Posted on: January 10, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Membangun Kemampuan Menulis Peserta Didik

Di minggu pertama pembelajaran TIK kelas 7 dan 8 SMP Labschool Jakarta, saya mencoba menguji kemampuan menulis peserta didik. Saya ingin tahu sejauh mana kemampuan mereka menuliskan pengalamannya selama liburan sekolah.

Membangun kemampuan menulis peserta didik
Membangun kemampuan menulis peserta didik

Dengan menggunakan program microsoft word, mereka saya minta menuliskan pengalamannya selama liburan sekolah di semester 1 ini.

Untuk siswa kelas 8, saya meminta mereka untuk menyalinkan tulisan mereka di blog pribadi yang mereka kelola. Tentu akan menarik bila ditambah foto atau gambar ilustrasi lainnya. Sedangkan untuk kelas 7, saya minta mereka melayout langsung hasil tulisannya sesuai dengan selera dan kreativitas mereka.

Hasilnya sungguh luar biasa dan diluar dugaan saya. Tulisan mereka bagus-bagus dan menginspirasi. Ada yang menuliskan pengalamannya berlibur ke luar negeri, dan ada juga yang bercerita tentang pengalamannya berlibur di rumah saja.  Namun demikian, ada juga yang terlihat masih bingung menceriatakan pengalamannya. Bahkan ada yang sudah 1 jam berjalan belum membuahkan satu alineapun. Mereka bingung mau menuliskan apa. Padahal menurut guru Bahasa Indonesia, kelas 7 sudah diberikan materi menulis pengalaman pribadi.

Sebenarnya, untuk membangun kemampuan menulis peserta didik tidaklah sulit. Hal yang tersulit adalah bagaimana memotivasi mereka untuk memulai menulis. Ketika menulis sudah dimulai, maka akan terlihatlah kemampuan mereka dalam berkreativitas, dan berimajinasi.

Mereka yang mampu berkreativitas, dan berimajinasi dengan baik, maka akan segera mengingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukannya. Mereka pun akan mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang renyah dan mudah dipahami. Gaya bahasa yang dituliskanpun sangat informatif, dan komunikatif. Terjadi interaksi antara penulis dengan pembaca.

Setiap peserta didik memiliki potensinya sendiri-sendiri. Mereka memiliki gaya penulisan yang berbeda. Saya pun “memaksa” mereka agar mampu menuliskan pengalaman mereka minimal satu lembar atau halaman. Dengan begitu akan terlihat kemampuan menulis siswa di halaman pertama itu.

Bagi peserta didik yang kreatif, dan mampu menuliskannya dengan baik, maka mereka akan mampu menulis lebih dari satu halaman. isinya pun menarik dan membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca akhir dari cerita pengalamannya.

Membangun kemampuan menulis peserta didik sebaiknya terus dilakukan oleh para guru, dan bukan hanya guru bahasa Indonesia saja. dengan begitu kemampuan menulis mereka akan semakin terasah apapun bidang atau minat yang mereka sukai dan kuasai.

Akhirnya, tibalah saatnya saya harus membaca satu persatu tulisan mereka yang lebih dari 240 tulisan. Alhamdulillah sudah lebih dari 90 persen siswa mengirimkan tulisannya. Tinggal kini saya memetik pelajaran dari tulisan mereka yang dahsyat luar biasa. Bila anda tertarik untuk membacanya, silahkan kunjungi blog mereka yang saya link di http://materi-tik-smp.blogspot.com.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.