Workshop Creative Writing dan Edupreneurship

Senang sekali bisa menjadi nara sumber di  Workshop Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Barat. Lebih senang lagi karena saya bisa berduet kembali dengan pak Dedi Dwitagama, guru ngeblog saya yang menginspirasi. Berkat bertemu beliaulah saya menjadi rajin ngeblog dan banyak menulis.

Pada Sabtu, 16 april 2011, kami diundang oleh ketua IGI Bekasi Dr. Ir. Samsul Bachri, M.Eng untuk memberikan materi Creative Writing dan Edupreneurship di ST Inten, Bandung.  Bersama pak Dedi Dwitagama, saya meluncur dari Jakarta dengan mobilnya. Kami sempat mampir dulu di tempat peristirahatan untuk makan pagi.

Pak Dedi memang luar biasa. Di saat makan pagi itu kita berdiskusi tentang materi yang akan disampaikan, dan kita bersepakat saya dahulu yang memberikan materi edupreneurship, baru kemudian pak Dedi Dwitagama yang memberikan materi creative writing. Strategi kami rubah, karena akan lebih naymbung bila edupreneurship dulu yang diberikan, baru creative writing.

Antusiasme peserta yang hadir membuat kami lebih bersemangat memberikan materi. Tak terasa, acara yang dimulai pukul 10.00 pagi ini berakhir pukul 13.00 siang. Kami puas, dan peserta pun merasa puas. Itulah yang saya lihat dari wajah para peserta yang hadir.

Dalam workshop ini, banyak pertanyaan dari peserta, dan semua itu dijawab oleh pak dedi dengan baik. Ternyata menulis kreatif itu mudah asalkan kita tahu caranya. Menulispun tak perlu pakai laptop atau PC, sebab dengan hp digengamanpun kita masih dapat menulis dan memposting tulisan kita di blog. Bahkan kita bisa menulis di kemacetan lalu lintas, sehingga menulis dapat dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Baik ada mood ataupun tidak ada mood. Menulis bisa menjadi hobi untuk menyalurkan kreativitas, dan imajinasi. Semakin banyak membaca, maka kita akan gemuk menulis.

Dalam materi edupreneurship sendiri, saya lebih banyak menekankan kemandirian kepada teman-teman guru untuk memberikan pendidikan kewirausahaan kepada para peserta didiknya, dan tidak hanya sebatas konsep, tetapi juga aplikasi. Oleh karenanya guru harus mampu menjadi contoh atau teladan kepada para peserta didiknya untuk menjadi edupreneur yang sukses di bidang pendidikan. Salah satu contohnya adalah dengan menjadi seorang penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua IGI jawa barat yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memberikan materi edupreneurship, dan creative writing. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat untuk semua peserta yang hadir di aula ST Inten Bandung. Sampai jumpa di seminar dan workshop kami di seluruh nusantara.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

One Response to “Workshop Creative Writing dan Edupreneurship”

  1. riswadi says:

    mohon bisa dikirim buku tentang edupreunership untuk anak usia dini

Leave a Reply

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi