Terpuruknya ICT dan Kompetensi Edukasi Indonesia

belajar tik di smp labschool jakarta

belajar tik di smp labschool jakarta

*Terpuruknya ICT dan Kompetensi Edukasi Indonesia*

Olwh: Lucky

Tahun 2016 ini susunan sepuluh orang terkaya didunia tidak banyak berubah, lima diantaranya masih dikuasai oleh para milyuner IT, yaitu : Bill Gates (Microsoft), Carlos Slim (Telecom), Jeff Bezos (Amazon), Mark Suckerberg (Facebook), dan Larry Ellison (Oracle). Bisa diartikan setengah orang terkaya didunia adalah dari orang yang mendulang uang didunia IT.

Dua puluh tahun terakhir ini dunia berubah oleh IT, mengakhiri era Modernisasi menjadi era Informasi. IT menjadi sumber kekayaan yang baru, sumber minyak yang baru, sumber emas yang baru dan sumber kekuasaan yang baru. Sumber daya kekayaan dan kekuasaan yang baru ini sudah tidak lagi menggunakan Sumber Daya Alam, seperti yang bangsa ini bangga-banggakan dengan kekayaan alamanya. Sumber daya yang satu ini hanya mengandalkan satu hal, otak kita sendiri… Brainware.

Bangsa yang menguasai IT akan mengambil porsi Power didunia, siapa yang mengabaikannya akan terlibas dan tertinggal.

Lalu siapa yang bertanggung jawab untuk mengangkat IT dalam sebuah bangsa?
Fasilitas? Infrastruktur tercanggih? Sistem termutakhir?

Jawabannya seperti telah disebutkan diatas, sumber daya IT hanya mengandalkan satu hal, yaitu Brainware… otak kita. Dan yang bertanggung jawab terhadap otak kita adalah Sistem Pendidikan kita. Dalam hal ini adalah Kementrian Pendidikan kita, bukan Kemenkominfo.

Lalu sejauh mana langkah Kementrian Pendidikan kita merespon akan pergerakan dan kompetisi dunia ini?

Sebelumnya harus dimengerti policy yang dilakukan pemerintah tiap negara berbeda-beda terhadap ICT, yaitu :
1. ICT as Stand Alone Subject
2. ICT as Media and Communication tools
3. ICT as Pedagogy Integration

Ketiga policy ini pada negara-negara dianggap sebagai sebuah level, sejauh mana kemajuan ICT dalam pendidikannya. Yang pertama adalah level Stand Alone, ini adalah langkah paling awal, karena lebih mudah dilakukan. Dilakukan secara bertahap, sampai seluruh sekolah telah mengajarkan ICT dalam standar kompetensi rata-rata nasional telah tercapai. Yang artinya standar fasilitas pendidikan ICT yang disebut LCR (Learner per Computer Ratio) telah tercapai.

Setelah LCR tercapai bisa masuk tahap kedua yaitu sebagai Media and Communication Tools. Disini tingkat keberhasilannya bukan lagi LCR tapi diukur oleh ratio penggunaan CAI (Computer Aid Instruction) dan selanjutnya IAI (Internet Aid Instruction). Setelah mencapai sebuah angka target oleh pemerintah maka bisa dilanjutkan menjadi level Pedagogy Integration.

Dilevel ini terjadi resistensi oleh guru-guru, tingkat keberhasilannya masih diperdebatkan di negara-negara maju antara parameter kuantitas jumlah guru yang mengaplikasikannya atau kualitas pedagogi. Dibeberapa negara maju baru-baru ini telah merelease sebuah riset tentang diragukannya tingkat keberhasilan ICT dalam integrasi pendidikan. Nilai dari siswa pengguna integrasi ICT dan bukan pengguna integrasi ICT menunjukan di banyak negara integrasi ICT justru memiliki nilai yang sedikit lebih kurang (kecuali Iran). Riset itu berargumen bahwa pengguna integrasi ICT datang dari sekolah dengan sistem pendidikan, fasilitas dan intake yang lebih baik dari yang tidak menggunakan ICT, jadi seharusnya kesimpulannya mungkin lebih buruk dari itu, namun riset masih dilakukan dan akan kita bahas efek integrasi ini diartikel yang berbeda.

Mari kita lihat Indonesia ada dilevel mana tingkat ICT dalam pendidikannya.

Dalam tahap awal, Indonesia seharusnya dalam level ICT sebagai sebuah Objek, namun dalam kurikulumnya terbaru hal ini dihapus dengan alasan tak berdasar dan mengkhawatirkan. Pemerintah mengaku telah mengupgrade tingkat pendidikannya ke level terkini, yaitu ICT Integrasi. Pertanyaannya pantaskah pemerintah melakukan hal ini?

Kita lihat dari keberhasilan level satu berbicara mengenai angka LCR. Targetnya tentu sebuah angka ideal 1:1, yaitu setiap siswa memiliki satu computer disekolahnya sebagai nilai rata-rata di bangsa itu. Saya ambil contoh beberapa sebagai patokan; Australia 2:1, Singapore 4:1, Jepang 7:1, Malaysia 12:1, Thailand 11:1, China 14:1, Iran 83:1, India 89:1, Srilanka 98:1, dan berapa Indonesia?
136:1.

Angka itu menunjukan Indonesia terpuruk pada posisi juru kunci, selevel dengan rata-rata nilai dari negara tertinggal. Apakah ini tidak mengusik anda? Angka ini jelas akan membuat anda gelisah bila masih ada sedikit rasa nasionalisme dan cinta bangsa ini.

Tanpa melewati nilai satu banding sepuluh-duapuluh kita tidak pantas masuk dalam tahap selanjutnya, ICT sebagai media dan komunikasi pembelajaran. Bayangan kita ICT sebagai media pembelajaran masih terlalu kerdil dengan membatasi Laptop dan Projector dalam kelas, ini jauh dari itu. Lalu apa alasan pemerintah berani memajukan ICT sebagai level integrasi? Dimana CAI dan IAI dalam kelas-kelas sebagai syarat masuk dalam level integrasi?

Pendidikan kita memberikan target visi sebuah generasi emas sebagai tantangan global. Tapi apakah Generasi Emas berkarakter dan akhlak mulia ini dapat berkompetisi dalam era kekuasaan digital? Saya khawatir, anak-anak kita menjadi anak-anak yang jujur, sopan dan menyenangkan (visi Generasi emas berkarakter) tapi mereka pengangguran, miskin dan tertindas. Hancur oleh ekspansi kekuatan kapitalis digital…

Semoga…mata pelajaran TIK kembali berada dalam struktur kurikulum sekolah kita.

70 Responses to “Terpuruknya ICT dan Kompetensi Edukasi Indonesia”

  1. Putri Bunga Triviera says:

    Menurut saya, kesimpulan yang dapat saya ambil dari teks ini adalah sebagai berikut :
    1. Indonesia sangat terpuruk keadaannya di kaca dunia karena kekurangan dalam ilmu digital.
    2. Negara maju seperti Australia saja sudah memberlakukan ICT dalam kurikulum.
    3. Jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain, Indonesia juga masih sangat di bawah.
    4. Masih banyak orang yang mengambil sisi negatif dari ICT itu sendiri.
    5. Pemerintah Indonesia masih kurang peduli akan kemajuan teknologi.

    Seharusnya pemerintah dapat lebih peduli dengan nasib anak bangsa yang masih buta komputer. Mereka banyak yang tidak mengerti teknologi. Oleh sebab ini, harusnya pelajaran komputer atau ICT harus dihadirkan kembali di kurikulum ini. Jika sebuah bangsa mau maju, rakyatnya yang harus melangkah. Tentu saja tidak sendirian melainkan bersama-sama

  2. Vipassati Varra says:

    Saya sangat tidak setuju dengan terhapusnya pelajaran IT dari kurikulum terbaru. Saya merasa bahwa artikel ini cukup menjelaskan kenapa. Saya merasa sangat kecewa melihat tingkat pendidikan ICT di Indonesia yang sangatlah rendah dan tertinggal dibanding dengan negara-negara lain. Saya juga tersadar bahwa alasan kenapa pelajaran penting ini, sungguh tidak masuk akal. Bagaimana nasibnya Indonesia di masa depan nanti? Generasi selanjutnya saja tidak akan mendapatkan materi tentang teknologi. Pastinya kita serta bangsa kita akan tertinggal zaman. Adanya kita akan tertindas oleh Negara lain dengan teknologi digital mereka. Seperti yang dikatakan di artikel yang terlampir. Saya merasa bahwa pelajaran ICT harus dikembalikan dan kita patut belajar dan mencontoh Negara maju dalam aspek kemajuan teknologi

  3. shafinca Marshanda 8G says:

    Menurut saya tingkat kepahaman ITC di Indonesia memang masih kurang. Tidak seperti di Negara maju yang sebagian besar kegiatannya menggunakan ITC. Padahal kalau dipikir-pikir, ITC bisa menguntungkan anak di masa depan. Buktinya adalah para milioner dunia berasal dari kemampuan ITC nya. Itu tandanya, jika Teknologi kita manfaatkan dengan baik, pasti bisa berguna bagi kita kedepannya. Dan memang, kalau dibandingan Negara lain, kompetensi kita dengan Negara lain masih terbilang sulit dan jauh. Tekonologi banyak megandung manfaat untuk masyarakat, dan untuk kesuksesan di masa depan. Maka dari itu, pelajaran TIK sangat berguna di sekolah, untuk memajukan dan memanfaatkan Teknologi agar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Indonesia ke depan.

  4. ulilrisvano says:

    saya tidak setuju dalam penhapusan tik saya menyukai pelajaran tersebut dan pelajaran ini bisa membantu untuk merubah sikap anak bangsa menjadi tidak gaptek dan memepermudah belajar anak dan guru lebih gampang mengakses pelajaran kurikulum 2013

    1. Ryan Hidayatullah 7C says:

      woy homo gay lu sampah

  5. Anindya Fiza Rinaldi says:

    Menurut saya, kondisi ICT yang buruk di Indonesia sangat berdampak bagi kegiatan belajar murid. Di Jakarta saja, masih banyak sekolah-sekolah yang mengalami keterpurukan ICT, apalagi di pedesaan. ICT memang sangat berguna bagi kemajuan segala aspek di Indonesia. Tanpa ICT, Indonesia tidak akan mengalami kemajuan akibat generasi-generasi mudanya yang tidak melek teknologi. Soal kekurangan fasilitas dan aksebilitas di Indonesia, bukan berarti ppemerintah bias saja menghapus TIK dari kurikulum 2013. Kemajuan ICT itu dapat dimulai di kota-kota besar. Maka dari itu, seluruh Indonesia tidak akan mengalami keterpurukan, tapi akan berkembang dari kota-kota besar baru ke kota-kota kecil. Ada baiknya, pemerintah juga melengkapi sarana dan prasana teknologi di Indonesia. Kekurangannya juga berdampak besar pada ICT di Indonesia

  6. Reizha Alifian R says:

    Saya setuju dengan om jay karena pelajaran ICT akan membantu kita untuk ikut dengan kemajuan dan perkembangan teknologi sekarang ini. Karena jika kalian lihat di sekitar kalian, bahwa semua orang semakin menggunakan dan selalu tau bahwa ada kemajuan teknologi. Jika tidak ada pelajaran ICT, mungkin Indonesia bisa ketinggalan jauh dan lama lama produktivitas Negara kita makin menurun dan mungkin hancur. Karena inilah kita harus mengambalikan pelajaran ICT dan belajar dengan giat agar kita tidak dikatakan orang sebagai Negara paling kuno (tidak modern). Bayangkan Negara lain menggunakan laptop unut meringankan pekerjaan sementara kita masih pakai tulisan tangan unutk menyelesaikan sesuatu. Karena itulah kita harus mejaga pelaran ICT ini agar tidak hilang.

  7. abraham al qurano says:

    mungkin ini sebabnya negara kita tertinggal oleh negara tetangga lainnya,karena ict dihapus dr kurikulum terbaru.mungkin jika pelajaran ict ddikembalikan ke kurikulum kita mungkin negara kita bisa bersaing lagi dengan negara tetangga dan kita tidak akan ketinggalan jaman

  8. Mohammad Irvine says:

    Indonesia memang sangat rendah jika dalam ilmu digital atau komputer,mengapa? menurut saya karna komputer harganya masih relatif mahal, sehingga tidak semua orang bisa punya komputer. kedua, pemerintah menghapus pelajaran tik, bagaimana anak-anak bisa mengerti komputer jika tidak ada sarana untuk belajarnya, menurut saya pemerintah harus mengembalikan pelajaran tik karena ilmu digital atau komputer sudah sangat penting sekarang ini, kita hidup di era digital, dimana semuanya diatur oleh komputer.sangat penting untuk kita bisa memakai komputer, bayangin aja kalo gaada yang namanya komputer atau laptop, kita disuruh ngerjain tugas, gimana kita nulisnya kalo halamannya lebih dari 10, pegel dah tangan, pokoknya komputer itu penting

  9. M. Chilal Sasmi says:

    menurut saya, pelajaran yang saya bisa ambil dari blog omjay ini memang indonesia masih kbawah sekali keadaanya di mata dunia karena indonesia kurang dalam menguasai ilmu digital. benua maju saja seperti australia sudah memberlakukan kepada semua sekolah untuk menggunakan ICT dalam kurikulumnya. jika kita dibandingkan dengan negara-negara lain di asia mungkin indonesia juga masih terbawah tapi tidak terbawah sekali. indonesia menurut saya masih kurang menggunakan ICT karena masih ada dampak negatifnya. memang si dampak negatif tidak bagus tapi kan kita bisa untuk melarang untuk anak-anak yang menggunakan ICT untuk kenegatifan. menurut saya juga, pemerintah masih kurang peduli pada anak bangsa yang masih ketinggalan jaman kemajuannya teknologi. seharusnya pemerintah lebih peduli kepada anak bangsa daripada kepentingannya sendiri.

  10. savira 8g says:

    Saya setuju sama omjay karena dengan artikel ini saya bisa mengerti lebih lanjut mengapa TIK masih dibutuhkan sekolah untuk kemajuan Negara. Kompetisi kita dengan Negara lain masih bisa dibilang sulit. Oleh sebab ini, harusnya pelajaran komputer atau ICT dihadirkan kembali di kurikulum ini. Agar bisa lebih bermanfaat dan tidak sulit untuk mengalahkan kompetisi Negara lain. “Saya khawatir, anak-anak kita menjadi anak-anak yang jujur, sopan dan menyenangkan (visi Generasi emas berkarakter) tapi mereka pengangguran, miskin dan tertindas. Hancur oleh ekspansi kekuatan kapitalis digital..” saya setuju dengan omjay karena itulah kita harus menjaga pelajaran TIK karena pelajaran ini sangatlah berguna bagi masyarakat. contohnya siapa yang menjadi orang-orang terkaya? Setengahnya adalah dari orang yang mendulang uang didunia IT.

  11. Saya setuju dengan Omjay.Bill Gates, menjadi kaya dan sukses karena keahliannya dalam menguasai IT, yaitu membuat program Microsoft. Itu artinya, IT sangat penting. Namun, ICT dan Kompetensi Edukasi Indonesia masih berada di posisi terpuruk. Indonesia terpuruk pada posisi juru kunci, selevel dengan rata-rata nilai dari negara tertinggal. Saya sangat prihatin dengan hal ini. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan cara mengembalikan TIK ke kurikulum sekolah. Seperti yang ditulis Omjay pada artikelnya ini, TIK hanya mengandalkan Brainware. Semoga dengan mengembalikannya pelajaran TIK ke kurikulum sekolah dapat membuat masa depan anak-anak bangsa Indonesia menjadi orang yang sukses.

  12. saskhia heranda says:

    Saya sangat menyutujui semua pendapat omjay, menurut saya memang rata rata orang terkaya di dunia di penuhi dengan orang orang IT (information dan technology). Di beberapa tahun terakhir IT ( information and technology) menjadi sumber kekayaan yang baru, makanya banyak orang yang berbondong bondong langsung mempelajari IT. Mungkin orang orang IT di Indonesia harus belajar lagi untuk menjadi milyuner seperti orang orang IT di luar negri. Level ICT di Indonesia relatif rendah. Seharusnya sekolah sekolah di Indonesia ini harus menyediakan komputer lebih banyak lagi untuk siswa siswinya belajar. Dan bagi ada sekolah yang belum ada pelajaran computer, seharusnya diadakan, agar Indonesia dapat memiliki orang orang IT yang dapat menyaningi IT luar negri.

  13. Menurut saya, IT di Indonesia emang benar-benar kurang diperhatikan di Indonesia. Departemen Negara saja sudah melupakannya, bagaimana penduduknya? ICT emang bisa menjadi alat yang buruk, atau dipakai dalam kejahatan, tetapi kalaudiperhatikan dapat sangat berguna. Kita butuh penguasaaan dalam bidang teknologi kalau kita mau maju. Tanpa ada ICT, kita harus belajar ilmu secara konvensional, atau harus selalu melalui guru. Kalau murid-murid di Indonesia tahu cara memakai laptop atau computer, mungkin tingkat kecerdasan bangsa ini akan jauh meningkat. Di zaman sekarang, apa-apa harus serba cepat untuk melakukan sesuatu. Tanpa ada ICT, mungkin sekarang belum ada yang namanya mobil listrik atau roket antariksa. Untuk membuat proyek besar kita harus memiliki komunikasi yang cepat agar pembuatannya bias lebih cepat. Itu saja komentar saya, terima kasih.

  14. Nabila Azaria (Moza) says:

    Saya setuju sekali dengan Omjay. Orang terkaya dikuasai oleh orang yang menguasai IT. Jadi, bisa disimpulkan bahwa IT sangat penting untuk dipelajari. Sedangkan, ICT dan Kompetensi Edukasi Indonesia terpuruk. Apa buktinya? , bisa dilihat ada di level mana Indonesia ICT dan pendidikannya. Level Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia terpuruk pada jurus kunci, SELEVEL DENGAN NEGARA-NEGARA TERTINGGAL. Kesimpulannya adalah bahwa pemerintah Indonesia masih kurang peduli akan kemajuan teknologi. Jadi, bagaimana solusinya? Mencontoh negara maju, seperti Australia, yaitu memberlakukan ICT di kurikulum. Mengapa? Seperti yang dikatakan Omjay, sumber daya TIK hanya mengandalkan satu hal yaitu, Brainware. Pemerintah Indonesia seharusnya lebih membuka mata bahwa masih banyak anak bangsa di luar sana yang tidak tahu apa-apa tentang komputer. Jadi, kesimpulannya adalah dengan belajar tentang IT, saya yakin anak bangsa Indonesia suatu hari nanti juga dapat bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Sekian atas pendapat saya. Terima kasih.

  15. diva fitriani/8g/11 says:

    Menurut saya pelajaran TIK itu sangat penting untuk para pelajar karena semakin berkembangnya zaman, maka teknologi di Indonesiapun pasti akan tambah maju. Jika tidak mempelajari TIK dari usia muda, maka kita akan mengalami masa-masa kesulitan kedepannya nanti. Menurut saya TIK sangat penting karena TIK itu akan selalu dipakai di kehidupan sehari-hari seperti untuk mengerjakan tugas, mencari informasi, bekerja, dan komunikasi.

  16. shafiyah auryn kirana/8G says:

    Menurut saya saya tidak setuju dengan terhapusnya pelajaran IT di kurikuum sekarang karena IT juga penting, melihat keadaan IT yang terpuruk dan sangat tertinggal dari edukasi Indonesia membuat saya prihatin karena itu juga bisa berdampak negative bagi bangsa Indonesia terutama generasi Z yaitu penerus bangsa nantinya. Orang terkaya di duniapun rata-rata mendulang uang di dunia IT. Pemerintah seharusnya bertindak dalam hal ini untuk mengajak dan memberitahu masyarakat Indonesia bahwa ITC juga sangat penting karena dunia akan semakin modern, teknologi pun semakin hari semakin canggih bagaimana kalau generasi Z tidak bisa menggunakan teknologi? Mereka akan terkepung oleh teknologi di masa yang akan datang oleh karena itu mereka harus tau cara menghadapi teknologi itu tersebut.

  17. Raihan Edsel 8G says:

    Menurut saya penghapusan pelajaran IT di Indonesia sangat disayangkan dan juga kurangnya fasilitas di Indonesia terhadap dunia IT dapat menyebabkan tertinggalnya perekonomian Indonesia pada masa yang akan datang. Di masa depan kita tidak dapat bekerja/bersaing jika pengetahuan kita terhadap IT masih rendah. Makanya seharusnya Indonesia mengembalikan pelajaran IT dan memfalitasi setiap anak Indonesia untuk mempelajari IT. Kita harus bangkit dari terpurukan dalam bidang IT dan mempersiapkan sebaik-baiknya pengetahuan tentang IT kita untuk menghadapi masa yang akan datang dan bersaing sebaik-baiknya dalam pengembangan IT agar ekonomi kita tidak tertinggal lebih jauh lagi dan kita harus mengetahui bagaimana cara berbisnis dengan menggunakan media sosial.

  18. Saya setuju, ICT tidak sepantasnya di hapus oleh pemerintah. Karena, ICT sendiri akan sangat berperan penting dalam perekonomian negara. ICT sangat berguna di berbagai bidang, misalkan saja seperti kesehatan dan pendidikan. Pada bidang kesehatan di Indonesia sudah sangat terlihat bahwa sekarang ini sudah banyak sekali rumah sakit ataupun dokter-dokter sudah menggunakan perangkat ICT dalam menunjang pekerjaannya. Penggunaan ICT pada bidang kesehatan sangat bagus dan dapat mempermudah masyarakat untuk mencari sebuah informasi. Kedua adalah ICT dalam bidang pendidikan, pada konteks di Indonesia ICT sudah digunakan dalam bidang pendidikan yang sangat berguna bagi para pelajar. Pada zaman dahulu pendidikan di Indonesia masih belum mengenal penerapan ICT dalam mengajar dan masih menggunakan cara tradisional. Tetapi dengan adanya ICT dalam bidang pendidikan sekarang ini, misalkan saja seperti munculnya berbagai siaran radio dan televisi khususnya dalam hal pendidikan dan ini berupaya dilakukan untuk mempermudah penyebaran informasi dan komunikasi bagi pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia. ICT akan sangat berguna untuk menunjang, baik itu dalam pekerjaan ataupun lainnya, karena kita sendiri tidak akan tahu apa yang akan terjadi di negara kita ini kedepannya. Semoga saja yang terbaik.

  19. Anisa Padma 8G says:

    TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) memang sangat penting dalam kehidupan, maka dari itu pelajaran TIK juga penting untuk dipelajari. Perkembangan di dunia, seperti di Negara Negara maju seperti Amerika, Singapore, dll Antara lain juga karena mereka mengerti dan memahami TIK dengan baik. Mereka juga menerapkan teknologi tersebut untuk kepentingan negaranya. Sumber daya IT hanya otak (brainware) dan pendidikan kita. Tapi sayang, di Indonesia sangat jarang orang yang memahami dan mempelajari TIK dengan baik. Level tingkat ITC Indonesia pun sangat rendah, bahkan dibandingkan dengan India dan Srilanka. Tanpa mempelajari digital, kita akan ketinggalan berita berita baru, dan Negara kita juga akan tertindas oleh kekuatan Negara yang canggih, yang memahami IT dengan baik.

  20. M.Bagus 8G says:

    Yah, memang kita sudah sepatutnya protes untuk penghapusan TIK dari kurikulum. Tapi akan lebih baik kalau selain memprotes tindakan pemerintah, para guru- guru TIk juga mngajarkan siswanya tentang pelajaran TIK sndiri. Akhir- akhir ini saya melihat Om Jay lebih sering mengajak murid- muridnya untuk memprotes tindakan pemerintah yang menghapus TIK dari kurikulum. Padahal kenyataannya masih ada saja siswa- siswa yang masih belum bisa menggunakan program- program computer dengan baik dan benar( Tidak bermaksud mengkritik, tapi kenyataannya teman di sebelah saya tidak bisa menggunakan komputer dengan baik). Bukankah akan lebih baik jika kita membuat perubahan daripada memprotes suatu keadaan tiap harinya? Sekian.

  21. Laraszahra says:

    saya setuju dengan artikel ini karena pelajaran IT adalah pelajaran yang penting, namun masih banyak orang yang menganggap remeh, seperti pemerintah contohnya. pemerintah masih merasa bahwa pelajaran IT tidak penting, padahal jika ingin negara maju kita harus mempelajari lebih banyak tentang IT. tak hanya untuk negara maju, tapi juga untuk nasib generasi selanjutnya. jika dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih ketinggalan jauh, bahkan kepada negara yang orang pikir negara kecil seperti iran dan srilanka, indonesia masih dibawah mereka. maka dari itu, indonesia harus menerapkan pelajaran IT pada kurikulum terbaru ini agar otak otak anak indonesia lebih terbuka.

  22. Adinda Putri Nurhaliza says:

    Saya sangat setuju dengan pendapat Omjay tentang ICT, di Indonesia level ICT relative rendah. Seharusnya pemerintah memasukan pelajaran ICT dalam kurikulm 2013. Negara maju lainnya saja sudah memasukan pelajaran ICT dalam kurikulumnya. jika Indonesia dibandingkan oleh Negara-negara di asia tenggara Indonesia masih tertinggal jauh di belakang. Pemerintah Indonesia masih kurang peduli tentang kemajuan teknologi, padahal kebanyakan orang terkaya di dunia adalah orang IT. Sebaiknya pemerintah lebih peduli kepada perkembangan teknologi, karena masih banyak anak di Indonesia yang meenyalah gunakan teknologi informasi.

  23. theo sulistyo says:

    Yah memang kita harus protes untuk penghapusan TIK dari kurikulum tapi lebih baik kalau kita memprotes supaya tidak terjadi atau terulang seperti ini lagi semua pengguna TIK sangat di sayang kan karena TIK akan dihapus dan tidak ada lagi , Negara kita mungkin bisa lebih tertinggal jauh karena inilah kita harus mengembalikan pelajaran ICT supaya Negara Indonesia kita ini tidak lagi tertinggal jauh dari Negara Negara lain di dunia semakin lama semakin tertinggal kalau kita tertiggal untuk sebuah pelajaran ITC itu bisa menjadi sesuatu yang mungkin menjadi masalah yang sangat sangat serius bagi Negara kita atau Negara Indonesia kita ini .

  24. Talulla F. says:

    Menurut saya kesimpulan dari artikel ini adalah Indonesia menjadi Negara tertinggal karena tidak mengajarkan TIK pada murid muridnya. Saya bisa mengatakan bahwa saya setuju dan juga tidak setuju dengan artikel ini. Di artikel ini, Indonesia terlihat seperti Negara yang tertinggal karena kebanyakan orang kurang pendidikan TIK. Murid murid di Indonesia perlu diajarkan mengenai TIK agar generasi ini bisa membuat negara Indonesia menjadi lebih maju dari sebelumnya. Mereka seminimalnya mengerti cara menggunakan computer dengan baik dan juga bisa membrowsing di internet dengan cara yang benar. Yang saya tidak setuju dari artikel ini adalah adanya TIK sebagai mata pelajaran. Memang TIK itu penting di masa yang dipenuhi dengan laptop dan smartphone, tetapi TIK tidak perlu menjadi mata pelajaran. Solusi saya dari ketidakadaanya TIK adalah TIK tidak sebagai mata pelajaran tetapi menajdi pelajaran tambahan yang tidak perlu dinilai. Kita kan hanya ingin belajar bukan dinilai.

  25. Nevanda FP 8G says:

    Saya sangat setuju dengan om jay karena TIK seharusnya tidak dihapuskan dari kurikulum sekarang. Padahal TIK bisa membantu mengembangkan negara ini. Jika TIK benar benar dihapuskan apa jadinya generasi generasi yang akan datang. Artikel ini membuktikan bahwa TIK sangat berpengaruh di dunia. Banyak negara yang sudah memakai laptop atau komputer untuk meringankan pekerjaan dan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat. Seharusnya kita juga meniru negara negara maju. Banyak yang bilang bahwa internet merusak, tetapi jika diajarkan dengan baik internet bisa menjadi tidak merusak. Jadi menurut saya seharusnya Indonesia memperbaiki ICT di Indonesia.

  26. MUHAMMAD RIZKY says:

    mantap!

  27. Hafiz Radifan Prazos 8E says:

    Saya setuju, karena ICT sangat penting untuk kehidupan sehari – hari. ICT sangat berguna untuk bermacam – maacam hal seperti kesehatan dan pendidikan. Dalam kesehatan sudah dapat di lihat dari banyaknya dokter yang sudah mengunakan ICT dan juga ICT di dalam masyarakat sangat berguna untuk mencari informasi untuk kesehatan mereka. Dalam pendidikan ICT dapat digunakan untuk mempermudahkan guru – guru untuk menjelaskan mata pelajaran, dan juga di televisi dan radio sekrang sudah banyak yang menjelaskan tentang pelajaran di siaran atau FM. Pada zaman duhulu Indonesia mengunakan cara tradisional, tetapi sekarang karena sudah ada ICT semua orang sudah tidak kesusahan lagi dalam mencari informasi.

  28. Rafly Witjaksana 7E says:

    Saya sangat setuju dengan omjay karena pelajaran tik sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari kida bisa mengetahui hal-hal yang terjadi di dunia luar apa jadinya kita jika kita tidak mengunakan teknologi informasi dengan benar banyak hal positif yang bisa kita dapat dari tik tetpapi juga ada banyak hal buruk . artikel ini menunjukkan bahwa tik sangat berpengaruh terhadap dunia banyak orang-orang luar negeri menggunakan laptop untuk mecatat hal-hal sehingga menjadi lebih cepat dalam mencatat sedangkan di Indonesia masih banyak orang yang tidak bisa menggunakan komputer oleh karena itu sebaiknya tik atau teknologi informasi dan komunikasi sebaiknya dikembalikan ke kurikulum yang baru

  29. Rafly Witjaksana 8E says:

    Saya sangat setuju dengan omjay karena pelajaran tik sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari kida bisa mengetahui hal-hal yang terjadi di dunia luar apa jadinya kita jika kita tidak mengunakan teknologi informasi dengan benar banyak hal positif yang bisa kita dapat dari tik tetpapi juga ada banyak hal buruk . artikel ini menunjukkan bahwa tik sangat berpengaruh terhadap dunia banyak orang-orang luar negeri menggunakan laptop untuk mecatat hal-hal sehingga menjadi lebih cepat dalam mencatat sedangkan di Indonesia masih banyak orang yang tidak bisa menggunakan komputer oleh karena itu sebaiknya tik atau teknologi informasi dan komunikasi sebaiknya dikembalikan ke kurikulum yang baru…

