Posted on: May 15, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Belajar paper quilling ,dan mencicipi Frozen Yoghurt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia

Foto Bersama di Frozen Yoghurt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia
Foto Bersama di Frozen Yoghurt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia

Minggu, 13 Mei 2012 sekitar pukul 11.00 wib, saya berkunjung dan diminta untuk mencicipi frozen Yoghourt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia lantai 3A. Sambil mencicipi kuliner yang lezat dan tidak membuat gendut ini, saya dan teman kompasianer lainnya diajari cara membuat hiasan dari kertas yang biasa disebut paper quilling.

Sudah banyak kompasianer yang hadir di sana ketika saya tiba. Sayapun disambut ramah oleh mbak Selina Limman yang cantik lengkap dengan lesung pipitnya. Juga pak Laurence Alifen yang merupakan direktur marketing  Smooch Yoghurt.

Ada 15 orang kompasianer yang terpilih oleh admin kompasiana untuk mengikuti acara ini, yaitu: Olive Bendon, Ahmed Tsar Blezensky, Wijaya Kusumah (Omjay), Sumarti Saelan, Tika Gartikayati, Riza Gassner, Reni Marthauli, Elisa Koraag, Damar Juniarto, Lovema Syafei, Ani Berta, Kornelius Ginting, Sri Lestari, Akhmad Sekhu, dan Choirul Huda. Kelima belas kompasianer ini dipimpin langsung oleh Mas Nurul yang merupakan salah satu admin kompasiana.com.

Sewaktu diminta untuk berbaris rapi dan mencicipi Frozen Yoghurt, saya masih bingung. Sebab saya belum pernah mencicipi sama sekali makanan ini. Jadi kalau mau jujur, saya ini termasuk orang kampung yang nyasar ke kota untuk menikmati makanan yang belum pernah saya cicipi sebelumnya. Karena itu, saya minta bantuan petugas smooch yoghurt untuk menekan keran yang isinya dua rasa saja, yaitu coklat dan susu. Setelah itu saya melihat beberapa potongan buah yang sangat menggiurkan. Lagi-lagi saya hanya mengambil buah yang saya tahu saja, yaitu jeruk dan apel.

Froyo Cemilan Sehat Tanpa Takut Merasa Gemuk Ala Omjay
Froyo Cemilan Sehat Tanpa Takut Merasa Gemuk Ala Omjay

Saya agak kaget ketika harus menimbang makanan yang saya ambil. Baru kali ini seumur hidup saya, menimbang makanan yang akan saya makan. Sebab anda pasti tahu, dengan perut yang mirip paman gembul ini, saya tak pernah menimbang makanan yang saya santap. Kalau ditimbang pastilah makanan saya yang paling berat, hehehe. Maklumlah sudah menjadi anggota gerombolan si berat alias IMADUT, Ikatan Manusia Perut Endut, hahaha.

Bahasa Inggris yang kurang bagus juga mempersulit saya menghafal nama-nama jenis makanan segar dan nikmat yang disiapkan. Mulai dari pintu masuk sampai di dalamnya, semua berbahasa internasional yang hanya beberapa saja yang saya ngerti artinya. Saya hanya tahu, kalau Smooch Yoghurt bukan saja segar dan nikmat, sebagian komposisi pembuat yoghurt ini adalah bahan impor dan mengandung probiotik yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Kita tak perlu takut gemuk walau mengonsumsi frozen yoghurt dari Smooch ini karena non fat dan less sugar.Saya pun menjadi tertawa sendiri, kalau saya sering kemari pasti akan kurus kali, hehehe.

Belajar paper quilling ,dan mencicipi Frozen Yoghurt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia
Belajar paper quilling ,dan mencicipi Frozen Yoghurt di Smooch Yoghurt Grand Indonesia

Selain itu, sambil menikmati nikmatnya yoghurt di Smooch, saya dan teman-teman yang hadir mendapatkan ilmu membuat kerajinan tangan dari Eropa yang berbahan dasar kertas atau biasa disebut paper quilling. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Stefani Lucy yang sudah membuat buku tentang keterampilan ini. Beliau memang ahlinya untuk membuat sesuatu yang lucu dan menarik seperti foto hasil paper quilling di bawah ini.

Terus terang, butuh ketelitian, ketelatenan, dan kesabaran untuk membuat kertas-kertas yang kita gulung menjadi sebuah hiasan yang sangat indah dan memberikan nilai jual. Meskipun saya tak membuatnya karena asyik memotret, saya membeli peralatan paper quilling lengkap dengan bukunya. Dari situ saya akan mencoba belajar sendiri membuatnya bersama istri dan kedua anak saya, intan dan berlian. Pasti mereka akan senang dengan keterampilan paper quilling ini.

Tak terasa, sudah dua jam lamanya kami belajar paper quilling, dan mencicipi frozen yoghurt. Ingin rasanya kami berlama-lama di tempat ini. Namun apa mau di kata, aktivitas lainnya sudah menunggu. Istri dan anakku sudah SMS minta dijemput di pasar pondok gede. Saya pun langsung meluncur ke pondok Gede menjemput anak dan istri.

Bila nanti main ke tempat kakak ipar saya yang rumahnya tak jauh dari Grand Indonesia ini, saya akan sempatkan mampir ke smooch Yoghourt di Lantai 3. Siapa tahu setelah sering menikmati kuliner ini tubuhku menjadi langsing dan atletis seperti Ade Ray yang kesohor itu, hehehe.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.