Mengapa Saya Memilih Taxi BlueBird?

Setiap kali bepergian dan saya memerlukan taxi, maka taxi bluebird menjadi pilihan saya. Mengapa? Karena taxi bluebird selalu datang ontime dan sangat mudah menelponnya dari rumah. Taxi langgung datang ke rumah sesuai dengan jam penjemputan yang saya minta. Bahkan supir taxi sudah datang lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan. Selain itu, supirnya ramah dan melayani kita para penumpangnya dengan baik.

Tak ada keraguan memilih bluebird sebagai supir taxi pilihan. Bluebird sudah menunjukkan kepada publik sebagai sebuah peruasahaan taxi yang berkelas dan dibutuhkan pelanggannya. Tentu para pengelolanya dituntut untuk melakukan inovasi agar para pelanggan setianya tidak lari ke taxi lain. Salah satunya dengan pemanfaatan aplikasi yang dapat diakses dengan mudah oleh para pelanggan.

Satu kali dalam perjalanan saya ke Semarang, saya memerlukan taxi untuk mengantarkan saya ke bandara. Seorang teman memesan taxi bluebird lewat aplikasi di ponselnya. Tak berapa lama, taxi pun datang dan membawa saya menuju bandara. Dalam perjalanan, saya minta ke pak supir agar mampir di tempat oleh-oleh khas Semarang. Ternyata saya dibawa ke tempat yang lengkap untuk beli oleh-oleh. Sayapun langsung menyerbu dan membeli pesanan anak dan istri.

Leave a Comment

Pelayanan BNI yang Memuaskan

Ketika diminta mengurus visa untuk berangkat ke negara Jepang selama 9 hari, saya harus menyiapkan salinan buku rekening tabungan 3 bulan terakhir. Rekening tabungan menjadi salah satu syarat mengurus visa. Saya cari ke sana kemari buku tabungan BNI. Tapi belum ketemu juga. Saya lupa meletakkannya. Buku itu sudah lama sekali belum dicetak. Selama ini saya lebih senang menggunakan ATM untuk bertransaksi. Selama seminggu saya mulai mengingat kembali meletakkan bukunya. Alhamdulillah, bukunya ketemu di laci meja kerja sekolah di ruang guru. Saya langsung membawanya ke kantor cabang pembantu bank BNI di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun Jakarta Timur.

Pelayanan yang ramah dari Petugas BNI » Continue reading…

Comments (37)

LEBIH BAIK MATI

LEBIH BAIK MATI

Oleh: Nusa Putra

IMG-20160507-WA0115

Lebih baik mati! Hidup juga udah gak guna!

Ungkapan ini dilontarkan seorang remaja putra dengan sangat emosi sampai-sampai suaranya terdengar bergetar. Ungkapan itu terdengar tidak elok, bahkan mungkin tidak pantas. Tabu, pantang atau pamali. Mengejutkan. Boleh jadi si remaja itu letih, sangat letih atau mulai putus asa, frustrasi.

Sudah lebih dari sebulan ia menunggui ayahnya yang terbujur tak berdaya di ruang ICU. Ia bungsu dan satu-satunya lelaki. Ketiga kakaknya perempuan. Karena satu-satunya lelaki, maka ia harus menemani ibu atau kakaknya di malam hari menunggui sang ayah. Mereka tidur di sebuah ruang kecil yang memang disediakan bagi keluarga klien yang dirawat di ruang ICU.

» Continue reading…

Comments (2)

Kembalikan TIK dalam Kurikulum sebagai Mata Pelajaran

https://www.change.org/p/anies-baswedan-kembalikan-tik-ke-kurikulum-2013

https://www.change.org/p/anies-baswedan-kembalikan-tik-ke-kurikulum-2013

https://www.change.org/p/anies-baswedan-kembalikan-tik-ke-kurikulum-2013

Silahkan di klik dan tandatangani petisi kami!

Comments (1)

Kunjungan Siswa SMP Labschool Jakarta ke Jepang

Foto bersama siswa Labschool dengan siswa sekolah di Jepang

Foto bersama siswa Labschool dengan siswa sekolah di Jepang

Siswa SMP Labschool Jakarta berkunjung ke Jepang dari tanggal 9 sampai 13 mei 2016. Ada 53 orang siswa dan 4 orang guru berada dalam rombongan besar ini. Guru yang ditugaskan adalah omjay, pak Yusuf, bu Linda dan bu Nisa.

Kami sangat senang bisa berkunjung ke berbagai kota yang ada di negara Jepang. Mulai dari Tokyo, Osaka, Kogashima, Fukuoka sampai Tokyo kembali. Banyak pelajaran berharga kami dapatkan di negara matahari terbit ini.

Semoga kunjungan ini dapat mempererat tali silahturahmi antara SMP Lasbchool Jakarta dengan berbagai lembaga di kota-kota yang kami kunjungi di Jepang.

Aamiin.

Leave a Comment

Angket Siswa Indonesia Untuk Kembalinya Matpel TIK dalam Kurikulum Nasional

Comments (1)

IGI International Seminar di LPMP Semarang

Minggu, 10 april 2016 omjay mengikuti seminar international yang diadakan oleh ikatan guru indonesia (IGI) di lpmp semarang jawa tengah. Kegiatan ini sekaligus pelantikan pengurus pusat IGI. Senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini dan semoga kegiatan yang baik ini dapat terus dilakukan di kota lainnya.

