Hari Keenambelas Belajar di Negara China

Senen, 18 Maret 2019 adalah hari yang ke-16 kami berada di negara china. Suka dan duka telah saya alami bersama kawan-kawan guru berprestasi di sini. Sukanya dapat ilmu baru. Dukanya jauh dari keluarga. Ingin cepat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Pagi ini sarapan pagi seperti biasa di penginapan kampus CUMT. Kita berangkat ke luar kampus pukul 08.00 pagi.  Ada 2 bus kampus yang siap mengantarkan kami kunjungan ke museum Dinasty Han.

Sebelum ke museum, kami berjalan-jalan dulu di taman yang banyak bunganya di sekitar museum. Nama museumnya IMPERIAL EDICT MUSEUM. Sambil menunggu museum dibuka, kami foto-foto dulu di sekitar museum. Setelah pintu museum dibuka, barulah kami masuk ke dalam.

Di dalam museum, ada pemandu cantik yang menjelaskan apa saja yang ada di museum ini. Kami dijelaskan dengan detail isi museum dalam Bahasa mandarin dan Inggris.

Di bagian depan, ada tempat untuk foto-foto dengan pakaian kerajaan. Teman-teman ada yang ikut memakai baju kerajaan tersebut dengan membayar sewa 15 yuan. Wah gagah dan cantik sekali mereka ketika memakai pakaian kerajaan. Kami sempatkan memotret mereka, dan ada juga yang langsung minta dicetak fotonya dengan menambah biaya cetak.

Museum ini memang unik dan bernilai sejarah yang sangat tinggi. Terus terang saya sangat memuji keahlian arsitekturnya. Luar biasa cerdasnya. Mereka mampu membangun istana di bawah bukit batu, dan mereka buat secara bertahap puluhan tahun lamanya.

Ada banyak barang bersejarah disimpan di tempat ini. Mulai dari pakaian kerajaan, foto-foto sampai berbagai gambar lukisan yang memiliki nilai budaya yang tinggi di masa lalu. Budaya china kuno memang luar biasa dan kami belajar banyak hari ini. Apalagi setelah melihat maket istananya yang berada di bawah bukit.

Saya berkeliling istana yang berada di dalam perut bumi. Lorongnya Panjang dan tidak terlalu tinggi. Saya perkirakan tingginya tidak lebih dari 170 cm dan lebarnya hanya satu meter.

Di dalam istana, juga ada mata air dan toilet. Saya potret ke sana kemari isi yang ada di dalamnya. Nanti saya upload beberapa. Kalau mau lengkap bias dibuka di facebook saya. Saya upload di album kunjungan ke museum.

Setelah puas berada di dalam museum, kami pulang dan kembali ke bus masing-masing. Panitia meminta kami untuk makan siang di penginapan. Lalu mengingatkan kami untuk tidak terlalu lama beristirahat. Sebab setelah istirahat, sholat dan makan siang (ishoma), kami diminta bersiap diri untuk berangkat ke danau panan.

Di tempat wisata ini, kami naik perahu besar dari kayu. Bisa muat 100 orang. Kami berkeliling danau dengan naik kapal tersebut. Senang sekali bisa rekreasi ke tempat ini. Pulang dari naik kapal air, kami beli oleh-oleh souvenir tradisional china.

 

Saya membeli hiasan dinding, boneka kayu, mainan anak, dan aroma terapi. Di tempat itu kami bertemu nenek pemilik usaha aroma terapi yang bahan-bahannya dari rempah-rempah china.

Pulang dari tempat rekreasi, kami kembali ke penginapan. Sampai penginapan, ternyata makan malam belum siap. Kami kembali ke kamar dan meletakkan barang belanjaan kami dulu. Setelah itu barulah kami kembali ke tempat makan malam. Alhamdulillah, makanan sudah tersedia dan kami makan bersama dengan lahap saking laparnya.

Pembelajaran yang kami dapat hari ini adalah china memiliki budaya masa lalu yang luar biasa. Arsitekturnya tertata dengan baik dengan bahan yang kuat sampai ratusan tahun, bahkan ada yang sampai ribuan tahun. Mereka tak melupakan masa lalu dan belajar banyak dari sejarah masa lalu mereka untuk menatap masa depan yang lebih baik melalui teknologi modern.

Taman-taman bunga diatur dan dipelihara dengan baik. Demikianlah cerita kami hari ini. Semoga bermanfaat.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com

32 Responses to “Hari Keenambelas Belajar di Negara China”

  1. wahhhhh. museumnya keren banget yaa. bahkan ada taman bunga yang indah di sekitarnya

  2. Shabha says:

    keren ya museumnya, jadi pengen melihat disana juga

  3. aziiz says:

    museumnya bagus ya pak terawat sekali kayanya pak, tiket masuknya berapa

  4. cina juga dikenal sebagai negara yang penuh dengan sejarah. yang paling saya suka itu alat bekas perang seperti pedang dan baju zirah

  5. aziiz says:

    cina juga dikenal sebagai negara yang keras dalam menata masyarakatnya untuk disiplin

  6. aziiz says:

    cina merupakan negara yang keras dalam menata rakyatnya dalam hal disiplin dan pendidikan lainya

  7. Jadi pengen ke IMPERIAL EDICT MUSEUM nih Omjay

  8. Irsyad says:

    hmm keren banget museumnyaaa jadi pengen kesana

  9. wuih keren bgt tuh pak museumnya bagus

  10. aromaterapi sama rempah2nya ada apa aja om???????

  11. Fadli Abizar says:

    jadi mau ke china pak mau ngeliat museumnya

  12. aziiz says:

    museummnyya pasti sangat terawat di china ya pak, keren ashiiiaaaapp

  13. amirah qn says:

    museumnya bagus ya pak coba aja ada di indo

  14. chelsea says:

    wah keren bgt museum nya ya pak

  15. Hafa says:

    Museumnya bagus kayaknya, seharusnya di foto dan di publikasikan biar kita juga bisa melihat

  16. Fattan says:

    Pak, perjalanannya menarik

  17. tsamil says:

    keren pak museumnya bagus banget

  18. lia says:

    museumnya terlihat amazing

  19. Astari Putri says:

    Museumnya kelihatan interesting sekali ya pak, sepertinya perjalanan omjay seru sekali

  20. Seru tuh di museum pasti. Apalagi kalau ngajak tsamil

  21. Alodya says:

    museumnya unik bangett. penegn kesanaaa

  22. rizka says:

    jadi penasaran deh museumnya keknya terlalu bagus

  23. dafrina kalyla says:

    kok gak ngajak ngajak om, saya kan juga pengen

  24. sahl samudro says:

    saya mau ke museumnya om

  25. dyanettanr says:

    Wah, cina keren banget

  26. fazra abyaz says:

    keren banget pak

  27. Zia Joviani Adianto says:

    keren abis pak

  28. Kesya Fernandi says:

    SANGAT MENGINSPIRASII

  29. Farah DH says:

    Sampai saat ini cerita sangat menginspirasii dan bermanfaat om jay

  30. Mau dong mengunjungi musium di China

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi