Tag: smp


Soal Essay TIK Kelas 9 Materi Youtube


  1. Bagaimana cara menjadi youtuber?
  2. Bagaimana membuat dan mengedit video yang kamu buat agar menarik?
  3. Bagaimana agar kanal youtube kita meroket?
  4. Bagaimana cara Mendapatkan uang dari Youtube?
  5. Siapa saja para pendiri youtube?
  6. Apa beda youtuber dan Blogger?
  7. Informasi Apa yang kamu dapatkan dari situs youtube.com?
  8. Tuliskan alamat link youtube kamu! (contoh: https://www.youtube.com/user/wijayalabs )
  9. Buatlah sebuah video tentang Lab Komputer SMP Labschool Jakarta dan upload ke kanal youtube.com. Ceritakan di depan komputer tentang fasilitas apa yg kamu dapatkan di labkom.
  10. Kirimkan jawaban soal nomor 1-8 ke email wijayalabs@gmail.com

Lomba Bikin Film Pelajar


SahabatDikbud, Gelar Karya Film Pelajar kembali digelar dengan tema “Semangat Kebinekaan Generasi Milenial”.

Yuk, buat film fiksi atau dokumenter berbahasa Indonesia atau bahasa daerah (dengan subtitle ) berdurasi maksimal 10 menit.

Segera unduh formulir pendaftaran di laman https://pusbangfilm.kemdikbud.go.id/unduhan/file/20 dan daftarkan film kamu.

Catat ya, batas akhir penerimaan karya tanggal 17 September 2019.

GKFP2019
FestivalFilmPelajar
CerdasBerkarakter
CerdasBerbudaya

SMP Labschool Jakarta Juara Lomba Tari Tradisional di Paris


Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. SMP Labschool Jakarta yang beralamat di Rawamangun, Jakarta Timur, berjaya di lomba tari tradisional di Paris.

SMP Labschool Jakarta mengikuti kejuaraan 15TH International Competition and Festival Of Folklore, Dance And Music Etoiles De Paris pada 17 Juli 2019. Mereka mendaftar sekitar Maret-April 2019.

Wakil Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta, Sarmilih Madjid menceritakan persiapan anak didiknya dari sebelum lomba hingga menjadi juara. “Saat kami melakukan persiapan untuk lomba di Paris, kami didatangi istri Wakil Dubes Paris Ibu Rani Agung yang menyemangati kami dari SMP Labschool Jakarta dan tim tari dari UI yang mewakili Indonesia,” kata Sarmilih Madjid saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2019).

Sarmilih menyebut program ini sempat ditawarkan ke Tim Tari SMP Labschool Jakarta, namun tidak semuanya bisa ikut karena terbentur masalah biaya dan sebagainya. SMP Labschool Jakarta kemudian menawarkan ke siswa kelas VII dan kelas VIII.

“Akhirnya kami tawarkan ke siswa kelas 7 dan kelas 8, lalu terpilihlah 16 siswa terbaik kami tersebut. Anak-anak kami dilatih sekitar 22 kali latihan dengan durasi latihan sekitar 1,5 sampai 2 jam,” ucapnya.

Foto: Foto dikirimkan Wakepsek SMP Labschool Jakarta Sarmilih Madjid (Dok. Istimewa)

Menurut Sarmilih, sinergi siswa, sekolah dan orang tua yang menyatu menjadi penyemangat dalam berlatih. Mereka berlatih tak kenal waktu.

“Walaupun bulan puasa atau saat siswa lain libur Idul Fitri dan libur semester 2,” kata Sarmilih.

Baca juga: Ini 10 SMP Paling Jujur Saat UN 2015

Tak hanya mengikuti lomba, SMP Labschool Jakarta turut membawa misi ke Paris. “Kami mempromosikan tarian ondel-ondel yang awalnya tarian sakral kemudian berubah menjadi tarian hiburan, lalu berubah lagi menjadi paling rendah untuk ngamen mengais uang recehan menjadi tarian yang dihargai dunia. Itu salah satu misi kami juga,” tutur dia.

Pada akhirnya tim SMP Labschool Jakarta menjadi juara 1 di tingkat junior high school. Mereka menyabet tiga kategori juara. “Juara 1 tingkat junior high school, juara 1 pemusik terbaik dan juara 1 koreografi terbaik. Semuanya tingkat junior high,” ucapnya.

Dalam festival ini, ada 51 tim dari 10 negara yang ikut berkompetisi. Namun, Sarmilih tak mengetahui secara pasti berapa tim yang berkompetisi di tingkat junior. Kesepuluh negara yang bertanding adalah Armenia, Kroasia, Slovenia, Romania, Lithuania, Meksiko, Indonesia, Amerika, Ukraina dan Bulgaria.

“Kami juga akan mempromosikan tarian tersebut dengan live music saat festival di Prague pada tanggal 20 sampai dengan 22 Juli, Prague Art Festival. Kami bawa juga alat musik gendang, kromong, rebana dll,” katanya. Berita di sini.

t


Perjuangan Seorang Guru TIK (Kisah Nyata Wijaya Kusumah)


Kisah Nyata Omjay (Perjuangan Seorang Guru TIK)

Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah

Inilah sebuah kisah nyata seorang guru. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, tapi ingin memotivasi kawan guru lainnya. Sebab Allah sangat tidak suka dengan orang yang sombong dan membanggakan diri.

Kisah Nyata Omjay


Alhamdulillah. Malam itu saya menangis haru. Selalu bersyukur kepada Allah sang Maha Pemberi Rezeki. Sudah diatur rezeki kita masing masing dan tak akan tertukar. Jadilah manusia yang pandai bersyukur.


Ayo semangat. Akan banyak kejutan rezeki setelah kita berprestasi dan menginspirasi. Niatkan untuk selalu berbagi. Uang yang didapat adalah bonusnya. Ridho Allah lebih utama.


Omjay juga awalnya tidak percaya. Malam sebelum kami berangkat, semua peserta yang akan berangkat ke luar negeri tanda tangan uang saku sebesar 21 juta. Jumlah yang cukup besar bagi kami yang menjadi guru.


Kami semua bersyukur karena tidak mengira dikasih uang saku sebanyak itu. Besok paginya banyak yang ke money changer tukar uang yuan china. Ada juga yang memang dari awal meminta dalam bentuk Yuan, mata uang china.

Jadi benar kata pepatah. Banyak memberi akan banyak menerima. “Hiduplah dengan memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya”.

Setiap lomba guru diikuti saja sambil santai. Menurut teman guru dari bengkulu, faktor keberuntungan itu membawa dirinya pergi ke luar negeri. Jadi bukan karena pintar. Faktor X terkadang memang berpengaruh. Berdoa dan berusaha itu kuncinya. Kreativititas guru itu pintunya.

Satu lagi pengalaman omjay. Ikut lomba inobel dan duta rumah belajar putekkom kemdikbud itu enaknya online. Jadi kita bisa belajar dari rumah masing masing dan tidak perlu meninggalkan sekolah atau rumah. Kalau lolos baru kemudian kita kopdar dan bertemu dengan guru guru hebat lainnya dari seluruh indonesia.


Semua biaya transportasi dan akomodsi serta uang saku diberikan oleh pustekkom kemdikbud. Kalau lolos perjuangannya terbayar sudah. Kalau tidak lolos jangan patah semangat. Tahun depan ikut lagi. Pak guru di daerah 3T gagal 2 tahun berturut turut. Tahun ketiga baru bisa lolos dan jadi juara mewakili Provinsinya.


Begitu juga kalau kita ikut lomba inovasi pembelajaran. Setiap tahun selalu ada dan naskah dikirimkan secara online. Website kesharlindung dikdas dan dikmen selalu diserbu para guru untuk mendapatkan informasi terbaru.


Jadi lombanya online dan kalau lolos akan dipanggil oleh kemdikbud ke Jakarta. Semua biaya akomodasi dan transportasi serta uang saku selama di jakarta diberikan oleh kemdikbud. Lelah menjadi lillah kalau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan riang gembira.


Pengalaman ibu Umi guru agama islam di SMP Negeri patut diacungi jempol. Tahun pertama dan kedua beliau gagal jadi juara. Beliau ikut lagi yang ketiga kalinya dan mendapatkan juara pertama. Hadiahnya berangkat ke negara Jepang. Pelajarannya adalah berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh.


Selama berada di china saya banyak belajar dari para juara olimpiade guru nasional atau ogn. Lalu guru berprestasi atau gupres serta juara duta rumah belajar pustekkom kemdikbud. Mereka memang layak jadi juara karena kerja kerasnya yang luar biasa.


Mereka itu memang multi talenta. Bisa nulis. Bisa nyanyi. Biasa pidato. Bahkan ada yang pintar menari dan menyanyi. Saya menyebutnya guru serba bisa. Mereka adalah guru guru milenial yang omjay kenal.


Cerita panjang ini sengaja omjay tulis. Ini sebenarnya kisah nyata dari kesedihan saya dengan hilangnya matpel tik dalam kurikulum 2013.
Waktu itu saya marah karena matpel yang saya ampu dihapus dalam kurikulum 2013. Lalu kemudian saya sadar. Daripada marah sama pemerintah, kenapa tidak buat karya inovasi pembelajaran TIK?
Lalu mulailah saya mewujudkan ide-ide tsb bekerjasama dengan guru lainnya.


Jadilah sebuah judul karya inobel, meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pembuatan buku fiksi dan non fiksi.


Anak anak saya ajak bikin buku keroyokan. Setiap kelas menerbitkan 2 buah buku. Buku fiksi dan non fiksi. Jadilah 14 buku yg saya pamerkan di depan dewan juri inobel.


Buku dibuat dlm bentuk cetak dan digital sehingga semua orang bisa akses di blog saya di wijayalabs.com.


Alhamdulillah terpilih menjadi juara ketiga. Waktu itu dapat hadiah laptop dan uang sebesar 5 juta. Kemudian dari sponsor saya dapat hadiah umroh bersama istri tercinta.


Di tanah suci saya berdoa.


Pertama lulus dan selesai S3. Sudah 5 tahun saya belum lulus juga.


Kedua bisa belajar ke luar negeri untuk dapat ilmu baru.


Ketiga minta agar matpel TIK kembali ke dalam kurikulum.


Doa pertama sedang saya wujudkan dengan terus menerus mengumpulkan data penelitian. Judul desertasinya adalah pengelolaan blog di internet secara kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.


Doa kedua alhamdulillah terwujud dengan diberangkatkannya kami ke negara china utk belajar STEM. Selama 21 hari kami belajar stem dan budaya china yang fenomenal.


Doa ketiga adalah kembalinya matpel TIK dengan nama informatika pada tahun ajaran baru. Alhamdulillah sudah mulai terlihat wujudnya setelah kami diundang puskurbuk kemdikbud untuk membantu menyusun draft materinya. Tinggal menunggu pelatihannya di bulan Juli 2019.


Teruslah berjuang menjadi guru yg menginspirasi. Omjay berharap kawan kawan yang membaca ini untuk mendoakan omjay bisa selesai desertasinya dan mendapatkan gelar doktor pendidikan. Aamiin.


Salam blogger persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com


Tugas TIK Kelas 7


  1. Bukalah web http://kompasiana.com/wijayalabs
  2. Berilah komentar di tulisan omjay tersebut dari hari pertama belajar di negara China sampai Hari ke-22 belajar di negara China yang ada di kompasiana.com/wijayalabs.
  3. Panjang Komentar tidak boleh kurang dari 100 kata, terima kasih.

labschool rumah keduaku

labschool rumah keduaku


Tentang Omjay

Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd,

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs.

Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya.

Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com

Hubungi via SMS : 0815 915 5515 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

Wijaya Kusumah

Buat Lencana Anda


Jumlah Pengunjung

Flag Counter
free counters


Artikel Terkini


Tulisan Wijaya per bulan


Blog Pendidikan Terkeren di Dunia Maya

Blog ini didedikasikan untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia. Blog ini mengajak anda untuk dapat kreatif dalam menulis.

Ciptakan tulisan-tulisan anda yang bermutu dan kirimkan kepada kami untuk ditayangkan di blog ini.

Kirimkan ke wijayalabs@gmail.com atau sms ke 08159155515. Dengan senang hati akan ditampilkan di blog pendidikan ini.

Selamat Membaca!


Jadwal Kegiatan Omjay

Jadwal Kegiatan Omjay: dapat dilihat di Biodata Omjay. Omjay baru bisa mengiasi kegiatan seminar & Workshop hari Sabtu dan Minggu. Hari kerja setelah pukul 16.00 WIB. Kirim ke wa 08159155515


Internet Sehat & Facebook Omjay


Jadwal Kegiatan dapat dilihat di blog http://wijayalabs.com

September 2019
M T W T F S S
« Aug    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  




Komentar blog


komentar blog



Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi