Tag: budaya sekolah


SALAM 1433H di SMP Labschool Jakarta


Jumat-Minggu, 3-5 Agustus 2012 di sekolah kami diadakan kegiatan Studi dan Amaliah Ramadhan yang disingkat SALAM. Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib untuk siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta.

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 


Bagaimanakah Menciptakan Budaya Sekolah yang Unggul?


Melihat kembali foto-foto setahun lalu dengan anak-anak di facebook membuat saya terharu. Tak terasa mereka kini sudah naik ke kelas 8, kelas yang menurut para guru sudah menunjukkan egonya. Siapa Aku!

Read More »


Menjunjung Tinggi Nasionalisme


13115935641022199457

Semangat Nasionalisme Harus ada di sekolah-sekolah kita

Nilai-nilai patriotisme dan semangat nasionalisme adalah nilai karakter, yang perlu terus dihidupkan di sekolah. Bagaimana tidak, sejak merebaknya kasus-kasus korupsi di negeri ini, kasus-kasus TKI kita yang teraniaya di luar negeri serta masalah terorisme, hal itu telah menurunkan rasa nasionalime. Terkadang kita merasa kurang percaya diri sebagai anak bangsa, kalau melihat permasalahan-permasalahan seperti di atas. Tentu keadaan seperti itu tidak boleh terus dibiarkan  membebani masyarakat dan bangsa kita.

Read More »


Pendidikan Berkarakter


Kartu Nama Omjay

Kartu Nama Omjay

Tadi pagi ada pengarahan dari pimpinan sekolah kepada semua guru yang bertugas mengawas Ulangan Akhir  Semester (UAS). Dalam pengarahan itu pimpinan sekolah menyatakan bahwa hari ini akan ada tamu dari direktorat pendidikan menengah tinggi (dikmenti) Depdiknas. Kedatangan mereka berhubungan dengan terpilihnya SMP Labschool Jakarta sebagai sekolah yang dinilai telah berhasil  melaksanakan  pendidikan berkarakter.

Read More »


Olahraga Pagi di Sekolah Kami


Membangun School Culture melalui Olahraga.

Para siswa Berbaris rapi di lapangan
Para siswa Berbaris rapi di lapangan

Setiap hari Jum’at Pagi di sekolah kami selalu diadakan kegiatan olahraga lari pagi. Kegiatan ini telah menjadi budaya sekolah (School Culture) di tempat kami. Sebelum berlari, biasanya kami dikumpulkan dulu dalam sebuah barisan besar di lapangan upacara layaknya apel pagi. Setelah kami berbaris rapi, biasanya kami mendapatkan arahan dari pimpinan sekolah dulu, berdoa, dan baru kemudian berlari.

Sebelum berlari pagi mengelilingi kampus UNJ yang berdekatan dengan sekolah, kami berdoa terlebih dahulu. Berharap kepada Tuhan Yang Maha Esa agar merestui lari pagi dan tidak ada diantara kami yang cedera akibat terjatuh atau kecelakaan pada hari ini. Doa dipimpin oleh salah satu guru, dan setiap guru yang bertugas sebagai wali kelas diwajibkan mendampingi kelasnya masing-masing dalam berlari pagi.

Para Siswa Berdoa Sebelum Lari Pagi
Para Siswa Berdoa Sebelum Lari Pagi

Olahraga lari pagi di SMP labschool Jakarta, adalah kegiatan yang sudah menjadi tradisi sejak 40 tahun lalu. Olahraga ini sangat murah dan nyaris tanpa biaya. Sangat menyehatkan karena siswa berlari mengelilingi kampus UNJ yang asri. Meski kampus UNJ tak- se asri dan se-alami dulu, namun  lari pagi tetap memberikan kebermanfaatan tersendiri buat kami civitas akademika SMP Labschool Jakarta. manfaat yang paling terasa dari olahraga adalah tubuh menjadi sehat dan segar kembali. Itulah yang kita tanamkan kepada anak didik kami di sekolah.

Di hari itulah saatnya kita mengendurkan otak syaraf dari banyaknya mata pelajaran dengan berjoging ria. Mengeluarkan keringat dengan deras setelah berolahraga.  Maklumlah, sekolah kami adalah sekolah yang ber-AC jadi kami jarang berkeringat, terkecuali bila AC itu mati. Di situlah pentingnya kita berolahraga. Menghirup udara segar alami di pagi hari dan bersama-sama mengelilingi kampus UNJ yang masih sepi dan berharap menghirup udara pagi yang masih terasa segar.

Membangun School Culture Melalui Olahraga
Membangun School Culture Melalui Olahraga

Olahraga jum’at pagi telah membuat kami menciptakan budaya sekolah yang tetap eksis dan semakin disempurnakan. Di jum’at itulah para guru biasanya melakukan evaluasi diri dari apa yang telah kami lakukan selama minggu ini. Para guru melakukan refleksi diri dan mensharingkannya kepada para siswa.  Labschool telah berhasil Membangun School Culture melalui Olahraga.

Berlari Mengelilingi Kampus UNJ
Berlari Mengelilingi Kampus UNJ

Salam Blogger Kompasiana

Omjay


School Culture


wijaya-kelas-7d
wijaya-kelas-7d

Melihat-lihat foto setahun lalu dengan anak-anak di facebook membuat saya terharu. Tak terasa mereka kini sudah naik ke kelas 8, kelas yang menurut para guru sudah menujukkan egonya. Siapa Aku!

Semalam saya asyik chatting dengan Ivan anak SMP Labschool Jakarta. Anaknya kecil dan mungil. Tapi, jangan dikira walaupun badannya kecil dia sangat berpengaruh di kelas. Apa saja yang jadi celotehnya bakal jadi heboh.

Dari dialah saya mendapatkan foto-foto ini. Maklumlah saya kurang pandai menyimpan arsip. Apalagi foto-foto saya bersama anak-anak.

Menjadi guru di sekolah adalah kebanggaan tersendiri. Bisa berinteraksi dengan anak-anak yang akan menjelang remaja. Usia yang kata orang biasa disebut ABG. Anak Baru Gede.

Saya jadi ingat ketika pertama kali mereka baru masuk SMP melalui kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS).  Sangat lugu, jujur, dan polos. Mirip seperti kertas putih yang siap akan ditulisi. Ditulisi oleh para gurunya.

Kamilah para guru yang mengarahkan mereka menjadi orang baik dan cerdas. Menjadikan manusia yang siap menghadapi tantangan melalui budaya sekolah (School Culture) yang terus kami kembangkan.

School Culture itulah yang telah membentuk karaktek mereka seperti sekarang ini. Jadi adalah wajar bila karakter mereka dipengaruhi oleh School Culture yang ada di sekolah kami. Anak-anak biasa menyebutnya Budaya Labschool

wijaya-kelas-7d-saksi
wijaya-kelas-7d-saksi

Ada tiga hal yang dikembangkan sekolah kami dalam mengembangkan budaya Labschool, yaitu:

  1. Budaya Keagamaan
  2. Budaya Kerjasama
  3. Budaya Kepemimpinan

Uraian dari budaya Labschool itu kami aplikasikan dalam bentuk berbagai kegiatan yaitu:

BUDAYA KEAGAMAAN (RELIGI) :

Menanamkan perilaku atau tatakrama yang tersistematis dalam pengamalan agamanya masing-masing sehingga terbentuk kepribadian dan sikap yang baik (akhlaqul Karimah)

Bentuk Kegiatan :

Budaya Salam, Doa sebelum/sesudah belajar, Doa bersama menyambut UN/US Tadarus dan Kebaktian, Sholat Dzuhur Berjamaah, Lima Hari Belajar, LOKETA (Lomba Keterampilan Agama), Studi Amaliah Ramadhan, RETRET (Studi untuk siswa Nasrani), Hafalan Juz Amma, Budaya Bersih; Konferensi kasus, Kegiatan Praktek Ibadah, Buka Puasa Bersama, Pengelolaan ZIS, dan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)

BUDAYA KERJASAMA (TEAM WORK) :

Menanamkan rasa kebersamaan dan rasa sosial terhadap sesama melalui kegiatan yang dilakukan bersama.

Bentuk Kegiatan:

MOS, Kunjungan Industri, Parents Day, Baksos, Teman Asuh, Sport And Art, Kunjungan Museum, Pentas Seni, Studi banding, Ekskul, Labs Channel, Labs TV, Labs Care, Pelepasan Siswa, Seragam Sekolah, Majalah Sekolah, Potency Mapping, Buku Tahunan, PHBN, (Peringatan hari Besar Nasional), dan PORSENI.

BUDAYA KEPEMIMPINAN (LEADHERSHIP) :

Menanamkan jiwa kepemimpinan dan keteladanan dari sejak dini kepada anak-anak

Bentuk Kegiatan :
Career Day; budaya kerja keras, cerdas dan ikhlas, budaya Kreatif; Mandiri & bertanggung jawab, Budaya disiplin/TPDS, SAKSI, (Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia), Lintas juang OSIS, Ceramah Umum, upacara bendera, Olah Raga Jumat Pagi, Studi Kepemimpinan Siswa, LKMS (Latihan Keterampilan manajemen siswa), dan OSIS

Berbagai bentuk kegiatan itulah yang telah menghantarkan mereka menjadi pribadi unggul dan kami pun sebagai pendidik berharap school culturr yang telah kami kembangkan dapat bermanfaat pula untuk sekolah-sekolah lainnya. Semoga tulisan yang sederhana ini bermanfaat untuk semua.

Bagi anda yang ingin mengetahui lebih jauh  tentang budaya sekolah, dapat membacanya di alamat url ini http://dewanpendidikan.wordpress.com/2007/08/01/budaya-lab-school-wijaya-kusumah/

Wijaya Kusumah, School Culture


Tentang Omjay

Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd,

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs.

Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya.

Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com

Hubungi via SMS : 0815 915 5515 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

Wijaya Kusumah

Buat Lencana Anda


Jumlah Pengunjung

Flag Counter
free counters


Artikel Terkini


Tulisan Wijaya per bulan


Blog Pendidikan Terkeren di Dunia Maya

Blog ini didedikasikan untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia. Blog ini mengajak anda untuk dapat kreatif dalam menulis.

Ciptakan tulisan-tulisan anda yang bermutu dan kirimkan kepada kami untuk ditayangkan di blog ini.

Kirimkan ke wijayalabs@gmail.com atau sms ke 08159155515. Dengan senang hati akan ditampilkan di blog pendidikan ini.

Selamat Membaca!


Jadwal Kegiatan Omjay

Jadwal Kegiatan Omjay: dapat dilihat di Biodata Omjay. Omjay baru bisa mengiasi kegiatan seminar & Workshop hari Sabtu dan Minggu. Hari kerja setelah pukul 16.00 WIB. Kirim ke wa 08159155515


Internet Sehat & Facebook Omjay


Jadwal Kegiatan dapat dilihat di blog http://wijayalabs.com

January 2020
M T W T F S S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  




Komentar blog


komentar blog



Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi