Tugas TIK Kelas 9 Semester 1 Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, & Keempat

  1. Bacalah baik-baik perintah di bawah ini!
  2. Buka alamat email dan blog kalian. Pastikan blog kamu selalu terupdate dengan baik.
  3. Buktikan bahwa kamu sudah mengupload file kartul kalian ke blog pribadi melalui link google drive. Termasuk juga slide presentasinya!
  4. Bila belum mengupload sama sekali, mohon maaf kalian tidak diperkenankan mengikuti pelajaran Omjay dan dipersilahkan untuk keluar ruangan komputer. Saya belum mengakui kamu sebagai siswa kelas 9 yang sudah kerjakan kartul.
  5. Posting artikel baru di Blog dengan judul Liburan sekolahku dengan tulisan antara 300 sampai 500 kata dan tambahkan Foto. Bila tidak punya foto, cari di Google Foto yang ada hubungannya dengan tulisanmu.
  6. Setelah selesai, minta 25 orang temanmu untuk membaca kisah liburanmu dan memberikan komentar di blog (blog walking)
  7. Cetak Tulisan di ukuran kertas A4 dengan jenis huruf times new roman ukuran 12, dan buat cover liburannya di kertas ukuran A4
  8. Kirim url link artikel kamu di blog ke WA Omjay di 08159155515, dan copas alamat url linknya di bagian komentar blog ini.
  9. Copas tulisan kamu di blog pribadi ke blog kompasiana.com, sebuah blog yang ramai pengunjungnya di Indonesia saat ini. Kamu harus registrasi dulu sebelum memposting.
  10. Berikan komentar di blog omjay di url https://wijayalabs.com/2019/07/18/perjuangan-seorang-guru-tik-kisah-nyata-wijaya-kusumah/
  11. Silahkan gabung di wa group (WAJIB) https://chat.whatsapp.com/L9IpTwIyLVc2MR4SDo3hrM
  12. Buka kembali blog kamu di blogspot yang berisi cerita liburan, dan edit isinya dengan menambahkan kalimat di akhir paragraf, “Cerita ini akan dibukukan dalam buku kumpulan cerita anak Labschool.”
  13. Tambahkan foto di bawah ini ke dalam blog kamu, dan pastikan kamu memasukkan foto tersebut sama persis dengan foto di bawah ini.
  1. Kirimkan alamat blog pribadi kamu di blogspot ke email omjay di wijayalabs@gmail.com dengan subyek Cerita Liburan sekolahku
  2. Bukalah dan bacalah buku Mudah Menjadi Youtuber Profesional dari halaman 1 sampai 17. Buatlah ringkasan dari halaman buku tersebut, dan masukkan tulisannya ke blog pribadi kamu.
  3. Bukalah web http://youtube.com dan daftarkan dirimu untuk bergabung di youtube dan membuat youtube channel.
  4. Subcribe dan like akun @wijayalabs di youtube.com. Tonton video yang dibuat omjay di youtube
  5. Tuliskan nama lengkap, alamat blog, alamat email, dan nomor WA kamu di kertas kecil yang omjay bagikan!
Buku kelas 9 sudah tersedia di koperasi sekolah, harga Rp. 62.000,-

Tugas TIK Kelas 8 Semester 1 Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga & Keempat

  1. Mohon dibaca baik-baik sebelum kamu mengerjakan tugasnya!
  2. Kamu kirim nama lengkap, kelas, dan nomor absen ke WA omjay di 08159155515. (Wajib kirim)
  3. Ceritakan Liburan Sekolah kamu yang menyenangkan di blog kalian (kompasiana dan blogspot) dengan panjang tulisan antara 300-500 kata. dan lengkapi dengan foto. Bila foto tidak ada bisa ambil dari Google.
  4. Setelah tulisannya jadi, harus ada yang memberikan komentar dalam tulisanmu, minimal 20 orang teman per kelas.
  5. Buat daftar alamat blog teman kamu sekelas (36 orang atau lebih) dengan program excel yang berisi nama lengkap, alamat email, dan alamat blog, Lalu kirimkan ke email wijayalabs@gmail.com bila sudah selesai dengan subyek daftar alamat blog.
  6. Siswa yang sudah posting tulisan di blog, kirimkan alamat url blognya ke WA omjay di 08159155515, dan copas url alamat link blog ke bagian komentar di bawah ini. (WAJIB)
  7. Cetak tulisan liburan kamu di kertas ukuran A4 dan cerita ditulis dengan huruf times new roman ukuran (size) 12.
  8. Buat cover liburan sekolah kamu dengan program canva atau aplikasi lainnya, lalu cetak di kertas ukuran A4.
  9. Bacalah pelan-pelan tulisan teman-temanmu sekelas, dan berikanlah komentar di blog mereka satu per satu. Pastikan bahwa kamu sudah membaca tulisan teman-temanmu.
  10. Kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com dengan subyek minta tugas bimbingan TIK bila point 1-8 sudah selesai. Jangan kirim email, kalau tugasmu belum selesai, terutama point nomor 4.
  11. Bacalah pelan-pelan cerita omjay dan berikan komentar di https://wijayalabs.com/2019/07/23/berlibung-ke-pekalongan-naik-kereta-kertajaya/
  12. Buka kembali blog kamu di kompasiana.com, dan editlah tulisanmu dengan menambahkan tulisan di paragraf terakhir sebagai berikut: Cerita Liburan ini akan kami bukukan dengan tema my Holiday.
  13. Buka kembali blog kamu di blogspot.com, dan editlah tulisanmu dengan menambahkan tulisan di paragraf terakhir sebagai berikut: Cerita Liburan ini akan kami bukukan dengan tema my Holiday.
  14. Tambahkan gambar berikut ini di blog kamu yang ada di kompasiana.com dan blogspot.com dengan gambar berikut ini:
Liburan anak labschool
  1. Bukalah buku Toko Online Multiuser dengan WordPress dan bacalah halaman 1 sampai 54.
  2. Cobalah praktik secara mandiri dari buku tersebut. (Bila belum punya bukunya, buku sudah tersedia di koperasi sekolah)
  3. Laporkan kepada omjay bahwa kamu sudah mencoba latihan praktik yang ada dalam buku tersebut.
  4. Buatlah blog baru di http://wordpress.com dengan nama blog sama dengan yang di http://blogspot.com.
  5. Mintalah alamt blog teman sekelas ke email omjay di wijayalabs@gmail.com
  6. Lengkapi alamat blog teman-temanmu yang masih kosong dan tanyakan kepada mereka
Buku kelas 8 sudah tersedia di koperasi sekolah harga Rp. 62.000,-

Belajar dan Berbagi Ilmu di Yayasan Darussalam Batam

Sabtu, 13 Juli 2019, saya diminta berbagi ilmu dan pengalaman di Yayasan Daruussalam Batam. Sebuah yayasan yang terletak di Komplek Pendidikan Darussalam 2 Perumahan Prima Garden Naga Jaya Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam dengan telpon 0778364779.

Kegiatan dilaksanakan di Ballroom hotel Nagoya Plasa lantai 3 yang terletak di Jalan Imam Bonjol Lubuk Baja Kota Batam. Telpon hotel (0778) 459888 dengan email reservation@nagoyaplasa.co.id.

Saya diminta memberikan materi ”PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DALAM MEMBENTUK SISWA KREATIF, INOVATIF, DAN KOMPETETITIF”

Terima kasih saya ucapkan kepada pak Omas Sauludin, S.Pd, MM selaku ketua panitia dan pak H. Asep Rohmat, ST selaku ketua Yayasan Darussalam yang telah mengundang saya beserta istri sebagai pemateri pada kegiatan Upgrading dan Team Building ke-16 Yayasan Darussalam Batam.

Sebagai guru yang mengajar di SMP, saya merasa tersanjung telah diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada 185 orang guru di Yayasan Darussalam, yang terdiri dari guru TK, SD, SMP SMA, dan SMK, juga TPA Darussalam.

Materinya bisa diunduh di sini.

Senang rasanya bisa berbagi ilmu dan pengalaman menjadi guru kepada guru-guru muda di sekolah yang bagus dan berprestasi ini di kota batam. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat buat guru-guru di Yayasan Darussalam. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

PGRI Pencipta Kekuatan Negara

PGRI Pencipta kekuatan negara.

Pagi ini saya sudah di aula gedung E lt. 16 kemdikbud senayan jakarta pusat.

Saya hadir dalam rangka ikut temu inovasi simpul penegtahuan penguatan jejaring dan pemanfaatan hasil penelitian untuk pendidikan berkelanjutan.

Tema kali ini adalah “menggali pembelajaran dari proses pembuatan kebijakan” yang dilaksanakan oleh balitbang kemdikbud.

Saya bertemu ibu eti dari singaparna tasikmalaya. Kami ngobrol banyak tentang lomba gupres. Temu inovasi menyatukan kami utk saling berdiskusi.

Ternyata kami sama sama pengurus PGRI. Kita bersama sama membesarkan PGRI yang telah menciptakan kekuatan negara.

Mengapa PGRI pencipta kekuatan negara?

Dalam lagu mars PGRI, kita selalu mendengar bait syair PGRI pencipta kekuatan negara.

Dari PGRI inilah kekuatan negara muncul karena PGRI mendidik putra putri bangsa di seluruh Indonesia.

Pak Muldoko kepala staf kepresidenan pernah mengatakan dalam konkernas, PGRI pencipta kekuatan negara adalah sesuatu yang luar biasa dan melebihi kekuatan tentara nasional indonesia.

Jadi penulis lagu tersebut sudah benar dan sudah memberikan fakta bahwa PGRI pencipta kekuatan negara.

Kekuatan negara ini dibangun dari hasil inovasi dan penelitian para guru. Saya melihat dan membaca sendiri tulisan para guru yang dipajang dalam display aula gedung E. Sangat inspiratif dan menarik.

Bagi anda para guru yang terus berinovasi dalam pembelajaran di kelas, tentu akan berhadapan dengan pembuat kebijakan. Proses pembuatan kebijakan inilah yang harus anda ketahui sehingga terjalin komunikasi yang baik antara guru sebagai peneliti dan badan penelitian dan pengembangan kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Saya baca susunan acara forum temu inovasi edisi khusus. Kepala Balitbang Kemdikbud akan memberikan sambutan. Juga ada sambutan dari DFAT kedutaan besar Australia.

Ada 2 sesi digelar. Sesi pertama membangun keberlanjutab dan kemandirian di daerah mitra dan sesi kedua kolaborasi program kemitraan dan pemerintah untuk mendukung strategi nasional.

Acara belum dimulai dan akan dibuka pukul 09.00 wib. Semoga saya bisa mengikutinya sampai selesai dan membuat reportasenya untuk anda semua.

Mari kita ciptakan kekuatan negara dengan terus menerus melakukan inovasi sebagai simpul pengetahuan dalam menggali pembelajaran dalam kacamata pembuat kebijakan.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Ketika blog kamu tidak terawat

Ketika blog saya tak terawat

Ini kisah nyata. Tidak ditambah. Tidak pula dikurangi.

Saya bertemu dengan seorang blogger. Seorang kepala sekolah smk yang hobi menulis di blog. Namanya dedi dwitagama. Blognya di http://dedidwitagama.wordpress.com.

Awalnya saya tidak tahu apa itu blog dan untuk apa kita menulis di blog. Bagi saya waktu itu, menulis di blog hanya buang buang waktu saja.

Setahun sudah saya tak pernah lagi singgah di blog yang saya buat. Bahkan saya mulai lupa password dan malas menulis.

Sampai suatu ketika saya membaca blog motivatorpendidikan.com.

Blognya bagus dan isinya keren. Mulailah saya berkenalan dengan pak namin seorang kepala sekolah sd muhammadiyah di cilengsi bogor.

Saya juga bertemu dengan bapak agus sampurno seorang kepala sekolah smp yang ada di banten. Blognya http://gurukreatif.wordpress.com.

Dari merekalah akhirnya saya belajar. Mulai suka dengan blog dan pernak perniknya. Blog ternyata alat rekam yang ajaib.

Keajaibannya terasa ketika kita justru meninggalkannya. Blog saya seperti rumah yang diisi debu dan sarang laba laba.

Saya pun mulai tersadar dan akhirnya mengikuti jejak rekam para blogger di dunia maya. Mulai ikut komunitas blogger dan mendirikan komunitas blogger indonesia. Namanya komunitas sejuta guru ngeblog.

Lain wkatu akan saya ceritakan.

Pgri abadi

PGRI Abadi

Saat pembukaan acara seminar nasional penguatan guru TIK, lagu mars PGRI kita nyanyikan bersama sama.

Hati ini selalu bergetar ketika menyanyikan lagu tersebut. Ada satu bait yang long time memory. PGRI Abadi.

Dalam konggres nanti, semoga kita dapat mempertahankan keabadian PGRI ini.

Mari satukan tekad untuk memilih kembali ibunda Unifah Rosyidi untuk menjadi ketua umum pengurus besar persatuan guru republik indonesia.

PGRI adalah organisasi profesi guru yang diakui pemerintah. Oleh karena itu, sekjen pengurus besar PGRI diisi dengan wajah guru. Bapak Dudung Nurullah Koswara sangat cocok menduduki posisi ini.

Selain berpengalaman memimpin PGRI kota sukabumi, beliau juga sudah sering ke daerah daerah berbagi ilmu dan pengalaman.

Pak Dudung bukan hanya pandai bicara dengan retorikanya yang mantul, tapi juga mampu menulis dengan konten yang bernas.

Perpaduan dua unsur guru dan dosen akan membuat PGRI abadi. Sudah saatnya PGRI diisi oleh mereka yang masih aktif dan memahami persoalan guru. Sehingga tak ada lagi nyinyir kalau PGRI dipimpin oleh pensiunan guru republik indonesia.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Belajar dan Berbagi Ilmu di SMKN 4 Bengkulu dan Poltek Raflesia Bengkulu

Belajar dan berbagi ilmu elearning di smkn 4 kota Bengkulu dan poltek Curup Bengkulu.
Sabtu dan minggu, 29 dan 30 juni 2019 saya dan pak Muhammad Firman Suwarya berada di provinsi Bengkulu.
Kami dijemput bapak Dr. Paidi Smk Mtpd di bandara fatmawati bengkulu hari jumat, 28 juni 2019 pukul 17.30 wib.
Kami diajak makan malam di sebuah rumah makan nasi uduk dan bertemu dengan pembicara dari sponsor epson mas ardian dan pembicara dari penerbit erlangga bapak bambang dari jakarta. Juga saudara perempuan pak Paidi.
Selesai makan malam, kami diajak menginap di rumah bapak Paidi yang rumahnya tidak jauh dari lpmp bengkulu.
Pagi hari kami diajak sarapan nasi uduk oleh pak Paidi dan kemudian langsung menuju smkn 4 kota Bengkulu. Di sekolah tsb sudah banyak guru menunggu kehadiran kami.
Pak Paidi sebagai kepala sekolah smkn 4 dan juga ketua mkks kota Bengkulu langsung membuka acara. Kegiatan di sekolah tsb sudah dimulai hari senen dan guru guru di sana sudah dilatih untuk menyusun dan menerbitkan buku. Pembicaranya pak bambang dari penerbit erlangga.
Acara dimulai dari presentasi sponsor epson yang disampaikan Oleh mas ardian. Informasi tentang teknologi terbaru Epson disampaikan. Terutama tentang produk slide proyektor mereka yang melakukan inovasi tiada henti.
Salah seorang peserta workshop mendapatkan hadiah printer senilai 4 juta karena mampu menjawab pertanyaan mas ardian dari epson dan saya diminta untuk memberikan hadiahnya secara simbolis.
Setelah epson selesai presentasi, giliran saya menyampaikan materi. Saya diminta untuk memotivasi kawan kawan guru untuk dapat merancang disain pembelajaran modern di era revolusi industri 4.0.
Saya diminta berbagi pengalaman dari apa yang sudah saya lakukan di sekolah.
Intinya adalah guru harus mulai merencanakan pembelajarannya dengan baik dan melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan cara terus menerus memperbaiki cara mengajarnya melalui berbagai penelitian di kelas. Hal itulah yang saya kerjakan di sekolah dan alhamdulillah mendapatkan berbagai prestasi di tingkat nasional dan dapat hadiah belajar stem di negara china selama 21 hari.
Tak terasa waktu makan siang tiba. Kami makan siang dan sholat dhuhur serta istirajat sejenak di ruang kepala sekolah smkn 4 bengkulu.
Pukul 13.15 wib acara dilanjutkan kembali. Pak Muhamad Firman Suwarya memberikan materi elearning untuk rakyat yang digagas oleh pak Onno W. Purbo. Alhamdulillah kami sudah roadshow ke berbagai kota dan bengkulu adalah kota ke 47 yang kami datangi bersama Epson.
Anda bisa bergabung di laman e-learning untuk rakyat dengan membuka google dan mengetik elearning untuk rakyat. Lalu anda bisa registrasi dan login di laman tsb.
Alhamdulillah semua peserta bisa masuk dan membuat soal di laman tsb. Salah seorang peserta workshop berhasil dengan cepat membuat soal online dan mendapatkan hadiah printer dari Epson senilai 4 juta rupiah.
Kegiatan workshop berakhir dengan pemberian hadiah doorprize Epson kepada wakil kepala sekolah smkn 4 kota Bengkulu sebagai tuan rumah penyelenggaraan workshop e-learning.
Pukul 17.00 wib kami meluncur ke rumah Prof. Dr. Sudarwan Danim. Beliau ketua PGRI provinsi Bengkulu dan dekan Fkip universitas Bengkulu. Kami ngobrol sebentar di rumah beliau dan diskusi kecil tentang kegiatan PGRI di Bengkulu.
Habis sholat maghrib kami langsung meluncur ke kota curup. Perjalanan cukup jauh juga dan kami sempatkan mampir ke rumah pak reevi heryanto di kepahiyang. Alhamdulillah bisa kopdar. Beliau teman omjay waktu sama sama belajar di china university of mining technology.
Alhamdulillah. Pak Reevi juga bersedia berbagi ilmunya di poltek raflesia curup. Kami sangat bersyukur karena bisa kembali ke Jakarta sebelum jam 13.00 siang. Materi setelah makan siang dapat disampaikan oleh pak reevi yang juga juara lomba duta rumah belajar pustekkom kemdikbud.
Sampai hotel syakila jam 23.00 wib. Pak Asep Suparman sudah lama menunggu kedatangan kami. Sempat ngobrol sebentar dan kemudian masuk kamar untuk beristirahat. Ada 2 kamar disiapkan oleh panitia.
Pagi hari badan terasa segar. Pak Paidi langsung mengajak kami ke lokasi acara. Panitia sudah siap menyambut kehadiran kami. Satu persatu para pejabat memberikan sambutan.
Materi workshop baru dimulai pukul 10.15 wib. Saya berusaha keras materi yang saya sampaikan masuk ke otak para peserta. Alhamdulillah pukul 11.15 wib bisa selesai. Lalu dilanjutkan oleh pak Firman untuk materi e-learning untuk rakyat sampai waktu makan siang.
Usai sholat dan makan siang, acara dilanjutkan kembali. Sebelum kembali ke Jakarta, saya menyampaikan pesan kepada para peserta agar aktif dalam wa group dan di sana kita akan melanjutkan materinya lebih mendalam. Belajar secara mandiri dan banyak bertanya adalah kunci sukses belajar di internet.
Alhamdulillah, pukul 13.15 kami meninggalkan lokasi acara. Pak Reevi melanjutkan materi dengan semangat tinggi. Dalam perjalanan kami terus memantau acara workshop dan alhamdulillah panitia melaporkan acara berjalan sesuai Harapan semua.
Sebelum masuk bandara Fatmawati, kami ditraktir makan bakso dan mie ayam oleh pak Paidi. Glek segelas teh manis hangat masuk ke dalam kerongkongan dan perut endut ini.
Tadi di jalan sudah keluar keringat dingin dan mau muntah. Perjalanan jauh dan berkelok kelok mengitari gunung membuat perut kami mual seperti orang mau melahirkan.
Pak Paidi yang baik hati mengantarkan kami sampai pintu keberangkatan. Pukul 17.30 wib kami sudah boarding.
Tangis kebahagian mengiringi perpisahan kami. Kami seperti berjumpa saudara kandung dan keluarga sendiri.
Terima kasih banyak bapak Dr. Paidi. Semoga bapak sehat selalu. Sangat jarang kepala sekolah seperti bapak. Mau bersusah payah turun dan naik gunung agar guru guru di bengkulu semakin meningkat kompetensinya.
Terima kasih juga kami ucapkan kepada pak Asep Suparman kepala smkn 3 rejang lebong yang sudah mengundang kami ke curup. Juga ibu Nova yang selalu berkoordinasi dengan kami agar acara berjalan sesuai harapan.
Panitia telah membuat wa group dan semoga kita dapat terus belajar di dunia maya. Tatap muka sudah kita lakukan selama 8 jam kegiatan workshop dan dilanjutkan dengan tatap monitor melalui laptop atau ponsel masing masing. Jauh di mata dekat di hati.
Teknologi ada untuk memudahkan pekerjaan manusia. Mari kita pergunakan untuk belajar bersama dalam jaringan internet yang tidak pernah tidur. Kita bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Mari kita saling belajar dan berbagi ilmu di dunia maya.
Belajar dan berbagi ilmu di smkn 4 bengkulu dan poltek raflesia curup membuat saya yakin kita bisa terus belajar bersama dan saling meningkatkan kompetensi guru. Teruslah belajar sepanjang hayat dan teruslah berbagi ilmu dan pengalaman. Banyak memberi akan semakin banyak menerima.


Salam blogger persahabatan

Omjay

blog http://wijayalabs.com

Gedung Guru Indonesia

Gedung guru Indonesia yang Semakin Megah dan Mewah.

Setelah sholat subuh di hotel syariah Syakila saya tuliskan ini.

Sebuah hotel asri yang berada di Jl. Suprapto No. 05 Talang Rimbo Lama Curup Bengkulu.

Bermalam di kamar ini, mengingatkan saya pada wisma PGRI. Tempat penginapan kawan kawan guru yang ada di lantai 5 gedung guru Indonesia. Kami menyebutnya wisma GGI.

Banyak guru telah menginap di wisma GGI. Banyak kenangan indah bermalam di sana.

Namun, tahukah anda? GGI yang mewah dan megah itu berkat tangan halus seorang wanita. Seorang tokoh perempuan PGRI yang bekerja siang dan malam untuk kemajuan PGRI agar terus abadi.

Saya tahu persis bagaimana dulu keadaan GGI. Toiletnya bau dan jorok. Ruang sidangnya kusam dan jadul banget. Saya pernah ikut rapat dengan nyamuk nyamuk yang nakal dan lalat yang bertebaran di ruangan.

Sekarang, wajah gedung guru indonesia sangat berbeda. Aula gedung di lantai 1 sangat megah sekali. Bisa muat ratusan orang dan kami sudah beberapa kali menggunakan ruangan ini untuk kegiatan seminar nasional ikatan guru TIK PGRI dan pelantikan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis yang disingkat APKS.

Kami bangga karena presiden, wakil presiden dan para menterinya sudah datang ke GGI. Rapat rapat digelar di GGI yang mewah dan megah. Rumah para guru Indonesia yang ingin memperjuangkan kesejahteraan, penghargaan dan perlindungan guru yang disingkat kesharlindung.

Di GGI kami juga meningkatkan kompetensi guru melalui smart learning and character center PGRI di lantai 3. Prof Eko Indrajit telah mendisain lebih dari 25 pelatihan untuk guru agar lebih profesional dalam memperbaiki cara mengajarnya.

Tentu saja, GGI tidak begitu saja menjadi mewah dan megah. Sentuhan lembut ibu ketua umum pengurus besar PGRI ibunda Unifah Rosyidi sangat berperan sekali. Tidak mudah membuat wajah GGI yang jadul menjadi berwajah milenial.

Saat pak Rudiantara menteri kominfo berada di ruang tunggu VVIP, beliau sempat kagum dengan kemewahan gedung GGI. Beliau bertanya darimana uangnya? Lalu kami jelaskan dengan senyum kebahagiaan. Pak menteripun memberikan apresiasi untuk pengurus PGRI yang sudah menyulap GGI menjadi seperti sekarang ini.

Kami dari ikatan guru TIK PGRI selalu menyiarkan secara langsung kegiatan semnas dari GGI. Jutaan guru bangga melihat rumahnya. Ribuan guru sudah merasakan kemewahan dan kemewahan GGI yang direnovasi dan dirawat terus menerus.

Pernah suatu ketika kami membuat kegiatan di lantai 3. Panitia lupa membuang sampah dan membuat kotor di depan ruang teater. Ibunda Unifah langsung menegur kami dan mengingatkan agar menjaga kebersihan GGI.

Wajah GGI sudah banyak berubah. Sentuhan perempuan PGRI tidak bisa dianggap enteng. Adalah sebuah kewajaran bila kita bersatu untuk memilihnya kembali di periode berikutnya.

Kami dari APKS PGRI telah sepakat untuk memilih kembali ketua umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd untuk melanjutkan perjuangan para guru indonesia.

Gedung guru indonesia akan terus kita rawat dan jaga agar terlihat mewah dan megah. Guru yang menginap di sana akan merasakan kegembiraan dan kebahagiaan.

Apakah anda sudah merasakannya?

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Wajah Guru dan Dosen di PGRI

Wajah-wajah Guru dan Dosen di PGRI


Selasa, 25 Juni 2019 pukul 10.00 pagi, saya ikut rapat persiapan konggres PGRI yang ke XXII di gedung guru Indonesia tanah abang III no.24 Gambir Jakarta Pusat.


Rapat dipimpin langsung oleh ibu Prof. Dr. Unifah Rosyidi dan panitia pengarah ibu Prof. Dr. Ana Suhaenah Suparno. Dua Srikandi tokoh pendidikan Indonesia.


Bunda Unifah Rosyidi membuka acara. Penjelasan singkat tentang persiapan konggres pgri disampaikan oleh beliau.


Hal yang menarik bagi saya adalah ketika ibunda Ana Suhaenah berbicara sebagai stering comitte atau panitia pengarah konggres.


Entah mengapa pikiran saya terbang ke masa silam. Saat saya menjadi mahasiswa dan ibunda Ana menjadi rektornya. Kami mahasiswa IKIP Jakarta selalu siap sedia memberantas kemiskinan dan kebodohan. Belajar sanggup, mendidik bisa, aksipun sanggup. Dengan dilandasi kesadaran kritis, serta tanggung jawab moral.


Karena itulah saya mau dan bercita cita jadi guru. Ibunda Ana selalu berpesan untuk siap menjadi guru dan aktif dalam organisasi guru.
Saat memberikan pengarahan kepada panitia konggres, beliau memberikan apresiasi kepada bunda Unifah yag baru saja dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Negeri Jakarta. Dari apa yang disampaikan ibunda Ana, bunda Unifah memang sangat layak untuk menjadi guru besar dan ketua umum pengurus besar persatuan guru republik Indonesia.
Bunda Ana masih tetap cantik dan enerjik dengan kerudung coklat yang menghiasi wajahnya yang cantik di usia senja.


Saya yakin konggres PGRI yang akan kita laksanakan di bulan Juli akan megah dan meriah. Sebab konggres ini dibidani oleh para guru besar yang sudah sangat berpengalaman dalam berorganisasi.


Sebagai guru yang mengajar di SMP Labschool Jakarta, saya sangat terinspirasi dan termotivasi dengan para pejuang pendidikan ini. Tetap memberikan kontribusi untuk kemajuan guru di Indonesia.


Wajah-wajah guru dan dosen saya temukan di PGRI. Bukan hanya guru dan dosen tapi juga tenaga pendidik dan kependidikan. Mereka yang sudah pensiun dari guru tetap semangat dan membesarkan PGRI. Tak ada mantan guru. Kalau mantan Pacar itu ada dihatiku.


Sebagai guru yang baru bergabung di PGRI, saya menemukan suasana kekeluargaan yang tidak saya dapatkan dari organisasi guru sebelumnya. Saya menemuakn ayah dan ibu serta kakak dan adik yang selalu membantu dengan tulus dan ikhlas.


Dulu, saya termasuk guru garis keras. Organisasi guru harus dipimpin sendiri oleh guru. Pensiunan guru dan dosen tidak boleh memimpin organisasi guru. Argumentasinya adalah organisasi tentara tidak mungkin dipimpin oleh mereka yang sudah pensiun dari tentara. Tentu saja yang memimpin adalah tentara aktif. Mereka yang sudah S3 (sudah sangat sepuh) ikut bergabung dalam organisasi purnawirawan TNI.


Guru di Indonesia ini belum bisa disamakan dgn tentara. Tata kelola guru masih jauh dengan tentara Indonesia yang siap ditugaskan dimana saja dan kapan saja.


Kita semua adalah guru. Mereka yang berprofesi sebagai guru pasti tahu apa yang harus dilakukannya sebagai guru. Hanya memberi tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia.


Kini dan esok PGRI akan mengalami perubahan besar dimana guru-guru muda diberikan kesempatan untuk tampil di depan. Mereka para guru tua membimbing yang muda dan memberikan keteladanan dalam berorganisasi.


Guru mengajar di sekolah. Dosen mengajar di kampus. Keduanya sama sama mengajar dan mendidik murid di tk dan sd, siswa di smp dan sma serta smk dan mahasiswa di perguruan tinggi.


Wajah wajah guru dan dosen akan selalu ada di PGRI dan teruslah bersinergi untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.


Salam blogger persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com