  30. alfiansyah8E says:

    Saya merasa bahwa artikel ini cukup menjelaskan kenapa. Saya merasa sangat kecewa melihat tingkat pendidikan ICT di Indonesia yang sangatlah rendah dan tertinggal dibanding dengan negara-negara lain. Saya juga tersadar bahwa alasan kenapa pelajaran penting ini, sungguh tidak masuk akal. Bagaimana nasibnya Indonesia di masa depan nanti? Generasi selanjutnya saja tidak akan mendapatkan materi tentang teknologi. Pastinya kita serta bangsa kita akan tertinggal zaman. Adanya kita akan tertindas oleh Negara lain dengan teknologi digital mereka. Seperti yang dikatakan di artikel yang terlampir. Saya merasa bahwa pelajaran ICT harus dikembalikan dan kita patut belajar dan mencontoh Negara maju dalam aspek kemajuan teknologi

  31. Adel says:

    Saya sangat setuju dengan pendapat om jay. TIK memang merupakan salah satu pelajaran yang bisa dibilang penting, apalagi teknologi sudah semakin maju saat ini. Kita harus mempersiapkan diri agar bisa menghadapi kemajuan teknologi ini. Banyak dari orang indonesia masih buta dengan teknologi. inilah mengapa pelajaran TIK sangat penting. jangan sampai Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat pemahaman teknologi terendah di dunia, jangan sampai indonesia menjadi negara terpuruk karena masyarakatnya tidak mengerti cara menggunakan teknologi. jangan jadikan indonesia negara yang tertinggal dari negara-negara tetangga.

  32. valda 8E says:

    Saya sangat setuju dengan pendapat Omjay tentang ICT, di Indonesia level ICT relative rendah. Seharusnya pemerintah memasukan pelajaran ICT dalam kurikulm 2013. Negara maju lainnya saja sudah memasukan pelajaran ICT dalam kurikulumnya. Departemen Negara saja sudah melupakannya, bagaimana penduduknya? ICT emang bisa menjadi alat yang buruk, atau dipakai dalam kejahatan, tetapi kalaudiperhatikan dapat sangat berguna. Kita butuh penguasaaan dalam bidang teknologi kalau kita mau maju. Tanpa ada ICT, kita harus belajar ilmu secara konvensional, atau harus selalu melalui guru.Artikel ini membuktikan bahwa TIK sangat berpengaruh di dunia. Banyak negara yang sudah memakai laptop atau komputer untuk meringankan pekerjaan dan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat. Seharusnya kita juga meniru negara negara maju. Banyak yang bilang bahwa internet merusak, tetapi jika diajarkan dengan baik internet bisa menjadi tidak merusak. Jadi menurut saya seharusnya Indonesia memperbaiki ICT di Indonesia.Solusi saya dari ketidakadaanya TIK adalah TIK tidak sebagai mata pelajaran tetapi menajdi pelajaran tambahan yang tidak perlu dinilai. Kita kan hanya ingin belajar bukan dinilai.

  33. Muhammad Fahreza Azka Arafat VIII E says:

    Komentar saya dalam persoalan ini adalah , seharusnya indonesia menginvestasikan lebih banyak untuk pendidikan TIK dan juga infrastruktur yang kuat . Bila anda tinggal di Jakarta , anda tidak akan mengerti bagaimana susahnya mendapat tenaga kerja yang mengerti tentang TIK dan Hardware nya sendiri , dan tanpa kedua sumber daya ini , Indonesia tidak akan bias berkompetisi dengan Negara lain di era global ini . 2 hal ini juga sangat menantang untuk pemerintah karena lemahnya ekonomi Indonesia , salah satu cara untuk memperkuat ekonomi Indonesia adalah mendidik anak – anak bangsa yang bisa memproduksi bahan dasar computer sendiri sehingga tidak perlu membeli barang impor yang mahal , Dan karena bahan dasarnya tidak mahal , pemerintah bisa menyebarluaskan tik ke seluruh pelosok Indonesia .

  34. Indira 8E says:

    Menurut saya, kurangnya kepahaman akan ICT sangat tidak menguntungkan bagi anak-anak Indonesia. Beberapa Negara di dunia, sebagai contoh, Australia, telah memberlakukan ICT sebagai pelajaran di kurikulum mereka sementara kementerian pendidikan malah melakukan hal sebaliknya. ICT memang dapat menjadi senjata berbahaya bila diperlakukan dengan buruk, tetapi bila digunakan dengan baik maka tentu saja dapat membantu diri sendiri dan juga masyarakat. Beberapa orang terkaya di dunia memperoleh penghasilan dengan menghasilkan beberapa program yang dapat membantu dunia dalam berbagai cara. Antara lain Bill Gates sebagai pembuat Microsoft, serta Mark Zuckerberg sebagai pembuat facebook. Sangat disayangkan bila orang-orang Indonesia tidak dapat berkompetisi dengan beberapa orang sukses lainnya dalam bidang IT hanya karena pengetahuan mereka dalam ICT kurang.

  35. Nabilah Putri D says:

    seperti yang dilihat dari angka LCR beberapa negara, hasil Indonesia sangat berbeda jauh dari negara-negara maju,karena itu bangsa indonesia menjadi negara tertinggal. Di jaman sekarang sudah banyak pekerjaan yang dilakukan oleh teknologi, jika kami tidak mempelajarinya atau diajari, maka anak-anak bangsa akan menjadi tertinggal. Oleh karena itu saya sangat setuju dengan artikel ini bahwa Tik sangat penting sehingga harus menerapkan pelajaran ini di sekolah-sekolah Indonesia.

  36. Putri Fadhila 8E says:

    Memang seharusnya kita sebagai warga negara Indonesia harus lebih memahami ICT, atau yang lebih kita kenal sebagai TIK. Pemaham TIK di Indonesia masih kurang, menurut saya. Kita bisa mengambil Negara-negara maju sebagai contoh, seperti Amerika, Singapura, dan lain-lain, mereka lebih banyak menerapkan TIK di berbagai macam kegiatan. Banyak orang-orang menghasilkan uang dengan bergerak di bidang TIK, berarti, menurut saya, bila lebih banyak warga Indonesia yang memahami TIK dan menggunakan nya di kehidupan sehari-hari, Indonesia akan menjadi negara yang semakin maju.

  37. shalumz 8e says:

    saya tidak setuju jika pel tik di hapus. Karena menurut saya tik/ICT membuat anak-anak genrasi bangsa menjadi tahu akan kemajuan teknologi serta era globalisasi yang sangat meningkat. Jika dia tidak di bekali oleh ilmu teknologi ini membuat dia susah berkomunikasi dan sulit sekali untku menerima informasi atau hal-hal baru dari luar atau bisa di sebut “GAPTEK’ menurut saya tidak semua ilmu teknologi itu buruk. Masing-masing mempunyai sisi positif dan negatif nya,tergantung dari kita sendiri bagaimana cara memanfaatkannya

  38. Saya sangat setuju dengan arikel ini. Seperti yang bisa kita lihat saat ini, bangsa yang menguasai IT akan mengambil porsi Power didunia, siapa yang mengabaikannya akan terlibas dan tertinggal. Saat ini, Indonesia masih terpuruk pada posisi juru kunci, selevel dengan rata-rata nilai dari negara tertinggal. Miris memang jika membayangkan anak-anak bngsa yang sebenarnya memiliki potensi yang sangat bagus, ternyata gagap teknologi. Apalagi, semua ini karena mereka tidak mendapat pelajaran TIK di sekolah. Seharusnya, pemerintah mempertimbangkan tentang hal ini sebaik-baiknya. Kita tentu tidak mau bangsa ini terus terpuruk dalam bidang TIK, bukan?. Semoga pemerintah bisa mengambil tindakan yang terbaik agar masalah ini bisa terselesaikan.

