Posted on: January 18, 2011 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 41

Kapan Sebaiknya Anda Menulis?

12952748451791914893

Buat anda yang masih baru dalam dunia tulis menulis, pasti anda akan dihadapkan pada kebingungan kapan sebaiknya menulis. Anda seringkali bingung kapan enaknya mulai menulis. Sebab anda seringkali dibuat bingung untuk memulai menulis. Sama bingungnya ketika saya melihat tukang somay pink yang kreatif itu.

Bagi saya menulis dilakukan kapan saja, dan dimana saja. Bila ada godaan datang untuk menulis ya saya menulis. Dari situlah biasanya akan muncul ide atau inspirasi. Jadi inspirasi jangan ditunggu tapi digunakan saja. Ibarat kita belajar sepeda, ya kayuh saja. Persoalan nanti kita jatuh itu biasa. Namanya juga baru belajar. Kalau sudah lancar, kapanpun, dan dimanapun anda akan mengayuh sepeda dengan kencang. Anda pun akan bangga kepada banyak orang karena sudah mampu bersepeda dengan lancar.

Begitupun dengan menulis. Seringkali alam bawah sadar kita dihantui oleh kegagalan. Takut tulisan tak terbaca orang lain atau dianggap buruk oleh orang lain. Kita menjadi tak percaya diri. Padahal tulisan kita tak kalah mutunya dengan pepih nugraha atau juga iskandar zulkarnaen, admin kompasiana yang ngetop itu. Persoalannya adalah mampukah kita mentertawakan diri kita sendiri? Seperti tukang somay berpakai serba pink, dengan sepeda berwarna pink pula. Mungkin kita harus kreatif seperti tukang somay pink itu. Suka, dan duka dalam hidup bisa kita tuliskan.

Bila anda merasa  kurang pede, dan terus menerus kurang pede, bergaullah dengan orang yang sudah pede atau berbadan gede kayak omjay. Dengan begitu perasaan kurang pede itu akan dengan sendirinya hilang dari alam bawah sadar kita. Anda pun akan senang karena berteman dengan seorang guru besar eh salah, maksudnya guru yang berbadan besar yang selalu memotivasi orang lain untuk menulis. Memberi pencerahan bahwa menulis adalah sebuah kebutuhan yang dibutuhkan oleh setiap orang. Semua orang bisa menulis, asalkan memiliki kemauan yang tinggi untuk berlatih menulis.

Kapan sebaiknya anda menulis? Kapan saja. Kapan saja anda sempat dan mau untuk menulis. Bisa di waktu pagi hari ketika bangun tidur atau siang hari disaat istirahat kerja. Bisa juga malam hari seperti yang saya lakukan saat ini. Terserah saja, atur saja menurut anda. Semua waktu bisa enak digunakan untuk menulis, bahkan menulis sebelum tidurpun akan menjadi kenikmatan tersendiri kalau itu sudah menjadi kebiasaan.

Pertanyaan berikutya seringkali muncul ketika anda sudah selesai menulis di program pengolah kata. Menulis atau memposting tulisan di blog pribadi atau menulis di blog keroyokan macam kompasiana? Terus terang ini menjadi dilematis buat saya yang belum menjadi selebritis, hehehehe.

Bila anda merasa bahwa blog anda masih sunyi sepi, saya sarankan anda menulis di kompasiana. Sebab, bila anda menulis di kompasiana akan terasa berbeda. Terjadi keriuhan laksana pasar. Terjadi keramaian seperti di pasar tradisional. Tulisan sejelek apapun menurut anda pastilah ada yang memberi komentar. Ada yang memang benar-benar membaca tulisan anda, atau ada juga yang tak membaca tetapi langsung berkomentar. Pokoknya berprasangka baik saja.

Buat anda yang baru atau newbie di kompasiana, mendapatkan komentar yang banyak dari para kompasianer tentu merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi bila ternyata tulisan anda masuk headline kompasiana. Tentu membuat anda semakin termotivasi untuk menulis di kompasiana yang semakin cantik saja.

Wajah baru Kompasiana di tahun 2011 memang membuat kita semakin suka berlama-lama. Kita semakin asyik mencoba bagian-bagian penting di blog keroyokan ini. Kita pun menjadi tahu apa saja yang disukai pembaca. Namun usul saya, jangan anda kebawa arus. Ikuti saja kata hatimu. Kalau banyak orang menulis tentang Gayus, kamu menulis saja yang melawan arus. Pasti deh ada orang yang akan seirama dengan dirimu.

Beritamu adalah beritamu. Tidaklah sama dengan berita yang kamu “copas” di media arus utama. Justru seharusnya kamulah yang menimbulkan keriuhan di media arus utama. Kompasiana adalah tempat dimana media arus utama akhirnya mengambil berita. Sebab banyak hal yang tak tergapai dari media arus utama. Misalnya tentang potensi daerahmu yang luar biasa. Ceritakan saja keunggulan dan kelemahannya. Tentu akan menarik dan membuat orang akan datang berbondong-bondong ke daerahmu itu. Atau bisa saja kamu kirimkan foto unik seperi foto tukang somay di atas. Tukang somay yang serba pink, dan mengundang tawa. Foto ini saya dapatkan dari teman facebook saya yang tak mau namanya dituliskan.

Teman-teman pembaca yang omjay banggakan. Menulis di pagi hari akan berbeda rasanya dengan menulis di siang hari. Menulis di sore hari akan berbeda rasanya dengan menulis di malam hari. Suasana hati tentu juga akan berpengaruh dalam menulis. Bila hatimu sedang gembira pastilah tercermin dari tulisanmu yang penuh canda tawa. Tetapi bila kamu sedang mengalami duka lara, tentu tulisanmu itu akan menjadi mengharu biru bahkan membuat kami menangis karena terharu.

Sampai saat ini, setelah dua tahun ngeblog di kompasiana saya belum menemukan waktu yang tepat untuk menulis. Ide menulis mengalir begitu saja. Laksana air yang lancar mengalir dari atas hingga ke bawah. Bila ada kesempatan menulis, pastilah saya menulis. Bila tak ada kesempatan, ya biasanya saya gak bisa tidur. Sebab bila sehari saja tak menulis di kompasiana, ada perubahan yang terjadi pada diri saya. Badan saya terasa gatal, dan tangan saya serasa gatal pula karena tak bisa menulis hari ini. Sayapun seperti kehilangan nyawa di dunia maya.

Kapan sebaiknya anda menulis? Terserah anda saja. Hanya pesan saya, jadikan membaca sebagai makananmu, dan menulis sebagai minumanmu. Dengan begitu akan engkau rasakan betapa nikmatnya membaca dan menulis sebagai sebuah kebutuhan.

Akhirnya, kapan sebaiknya anda menulis? Sebaiknya anda menulis setelah anda melakukan proses membaca dengan begitu ada berbagai bahan bacaan yang bisa anda jadikan bahan untuk menulis. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik pula.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

41 People reacted on this

  1. wah, saya dah lama punya akun di kompasiana, omjay. sayang sekali, sekarang sama sekali ndak pernah update. saya setuju banget tuh, om, membaca menjadi aktivitas yang tdk dipisahkan dari aktivitas menulis.

  2. tulisannya bagus pak…..lumayan buat inspirasi saya jualan….
    saya udah pernah liat pak tuh tukang siomay pak waktu acara satulabs

  3. bagus pak memang benar dengan menulis dapat menjadi kita mendapatkan ide yang baik tentunya okeeee!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.