Posted on: January 28, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Kenapa Organisasi IGI Begitu Disukai oleh Para Guru?

Rakernas IGI di Aula Agus Salim, BPPNFI Regional IV Surabaya
Rakernas IGI di Aula Agus Salim, BPPNFI Regional IV Surabaya

Pertanyaan di atas itulah yang saya dapatkan dalam Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Ikatan Guru Indonesia (IGI) di Surabaya. Sekitar 50 orang pengurus IGI dari 16 Cabang di Indonesia diundang untuk hadir ke Gedung Agus Salim, BPPNFI Regional IV Surabaya. Saya bertemu dengan para guru-guru hebat yang luar biasa. Kami saling berbagi pengalaman dan pengetahuan di daerah kami masing-masing dalam mengembangkan organisasi IGI yang baru berusia 2 tahun ini. Masing-masing cabang melaporkan kegiatannya.

Hal yang sangat saya apresiasi adalah ketika pengurus IGI Kalteng, ibu Rosnani melakukan presentasi. Di Kalteng organisasi IGI begitu cepat berkembang, dan kebanyakan pengurusnya adalah wanita. Saya sangat terkesan sekali dengan presentasi beliau, dimana beliau mampu membuat program kegiatan yang sangat bermanfaat untuk para guru. Mereka pun mendapatkan sekretariat di kantor kepala dinas pendidikan.

http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3142127960240.2160453.1476183756&type=1
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3142127960240.2160453.1476183756&type=1

Begitu banyak organisasi guru saat ini. Namun IGI begitu sangat berkenan di hati jutaan para guru. Tak ada paksaan menjadi anggota IGI. Semua berdasarkan kesadaran. Saya pun demikian. saya bergabung di IGI karena program-program IGI menarik dan membuat guru akhirnya melek ICT dan senang membaca serta rajin menulis. Hampir semua kegiatan IGI selalu dipublikasikan di dalam websitenya di http://www.igi.or.id/. Para guru pun sudah banyak yang membuat buku dari catatan hariannya.

IGI adalah organisasi legal yang diakui oleh pemerintah. Anggaran Dasar Ikatan Guru Indonesia disahkan sesuai dengan Akta Notaris Rr. Y. Tutiek Setia Murni, SH., MH. Nomor 02 Tanggal 28 Januari 2009 Tentang Perkumpulan Ikatan Guru Indonesia (IGI). Selengkapnya bisa di download disini Anggaran Dasar IGI, Sedangkan Anggaran Rumah Tangga (ART) IGI bisa di download disini Anggaran Rumah Tangga IGI.

Sebagai salah satu guru yang aktif dalam kegiatan oraganisasi IGI, saya sangat bersyukur bertemu dengan orang-orang hebat luar biasa yang peduli dengan dunia pendidikan. Mereka mau berbagi ilmu dan sukarela membangun negeri dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami saling bahu membahu dalam mencari dana kegiatan dari sponsor yang peduli dengan kegiatan guru.

Tak salah bila IGI yang dipimpin oleh pak Satria Dharma dan Sekjennya Pak Moh. Ihsan begitu cepat mendapatkan dukungan dari berbegai daerah di Indonesia. Hanya dalam waktu 2 tahun saja, sudah ada 16 cabang terbentuk. IGI terbentuk resmi di NTT, Jambi, Sultra, Yogya, NTB, Jateng, DKI Jakarta, Kalsel, Sulsel, Kalteng, Kaltim, Jatim, Sulteng, Riau, Banten, dan Jabar.

Dalam rekernas yang pertama ini, kami para pengurus menindaklanjuti hasil kongres I IGI di Kementrian pendidikan Nasional (Kemendiknas) Senayan Jakarta. Kami pun melaksanakan konsolidasi karena jumlah guru di Indonesia sangat banyak sekali. Alhamdulillah sudah semakin banyak yang menjadi anggota IGI dan memiliki kartu Anggota.

Dalam sambutannya di acara Rakernas IGI, Ketua umum Ikatan Guru Indonesia, Mas Satria Dharma mengatakan:

Saya gembira kita semua bisa hadir. Memahami keadaan kita, ini adalah momen yang bersejarah dalam hidup kita. Ini Rakernas pertama IGI. Perlu saya sampaikan bahwa IGI dibentuk dengan sejarah yang bisa dibaca. Kita mulai sejak 2007, kemudian 2009 kita berhasil ke Dephumkan. Keluar izin organisasi IGI secara legal dan diakui oleh pemerintah pada tahun 2009. Sekarang ditahun 2012 kita sudah resmi dan mengadakan rakernas.

