Posted on: December 14, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Peluncuran Buku Hidup Mati di Negeri Cincin Api di Bentara Budaya

Rabu, 12 Desember 2012 saya mendapat undangan untuk menghadiri peluncuran buku “Hidup Mati di Negeri Cincin Api”. Peluncuran buku ini dilaksanakan di gedung Bentara Budaya Jakarta yang berhadapan dengan kantor Kompas.com.

Hadir dalam acara yang dipandu penyiar Kompas TV itu adalah Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung Api Surono atau yang akrab disapa dengan Mbah Rono. Juga hadir CEO Budi Hartono dari PT Djarum Kudus sebagai sponsor utama ekspedisi ini.

Dalam sambutannya, Pemimpin Redaksi Kompas Rikard Bagun menyatakan, ekspedisi ini merupakan kerja luar biasa dari Kompas untuk negeri yang memang berada di atas ratusan gunung api aktif. “Ekspedisi ini memberi pelajaran bagaimana manusia harus bergaul dengan alam,” katanya.

Sementara Surono mengaku sangat bangga dengan kerja keras wartawan-wartawan Kompas, Kompas.com, dan Kompas TV yang rela naik dan mengakrabi 25 gunung berapi. Lebih dari itu, Surono memberikan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras yang bisa menumbuhkan kecintaan pada gunung api yang sudah memberikan kesuburan bagi negeri ini.

“Tidak bisa dibayangkan kalau Indonesia tidak punya gunung api. Tanah di negeri ini akan tandus tanpa kesuburan,” katanya.

Laporan lengkap Ekspedisi Cincin Api berikut foto-foto dan video-videonya bisa dilihat di cincinapi.com.

Ramai sekali acara peluncurannya, dan saya dokumentasikan kegiatannya dalam foto di bawah ini:

 

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.