SMP Labschool Jakarta Juara Lomba Tari Tradisional di Paris

Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. SMP Labschool Jakarta yang beralamat di Rawamangun, Jakarta Timur, berjaya di lomba tari tradisional di Paris.

SMP Labschool Jakarta mengikuti kejuaraan 15TH International Competition and Festival Of Folklore, Dance And Music Etoiles De Paris pada 17 Juli 2019. Mereka mendaftar sekitar Maret-April 2019.

Wakil Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta, Sarmilih Madjid menceritakan persiapan anak didiknya dari sebelum lomba hingga menjadi juara. “Saat kami melakukan persiapan untuk lomba di Paris, kami didatangi istri Wakil Dubes Paris Ibu Rani Agung yang menyemangati kami dari SMP Labschool Jakarta dan tim tari dari UI yang mewakili Indonesia,” kata Sarmilih Madjid saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2019).

Sarmilih menyebut program ini sempat ditawarkan ke Tim Tari SMP Labschool Jakarta, namun tidak semuanya bisa ikut karena terbentur masalah biaya dan sebagainya. SMP Labschool Jakarta kemudian menawarkan ke siswa kelas VII dan kelas VIII.

“Akhirnya kami tawarkan ke siswa kelas 7 dan kelas 8, lalu terpilihlah 16 siswa terbaik kami tersebut. Anak-anak kami dilatih sekitar 22 kali latihan dengan durasi latihan sekitar 1,5 sampai 2 jam,” ucapnya.

Foto: Foto dikirimkan Wakepsek SMP Labschool Jakarta Sarmilih Madjid (Dok. Istimewa)

Menurut Sarmilih, sinergi siswa, sekolah dan orang tua yang menyatu menjadi penyemangat dalam berlatih. Mereka berlatih tak kenal waktu.

“Walaupun bulan puasa atau saat siswa lain libur Idul Fitri dan libur semester 2,” kata Sarmilih.

Baca juga: Ini 10 SMP Paling Jujur Saat UN 2015

Tak hanya mengikuti lomba, SMP Labschool Jakarta turut membawa misi ke Paris. “Kami mempromosikan tarian ondel-ondel yang awalnya tarian sakral kemudian berubah menjadi tarian hiburan, lalu berubah lagi menjadi paling rendah untuk ngamen mengais uang recehan menjadi tarian yang dihargai dunia. Itu salah satu misi kami juga,” tutur dia.

Pada akhirnya tim SMP Labschool Jakarta menjadi juara 1 di tingkat junior high school. Mereka menyabet tiga kategori juara. “Juara 1 tingkat junior high school, juara 1 pemusik terbaik dan juara 1 koreografi terbaik. Semuanya tingkat junior high,” ucapnya.

Dalam festival ini, ada 51 tim dari 10 negara yang ikut berkompetisi. Namun, Sarmilih tak mengetahui secara pasti berapa tim yang berkompetisi di tingkat junior. Kesepuluh negara yang bertanding adalah Armenia, Kroasia, Slovenia, Romania, Lithuania, Meksiko, Indonesia, Amerika, Ukraina dan Bulgaria.

“Kami juga akan mempromosikan tarian tersebut dengan live music saat festival di Prague pada tanggal 20 sampai dengan 22 Juli, Prague Art Festival. Kami bawa juga alat musik gendang, kromong, rebana dll,” katanya. Berita di sini.

t

Published by Wijaya Kusumah

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs. Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya. Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com Hubungi via SMS : 0815 915 5515/081285134145 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

Join the Conversation

1 Comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.