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi olimpiade, merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahamn budaya. Penyelenggaraan berbagai event olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisasi dan pemahaman budaya.
    PON, SEA GAMES, ASEAN GAMES, OLIMPIADE

    Renungan………..
    Mungkin kita berbeda pandangan dan praktik budaya, namun kita membutuhkan hal yang sama: makanan, air, dan udara untuk bernafas, maka dengan saling memahami budaya akan menjembatani kesenjanngan antar manusia.

    Hidup hanya sekali kawan….Jadilah orang yang berguna untuk orang lain. Dan jangan pernah berhenti untuk bermimpi ya…………
    Karena saat kita mulai bermimpi, maka terbuka juga sejuta pintu kemungkinan akan terwujudnya mimpi-mimpi itu. Terwujud atau tidaknya mimpi-mimpi itu tergantung seberapa keras perjuangan kita untuk meraih mimpi itu.

    Pertahankan dan lestarikan nilai-nilai luhur Budaya Indonesia, agar kita menjadi Bangsa yang bermartabat, aman, makmur dan sebagai penjaga kedamaian dunia.

  15. Nama : Nurul Febi Safitri
    Prodi : Pendidikan Kimia Bilingual
    No.Reg : 3315130948
    Resume materi kuliah olimpisme pertemuan ke 5
    Pertemuan ke 5 mata kuliah Olympisme ini diawali dengan menonton video klip tentang lagu anak-anak SMP/SD, yaitu lagu yang menceritakan tentang cinta. Dalam maksud video ini sebenarnya kurang pas dengan umur merek yang terlampau masih muda dna belum umurnya jika mereka menyanyikan lagu ini. Sebagai seorang calon pendidik kita dihadapkan kepada generasi yang memiliki budaya dari luar yang luar biasa.
    Materi yang disampaikan pada pertemuan ke 5 ini adalah “Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa”. Begitu indah dan semaraknya budaya di berbagai negara, slah satu contohnya kita dilihatkan sebuah video pembukaan olimpiade di Beijing, di dalam video ini sangat memperlihatkan kebudayaan dari China itu sendiri yang begitu indah dan kekompakkan disetiap mereka sungguh terlihat kompak sekali. Berbeda halnya dengan negara kita yang kurang kompak setiap manusianya.
    Setelah melihat video pembukaaan olimpiade yang membuat kami kagum, Om Jay memberi informasi kepada kami mengenai definisi dan filosofi budaya. Definisi dan filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur-unsur yang diantaranya adalah : sistem agama, politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian dan lain-lain.
    • Setiap kelompok memiliki budaya yang berbeda-beda dan mencari ciri khasnya.
    • Budaya sebagai perekat/pemersatu bangsa. Meskipun agama, bahasa, pakaian dll berbeda-beda antar bangsa, tetapi dengan budaya semua itu bisa menjadi satu.
    Manfaat memahami budaya bangsa :
    1. Sumber yang begitu luas dan dalam tentang suatu bangsa
    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya
    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi / interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial
    4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia
    “Dengan Berbudaya seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis.” Tetapi fakta yang terjadi dalam masyarakat kini
    1. Dalam negeri (Indonesia) Meningkatkan perilaku negatif :
    • Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura
    • Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bal, Lampung, Madura
    • Konflik antar organisasi massa, Betawi Rempug, FPI
    • Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, pembangunan jalan tol, dll
    • Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai
    • Konflik antar wakil rakyat di DPR
    • Konflik antar supporter dan mania sepakbola, Bonek dengan warga yang dilalui kereta api surabaya-Jakarta PP
    • Contoh lain adalah konflik antar pelajar atau tawuran yang semakin maraknya
    Kita dilahirkan sebagai pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya. Pemimpin yang kuat susah dicari, yang banyak saat ini adalah penguasa.Kita tidak perlu mencari pemimpin yang kuat saat ini karena pada dasarnya kita juga yang harus kuat dan berani menjadi seorang pemimpin.
    2. Luar Negeri(negara lain) :
    • Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra
    • Perang Palestina Israel di Gaza
    • Afganistan , taliban, Kekuatan asing
    • Kadafi tumbangkan
    “Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya ? dan kenapa semua itu bisa terjadi ? “. Jawabannya adalah karena setia individu sudah tidak memiliki kesadaran diri di masing – masing indiidunya, dan karena tidak kuatnya iman mereka untuk saling menahan emosi antar individunya. Beberapa pandangan sosiolog dan budayawan mengatakan “ Kurangnya pemahaman terhadap suatu budaya bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflk sosial di dunia.”.
    Disampaikan juga secara tersirat oleh Jacques Rogge President of IOC bahwa “ Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympis games can deliver these to us.”
    Salah satu tujuan gerakan olimpiade adalah perdamaian dunia .
    olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga. Budaya dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia.
    Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade.
    Olympism = sport+Culture+Education
    Setelah itu kami menyanyikan lagu Bimbo yang berjudul bermata tapi tak melihat. Ya, walupun diawal lagu kami kurang mengenal lagu ini, tapi beberapa dari kami ada yang mengenal lagu ini dan bernyanyi lebih keras dari semuanya.
    Selanjutnya menyelenggaraan olahraga multieven yang diselenggarakan secara berjenjang dan bermuara pada prestasi dalam merupakan gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun saling pengertian , toleransi, dan perdamaian dunia. Penyelenggaraan berbagai even olahraga berjenjang sebagai upaya sosialisai dan pemahaman budaya , seperti pertukaran pelajar.
    Dan yang terakhir mengenai renungan
    • Walaupun kita memiliki perbedaan satu sama lain mulai dari wajah, pakaian, makanan, minuman dan lain sebaganya, kita tetap harus saling membantu satu sama lain. Karena perbedaan itu adalah unik, jangan jadikan perbedaan adalah beban tapi jadikanlah perebedaan adalah sebuah hal terindah yang pernah dimiliki yang dapat melengkapi kita satu sama lain.

  16. FahriAbdurachman
    3315133598
    Pendidikan Kimia Bilingual
    Resume Olimpism V

    ApakahituBudaya? Budayaadalahsuatucarahidupdannilai-nilai yang berkembangyang dimilikibersamaolehsebuahkelompok orang dandiwariskandarigenerasikegenerasi.Budayaterdiridariberbagaimacamunsurantara lain system agama, politik, adatistiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, karyasenidanmasihbanyaklagi. Setiapbudayamemilikicirikhasmasing-masingmisalnyadaricaraberpakaian, berbicara, beribadahdanlainya. Walaupunberbeda-bedadenganadanyabudayasemuaitubisamenjadisatu.
    MemahamiBudayabangsadapatbermanfaatbagikita, sepertimenambahwawasankitaakancirikhasbangsatetapikitajugaharusmelestarikandanmengembangkannyajangansampaijatidiribangsakitapunahataumenghilang. SelainitudenganmemahamibudayaakanMembangunrasa salingpengertian, meningkatkankomunikasi / interaksiantarindividumaupunkelompokdanterjadinyaharmonisasidalamkehidupanbersosial. PadaakhirnyadiharapkandenganadanyaBudaya, duniaakanmenjadilebihamaidantentram.
    Namunfaktanyasekarangbaik di Indonesia maupunluarnegeribanyakterjadikonflikantarakelompok, masyarakat, bahkanantar Negara. Contoh di kehidupansekelilingkita, masihbanyakterjadinyaTawuranantarpelajarmaupunmasyarakat yang penyebabnyahanyalahmasalahsepele. Mengapahaliniterjadi? Beberapa orang berpendapatbahwakurangnyanilai agama merupakanfaktorutamaterjadinyapertikaian. Semua agama baik Islam, Kristen, Hindu, BudhadanlainyamengajarkankitauntukToleransi. Harusnyajikaadamasalahkitadapatmenyelesaikannyadenganjalanmusyawarahatauberdiskusi ,janganmalahmenggunakanjalankekerasan.
    Jacques Rogge, Presidendari IOC mengatakanbahwa“Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympis games can deliver these to us.”BeliauberpendapatdengandiselenggarakannyaOlimpiade, duniakitaakanlebihdamai, tolerandansatu. Olimpiademerupakankegiatanolahragamultieven yang diselenggarakansecaraberjenjangdanbermuarapadaprestasi. Acarainimerupakangerakandunia yang diharapkanmampumeningkatkanpemahamanmasyarakatduniaterhadapbudayaberbagaibangsa yang padaakhirnyaterbangunsalingpengertian ,toleransi, danperdamaiandunia. Penyelenggaraanberbagai even olahragaberjenjangdilakukansebagaiupayasosialisaidanpemahamanbudaya ,sepertipertukaranpelajar.JikakitaperhatikanternyatatujuanutamaOlimpiadeadalahuntukmewujudkanperdamaiandunia .

  17. OLIMPIADE SEBAGAI WAHANA MEMAHAMI BUDAYA ANTAR BANGSA
    Budaya adalah suatu cara hidup dan nilai yang berkembang dan dimiliki bersama suatu kelompok yang kemudian diwariskan secara turun-temurun. Budaya sendiri terbentuk dari berbagai unsur, diantaranya sistem, agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Setiap kelompok memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi ciri khasnya. Dimana budaya berfungsi sebagai perekat antar bangsa.

    Beberapa manfaat memahami budaya :
    • Sebagai sumber pengetahuan yang luas dan dalam
    • Mendorong untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung di dalam budaya
    • Membangun rasa saling pengertian, meningkatkan interaksi dan harmonisasi dalam bersosialisasi
    • Menciptakan perdamaian dunia
    Namun pada kenyataannya yang terjadi adalah :
    Di dalam negeri
    • Konflik antar suku
    • Konflik antar supporter
    • Konflik antar kampung
    • Konflik antar organisasi massa
    • Konflik antara rakyat dengan kebijakan pemerintah
    • Konflik antar pendukung pilkada
    • Konflik antar wakil rakyat
    Di luar negeri sendiri sekarang terjadi berbagai konflik diantaranya di Tunesia, Mesir, Afganistan, Kadafi, dan Palestina.
    Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya?
    Dan kenapa semua itu bisa terjadi ?

    Hal ini terjadi karena manusia sudah tidak lagi menjadikan agama sebagai landasan dalam kehidupan mereka. Kurangnya pemahaman tentang budaya dan menurunya toleransi.
    Untuk itu olimpiade hadir dengan tujuan perdamaian, yang disampaikan dengan menyelaraskan antara rohani dan jasmani, serta menyeimbangkan antara olahraga, budaya, dan pendidikan

  18. Assallamuallaikum wr.wb

    Hay om jay selamat pagi, pasti sedang bersantai-santai atau sedang sibuk sebagai panitia qurban?

    Hehehe.

    Kemarin adalah hari sabtu dimana hari sabtu adalah jadwal untuk mata kuliah olimpisme.

    Sudah 2 minggu tidak bertemu om jay dan bertemu juga dengan mata kuliah olimpisme. Pada

    pertemuan kali ini tak lupa om jay dengan ramah menyapa kita semua kemudian kita menonton

    suatu video klip sebuah lagu yang dinyanyikan oleh girl band yang kira-kira personilnya masih

    duduk di bangku sd/smp. Mirisnya anak seusia itu sudah menyanyikan lagu tentang cinta. Saya

    berfikir waktu saya masih duduk dibangku sd atau smp saya masih asik bermain karet, congklak

    dll, tapi ternyata zaman sekarang ini sudah sangat berbeda. Oleh karena itu sebagai pendidik

    tentunya yang diharapkan agar pada generasi penerus dapat mencintai budayanya sendiri bukan

    budaya asing.

    Materi yang disampaikan pada pertemuan ke 5 ini adalah “Olimpiade Sebagai Wahana

    Memahami Budaya Antar Bangsa”. Sebelum masuk kita semua melihat tayangan mengenai

    video open ceremony Beijing-China olimpiade sungguh sangat luar biasa kerjasama mereka

    dan kedisiplinan mereka sehingga acara itu berakhir dengan sangat sukses dan tentunya sangat

    membanggakan.

    Definisi dan Filosofi budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang yang

    dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Filosofi

    budaya terbentuk dari banyak unsur, yaitu sistem,agama, politik, adat istiadat, bahasa,perkakas,

    pakaian, bangunan, dan karya seni. Setiap kelompok negara memiliki budaya yang berbeda-beda

    yang sesuai dengan ciri khasnya. Budaya bisa menjadi alat untuk pemersatu bangsa. Dan adapun

    manfaat yang kita peroleh jika kita memahami budaya bangsa, yaitu:

    1. Sumber pengetahuan yang begitu luas dan dalam rentang sebuah bangsa

    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung

    di dalam budaya

    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi dan harmonisasi dalam kehidupan

    bersosial

    4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia

    Padahal budaya Indonesia itu banyak sekali bukan? Seharusnya mampu menjadi pemersatu

    bangsa akan tetapi fakta yang terjadi adalah :

    – Dalam negeri (Indonesia)

    Meningkatnya perilaku negative :

    1. Konflik antar suku, contohnya saja yang terjadi di Madura hanya karena pemilihan umum

    saja karena jagoan mereka kalah mereka lalu merusak aset Negara, mari kita berfikir kritis

    seandainya mereka menerima kekalahan dengan ikhlas dan tidak perlu merusak aset Negara

    tentunya Negara tidak perlu mengeluarkan dana untuk membetulkan aset yang rusak bukan?dan

    uangnya bisa dipergunakan untuk membangun sekolah di daerah terpencil.

    2. Konflik antar supporter dan mania sepak bola, contohnya sudah seringkali kita lihat di berita

    dan korbannya lagi-lagi masyarakat yang tidak bersalah.

    3. Konflik antar kampung

    4. Konflik antar organisasi masa

    5. Konflik antar rakyat dengan kebijakan pemerintah

    6. Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai

    7. Konflik antar wakil rakyat dengan DPR

    – Luar negeri (Negara lain)

    1. Tunesia, Ben Ali

    2. Mesir, Husni Mubarak, antar pro dengan kontra

    3. Afganistan, Taliban, kekuatan Asing

    4. Kadafi di tumbangkan, di buru, di bunuh, dan di seret-seret

    5. Perang Palestina Israel di Gaza

    Kenapa hal tersebut dapat terjadi? Bukannya dunia ini memiliki banyak budaya dari Negara-
    negara yang berbeda bukan?contoh saja Indonesia Negara yang memiliki banyak budaya tetapi

    karena hal sepele saja langsung bertengkar langsung rebut. Oleh karena itu para ahli sosiolog

    berpendapat :

    Pendapat Sosiolog dan Budayawan

    • Kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar

    bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflik sosial di dunia.

    Jacques Rogge, President of IOC menyampaikan bahwa “Our world today is in need of peace,

    tolerance, and brotherhood. The values of Olympic games can deliver these to us.” Yang

    artinya dunia kita saat ini membutuhkan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan. Nilai – nilai

    pertandingan olimpis dapat diterapkann pada kita. Jadi dengan segala macam konflik yang ada

    sebenarnya dunia saat ini membutuhkan sikap perdamaian, toleransi dan persaudaraan yang

    besar tanpa memperdulikan segala macam perbedaan, jangankan dunia yang jelas-jelas berbeda

    bahasa, kebudayaan, ras, suku, dll bahkan anak yang kembar idetik pun pasti memiliki perbedaan

    entah itu sikap, sifat atau apapun itu, oleh karena itu seharusnya kita harus menyadari apa itu

    perbedaan yang sesungguhnya jangan ingin menang sendiri. Karena Salah satu tujuan gerakan

    Olimpiade adalah perdamaian dunia.

    Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan

    keseimbangan antara jasmani(badan yang sehat) dan rohani (kemauan, moral, kecerdasan) serta

    mengharmonikan antara kehidupan olahraga, budaya, dan pendidikan sehingga dengan demikian

    dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang

    mulia. Nilai – nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip – prinsip etika yang

    baik. saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade

    Olympism = Sport + Culture + Education

    Setelah itu, kami menyanyikan lagu Bimbo yang berjudul Qasidah, kalau boleh jujur baru

    pertama kali saya mendengarkan lagu itu dan menyanyikan bersama teman-teman PKB hehehe.

    Penyelenggaraan Olahraga Multi Even yang di Selenggarakan Secara Berjenjang dan Bermuara

    pada Prestasi Olimpiade merupakan gerakan Dunia yang diharapkan mampu meningkatkan

    pemahaman masyarakat Dunia terhadap budaya berbagai bangsa yang pada akhirnya terbangun

    saling pengertian , toleransi dan perdamaian dunia.

    Sebelum perkuliahan selesai dan om jay menutup pertemuan kali ini om jay mengajak kami

    untuk merenungkan sebuah lagu yang sangat bermakna Imagine – The Beatles lagu yang sangat

    melegenda dengan lirik yang mampu membuat saya merenungkan dan memahami setiap makna

    yang ada pada lagu itu. Dan saya lupa disesi keberapa om jay juga memutarkan sebuah film india

    yang sangat lucu dan sangat bagus. Jadi saya menyimpulkan bahwa perbedaan pasti selalu hadir

    dalam kehidupan manusia akan tertapi tergantung bagaimana sikap manusia untuk menghargai

    setiap perbedaan yang ada, coba kita bayangkan jika tidak ada perbedaan di dunia ini apakah kita

    akan mendapat pembelajaran dari pengalaman hidup? Tentu saja tidak bukan? Semua yang ada

    di dunia ini sama, oleh karena itu tuhan menciptakan adanya perbedaan untuk menguji manusia

    karena manusia memiliki akal dan fikiran. Dan sebagai generasi penerus pertahankanlah budaya

    kita dan tingkatkanlah kreatifitasmu!

    Demikian resume saya, terima kasih om jay.

    Annisa Nurlitiani

    3315130837

    Pendidikan kimia bilingual

  19. Alhamdulilah, kemarin kami belajar tentang olympisme kembali setelah 2 kali pertemuan tidak ada kuliah. Dan untuk resume yang ke 5 ini, kami membahas tentang “Definisi dan Filosofi Budaya-Olimpiade sebagai wahana memahami budaya antar bangsa”
    Definisi budaya
    • Budaya adalah suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari system agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Setiap kelompok/Negara/bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi cirri khasnya. Budaya merupakan perekat / pemersatu bangsa/ Negara.
    Manfaat memahami budaya bangsa
    • Sumber pengetahuan yang begitu luas
    • Mendorong munculnya upaya pelestarian dan pengembangan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya.
    • Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi/interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.
    • Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.

    Dengan berbudaya , seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis.

    Tapi fakta yang terjadi dalam lingkungan masyarakat kini :
    1. Dalam negeri (INDONESIA)
    • Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura
    • Konflik antar kampung, Jakarta, NTB, Bal, Lampung, Madura
    • Konflik antar organisasi massa, Betawi Rempug, FPI
    • Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, pembangunan jalan tol, dll
    • Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai
    • Konflik antar wakil rakyat di DPR
    • Konflik antar supporter dan mania sepakbola, Bonek dengan warga yang dilalui kereta api surabaya-Jakarta PP
    • Contoh lain adalah konflik antar pelajar atau tawuran yang semakin maraknya

    Kita dilahirkan sebagai pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya. Pemimpin yang kuat susah dicari, yang banyak saat ini adalah penguasa.Kita tidak perlu mencari pemimpin yang kuat saat ini karena pada dasarnya kita juga yang harus kuat dan berani menjadi seorang pemimpin.

    2. Luar Negeri(negara lain) :
    • Mesir,Husni Mubarak , antar yang pro dan yang kontra
    • Perang Palestina Israel di Gaza
    • Afganistan , taliban, Kekuatan asing
    • Kadafi ditumbangkan, di bunuh, dan diperlakukan tidak manusiawi.

    Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya !!!!
    Dan kenapa itu semua bisa terjadi?
    Saya menjawab pertanyaan om jay pada saat itu, dalam segala aspek apapun, hal yang paling mendasar dan paling terpenting adalah kesadaran dan pemahaman dari masing-masing individu mengenai baik dan tidaknya suatu keputusan dapat diambil dan tindakan yang di kerjakan. Jika hal itu sudah tertanam di dalam diri seseorang, tidak akan terjadi lagi hal-hal yang memalukan seperti itu. Bisa di bilang kata om jay, manusia sekarang mayoritas tidak mempunyai kesadaran alias gila. Heheheh,, semoga kita tidak termasuk kategori itu.

    Menurut pendapat sosiolog dan budayawan :
    Kurangnya pemahaman terhadap budaya suatu bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflik social di dunia.!
    Disampaikan juga secara tersirat oleh ‘ Jacques Rogge President Of IOC’

    “ OUR WORLD TODAY IS IN NEED OF PEACE, TOLERANCE, AND BROTHERHOOD “
    “ THE VALUES OF OLYMPIC GAMES CAN DELIVER THESE TO US “

    Salah satu tujuan gerakan olympiade adalah perdamaian dunia
    • Olympisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani (badan yang sehat) dan rohani( kemauan, moral, dan kecerdasan) serta mengharmonisasikan antara kehidupan keolahragaan, kebudayaan, dan pendidikan. Sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia, nilai-nilai pendidikan yang baik, dan penghargaan pada prinsip etika yang baik.
    Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olympiade.
    Olympisme = Sport + culture + education.
    Penyelenggaraan olahraga multi even yang diselenggarakan secara berjenjang sebagai upaya sosialisasi & pemahaman budaya dan bermuara pada prestasi olympiade. Merupakan gerakan duniayang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap budaya berbagai bangsa, yang pada akhirnya terbangun saling pengertian, toleransi dan perdamaian dunia.
    Pertahankan dan lestarikan nilai-nilai luhur budaya Indonesia, agar kita menjadi bangsa bermartabat, aman, makmur, dan sebagai penjaga kedamaian dunia

    afwu hayyi amyyana-
    pend kimia bilingual

  20. Tugas olimpisme Sabtu , 12 oktober 2013
    Kemarin , kami sebagai mahasiswa dan mahasiswi UNJ mengikuti kembali mata kuliah yang kembali kami ikuti , setelah 2 minggu terakhir kami sempat absen untuk mengadakan sebuah pertemuan.sebenernya , sangat menyenangkan ketika mata kuliah olimpisme kembali lagi hadir setelah 2 minggu lamanya vakum  hal itu karena , olimpisme itu seperti mata kuliah penyegaran buat kami kami yang butek , capek , selama seminggu “berjibaku” dengan berbagai soal yang menyita waktu hati dan pikiran kami . heheheh. Lebay. Begini , kemarin kami mengadakan pertemuan ke lima , diruang kelas yang memang biasa kami gunakan untuk mata kuliah olimpisme . Pertemuan kelima , kami diawali dengan sebuah gambar yang mengajak kami untuk merenung sebagai anak bangsa terkait akan moral perilaku serta budaya yang berkembang di masyarakat indonesia , dari hari ke hari .Lalu , masuk pada materi inti yaitu : “ Olimpiade Sebagai wahana untuk Memahami Budaya antar Bangsa “.
    A. Definisi dan Filosofi Budaya :
    • Cara hidup dan nilai nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan di wariskan dari generasi ke generasi ;
    • Dapat terbentuk dari : agama , politik , adat bahasa , perkakas , pakaian , bangunan dan seni ;
    • Budaya yang satu dengan yang lain , berbeda dan memiliki ciri khas sebagai perekat dan pemersatu negara dan bangsa.
    B. Manfaat memahami budaya bangsa :
    • Memberi pengetahuan untuk sebuah bangsa ;
    • Upaya melestarikan dan mengembangkan nilai nilai yang terkandung dalam budaya itu sendiri ;
    • Saling pengertian , komunikasi , interasi atau harmonisasi dalam kehidupan bersosial ;
    • Sebagai langkah menuju perdamaian dunia .
    C. Jumlah negara negara di dunia :
    Jumlah negara negara di dunia, ialah 203 . Dengan keanekaragaman negara tersebut di dunia , di harapkan agar semua komponen negara yang merupakan anggota dan bagian dari kesatuan yang dinamakan dunia ini , turut andil dalam perdamaian , persatuan serta kemakmuran negara negara lain.
    D. Fakta Miris yang terjadi pada negara negara di dunia :
    • Dalam Negeri :
     Konflik antar suku , seperti peristiwa sampit antara suku Dayak dan suku madura
     Konflik antar supporter olahraga
     Konflik antar kampung
     Konflik antar organisasi massa
     Konflik antar rkyat dengan kebijakan pemerintah
     Konflik antar pendukung PILKADA
     Konflik di dalam lingkup Politik
     Konflik antar penguasa yang satu dengan penguasa negara yang lain
     Konflik antar para pengusaha yang saling menjatuhkan dalam dunia bisnis
    • Luar Negeri :
     Tunesia , dengan Kasus Ben Ali
     Mesir
     Palestina yang masih memperebutkan jalur Gaza antar dengan Israel
     Konflik saat Khadafi akan di tumbangkan
    E. Mengapa Perilaku manusia Seolah Tidak Bebudaya ?
    Hal ini dapat di jawab dengan suatu kesimpulan penting yang sangat simpel ,yaitu karena kurangnya pendidikan karakter dari manusia atau dari individu itu sendiri . Selain itu , Dikarenakan akhlak serta akidah dari manusia itu sangat rendah , sehingga banyak anak muda penerus bangsa yang seharusnya menjaga dan melestarikan budaya itu.Sangatbertolak belakang sekali dengan pernyataan presiden IOC.
    Menurut Presiden IOC (Jacques Rogge ) :
    “Our world today is in need of peace , tolerance and brotherhood “
    F. Olimpisme sebagai Salah Satu Tujuan Pergerakan Dunia :
     Olimpisme : dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani dan rohani.
     Olimpisme : Sport + Culture + Education
    Penyelenggaraan olahraga multi event yangberjenjang dan bermuara pada prestasi olimpiade , adalah gerakan dunia yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia .
    G. Renungan untuk Kami :
    Kami ini berbeda pandangan , kami berbeda budaya , kami berbeda agama ,ras dan suku . namun , kami membutuhkan sesuatu yang sama : yaitu makanan , air , dan udara untuk bernapas dan saling memahami budaya masing masing dengan tanpa mencela budaya masing masing , sehingga akan menjembatani berbagai kesenjangan antar manusia yang berada pada budaya yag di anut itu.
    Pertahankan nilai luhur budaya Indonesia agar kita menjadi bangsa yang bermanfaat dan bermartabat , sehingga menjunjung tinggi perdamaian , keamana dalam rangka upaya perdamain dunia .

    Tugas olimpisme V Sabtu 12 oktober 2013 ,
    Dian Nisa Fitriani PKB 2013

  21. Dewi Meida
    3315133602
    Pendidikan Kimia Bilingual
    Resume olimpisme 12 Oktober 2013

    Diawal pertemuan, diputarkan video pembukaan olimpiade di Beijing. Pembukaan olimpiade tersebut bernuanasa tradisional namun sangat spektakuler. Dalam pembukaan tersebut ditampilkan berbagai macam seni dan budaya yang sangat mengesankan dari berbagai negara, penampilan tersebut terlihat sangat rapi dan kompak walaupun yang berpartisipasi dalam satu penampilan bisa mencapai ratusan bahkan mungkin ribuan orang. Setiap negara menampilkan budaya mereka.
    Budaya merupakan cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu kelompok dan diwariskan secara turun-temurun. Setiap kelompok atau negara memiliki budaya yang berbeda dan menjadi ciri khasnya. Budaya dipercaya bisa menjadi perekat atau pemersatu bangsa atau negara jika kita bisa memahami budaya tersebut.
    Memahami budaya bangsa sangat bermanfaat bagi kita karena akan menambah pengetahuan kita sehingga akan muncul motivasi untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya tersebut. Selain itu dengan memahami budaya bangsa, kita juga dapat membangun rasa toleransi yang tinggi yang akan membawa kita pada perdamaian dunia.
    Namun, fakta yang sering terjadi di masyarakat sangat bertolak belakang dengan manfaat yang seharusnya kita dapat. Misalnya sering sekali terjadi konflik antar suku, antar supporter, antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, bahkan konflik anata wakil rakyat di DPR. Hal ini terjadi karena orang-orang tersebut masih terlalu memikirkan egonya sendiri, belum ada kesadaran dari dalam dirinya tentang indahnya perbedaan.
    Pada pertemuan ini diputarkan juga cuplikan fillm three idiot yang memberi pesan bahwa ilmu itu didapatkan tidak harus berdasarkan buku, bisa saja berdasarkan pengalaman. Dan guru terbaik dalam hidup adalah pengalaman. Yang terpenting dari sebuah ilmu yang kita dapat adalah bagaimana cara kita menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan. Selain itu, film ini juga menyampaikan bahwa kita harus menjadi diri sendiri dengan semangat hidup dan gaya masing- masing. Sama halnya dengan yang diajarkan oleh paham olimpisme yang mengandung tiga makna, yitu sport (olahraga), education (pendidikan) dan culture (budaya).

  22. Nama : Alvi Aprisky
    Prodi : Pendidikan Kimia Bilingual
    NIM : 3315133607
    Olimpiade Sebagai Wahana Memahami Budaya Antar Bangsa

    Definisi dan filosofi budaya merupakan :
    suatu cara hidup dan nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur-unsur yang diantaranya adalah : sistem agama, politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian dan lain-lain.
     Setiap bangsa dan Negara memiliki budaya yang berbeda-beda dan menjadi ciri khas dari bangsa dan Negara mereka masing-masing.
     Budaya sebagai perekat/pemersatu bangsa.
    Berikut ini Manfaat-manfaat dari memahami budaya bangsa :
    1. Sumber yang begitu luas dan dalam tentang suatu bangsa.
    2. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya.
    3. Membangun saling pengertian, meningkatkan komunikasi / interaksi dan harmonisasi dalam kehidupan bersosial.
    4. Sebagai langkah menuju perdamaian dunia.
    “Dengan Berbudaya seharusnya masyarakat dunia hidup dalam damai dan harmonis.”

    Tetapi fakta yang terjadi dalam masyarakat kini :
    1. Dalam negeri (Indonesia) Meningkatkan perilaku negatif :
     Konflik antar suku, peristiwa Sampit, Dayak dengan Madura
     Konflik antar supporter dan mania sepakbola, Bonek dengan warga yang dilalui kereta api surabaya-Jakarta PP
     Konflik antar organisasi massa, Forum Betawi Rempug dan FPI.
     Konflk antar rakyat dengan kebijakan pemerintah, kasus tempat penampungan sampah, pembangunan jalan tol, penggunaan hasil pembayaran pajak.
     Konflik antar pendukung pilkada, antar pendukung partai yang fanatik terhadap partai yang di dukung.
     Konflik antar wakil rakyat di DPR.
    2. Luar Negeri (negara lain) :
     Bangsa Bangsa Arab bergejolak.
     Krisis Ekonomi di Seluruh Dunia.
     Mesir, kasus Husni Mubarak.
     Perang Palestina Israel di Gaza.
     Afganistan , taliban, Kekuatan asing.
     Kadafi tumbangkan, diburu, diseret-seret.
    “Mengapa perilaku manusia seolah tidak berbudaya? dan kenapa semua itu bisa terjadi? “. Jawabannya adalah kurangnya pemahaman terhadap suatu budaya bangsa dan menurunnya budaya toleransi antar bangsa sebagai salah satu penyebab meluasnya konflk sosial di dunia. ( Sosiolog dan Budayawan )
    Jacques Rogge President of IOC berkata “ Our world today is in need of peace, tolerance, and brotherhood. The values of olympis games can deliver these to us.” ( Dunia kita pada saat ini membutuhkan perdamaian, toleransi, persaudaraan. Dengan nilai-nilai Olympis tersebut dapat mengantarkan kita kepada hal tersebut ).
    Salah satu tujuan gerakan olimpiade adalah perdamaian dunia .
    Olimpisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan keseimbangan antara jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan olahraga. Budaya dan pendidikan sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia.
    Saling memahami budaya merupakan bagian dari tujuan gerakan dalam aktivitas olimpiade. Semangat Olympism di dapatkan dengan rumus persamaan :
    Olympism = Sport + Culture + Education

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.