Kita adalah orang pertama yang mengikuti rakernas. Belum tentu setelah ini kita yang melanjutkan karena perlu kaderisasi. Kita sekitar 50 orang yang hadir di sini semoga juga bisa menghasilkan keputusan yang tidak kalah pentingnya bagi bangsa ini. Ini memang bersejarah. Mereka organisasi guru yang lain tinggal di hotel bintang 5. Kita bintang 9.

Saya percaya bahwa bukan jumlah yang mempengaruhi tapi kualitas pemikiran kita yang mempengaruhi. Semoga kita bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang penting untuk pendidikan. Bagaimana kita bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi negara.

Sampai sekarang kita sudah ada di 16 propinsi, itupun tanpa promosi. Propinsi selalu menyurat, kami tidak datang. Mereka mendengar dan ingin ikut. Menurut saya itu sudah luar biasa. Apalagi kalau kita sudah mampu mempengaruhi daerah lain yang belum buka. Jawa, kecuali Banten, punya hutang besar sama saya. Janjinya sampai sekarang belum. Kemudian Sumatra yang paling sulit. Kita masih punya beberapa propinsi yang harus kita lakukan. Untuk yang di Timur seperti Papua, Bali belum ada.

Perlu saya sampaikan walaupun kita baru berdiri, organisasi kita selalu menjadi perhatian, punya pengaruh besar pada dunia pendidikan. Jadi selalu didengarkan, diperhatikan. 


Saya sih tidak pernah menyalahkan, kalau menarik iuran, yang saya salahkan kalau iurannya dipakai untuk apa. Tujuan Rakernas bertujuan untuk menghasilkan kegiatan untuk meningkatkan mutu guru. Beberapa kita tidak berprofesi ke guru, tapi tidak menghalangi kita meningkatkan kualitas guru. Kita tidak berhenti pada guru, tapi meningkatkan kualitas siswa.

Di IGI banyak kegiatan yang melibatkan siswa. Sebagai contoh ada gerakan siswa menulis dan sudah mulai di Rembang. Saya berharap semua daerah siap untuk melaksanakan gerakan siswa menulis. Kapanpun siap kita jalani. Datang ke sekolah, meminta siswa menulis dan sebagainya. Semoga dua hari ini kita bisa benar0benar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Saya perlu menyampaikan kembali 2014 itu adalah pemilu. Kita tidak berpolitik. Politik kita adalah pendidikan. Kita tidak mengikuti politik praktis. Begitu kita ikut politik hancur sudah semuanya. Kalau anda terlibat politik di daerah anda, tolong dipisahkan benar, jangan dicampur dengan kegiatan IGI. Pendidikan harus lebih tinggi daripada kegiatan politik.

Itulah sedikit sambutan dari ketua IGI, mas satria Dharma yang diketik secara cepat oleh mbak Puti, salah seorang pengurus IGI. Bila anda belum tahu siapa saja pengurus IGI, maka saya akan tuliskan para pengurus IGI di tingkat pusat.

PENGURUS PUSAT

  • Ketua Umum : Satria Dharma
  • Sekjen : M. Ihsan
  • Bendahara : M. Yasin
  • Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan : Sururi Aziz
  • Peningkatan Profesi Keguruan : Hotben Situmorang
  • Kabid Peningkatan Mutui Pendidikan : Agung Wibowo
  • Komunikasi dan Kerjasama Dalam Negeri : Wijaya Kusumah
  • Komunikasi dan Kerjasama Luar Negeri : Nina Feyruzi
  • Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan : M. Syamril (Kebijakan)
  • Direktur Litbang dan Program: Dhitta Puti Sarsvati (Pelaksana)
  • Regulasi dan Advokasi : Imron Wijaya

Semoga organisasi IGI lebih disukai oleh para guru dengan adanya Rakernas IGI yang pertama ini. Foto-foto rakernas dapat dilihat di facebook Omjay.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

3 People reacted on this

  1. Ass…
    Om…Jay..tolong dong dikirimi vail / dokumentasi selama rakernas Igi di Surabaya…ke Igi Sulteng.
    Ok…om Jay…sukses selalu Igi demi peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru

    Wasallam
    By Rizal Halim Sekum IGI Wilayah Sulawesi Tengah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.