Hari Kedua Belajar di Negara China

Hari kedua belajar di negeri china.

Foto bareng

Alhamdulillah sudah memasuki hari kedua di negara china. Negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Dari bangun tidur sampai saat ini terus bergerak. Sebab bila tubuh tidak digerakkan akan kedinginan. Suhu udara antara 7 sampai 10 derajat.

Kalau di Bekasi biasanya 25 derajat. Jadi beda banget. Kalau di Indonesia panas, kalau di sini malah dingin. Maklum sudah dekat dengan kutub utara.

Pukul 07.00 kami sudah berada di ruang makan. Sarapan pagi sudah tersedia lengkap. Kita tinggal pilih saja menu makanan yang disuka.

Beda dengan makan malam. Kami diminta untuk menghabiskan makanan yang sudah diisi lauk pauk dan nasi yang padat. Buat mereka yang terbiasa makan sedikit pasti tidak akan habis.

Selesai makan kami dipresensi kehadirannya oleh ketua kelas. Kami dibagi dalam group-group kecil untuk mengelilingi kampus.

Foto bareng

Di China University of Mining and Technology yang disingkat cumt ini kami dikenalkan lingkungan kampus. Seperti siswa baru yang mengikuti acara masa pengenalan lingkungan sekolah.

Luas juga kampusnya. Ada 260 hektar. Buat omjay yang tidak terbiasa jalan kaki lumayan juga. Namun karena jalan Bersama, kuat juga. Tak terasa kami berkeliling kampus cukup jauh jaraknya.

Setelah capek keliling kampus yang suhu udaranya dingin, kami diminta duduk di loby penginapan sambil menunggu waktu makan siang.

Tadinya mau ikut shopping. Tapi ditunda dulu karena kita baru hari kedua di kampus. Nanti duitnya cepat habis. Padahal masih 20 hari lagi kami belajar di kampus ini.

Saat makan siang lauknya banyak banget dan nasinya juga. Kita diminta ambil sendiri sesuai porsi masing masing.

Setelah makan siang kami sholat di kamar masing masing.

Tim tour leader meminta kami sudah berada di bus pukul 14 wib. Kami akan mengikuti acara pembukaan program belajar di china.

Tempatnya di kampus jiangsu tak jauh dari tempat kami menginap. Ternyata banyak juga guru, kepala sekolah, dan pengawas yang berangkat ke China. Saya hitung ada sekitar 300 orang lebih guru dan pengawas yang belajar di sini. Pak direktur pembinaan dikdas kemdikbud memberikan sambutan.

Bapak Dr. Praptono mengingatkan kepada kami untuk disiplin dan komitmen dengan acara yang sudah disusun oleh pihak kampus.

Seru banget acara seremoninya. Ada yang pakai baju daerah masing masing. Sedangkan kami diminta pakai seragam batik abu-abu yang diberikan panitia di hotel MARC Passer Baroe.

Pulang dari acara pembukaan kami kembali ke kampus. Sebelumnya kami foto bersama dulu dengan pak direktur dan pimpinan universitas Jiangsu.

Usai acara kami dikasih waktu bebas. Kawan kawan mempergunakannya utk beli sim card china. Harganya 50 yuan. Kalau dirupiahkan sekitar 100 ribuan.

Saya sendiri pakai roaming data indosat. Per hari 200.000. Kalau setiap hari pakai indosat bisa habis uang saku untuk pulsa internet.

Memang harus pandai mengelola uang di luar negeri. Saya putuskan ganti kartu dan pakai we chat. Media wa di china sulit diakses dan tidak ada goggle di sini. Mereka punya google sendiri yang diberi nama baidu. Kalu mau akses wa dan facebook harus install VPN Master terlebih dahulu.

Antrinya cukup lama juga. Ada 50 orang lebih yang ganti kartu. Saya kebagian dekat waktu maghrib. Alhamdulillah kebagian juga kartunya dengan menggunakan paspor. Lalu kita difoto sama petugasnya.

Habis ganti kartu sebagian kawan kawan belanja buah buahan. Saya sendiri sengaja tdk belanja. Sebab saya tidak banyak bawa uang yuan. Saya belanja yang penting-penting saja.

Habis dari tempat ganti kartu kami diminta untuk makan malam. Menunya hampir sama dengan siang hari. Hanya bedanya daging sapi diganti daging ayam.

Perut sudah kenyang. Saatnya kembali ke kamar. Saya sudah tidak tahan ingin buang air besar. Dalam toilet terdengar bau kentut.

Tuuuuuuuuuuuuuuut ….panjang sekali. Rupanya omjay masuk angin. Untunglah pak Hartono teman sekamar memberi omjay antangain jrg. Langsung bablas angine.

Pengennya langsung mandi tapi dingin sekali. Walaupun ada air hangat di keran tetap aja terasa dingin. Jadi omjay hanya cuci muka dan kaki saja. Lalu ambil wudhu untuk sholat maghrib dan isya.

Demikianlah cerita hari kedua di china. Masih harus bikin laporan harian. Bahasanya harus formal dan sesuai dengan format yang diberikan panitia. Sampai jumpa lagi ya! Omjay doakan yang baca tulisan omjay bisa ikut berangkat ke luar negeri. Aamiin.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi