Posted on: August 27, 2011 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Bengkel Ramadhan

Malam ini saya mendapatkan makanan rohani yang sangat bagus sekali terdengar di telinga. Sebuah pencerahan yang saya dapatkan dari penceramah Ramadhan di masjid dekat ruah mertua di kota Bandung.  Dalam ceramahnya beliau mengatakan bahwa saat ini kita sedang berada dalam bengkel Ramadhan.  Sebuah bengkel yang digunakan untuk menata diri menjadi lebih baik lagi dengan sebuah indikator Laallakum Tattakuun (menjadi orang yang bertakwa).

Dalam bengkel Ramadhan ini, orang yang beriman diwajibkan berpuasa, menahan haus dan lapar. Mampu menjaga diri dari perkataan yang tak berguna. Tetapi mengapa masih banyak orang di dunia ini yang belum berpuasa dengan baik? Apa yang salah dari orang tersebut? Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mengisi Ramadhan ini agar menjadi orang yang takwa?

Mungkin kita akan dibuat bingung dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Tetapi sadarlah bahwa semua itu akan terjawab bila kita mampu mengakui bahwa dalam diri kita masih ada penyakit, dan penyakit ini akan dapat disembuhkan dalam sebuah bengkel yang bernama bengkel Ramadhan. Penyakit-penyakit yang harus dikeluarkan dari dalam diri itu adalah:

1. Sombong

Penyakit pertama yang harus dihilangkan dalam diri adalah sifat sombong. Merasa lebih pintar, dan merasa lebih baik dari yang lain. Padahal dalam dirinya banyak sekali kekurangan diri. Sifat sombong adalah sifat syetan. syetan selalu menganggap dirinya lebih baik daripada makhluk lainnya.

2. Rajin Membaca Kitab Suci Al-Qur’an

Penyakit kedua adalah jarang membaca kitab suci Al-Qur’an. Di bulan Ramadhan ini, kita diharapkan memperbaiki diri dengan banyak membaca Al-Qur’an. memahami isinya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bila kita rajin membaca Al-Qur’an, maka kita akan terjaga dari perkataan yang tiada berguna.

3. Sholat berjamaah

Penyakit ketiga adalah sangat kurang dalam melaksanakan sholat berjamaah. Dalam sholat berjamaah itu ada sesuatu hal yang sangat baik, bila dibandingkan dengan menjalankan sholat seorang diri. Selain lebih khusyuk, kita pun mendapatkan pahala yang 27 kali lipat lebih banyak daripada sholat sendirian yang hanya satu pahala. Sholat berjamaah selalu dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan Rasulullah mengingatkan untuk menjaga sholat subuh dan isya selalu berjamaah.

4. Peka Terhadap Orang Miskin

Penyakit keempat dalam diri yang harus dihilangkan adalah kurang peka terhadap kondisi orang miskin. Dengan kita berpuasa, maka kita akan merasakan haus dan lapar seperti yang dialami si miskin yang hampir setiap harinya kelaparan. Dengan berpuasa itulah, hati kita dibersihkan agar bisa merasakan penderitaan yang dialami orang miskin.

Demikianlah beberapa hal yang masih saya ingat dari cermah tarawih malam ini. Semoga bermanfaat untuk semua. Semoga kita semua dapat memperbaiki diri kita di dalam bengkel ramadhan ini.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.