  39. M. Razzanda Khaelfanno 8E says:

    Menurut saya dihapuskannya pelajaran TIK dalam kurikulum yang sekarang tidak bagus. Dari pelajaran TIK itu kita bisa menguasai IT dengan baik. Buktinya ada 5 orang terkaya karena mereka pintar IT. Merakalah yang membuat Microsoft, Telecom, Amazon, Facebook, dan Oracle. Merekalah orang terkaya karena IT. Jadi menurut saya kenapa kalau pelajaran TIK jangan dihilangkan dikurikulum karena kita butuh peguasaan IT yang baik. Dengan belajar TIK mulai dari menggambar, mengetik, dan membuat Power Point yang baik mungkin kita bisa menjadi seperti mereka yang berhasil karena penguasaan IT yang baik. Saya tidak tahu mengapa pemerintah menghapuskan pelajaran TIK dari kurikulum. Padahal dengan adanya pelajaran TIK anak-anak bangsa ini bisa membawa Negara ini menjadi maju karena pelajaran TIK tersebut.

  40. Nadira Shareen says:

    Pelajaran TIK atau ICT tentu masih dibutuhkan di Indonesia ini. Pelajaran ini sangat penting. Pelajaran TIK atau ICT inipun harus dimasukkan lagi ke dalam kurikulum, karena tentu sangat membantu kehidupan bangsa ini. Bahkan, ada pelajaran TIK atau ICT inipun negara Indonesia masih tertinggal dengan negara lain. Anak-anak jaman sekarang juga sudah canggih mengenai di Indonesia laptop atau komputer masih relatif mahal, jadi bagaimana anak-anak ingin belajar jika tidak ada sarana pembelajarannya? salah satu caranya adalah dengan memasukkan kembali pelajaran ICT ini.

  41. alfiansyah8E says:

    Menurut saya tingkat kepahaman ITC di Indonesia memang masih kurang. Tidak seperti di Negara maju yang sebagian besar kegiatannya menggunakan ITC. Padahal kalau dipikir-pikir, ITC bisa menguntungkan anak di masa depan. kondisi ICT yang buruk di Indonesia sangat berdampak bagi kegiatan belajar murid. Di Jakarta saja, masih banyak sekolah-sekolah yang mengalami keterpurukan ICT, apalagi di pedesaan. ICT memang sangat berguna bagi kemajuan segala aspek di Indonesia. Tanpa ICT, Indonesia tidak akan mengalami kemajuan akibat generasi-generasi mudanya yang tidak melek teknologi. Karena jika kalian lihat di sekitar kalian, bahwa semua orang semakin menggunakan dan selalu tau bahwa ada kemajuan teknologi. Jika tidak ada pelajaran ICT, mungkin Indonesia bisa ketinggalan jauh dan lama lama produktivitas Negara kita makin menurun dan mungkin hancur.

  42. Oktariandi N 8E says:

    Menurut saya, penghapusan pelajaran TIK ini berdampak buruk bagi masyarakat Indonesia khususnya para generasi muda. Karena pengahapusan pelajaran TIK di kurikulum 2013 ini merupakan salah satu penyebab Indonesia masih tertinggal dengan negara lain. Negara-negara lain sudah menerapkan IT pada generasi muda. Pemerintah sangat menganggap remeh pelajaran ini. Padahal, pelajaran TIK ini banyak manfaat nya, antara lain gambar-gambar dapat lebih mudah digunakan dalam proses mengajar dan memperbaiki daya ingat dari para murid, para pengajar dapat dengan mudah menjelaskan instruksi-instruksi yang rumit dan memastikan pemahaman dari para murid, para pengajar dapat membuat kelas interaktif dan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan, yang dapat memperbaiki tingkat kehadiran dan juga konsentrasi dari para siswa.

  43. alif destiano 8E says:

    Memang benar indonesia adalah Negara dengan kekayaan yang besar tetapi kalau tanpa TIK kekayaan alam nya juga tak bisa dipromosikan, jadi inti nya adalah TIK itu memang dibutuhkan oleh generasi generasi bangsa ini, karena saat ini kebanyakan orang paling kaya di dunia memperoleh kekayaan nya dari bidang IT. Indonesia juga salah satu Negara yang memiliki ilmu TIK yang rendah karena kurangnya sarana dan prasarana untuk itu, jadi harap dikembalikan pelajaran TIK agar generasi generasi bangsa dapat menggunakan nya dengan baik dan benar. Untuk omjay tolong jangan belajar untuk mengembalikan TIK dengan menyuruh kita mengomen blog omjay saja, buatlah kita pintar di TIK ya…

  44. Nisrina Hanun 8E says:

    Saya sangat setuju dengan artikel yang Om Jay buat bahwa ICT itu sangat penting bagi Negara kita. Karena dunia sekarang semua sudah menggunakan teknologi digital. Segala pekerjaan dikerjakan dengan dunia digital. Orang terkaya di dunia saja hampir setengahnya berasal dari orang-orang IT. Jika TIK dihapus pelajarannya dari Negara kita, apakah mau jika negara kita menjadi Negara yang tertinggal ilmu teknologinya?. Sekarang saja, Negara Indonesia sudah lebih tertinggal disbanding dengan Negara diAsia Tenggara lainnya, bagaimana jika TIK dihapus?. Karena itulah saya mengharapkan bahwa pelajaran TIK di Negara kita ini tidak dihapus.

  45. Nashwa Anggitia 8E says:

    Saya sangat setuju dengan om Jay. TIK tidak seharusnya dihapus dari kurikulum sekolah sekarang. Saya tidak mengerti mengapa TIK dihapus dari kurikulum sekoloh. Padahal, TIK bisa sangat membantu mengembangkan negara kita ini. Jika TIK dihapus, apa yang akan terjadi kepada generasi-generasi selanjutnya? Artikel ini membuktikan kita bahwa TIK itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Artikel ini membuktikan bahwa ada banyak negara yang menggunakan komputer dan laptop untuk meringankan pekerjaan mereka. Seharusnya kita meniru negara-negara itu. Banyak orang yang bilang bahwa internet itu merusak. Itu tidak benar. Jika diajarkan dengan baik, internet tidak akan merusak. Jadi, menurut saya, TIK itu harus dikembalikan ke kurikulum sekolah.

  46. Faiza Izzati.A 8E says:

    Menurut saya artikel ini sangat benar karena di jaman modern ini kita tidak bias mengandalkan teknologi apapun selain otak kita. Pelajaran TIK harus dikembalikan karena setiap tahun peringkat Indonesia mengenai angka LCR terus menurun dari Negara lain. Kita perlu menaikkan peringkat Negara Indonesia dengan cara kembali megembalikan pelajaran TIK. Di jaman ini kekayaan alam sudah tidak terlalu dianggap kuat karena jaman ini adalah era teknologi, Negara yang dianggap kuat saat ini adalah Negara yang teknologinya maju dan berkembang pesat. Kami harap bagi anda yang masih memiliki rasa nasionalisme akan Indonesia perhatian terhadap kemampuan anak-anak di bidang teknologi. Indonesia harus terus mengikuti arus kemajuan teknologi di dunia agar tidak menjadi bangsa yang tertinggal

  47. Danisha Safia 8E says:

    Menurut saya, pemerintah mengambil langkah yang terburu-buru ketika mengumumkan bahwa mereka telah meng-upgrade tingkat pendidikan Indonesia ke level ICT Integrasi. Sebab, jumlah komputer yang terdapat di sekolah-sekolah Indonesia masih sangat minim. Saya setuju dengan pertanyaan bapak, bagaimana generasi muda Indonesia dapat menjadi generasi emas jika pemerintah tidak memberi dukungan dalam hal IT? Padahal zaman sudah menunjukkan kemajuan teknologi, tapi Indonesia tidak dapat mengikuti pesatnya perkembangan ini, sementara Negara lain dapat mengikuti dengan baik. Harapan saya, semoga perkembagan IT di Indonesia dapat dikembangkan lagi dengan aksi yang nyata, bukan sekadar omongan saja. Jika hal ini tidak dilakukan, mungkin posisi Indonesia akan lebih terpuruk dari posisi sekarang ini.

  48. Rasendriya Zandra says:

    Saya setuju dengan pendapat om jay karena pelajaran tik itu sangat penting bagi siswa siswa sekolah ,TIK bisa membantu mengembangkan negara ini. Jika TIK benar benar dihapuskan apa jadinya generasi generasi yang akan datang, Seharusnya pemerintah memasukan pelajaran ICT dalam kurikulm 2013 , karena tik merupakan mata pelajaran yang sangat penting bagi semua sekolah , seharusnya pemerintah mengadakan kembali mata pelajaran TiK Kepada semua sekolah karena tik mengajarkan murid muridnys untuk belajar elektronik.

  49. SAYA TIDAK SETUJU DENGAN PENGHAPUSAN TIK KARENA TIK SANGAT PERNTING UNTUK KEDEPANNYA, AGAR TIDAK DISALAH GUNAKAN PARA SISWA HARUS BELAJAR TENTANG TIK DAN MANFAATNYA. COBA DI BAYANGKAN KALAU NEGARA LAIN SUDAH MEMAKAI INTERNET LEBIH MAJU BAGAIMANA DENGAN KITA?KITA BISA TERTINGGAL BAGAIMANA MAU MAJU JIKA TERTINGGAL?.MUNGKIN INI SAJA COMMENT DARI SAYA TERIMA KASIH

  50. M.akhna adib 8E says:

    menurut saya negara kita yang sangat tercinta dan sangat kita banggakan ini memang boleh dibilang sangat terpuruk dalam ilmu teknologi.bagaimana Negara kita bisa maju bila di bidang IT saja sangat terpuruk?mungkin ini pertanyaan yang dapat menggambar kan kejadian ini.pemerintah tidak memperdulikan fasilitas penunjang teknologi seperti computer dll.hal ini memang sulit dicerna bagi kalangan yang memiliki otak yang waras.teknologi informatika dapat menunjang kepintaran yaitu dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri,oleh sebab itu kita kalangan penduduk Indonesia maupun kalangan rendah,menengah,dan atas memiliki tingkat kepintaran yang rendah.kita tidak bisa belajar TIK secara otodidak atau secara sendiri-sendiri.pemerintah saja melupakan pelajaran pelajaran tik apalagi masyarakat Indonesia.

  51. Azka Nadia 8E says:

    Indonesia memang kaya akan sumber daya alamnya seperti barang tambang dan lain lain yang mungkin diincar oleh banyak orang luar sana. Tetapi salah satu yang kurang dari indonesia ini salah satunya adalah dibidang teknologi ini. Tanpa teknologi di zaman sekarang, tidak bisa berbuat apa apa karena teknologi tik lah yang telah membawa semuanya menjadi berada di titik atas atau terkenal. Malahan, orang orang luar yang sangat kaya kebanyakan mendapat pendapatan dari hasil kerjanya dibidang teknologi ini. Maka dari itu, janganlah meremehkan tik dan kita pun harus mempelajarinya karena tik adalah sumber dari segalanya. Tik pun dapat membantu pekerjaan kita sekaligus dapat mempromosikan apa yang kita punya kepada dunia luar.

  52. Komentar Saya:
    Artikel ini menunjukkan bahwa Pelajaran tik perlu dibangkitkan kembali. Mungkin saja dengan pembangkitan ini akan muncul pemuda atau pemudi yang berbakat dan membuat harum nama Indonesia. Bill Gates, Mark Zuckerberg pun dapat membuat nama Negaranya sendiri harum, bagaimana dengan kita? Sudah ada Dr. Chairul Anwar, sang pembuat 4G dan seharusnya kita menjadi salah satu dari mereka dengan membangkitkan dan meningkatkan Pelajaran TIK. Pemerintah dapat mendukung juga dengan memberikan sumbangan computer ke sd atau smp yang mengajarkan TIK. Sekolah negeri juga bisa dipasangkan computer untuk murid muridnya. Dengan ini, munculah generasi modern juga dengan otak elektronika yang jauh dan bisa mengembangkannya menjadi prestasi yang membanggakan Negara.

  53. Laisha Divandra 8E says:

    Saya sangat tidak setuju kalau ICT di Indonesia dihapus.Tingkat ICT di Indonesia sangat rendah, kalau ICT di Indonesia ingin dihapuskan apa yang akan terjadi dengan Indonesia. Jika ingin generasi muda saat ini memajukan bangsa salah satu caranya dengan belajar teknologi yang sudah berkembang. Jika ICT dihapus di Indonesia, itu berarti generasi muda saat ini harus belajar tentang ICT di Negara yang sudah maju dan pengetahuan tentang ICTnya luas. TIK adalah pelajaran yang penting dan juga akan berguna dikehidupan kita.

  54. Adira Ridhiani Putri says:

    saya setuju dengan pendapat omjay, ICT seharusnya tidak dihapuskan dari kurikulum 2013. ICT sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari seperti untuk bekerja, berkomunikasi dan lain-lainnya . Tetapi pemerintah tidak mementingkan perkembangan teknologi. Karena ini Indonesia menjadi salah satu negara yang tertinggal dalam hal teknologi. Negara maju saja memasukkan ICT dalam kurikulumnya.

  55. Aisyah Zharifah Krisna Putri 8E says:

    Melihat banyak orang yang menjadi miliyuner oleh IT membuat saya terpana karena saya tak menyangka bahwa IT begitu menghasilkan banyak uang. Tetapi saat melihat daftar orang miliyuner jujur saya agak kecewa karena orang Indonesia tidak ada yang memasuki daftar tersebut. Melihat IT yang perkembangannya sangat berpesat di Negara lain membuat saya bertanya-tanya, apakah pemerintah Indonesia memerhatikan IT dan ICT di Indonesia? Saya sejutu dengan Omjay bahwa TIK dibawa kembali di kurikulum 2013. ICT kalau digunakan dengan tidak baik, maka ICT tidak berguna tetapi KALAU kita menggunakannya dengan baik maka ICT akan berkembang dengan baik. Menurut saya ICT jangan dihapus karena penggunaan ICT bisa SANGAT berguna untuk pendidikan.

  56. Khalisa Nur Azizah 8E says:

    Saya sangat setuju dengan Omjay. Menurut saya, ICT memang sangat diperlukan di Indonesia. Generasi Muda saat ini memang sudah sangat mengenal teknologi, tapi itu hanya sebagian saja. Banyak anak anak yang masih gagap teknologi atau sama sekali tidak mengenal teknologi. ICT sangat diperlukan di kurikulum Indonesia. Hanya sekian yang mengerti tentang ICT atau TIK. Kita bisa memulai dari ibu kota Negara, Jakarta. Berapa sekolah yang sudah memiliki komputer di sekolahnya? Berapa sekolah yang mengajarkan TIK di sekolahnya? Mungkin banyak sekolah swasta yang sudah memiliki komputer di sekolahnya. Tapi, bagaimana dengan sekolah negeri? Saya sangat tidak setuju tentang TIK dihapuskan dari kurikulum. TIK harus diajarkan kepada semua anak. Masih banyak yang harus diperbaiki pada kurikulum di Indonesia, agar kita semua, terutama para Generasi Emas, tidak tertinggal oleh Negara lain.

  57. reyhan rabbani 8E says:

    saya setuju, karena di masa depan semua sudah menggunakan komputer. kurikulum indonesia IT tidak dihargai padahal dimasa depan bekerja, belajar, berkomunikasi semua sudah menggunakan komputer . Indonesia termasuk negara yang teknologinya tertinggal. negara maju kebanyakan teknologinya canggih .peralatan komputer anak anak di indonesia kurang memadai. yang bias menggunakan komputer hanya orang kota ,tetapi di desa tidak bisa mendapat kan fasilitas yang memadai. mungkin ini karena kurikulum yang kurang bagus . komputer dianggap tidak penting. saya harap teknologi indonesia akan berkembang.

  58. Rizqa Karima 8C says:

    pelajaran TIK sangatlah penting untuk kehidupan sehari-hari dan akan rugi jika pelajaran TIK dihapus dari kurikulum kita.

  59. saya sangat setuju dengan pendapat omjay. pelajaran TIK sangat dibutuhkan untuk masa depan putra dan putri indonesia agar tidak ketinggalan zaman. karena di masa depan, banyak yang akan menggunakan teknologi dan akan bergantung sekali pada pelajaran TIK yang harus diajarkan dari usia dini seperti untuk murid SMP. pelajaran TIK tidak boleh dihapuskan dari kurikulum

  60. Athallah Yafi 8c says:

    inilah penyebab bodohnya negara kita, pelajaran TIK dihapus dlm kurikulum 2013. andai saja TIK tidak dihapus, maka negara kita pasti sudah bisa bersaing dengan negara lain.

  61. Rafi says:

    menurut saya,pelajaran Tik tidak boleh dihapus karna kualitas tik di Indonesia masih di taraf bawah.JAdi sebaiknya Indonesia lebih meningkatkan kualitas dan fasilitas Tik di daerah ini

  62. Savero Arkabuana 8c says:

    Karena banyaknya orang kaya yang mendapat kekayaan mereka dari it maka diusahakan bahwa anak muda dari awal diajarkan tentang tik dan ilmu it agar mereka bisa memandang it sebagai peluang bisnis yang baik.

  63. adinda k.w 8c says:

    menurut saya apa yang dikatakan omjay benar. Seharusnya mapel tik tidak dihapus dari kurikiulum 2013, karena zaman sekarang adalah zaman teknologi. apa gunanya jika kita mempunyai teknologi terkini tapi tidak bisa memakainya.

  64. Kresna Azhar 8C says:

    Menurut saya, teknologi dapat memajukan sebuah negara. Dan jika negara Indonesia ingin maju, seharusnya teknologi dimanfaatakan dan di berikan sumber daya bukan malah dihapus.Karena dunia sekarang semua sudah menggunakan teknologi digital. Segala pekerjaan dikerjakan dengan dunia digital. Orang terkaya di dunia saja hampir setengahnya berasal dari orang-orang IT. Pemerintah Indonesia seharusnya lebih membuka mata bahwa masih banyak anak bangsa di luar sana yang tidak tahu apa-apa tentang komputer.Sangat disayangkan bila orang-orang Indonesia tidak dapat berkompetisi dengan beberapa orang sukses lainnya dalam bidang IT hanya karena pengetahuan mereka dalam ICT kurang. Sekian dari saya, terima kasih.

  65. Iskandar 8c says:

    saya sangat setuju dengan omjay. TIK adalah pelajaran yang sangat dibutuhkan untuk anak anak indonesia agar bisa mempelajari teknologi zaman sekarang. jika TIK dihapus anak anak indonesia akan ketinggalan zaman dan negara indonesia akan menjadi negara tertinggal.

  66. ICT (atau TIK) jujur.. memang terlihat kurang penting dari luar. HANYA. LUARNYA. SAJA. tapi.. apakah benar ict segitu tidak pentingnya?
    tentu saja tidak. ict mengubah hidup. life changing. ict opens our eyes.
    *oh yeah? prove it.*
    yah,seperti ditulis di atas, setengah dari top ten orang terkaya di dunia bergerak di bidang ict.
    itu adalah bukti. ict itu berguna. bukan hanya meningkatkan jumlah duit penjual kacamata saja. tapi meningkatkan kekayaan programmer nya juga.
    ini bukan hanya masalah uang.
    ict membuat semua lebih gampang.
    contoh klise: tidak usah mencari cookbook di perpustakaan lagi, google saja dan selesai
    contoh random: bagaimana kita bisa tahu ada zombie berkeliaran kalau kita tidak mengetahui cara membuka situs berita?
    ketika di sd ict adalah pelajaran wajib, tidak ada yang salah tuh.
    hal positif sih ada…
    saya ingat suatu hari yang cerah (mendung sih) di tahun 2012.
    segerombolan anak anak kelas 4 sd BELAJAR CARANYA CODING yah walau masih ngeliat contoh sih.
    those were some good old times.
    can we get those memory back?
    p. s. KOMENTAR INI SANGATLAH RANDOM

  67. nadia raissa 8b says:

    saya setuju dengan artikel ini. menurut saya, tik sangat diperlukan untuk perkembangan bangsa. karena semua hal di zaman ini sangat berkaitan dengan informasi dan komunikasi. apa jadinya kalau kita tidak bisa menggunakan tik dengan benar?

  68. jasmine says:

    Melihat dari permasalahan yang diambil mengenai kekhawatiran terpuruknya pendidikan pelajar dalam bidang TIK/teknologi di mana sekarang ini, fungsi otak didominasi oleh kemajuan teknologi, Indonesia sebenarnya belum terlalu terpuruk (meski banyak alasan yang menjadikan TIK sebagai selingan dalam pembelajaran). Kalau dilihat dari segi pendapat pemerintah, memang lebih diprioritaskan pada materi pokok saja, namun di sisi lain, para pelajar masih membutuhkan “asupan yang lebih lagi” untuk masuk ke teknologi di dunia. Kebanyakan dari generasi Indonesia sekarang adalah sebagai pengguna yang ahli dalam bidang sosial media, namun belum cukup ahli dalam menciptakan/mengembangkan suatu aplikasi. Mungkin inilah yang menjadi alasan pentingnya TIK dipelajari sebagai suatu pelajaran dan juga bimbingan yang berkualitas untuk mempersiapkan bekal sebagai penggerak Indonesia dalam bentuk digital untuk mendorong Indonesia menjadi sebuah negara maju. Tapi, berhubungan dengan keterpurukan Indonesia sebagai negara berkembang yang hanya mengandalkan sumber daya alam dan tidak memberdayakan sumber daya manusianya, menurut saya masih banyak yang bisa dilakukan jika nantinya generasi Indonesia tidak terlalu mengenal teknologi milik bangsa lain dan sebaik negara lain. Sebagai contoh, kenapa kita tidak menciptakan pemberdayaan dan pelatihan bagi para generasi dalam bentuk yang lain (namun masih dalam lingkup teknologi), seperti pemahaman teknologi yang lebih ramah terhadap lingkungan sosial? Sebaiknya, Indonesia bisa memikirkan konsep tersebut dengan dibantu dukungan pemerintah dan bimbingan TIK secara menyeluruh sedini mungkin.

  69. Saya sangat setuju dengan Om Jay, isi artikel ini sangat bagus karena artikel ini berisi tentang kenapa IT sangat dibutuhkan di Indonesia, saat ini Indonesia sangat terpuruk dalam ilmu digital. Padahal IT sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya sangat berharap kementrian pendidikan mengembalikan mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Kokunikasi) ke kurikulum Indonesia. TIK perlu diajarkan ke siswa-siswa Inonesia sejak dini karena akan sangat bermanfaat dalam berbagai hal. Dibandingkan dengan Negara-negara di dunia, keadaan pemahaman ilmu digital di Indonesia sangat terpuruk. Mengapa? Karena banyak warga masyarakat Indonesia yang tidak peduli tentang IT. Memang IT dapat menjadi sarana kejahatan/perbuatan yang buruk, namun jika dilihat-lihat IT bisa menjadi sesuatu yang sangat berguna. Sekian dari saya.

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi