Posted on: March 28, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Tukul Arwana dan Wanita-wanita Cantik yang Mendampinginya

Malam sudah semakin larut. Tapi mata ini tak bisa juga terpejam. Saya nyalakan televisi, dan saya lihat penampilan tukul arwana di televisi. Banyak wanita-wanita cantik di sekitarnya. Itulah hebatnya acara bukan 4 mata di trans7 yang selalu menggoda. Selalu saja ada wanita cantik ditampilkan, baik yang menjadi pemandu acara mendampingi tukul, maupun bintang tamu yang ditampilkan.

Sumber: http://www.indonesiamatters.com/images/tukul-arwana.jpg
Sumber: http://www.indonesiamatters.com/images/tukul-arwana.jpg

Sebenarnya saya tak begitu suka menonton televisi. Saya lebih suka membaca atau membuka internet untuk membaca informasi terbaru. Namun acara tukul arwana begitu menarik hati dan membuat saya terhibur dari para bintang tamu yang diundang di bukan empat mata. Ada Artis Irwansyah dan istrinya Zaskia. Ada Tata, mantan penyanyi duo wanita yang suaranya ngebas banget, seorang artis wanita yang saya lupa namanya, dan wakil menteri ESDM yang bicara tentang kenaikan BBM dengan cara-cara yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Dengan cara-cara jenaka, Tukul berusaha menghibur pemirsa untuk mengundang tawa. Saya pun sempat tertawa ketika tukul menyindir tentang kenaikan BBM yang bingung sekali cara menghitungnya. Namun, apa yang dikatakan tukul itu adalah pertanyaan mendasar dari rakyat kecil seperti kami. Kenapa BBM mesti naik? Apakah tak ada solusi lainnya sehingga harus menaikkan harga BBM? Sayapun menjadi sedikit mengerti tentang kenaikan harga BBM yang disampaikan oleh wakil menteri, meskipun hati kecil saya mengatakan kapan ya pemerintah itu jujur dengan rakyatnya sendiri?

Melalui dialog dengan para wanita-wanita cantik yang ada di dekatnya, tukul mampu membuat acara menjadi semakin hidup dan mengundang tawa yang menghibur. Kenaikan harga BBM pun serasa terlupakan sejenak, dan diselesaikan secara adat. Hiburan dari suami-istri, Irwansyah dan Zaskia dalam menyanyikan lagu cinta membuat saya iri dengan kemesraan mereka. Sungguh pasangan yang ideal, dimana istrinya cantik, dan suaminya tampan rupawan. Tentu ini akan menjadi impian setiap orang yang melihat kemesraan mereka.

Berbeda dengan tukul yang tampil apa adanya. Bersyukurlah bila anda dilahirkan tak seganteng Irwansyah, dan bermuka “ndeso” macam Tukul. Tukul menyebut dirinya “tukulsyah” untuk menyayingi ketampanan artis yang rendah hati ini. Muka Tukul boleh terlihat “ndeso”, tapi penghasilannya menjadi seorang presenter membuat kita berdecak kagum. Itulah bentuk dari sebuah kreativitas dari seorang Tukul yang merupakan sosok fenomenal. Menjadi presenter termahal dari wajah “ndesonya”. Tahukah anda berapa tarif Tukul sekali tampil? Silahkan anda cari sendiri informasinya di dunia maya yang tak pernah tidur.

Dalam satu kesempatan saya pernah bertemu Tukul di acara artis Dorce Gamalama. Waktu itu, Dorce mengadakan acara di sekolah yang ada di rumahnya di Jatibening estate. Tukul datang tidak menggunakan mobil mewah seperti para artis papan atas, tapi menggunakan motor seperti layaknya orang kebanyakan. Kepopulerannya sebagai artis dan presenter tak membuatnya sombong dan lupa diri, Tukulpun tak lupa berbagi kepada anak yatim dan fakir miskin.

Mbak Lailatul Qodriyah menuliskan komentar begini:

Tak dapat dipungkiri sebagian besar orang menilai kesuksesan seseorang itu dari materi yang diperolehnya, seberapa banyak aset yang dimiliki. Namun jika kita mau membuka hati dan pikiran kita, maka akan nampak di dalam hati kita yang paling dalam, apa sih sukses itu?. Dari sini kita bersyukur bahwa Allah memberi talenta pada setiap orang berbeda-beda, bagi yang suka menyanyi diberi kesuksesan, bagi yang suka menulis ada kesuksesan, yang suka menghibur (pelawak) ada kesuksesan dan banyak lagi yang tidak bisa kita hitung kesuksesan tiap orang.

Apapun yang diberikan Allah jika syukuri dan bisa berbagi dengan orang lain akan membawa kebahagiaan, itulah sebagian dari sukses menurut saya.

Tukul Arwana dan wanita-wanita cantik yang mendampinginya membuat saya belajar dari Tukul dalam mengelola acara. Dengan kalimat singkat “kembali ke laptop” tukul mampu menghibur kita para pemirsa memeloti acaranya. Saya pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada tukul arwana yang kreatif dan mau terus belajar untuk memperbaiki diri. Bila anda membaca kisah suksesnya, maka anda akan salut dengan tukul yang berwajah “ndeso” rejeki kota. Mari belajar dari Tukul meraih kesuksesan dan bagaimana dia bersyukur akan apa yang sudah diraihnya. Sungguh pembelajaran hidup yang sangat mulia. Semoga saya bisa berjumpa kembali dengan Tukul Arwana, dan mewawancarainya.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.