20160410_123945

Leave a Comment

Belajar dan Berbagi Ilmu Menulis di SMPN Unggulan Indramayu


Sabtu, 9 April 2016, komunitas guru tik dan kkpi (KOGTIK) menyelenggarakan workshop elearning di SMP Negeri Unggulan Indramayu. Omjay diminta menjadi salah satu pembicaranya. Bersama pak onno w purbo omjay meluncur ke kota indramayu. Semoga workshop elearning terus menyebar ke berbagai kota di Indonesia. Indahnya berbagi ilmu. Semoga semakin banyak guru yang suka menulis dan mampe mengelola pembelajarannya secara online melalui elearning moodle.

Berikut ini foto fotonya.

workshop elearning indramayu

W2rkshop elearning indramayu

 

Leave a Comment

Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi

Kepada Yth:

Bapak Presiden Jokowi

Dengan hormat,

Perkenankan kami Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK), KOMUNITAS GURU TIK DAN KKPI (KOGTIK) beralamat di Jl. Raya Kebon Jeruk Gg. Samudra No. 52 Kebon Jeruk Jakarta Barat 11530 dengan akte Notaris : AHU-0021152.AH.01.07 TAHUN 2015. KOGTIK merupakan wadah perjuangan Guru TIK dan KKPI se-Indonesia untuk mengembalikan mata pelajaran TIK dalam kurikulum 2013.

Kami mohon keluangan waktu bapak presiden Jokowi untuk menerima kunjungan kami untuk dapat menyampaikan beberapa hal  diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Tidak masuknya TIK dalam struktur kurikulum 2013 yang direvisi
  2. TIK berubah dari Mata pelajaran ke bimbingan TIK tanpa kajian akademik, dan hanya berdasarkan opini pejabat kemdikbud
  3. Laporan dari daerah banyak guru TIK dan KKPI dirumahkan, pindah ke profesi lain di industri atau pindah ke struktural
  4. Permendikbud nomor 45 tahun 2015 yang merubah peran guru TIK dan KKPI belum menjadi solusi terbaik.
  5. Materi TIK seharusnya dikembangkan dalam mata pelajaran TIK.
  6. Heboh tentang aplikasi online pada Grab car dan Uber taksi melawan taksi konvensional, hendaknya menyadarkan para birokrat Kemdikbud tentang pentingnya menerapkan core skills yang kelima : literasi digital, maka mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mutlak harus diajarkan kembali di sekolah dalam kurikulum 2013 yg direvisi, bukan digantikan mata pelajaran prakarya yg sarjana prakarya dan gurunya saja belum disiapkan dengan baik.

Kami berencana mengunjungi bapak presiden Jokowi ke istana negara  untuk berdialog langsung dengan tanggal dan waktu yang disesuaikan dengan keluangan waktu Bapak presiden Jokowi. Sebelumnya kami sudah bertemu anggota wantimpres bapak Prof Abdul Malik Fajar (Mantan mendiknas) dan beliau mendukung perjuangan guru TIK dan KKPI se-Indonesia. Kami juga sudah bertemu penyanyi Iwan Fals yang sangat kaget mendengar mata pelajaran TIK dihapuskan dalam kurikulum 2013.

Kami mohon diijinkan dapat menghubungi dan berkomunikasi dengan staff kepresidenan Bapak Presiden Jokowi untuk mengatur jadwal yang sesuai dengan petunjuk protokoler kepresidenan guna mendapatkan kepastian waktunya. Kami tidak akan turun ke jalan dan akan mendahulukan dialog untuk mencari solusi terbaik.

Mohon ijin untuk Sekjen kami Wijaya Kusumah, dapat menindaklanjuti pengaturan jadwal dengan bapak presiden Jokowi. Sekjen kami Wijaya Kusumah dapat dihubungi melalui Telp. 08159155515   atau email wijayalabs@gmail.com.

Demikian surat permohonan pertemuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan perkenan Bapak presiden Jokowi, kami ucapkan terima kasih.

 

Hormat kami,

 

Ketua Umum

 

 

Bambang Susetyanto, S.Kom

NIP.1961 0301 1986 03 1 013

 

Comments (4)

Mohammad Sanusi & Syariat Islam

MOHAMMAD SANUSI DAN SYARIAT ISLAM

Oleh: Nusa Putra

Mohamad Sanusi

Mohamad Sanusi

Jangan dengar apa katanya, cermati perilakunya!

Tak melepuh mulut katakan api, peganglah!

Mohammad Sanusi kader utama Partai Gerindra terkena operasi tangkap tangan (OTT) saat menerima suap dari pengusaha dalam kaitannya dengan proyek reklamasi Pantai Jakarta. Saat kecokot, Mohammad Sanusi sedang menerima suap kedua. Total suap yang Mohammad Sanusi terima adalah dua milyar rupiah. Bukan uang yang sedikit.

» Continue reading…

Leave a Comment

  • Komentar blog

  • komentar blog

  • Tulisan Wijaya Kusumah di blog Lainnya

  • Yuk Menulis Setiap Hari! Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi