Posted on: May 17, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Mendikbud Tantang Pengkriktik Kurikulum 2013 Untuk Berdebat

kurikulum

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengungkapkan pelaksanaan kurikulum 2013 akan dilakukan secara bertahap dan terbatas. Jika ada yang mengkritisi kurikulum tersebut, ia mengaku siap melakukan debat akademik. (Kamis, 16 Mei 2013 di Metrotvnews.com).

Sebagai guru yang ikut mengkritisi kurikulum 2013 saya sangat menyambut baik ajakan debat secara akademik ini. Saya secara pribadi siap diundang untuk melakukan debat secara akademik dengan pak mendikbud. Sebab menurut saya, kurikulum 2013 belum tepat diterapkan saat ini. Tundalah dahulu sampai semua perangkat kurikulum siap. Termasuk kesiapan guru dalam melaksanakan kurikulum 2013.

Dalam blog saya di https://wijayalabs.com, dengan tegas saya menolak kurikulum 2013. Di blog pribadi itu dan juga di kompasiana ini saya sudah menjelaskannya panjang lebar kenapa saya menolak kurikum 2013 ini yang menurut Prof. Dr. Tilaar tidak ada dalam rencana kerja strategis kemendibud.

Selain itu, kurikulum ini juga banyak ditentang oleh para anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) komisi X. Baik dari sisi anggaran maupun isi kontennya. Pemerintah dalam hal ini kemendikbud selalu berubah-ubah dalam memberikan perencanaan anggaran kurikulum 2013. Juga proses sosialisasi yang terkesan dipaksakan dan belum merata di seluruh Indonesia.

Di tingkat perguruan tinggi, banyak guru besar dan dosen yang juga ikut mengkritisi kurikulum 2013 ini secara akademik. Kita bisa baca tulisan Prof Acep Iwan Saidi, Prof Iwan Pranoto, dan guru besar lainnya. Kurikulum 2013 ini sebaiknya disosialisasikan secara merata ke seluruh Indonesia. Kenyataannya, masih banyak guru yang belum tahu dan memahami kurikulum 2013. Padahal guru adalah pemain inti dalam kurikulum. Tak salah bila media televisi mengangkatnya dalam tajuk kurikulum “simsalabim” di RCTI.

Media sudah banyak menuliskan tentang kekurangan kurikulum ini, namun pemerintah nampaknya sulit sekali mendengarkan para praktisi dan pakar pendidikan bicara. Terus terang kami sangat menyambut baik tantangan pak Mendikbud, M. Nuh untuk melakukan debat secara akademik.

Mari kita duduk satu meja untuk saling memberikan masukan dan bukan menjatuhkan. Semua itu tentu untuk kemajuan dunia pendidikan kita.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

  1. Kapan dan dimana tantangan beliau akan diwujudkan?Kami dari guru,orangtua,komite sekolah,dan semua institusi pendidikan sangat berminat mengikuti debat akademik terbuka ini dan kalau diizinkan kami akan ikut di dalamnya.
    Yang tahu kebutuhan anak adalah orangtua,guru,komite sekolah, jadi kalau akan membuat kurikulum harus melibatkan pihak-pihak tersebut.Jangan asal pesan kurikulum yang isinya ngawur tidak sesuai kebutuhan anak untuk korupsi uang anggaran.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.