miina minamoto gets a huge cock to smash her hairy twat. xvideos india

Berobat Mata di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung

Jum’at, 30 Desember 2011 saya diantar istri berobat ke rumah sakit mata di Cicendo Bandung. Kami datang pagi-pagi sekali agar tak antri menunggu. Namun sayang, begitu kami tiba di sana, bagian pendaftaran telah penuh dengan manusia yang hendak mendaftarkan diri. Istri saya pun langsung mengajak saya ke bagian eksekutif, sebab menurut istri yang pernah berobat di sini, jalur eksekutif lebih cepat dilayani daripada jalur reguler. Biayanya tentu saja berbeda. Saya harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 80.000 hanya untuk registrasi saja. Kami pun cepat ditangani bagaikan lewat jalur pintu tol yang tak mengalami kemacetan.

Rumah Sakit mata Cicendo Bandung

Rumah Sakit mata Cicendo Bandung

Setelah registrasi, saya bersama istri naik ke lantai 3 dan di sana sudah banyak pasien antri menunggu. Saya pun dengan tenang menuggu giliran dipanggil. Tak lama nama sayapun dipanggil dan diperiksalah kondisi mata saya. Ada benjolan di dekat alis yang serasa mengganjal, dan saya perlihatkan kepada anda. Sakit sekali rasanya.

Mata kanan Omjay

Mata kanan Omjay

Usai pemeriksaan awal, kami langsung digiring ke pemertiksaan lanjutan. Di sana sudah ada dokter yang siap melayani saya dengan baik. Diperiksanya mata saya dengan teliti, dan dilihatnya baik-baik kondisi mata saya. Lalu saya disarankan untuk menggunakan obat mata yang dibuatkan resepnya oleh dokter mata. Saya lupa nama dokternya, tapi cantik orangnya. itu saja. Kenapa ya banyak dokter perempuan cantik-cantik?

Dari ruang dokter, kami langsung menuju apotik dan membeli obatnya. Alhamdulillah harganya tidak mahal. Dengan mengeluarkan uang Rp. 40.000,- obat mata pun kami dapatkan. Kamipun mendapatkan senyuman manis dari pelayan apotik yang sangat baik hati melayani kami dengan sabar. Saya banyak bertanya tentang cara penggunaannya.

Kartu Pasien yang sederhana

Kartu Pasien yang sederhana

Rumah sakit mata cicendo memang rumah sakit yang sudah puluhan tahun berdiri. Pelayanannya semakin hari semakin baik saja. Tak heran bila banyak pasien dari aceh sampai papua berkunjung untuk berobat di rumah sakit ini. Pelayanan yang baik, dan fasilitas rumah sakit yang kian lengkap membuat rumah sakit ini ramai dikunjungi oleh orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Akhirya, saya harus menutup tuisan ini dengan sebuah kekaguman. Bila anda ingin berobat mata, berobatlah ke rumah sakit mata cicendo bandung. Pelayanannya baik, dokter dan perawatnya ramah, serta fasilitas rumah sakit yang lengkap, membuat rumah sakit ini tak kalah dengan rumah sakit swasta. Mari benahi rumah sakit kita dengan pelayanan yang prima, dan berpihak pula kepada mereka yang sedang dalam keadaan miskin, sehingga yang miskin dapat terlayani dengan baik karena biayanya yang murah. Mungkinkah?

salam blogger persahabatan

omjay

https://wijayalabs.com

7 Responses to “Berobat Mata di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung”

  1. lavi says:

    Sakit mata anda sembuh tidak?

  2. reni says:

    awalny sy ke bndung hny utk mngunjungi klwrga tp kbtln mata ank sy skit..ktny bintilan dan akhrny berobat di cicendo..puji Tuhan sembuh dan sblmny sy sdh berobat di dr.yg ada di lampung tp tdk sembuh(kbtln sy masy.lampung).pelayanan sngat baik n ramah..

  3. Pak Amar says:

    Admin, tumpang iklan ya..

    Anda mahu berobat dari Indonesia ke Penang? Bisa layari http://www.kpjpenang.com
    Ini adalah Rumah Sakit yang diakreditas oleh JCI dari Amerika.
    Rumah sakit ini menawarkan perkhidmatan jemput dan ngantar dari Bandara ke Rumah Sakit dan jalan-jalan di sekitar Penang secara cuma-cuma aja.
    Bisa juga BBM sama Pak Amar 532417A8 atau WhatsApp +6018-4719690.

    Penginapan termurah bermula dari MYR 30.00 http://kimsarguesthouse.blogspot.sg/

  4. Nassim says:

    Sya udah lama gak kontrol lagi. Kalau saya mau berobat daftar lagi gak?

  5. dara says:

    Obat matanya jenis apa yaa…klo bleh tau…

  6. djoe says:

    Kenapa pelayanan rumah sakit cicendo sagat buruk

  7. Mery says:

    apakaah mahal berobat kesana?

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi