Posted on: January 20, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Ketika Adzan Subuh Menggema di Rumah Allah

Ketika adzan subuh menggema di mana-mana dimanakah kau pada saat itu? Bila jawabmu telah menyatu dalam barisan jamaah sholat subuh, maka berbahagialah engkau. Sebab engkau telah berkumpul dengan orang-orang yang sholeh. Tetapi, bila engkau tak mendengarnya, dan telingamu seperti tuli, maka memohon ampunlah kepada Allah. Itu pertanda imanmu sedang turun. Bahkan sangat turun. Kalau sudah begitu segeralah instropeksi diri dan cepat menyadari kekhilafanmu.

Begitu indah suasana subuh itu. Begitu nikmat terasa tiada tara. Kenikmatan itu hanya terasa bagi mereka yang terbiasa menggerakkan kakinya menuju rumah Allah. Rumah tempat berkumpulnya orang-orang yang sholeh dan saling nasihat menasehati di dalam kebenaran dan kesabaran.

Ketika adzan subuh menggema di mana-mana akan terasa bahwa dirimu hanya makhlukNya yang lemah dan siap menjalankan perintah sang pemilik langit dan bumi beserta isinya. Engkau diperintahkan untuk mengerjakan sholat daripada tidur. Namun, hanya sedikit umat yang menyadari panggilan Allah itu. Tetap tertidur pulas menikmati indahnya dunia. Tak mendengar suara adzan menggema di mana-mana. Dari masjid ke masjid yang saling bersahut-sahutan memanggilkan orang Islam untuk menegakkan sholat subuh.

Jagalah selalu sholat subuhmu, sebab itu akan mengukur imanmu. Bila cahaya pagi menyinari dunia maka akan kau dapatkan rahasia dari sholat subuh itu. Rahasia yang akan kau dapatkan bila engkau senantiasa menjaga sholat subuhmu dengan baik.

Indahnya suasana subuh akan menghantarkanmu menjadi pribadi yang super. Sebuah pribadi yang memiliki sifat kenabian. Sifat yang akan menuntunmu untuk menjadi pribadi yang Sidiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah. Sifat yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Ketika adzan subuh menggema dimana-mana, pastikan dirimu telah menyatu dalam barisan orang-orang sholeh yang siap menjalankan perintahNya. Melakukan sholat berjamaah dan berzikir memohon ampun atas segala kekhilafan yang telah dilakukan. Menyadari diri bahwa kita cuma makhluknya yang lemah, bahkan sangat lemah. Ketika itu kau sadari maka akan muncul dalam dirimu sebuah jiwa mutmainnah, jiwa yang tenang sampai akhir menutup mata bertemu dengan Tuhanmu.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.