BELAJAR MENULIS BERSAMA OMJAY

Resume Pertemuan Pertama

Minggu, 1 Oktober 2017

Senyuman Termanis Omjay

Senyuman Termanis Omjay

BELAJAR MENULIS BERSAMA OMJAY

Oleh Alfa Kristanti

Informasi awal tentang Pelatihan Menulis Buku, saya peroleh dari  grup telegram MSC (Meretas Sejuta Cahaya) yang ditulis oleh Bapak Wijaya Kusumah (biasa dipanggil OmJay) pada tanggal 23 September 2017. Beliau menawarkan Pelatihan Menulis Buku GRATIS secara daring melalui WA Group bagi siapa saja yang berminat. Siapa yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui SMS atau WA ke nomor 08159155515.

Sudah sejak lama saya punya keinginan untuk menulis, namun saya bingung mau mulai dari mana dan bagaimana cara menulisnya. Sehingga begitu membaca informasi tentang Pelatihan Menulis Buku ini, tanggal 25 September 2017 saya langsung mendaftar dengan mengirim WA ke OmJay di nomor 08159155515 dan dijawab “oke” oleh OmJay hari itu juga. Pada tanggal 26 Sepetember 2017 saya sudah masuk grup WA Belajar Menulis Gelombang 5 dengan pembimbing OmJay. Senang rasanya mendapat kesempatan gabung di grup tersebut, karena saya punya kesempatan emas untuk belajar menulis buku dari pakarnya/ahlinya.

Pertemuan pertama Pelatihan Menulis Buku dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2017 bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila mulai pukul 19.00 WIB melalui WA. Pertemuan pertama ini dimulai dengan pemaparan materi oleh OmJay dan peserta menyimak. Beliau menuliskan materi sebagai berikut :

  1. Menulis adalah pekerjaan seorang guru professional. Salah satu tugas guru adalah menuliskan perencanaan pembelajaran.
  2. Tidak banyak guru yang mampu menulis dan menerbitkan buku. Hal ini dikarenakan guru kurang banyak membaca buku. Wawasan guru masih kurang karena enggan membaca. Ditambah lagi guru jarang sekali membeli buku baru. Padahal buku baru sangat penting dibaca guru untuk menambah ilmunya.
  3. Mereka yang mampu menulis adalah para guru yang rajin membaca. Bagi mereka membaca dan menulis adalah sebuah kebutuhan. Namun sayangnya, masih banyak guru yang menganggap menulis adalah beban dan bukan kebutuhan. Untuk hal ini guru harus berani melawan dirinya sendiri dari kemalasan.
  4. Mereka yang telah mampu menulis dan menerbitkan buku adalah mereka yang melatih dirinya dengan penuh kesabaran. Sebab menulis bukanlah pekerjaan instan. Ada proses yang harus dilalui dari mulai belajar menulis sampai kemudian menerbitkan bukunya.
  5. Dengan menerbitkan buku maka semakin banyak guru yang menjadi lebih menguasai materinya dengan baik. Selain itu ilmunya dapat tersebar luas kepada orang banyak. Guru tidak hanya mengajar muridnya di kelas, tapi juga mereka yang belajar melalui membaca buku.
  6. Buku yang bagus tidak diselesaikan dengan cara cepat. Guru menuliskannya sedikit demi sedikit. Bila dilakukan setiap hari, maka lama-lama menjadi bukit. Hal itulah yang OmJay lakukan sampai saat ini hingga terbit 10 buku ber-ISBN dan dijual di toko buku.

Setelah selesai pemaparan materi dari OmJay tersebut, peserta diberi kesempatan untuk menanyakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi dan dialami peserta dalam menulis buku.

Peserta menanggapi secara antusias dengan menanyakan banyak hal tentang menulis buku mulai dari apa yang harus disiapkan terlebih dulu saat akan menulis buku, bagaimana cara menulis buku, bagaimana awal menulis buku, bagaimana memulai menulis buku, bagaimana memfokuskan isi buku agar topiknya tidak melebar, bagaimana alur menerbitkan buku, sampai dengan biaya penerbitan buku. Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian ditanggapi oleh OmJay.

Hal yang dipersiapkan saat akan menulis buku adalah outline atau daftar isi. Bisa juga dituliskan dulu materinya dari yang mudah ke yang susah. Kemudian disusun dengan baik dan menarik.

Menulis buku diawali/dimulai dari hal-hal yang disukai dan fokus pada bidang yang dikuasai. Menulis buku dilakukan dengan cara menulis 3 (tiga) alinea, yaitu alinea pembukaan, alinea isi, dan alinea penutup. Setiap harinya diusahakan menulis minimal 700 kata dan membaca 70.000 kata.

Untuk mendapatkan ide-ide dalam menulis buku dapat dilakukan dengan banyak membaca dan banyak silahturahim.

Menulis buku dapat juga dilakukan dengan cara ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Banyak membaca buku-buku yang sejenis kemudian ditiru dan dimodifikasi. ATM tidak berarti copas semuanya dan jadi plagiat. Menulis merupakan suatu proses sehingga harus selalu berlatih menulis dan banyak membaca tulisan orang lain. Menulis buku dapat dilakukan perorangan atau dengan cara kolaborasi. Guru bisa melakukannya dengan cara berjamaah dengan guru lainnya.

Saat menulis buku terutama buku nonfiksi atau autobiografi, seorang penulis harus punya komitmen dan fokus pada apa yang dituliskannya. Bila kita menulis buku tentang materi atau hal yang sudah banyak ditulis orang lain agar buku kita bagus, kita mesti menuliskan materi atau hal tersebut dengan sudut pandang yang berbeda dan dibuat lebih menarik.

Alur menerbitkan buku dimulai dari naskah buku yang sudah ditulis dikirimkan ke penerbit via email. Penerbit dan alamatnya dapat diperoleh dengan browsing di internet. Bila buku tersebut layak terbit akan diterima dan diterbitkan oleh penerbit. Terkadang judul buku kita kurang pas/sesuai dengan kemauan penerbit, sehingga kita harus menyesuaikan dengan kemauan penerbit agar buku kita dapat diterbitkan.

Setelah semua pertanyaan-pertanyaan dijawab, OmJay mengakhiri pertemuan pertama dengan memberikan tugas untuk menuliskan materi hari pertama (pertemuan pertama) dalam bentuk artikel bebas dengan panjang minimal 700 kata dalam Ms Word. Tugas yang sudah selesai dikirim dengan nama file “tugas 1-nama-gelombang5” ke email wijayalabs@gmail.com dalam waktu maksimal 2 hari dari pertemuan pertama.

Demikianlah resume materi pertemuan pertama dari Pelatihan Menulis Buku yang sekaligus merupakan tugas 1 saya. Terima kasih banyak OmJay atas semua materi, informasi, dan motivasi yang OmJay berikan dan bagikan pada pertemuan pertama ini.

2 Responses to “BELAJAR MENULIS BERSAMA OMJAY”

  1. Vivin says:

    Tulisan Ibu Alfa Bagus, sistematis serta berisi informasi lengkap dari awal pengumuman sampai langkah-Langkah menulis. siip

  2. PURWATI BERLATIH MENULIS BERSAMA OM JAY says:

    Semoga menjadi amal jariah bagi Om Jay

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi